Cara Mencegah Kehamilan yang Aman dan Efektif
Kehamilan

Cara Mencegah Kehamilan yang Aman dan Efektif

Mei 24th 2022

Cara mencegah kehamilan yang aman dan efektif dibutuhkan orang yang aktif secara seksual untuk menghindari kehamilan. Seperti apa sih cara yang disebut aman dan efektif tersebut, kami akan memberikan ulasan singkatnya di dalam artikel berikut, yuk simak!

Walaupun satu-satunya metode untuk benar-benar terhindar dari kehamilan adalah tidak melakukan hubungan seks, namun tentunya Anda berharap ada cara lain yang lebih efektif, bukan? Agar tetap bisa berhubungan seks tanpa ada kehamilan, Anda bisa mencoba beberapa cara mencegah kehamilan alami tanpa pengaman maupun dengan kontrasepsi.

Cara mencegah kehamilan dengan KB alami

Metode KB alami ini banyak digunakan terlebih bagi mereka yang tidak ingin banyak terlibat dengan obat-obatan, alat kontrasepsi, atau manipulasi hormon. Cara mencegah kehamilan ini dilakukan dengan melibatkan pelacakan siklus menstruasi dan menghindari hubungan intim ketika seseorang berada dalam fase subur atau siklus menstruasi.

Diketahui bahwa periode kesuburan berlangsung sekitar 6-9 hari setiap bulannya, dan bertepatan dengan pelepasan sel telur (ovulasi).

Metode KB alami ini memanfaatkan sinyal-sinyal tubuh untuk mengetahui apakah ia sedang dalam masa subur atau sedang dalam masa ovulasi. Beberapa cara mencegah kehamilan alami yang bisa dicoba antara lain:

  • Mengukur suhu tubuh basal
  • Memperhatikan kualitas dan kuantitas lendir serviks
  • Mencatat waktu mulai dan berakhirnya siklus menstruasi

Karena periode kesuburan orang yang satu dan yang lain berbeda, maka catatan siklus menstruasi tentunya berbeda pula. Masing-masing orang harus memperhatikan kondisi kesuburannya masing-masing, dan memperhatikan setiap sinyal tubuh. Menurut CDC, metode KB alami ini menyumbangkan 76% angka keberhasilan bila diikuti secara tepat.

Cara mencegah kehamilan dengan KB darurat

ilustrasi pil KB
Sumber gambar

KB darurat merujuk pada metode kontrasepsi yang dapat digunakan untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan seksual. Metode ini direkomendasikan untuk digunakan dalam 5 hari setelah berhubungan seksual, namun akan lebih efektif jika lebih cepat digunakan.

Cara mencegah kehamilan darurat ini biasanya dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan kondom, kesalahan penggunaan kondom, melewatkan minum pil kontrasepsi, atau kegagalan ejakulasi di luar. Kontrasepsi darurat mengurangi risiko kehamilan, namun tidak boleh digunakan sebagai pengganti pil kontrasepsi biasa.

Ada dua jenis KB darurat yang bisa Anda pilih, antara lain:

Pil kontrasepsi darurat

Pil ini harus diminum dalam waktu 3 hari setelah berhubungan seksual, dan lebih efektif bila diminum sesegera mungkin setelah berhubungan intim. Pil ini mengandung levonorgestrel kimia yang efektif mencegah kehamilan. Anda bisa memperoleh pil ini di apotik, toko obat atau melalui resep dokter.

IUD tembaga

IUD tembaga atau IUD ParaGard dapat dipasang dalam waktu 5 hari setelah berhubungan seksual guna mencegah kehamilan. Efektivitasnya mencegah kehamilan lebih dari 99,9%, sehingga WHO merekomendasikannya untuk digunakan sebagai kontrasepsi pada hubungan seksual tanpa pengaman.

Setelah dimasukkan, Anda juga dapat menggunakan IUD ini sebagai metode kontrasepsi berkelanjutan, Anda juga dapat beralih ke metode kontrasepsi lain apabila merasa kurang nyaman.

Cara mencegah kehamilan dengan metode senggama terputus

Metode senggama terputus atau dikenal dengan istilah coitus interruptus terjadi apabila Anda mengeluarkan penis dari vagina dan berejakulasi di luar vagina demi mencoba mencegah kehamilan. Tujuannya adalah agar sperma tidak masuk ke dalam vagina dan menuju rahim.

Walaupun tampaknya mudah, namun metode ini membutuhkan pengendalian diri yang baik. Metode ini juga disebut kurang efektif, karena ada kalanya sebagian air mani terkadang keluar sebelum ejakulasi. Selain itu, metode ini juga tidak menawarkan perlindungan dari infeksi menular seksual.

Kelebihan dari senggama terputus adalah tidak ribet dan tidak membutuhkan persiapan apapun. Sebagian pasangan mempercayakan metode kontrasepsi alami ini karena ogah ribet dengan alat kontrasepsi.

Cara mencegah kehamilan dengan metode penghalang

ilustrasi kondom
Sumber gambar

Selama ini Anda mungkin hanya mengenal kondom sebagai alat kontrasepsi dengan metode penghalang. Namun faktanya, alat kontrasepsi dengan penghalang bukan hanya kondom, masih ada jenis alat kontrasepsi lainnya.

Alat kontrasepsi ini bertujuan menghalangi sperma mencapai sel telur, sehingga kehamilan tidak sampai terjadi. Sebagian alat dari metode ini juga bertugas ganda untuk mencegah infeksi menular seksual yang bisa ditularkan lewat hubungan intim.

Berikut adalah beberapa jenis alat kontrasepsi dengan metode penghalang:

Kondom eksternal

Kondom adalah kantong tipis berbentuk seperti tabung yang digunakan penis selama berhubungan seksual. Bentuknya yang seperti tabung dan memiliki ruangan di ujung dirancang untuk menampung air mani yang keluar dari penis sehingga tidak masuk ke dalam vagina.

Tersedia berbagai pilihan bahan kondom, baik lateks ataupun non-lateks yang dapat digunakan sesuai dengan kenyamanan penggunanya.

Kondom internal

Kondom internal atau dikenal dengan istilah kondom wanita memang tidak terlalu populer digunakan. Efektivitasnya terhadap mencegah kehamilan juga hanya berkisar 79%, namun seperti halnya kondom eksternal, jenis kondom ini dapat melindungi Anda dari infeksi menular seksual.

Cervical cap

Cervical cap adalah tutup berbahan karet yang dimasukkan ke dalam vagina untuk mencegah sperma masuk ke dalam rahim. Penggunaannya biasanya dikombinasikan dengan spermisida untuk meningkatkan efektivitasnya.

Agar benar-benar efektif mencegah kehamilan, alat ini juga harus dipasang di vagina setidaknya hingga 6 jam setelah berhubungan seksual.

Diafragma

Seperti halnya cervical cap, alat ini dipasang di dalam vagina dan dikombinasikan dengan spermisida. Alat ini harus dipasang beberapa jam sebelum berhubungan seksual dan dibiarkan tetap berada di dalam vagina selama 6 jam setelahnya. Anda baru boleh melepaskannya setelah 24 jam.

Walaupun dapat menghalangi sperma masuk ke dalam rahim, namun diafragma tidak memberikan perlindungan terhadap infeksi menular seksual.

Spermisida

Alat kontrasepsi dengan metode penghalang berbahan kimia yang populer disebut spermisida ini biasanya digunakan sebelum berhubungan seksual. Bentuknya beragam, mulai dari busa, krim, gel, tablet dan lain sebagainya. Sebagian besar digunakan bersamaan dengan cervical cap atau diafragma yang akan memaksimalkan efektivitas perlindungannya.

Cara mencegah kehamilan dengan metode hormonal

ilustrasi penggunaan pil KB
Sumber gambar

Alat kontrasepsi dengan metode hormonal digunakan untuk mencegah pembuahan dan menghentikan ovulasi. Jenis kontrasepsi ini sebagian besar bekerja dengan memanipulasi hormon dan tidak melindungi terhadap infeksi menular seksual.

Adapun beberapa jenis pilihannya, yaitu:

Pil KB

Pil KB mungkin adalah salah satu metode kontrasepsi yang paling Anda kenal. Ada dua bentuk pil KB yang bisa dipilih:

Pil KB kombinasi, yaitu pil KB yang mengandung estrogen dan progestin, yang wajib diminum setiap hari sesuai petunjuk. Paket pil ini terdiri dari beberapa pil yang bebas dari hormon, di mana ketika diminum Anda akan mengalami menstruasi bulanan

Pil KB mini, yaitu pil KB yang mengandung progestin yang harus diminum di waktu yang sama setiap hari, dan tidak boleh terlambat.

KB koyo (patches)

Alat kontrasepsi berupa koyo dikatakan 99% efektif mencegah kehamilan. Koyo ini biasanya ditempelkan di punggung, bokong, perut atau lengan bagian atas dan harus digunakan setidaknya selama 3 minggu. Ketika menstruasi datang, koyo akan dilepas selama satu minggu untuk kemudian dipasang kembali.

KB injeksi

Kontrasepsi melalui injeksi ini biasanya diberikan oleh dokter setiap 12 minggu. Bila digunakan dengan benar maka metode kontrasepsi ini dapat 90% mencegah kehamilan.

Vaginal ring

Alat kontrasepsi lain yang menggunakan metode manipulasi hormon adalah vaginal ring. Cincin berbahan plastik ini akan dimasukkan ke dalam vagina selama 3 minggu, ia akan melepaskan hormon ke dalam tubuh untuk mencegah kehamilan. Cincin ini harus dilepas selama periode menstruasi dan dipasang cincin yang baru untuk kembali mencegah kehamilan.

Mencegah kehamilan dengan implan dan intrauterin (IUD)

ilustrasi IUD
Sumber gambar

Alat kontrasepsi IUD dan implan adalah jenis kontrasepsi jangka panjang yang 99% efektif mencegah kehamilan.

IUD

IUD sendiri adalah alat kontrasepsi berukuran kecil yang dimasukkan ke dalam rahim. IUD memiliki dua jenis berdasarkan usia pakainya:

IUD hormonal: adalah IUD yang dapat bertahan selama 5 tahun sebelum perlu diganti. IUD ini tidak sepenuhnya menghentikan ovulasi, namun dapat mengentalkan lendir serviks sehingga dapat mencegah sperma masuk dan membuahi sel telur.

IUD tembaga: adalah IUD bebas hormon yang dilapisi kawat tembaga yang dapat menghancurkan sperma ketika mencoba memasuki rahim. Usia pakainya kurang lebih 10 tahun.

Implan

Alat kontrasepsi yang disebut KB implan ini berbentuk batang mirip seperti korek api yang dipasang di lengan untuk mencegah kehamilan. Implan atau dikenal juga dengan istilah KB susuk bekerja dengan melepaskan hormon progrestin ke dalam tubuh yang mencegah ovulasi. Agar efektif, implan harus diganti setiap 3 tahun sekali.

BACA JUGA: Mengenal NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Setiap metode mungkin akan memberikan efek yang berbeda-beda bagi setiap orang, sehingga untuk menemukan yang cocok Anda harus mencobanya terlebih dahulu. Apabila Anda aktif secara seksual dan tertarik untuk menggunakan alat kontrasepsi, Anda bisa terlebih dahulu membicarakannya dengan dokter dan memilih jenis kontrasepsi mana yang terbaik sesuai kondisi Anda. Namun demikian jika kehamilan tetap terjadi maka harus mempersiapkan berbagai hal. Termasuk salah satunya NIPT test untuk mengetahui kondisi janin sejak dini.

Sumber:

  1. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321558
  2. https://www.webmd.com/sex/birth-control/natural-birth-control
  3. https://www.medicinenet.com/natural_methods_of_birth_control/article.htm

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id