{"id":7454,"date":"2026-09-16T08:52:08","date_gmt":"2026-09-16T08:52:08","guid":{"rendered":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?p=7454"},"modified":"2026-09-16T08:52:09","modified_gmt":"2026-09-16T08:52:09","slug":"stunting-dan-faktor-genetik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/","title":{"rendered":"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orangtua?"},"content":{"rendered":"\r\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"569\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/stunting-1024x569.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-7457\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/stunting-1024x569.webp 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/stunting-300x167.webp 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/stunting-767x426.webp 767w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/stunting.webp 1440w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Stunting atau tengkes sering dibicarakan sebagai masalah gizi yang serius di Indonesia, tetapi masih banyak orangtua yang bertanya: Apakah anak pendek selalu berarti stunting? Apakah stunting bisa terjadi karena faktor genetik?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada pula pertanyaan lain seperti jika orangtua bertubuh pendek, apakah anak pasti akan pendek dan stunting? Apakah tes DNA dapat digunakan untuk mendiagnosa stunting sejak dini?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertanyaan-pertanyaan ini wajar, terutama karena pertumbuhan anak memang dipengaruhi banyak hal. Tinggi badan anak tidak hanya ditentukan makanan, tetapi juga faktor genetik, kesehatan ibu selama kehamilan, infeksi berulang, kualitas tidur, stimulasi, dan faktor-faktor lain. Baca juga: Kenapa Sih Harus Hidup Optimal Sedini Mungkin?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/kenapa-sih-harus-hidup-optimal-sedini-mungkin\/\">Kenapa Sih Harus Hidup Optimal Sedini Mungkin?<\/a><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Bukan Sekadar Pendek, Apa Itu Stunting?<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Stunting adalah kondisi ketika tinggi badan anak lebih rendah dibanding standar usianya akibat gangguan pertumbuhan dalam jangka panjang, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Kondisi ini biasanya mencerminkan kekurangan nutrisi kronis, infeksi berulang, atau kondisi lingkungan yang kurang mendukung selama periode penting pertumbuhan. Stunting menjadi hambatan besar bagi perkembangan manusia karena dapat berdampak pada perkembangan fisik, kognitif, produktivitas, dan kesehatan jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Diagnosis stunting dilakukan dengan mengukur tinggi atau panjang badan anak, membandingkannya dengan kurva standar pertumbuhan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan menilai tren pertumbuhan dari waktu ke waktu. Kondisi stunting ditentukan berdasarkan tinggi badan menurut usia yang berada di bawah dua standar deviasi di bawah median standar pertumbuhan anak.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Faktor Utama Penyebab Stunting<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Stunting jarang disebabkan satu faktor tunggal. Biasanya, kondisi ini muncul dari kombinasi masalah yang terjadi sejak masa kehamilan hingga awal kehidupan anak. Pada masa kehamilan, status gizi ibu sangat berpengaruh. Ibu yang mengalami kekurangan energi kronis, anemia, infeksi, atau akses antenatal yang kurang optimal memiliki risiko lebih tinggi melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah, panjang badan lahir rendah, hingga stunting saat lahir. Beberapa faktor penyebab stunting terjadi pada periode prenatal, kelahiran, dan postnatal, termasuk status gizi ibu, pelayanan antenatal, ASI eksklusif, keragaman makanan, infeksi, serta sanitasi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Apakah Stunting Dipengaruhi Faktor Genetik?<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Genetik memang berperan dalam menentukan potensi tinggi badan anak. Anak dari orangtua yang bertubuh pendek mungkin memiliki potensi tinggi badan yang lebih rendah dibanding anak dari orang tua yang lebih tinggi. Namun, potensi genetik berbeda dengan stunting.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Genetik memberikan \u201cbatas potensi\u201d tetapi lingkungan membantu menentukan apakah potensi tersebut tercapai. Anak yang secara genetik berpotensi tumbuh normal tetap dapat mengalami stunting bila mengalami kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, sanitasi buruk, atau stimulasi tidak memadai. Sebaliknya, anak dengan potensi genetik lebih pendek juga dapat tehindar dari stunting selama pertumbuhannya terdukung dengan optimal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/kekurangan-vitamin-c\/\">Kekurangan Vitamin C dapat Mengakibatkan 5 Permasalahan Ini<\/a><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Perawakan Pendek dan Stunting<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perawakan pendek karena faktor genetik biasanya memiliki orangtua atau keluarga dengan tinggi badan relatif pendek, tetapi pola tumbuhnya stabil mengikuti kurva pertumbuhan. Anak tetap aktif, perkembangan sesuai usia, tidak sering sakit, dan tidak menunjukkan tanda kekurangan gizi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebaliknya, anak dengan stunting sering mengalami perlambatan pertumbuhan yang menetap. Karena terjadi kekurangan nutrisi yang kronis, anak dengan stunting kerap kali tidak hanya tampak pendek, tetapi juga tampak lebih kurus dan kecil dari seusianya. Anak dengan stunting juga rentan mengalami sakit atau infeksi berulang, hingga keterlambatan dalam perkembangannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Informasi tertentu mengenai faktor genetik dapat kita dapatkan melalui Tes DNA. Namun saat ini tes DNA bukan pemeriksaan utama untuk mendiagnosis stunting.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tes DNA berguna dalam kondisi tertentu, misalnya jika dokter mencurigai adanya kelainan genetik, sindroma tertentu, gangguan hormon, kelainan tulang, atau penyakit bawaan yang menyebabkan anak sangat pendek atau gagal tumbuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/lifestyle-genomic\/\">Mengenal Lifestyle Genomic dan Peranannya Bagi Kesehatan<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Genetik memang berperan dalam menentukan potensi tinggi badan anak, tetapi stunting bukan sekadar akibat keturunan pendek.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"border-top-left-radius:16px;border-top-right-radius:16px;border-bottom-left-radius:16px;border-bottom-right-radius:16px;color:#0369a1;background-color:#e0f2fe;margin-top:var(--wp--preset--spacing--40);margin-right:var(--wp--preset--spacing--40);margin-bottom:var(--wp--preset--spacing--40);margin-left:var(--wp--preset--spacing--40);padding-top:var(--wp--preset--spacing--40);padding-right:var(--wp--preset--spacing--40);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--40);padding-left:var(--wp--preset--spacing--40)\" class=\"wp-block-roelmagdaleno-callout-block has-text-color has-background is-layout-flex wp-container-roelmagdaleno-callout-block-is-layout-4b05851f wp-block-roelmagdaleno-callout-block-is-layout-flex\"><div>\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u26a0\ufe0f <strong>Disclaimer<\/strong><br>Informasi ini bertujuan edukasi dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan tenaga medis profesional. Jika Anda memiliki gejala yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan ke dokter.<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" style=\"padding-top:0;padding-right:0;padding-bottom:0;padding-left:0\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Stunting jarang disebabkan satu faktor tunggal. Biasanya, kondisi ini muncul dari kombinasi masalah yang terjadi sejak masa kehamilan hingga awal kehidupan anak.<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":7457,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[1026,1071],"tags":[],"class_list":["post-7454","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan-masyarakat","category-nutrigenomics"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orangtua? -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orang Tua? Kenali peran nutrisi, genetik, tes DNA, dan lingkungan anak.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orangtua? -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orang Tua? Kenali peran nutrisi, genetik, tes DNA, dan lingkungan anak.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-16T08:52:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-16T08:52:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/stunting.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"dr. Gina Atika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"dr. Gina Atika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/stunting-dan-faktor-genetik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/stunting-dan-faktor-genetik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"dr. Gina Atika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/67a1d982e6c8f7ce00303acce775f259\"},\"headline\":\"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orangtua?\",\"datePublished\":\"2026-09-16T08:52:08+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-16T08:52:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/stunting-dan-faktor-genetik\\\/\"},\"wordCount\":619,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/stunting-dan-faktor-genetik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/stunting.webp\",\"articleSection\":[\"kesehatan masyarakat\",\"Nutrigenomics\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/stunting-dan-faktor-genetik\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/stunting-dan-faktor-genetik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/stunting-dan-faktor-genetik\\\/\",\"name\":\"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orangtua? -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/stunting-dan-faktor-genetik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/stunting-dan-faktor-genetik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/stunting.webp\",\"datePublished\":\"2026-09-16T08:52:08+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-16T08:52:09+00:00\",\"description\":\"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orang Tua? Kenali peran nutrisi, genetik, tes DNA, dan lingkungan anak.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/stunting-dan-faktor-genetik\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/stunting-dan-faktor-genetik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/stunting-dan-faktor-genetik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/stunting.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/stunting.webp\",\"width\":1440,\"height\":800},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/stunting-dan-faktor-genetik\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orangtua?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/67a1d982e6c8f7ce00303acce775f259\",\"name\":\"dr. Gina Atika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tanyadna.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/cropped-dok.Ghina_-scaled-1-96x96.webp\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tanyadna.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/cropped-dok.Ghina_-scaled-1-96x96.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tanyadna.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/cropped-dok.Ghina_-scaled-1-96x96.webp\",\"caption\":\"dr. Gina Atika\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gina-atika\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orangtua? -","description":"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orang Tua? Kenali peran nutrisi, genetik, tes DNA, dan lingkungan anak.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orangtua? -","og_description":"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orang Tua? Kenali peran nutrisi, genetik, tes DNA, dan lingkungan anak.","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/","article_published_time":"2026-09-16T08:52:08+00:00","article_modified_time":"2026-09-16T08:52:09+00:00","og_image":[{"width":1440,"height":800,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/stunting.webp","type":"image\/webp"}],"author":"dr. Gina Atika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"dr. Gina Atika","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/"},"author":{"name":"dr. Gina Atika","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/67a1d982e6c8f7ce00303acce775f259"},"headline":"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orangtua?","datePublished":"2026-09-16T08:52:08+00:00","dateModified":"2026-09-16T08:52:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/"},"wordCount":619,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/stunting.webp","articleSection":["kesehatan masyarakat","Nutrigenomics"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/","name":"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orangtua? -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/stunting.webp","datePublished":"2026-09-16T08:52:08+00:00","dateModified":"2026-09-16T08:52:09+00:00","description":"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orang Tua? Kenali peran nutrisi, genetik, tes DNA, dan lingkungan anak.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/stunting.webp","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/stunting.webp","width":1440,"height":800},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/stunting-dan-faktor-genetik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Stunting dan Faktor Genetik: Apa yang Perlu Diketahui Orangtua?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/67a1d982e6c8f7ce00303acce775f259","name":"dr. Gina Atika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/cropped-dok.Ghina_-scaled-1-96x96.webp","url":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/cropped-dok.Ghina_-scaled-1-96x96.webp","contentUrl":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/cropped-dok.Ghina_-scaled-1-96x96.webp","caption":"dr. Gina Atika"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gina-atika\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7454","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7454"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7454\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7460,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7454\/revisions\/7460"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7457"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7454"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7454"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7454"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}