{"id":7290,"date":"2026-07-31T07:29:22","date_gmt":"2026-07-31T07:29:22","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=7290"},"modified":"2026-07-31T07:35:55","modified_gmt":"2026-07-31T07:35:55","slug":"pemeriksaan-sgot-sgpt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/","title":{"rendered":"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati"},"content":{"rendered":"\r\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"569\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/liver-1024x569.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-7291\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/liver-1024x569.webp 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/liver-300x167.webp 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/liver-768x427.webp 768w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/liver.webp 1440w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika menjalani pemeriksaan kesehatan atau <em>medical check-up<\/em>, kita akan menemukan hasil SGOT dan SGPT atau yang dikenal dengan tes fungsi hati (<em>Liver Function Test<\/em>) pada hasil laboratorium. Banyak orang yang langsung khawatir saat melihat hasil lebih tinggi dari nilai rujukan, meskipun belum memahami apa arti sebenarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain SGOT (AST) dan SGPT (ALT) terdapat beberapa parameter lain yang merupakan komponen tes fungsi hati, yaitu bilirubin, albumin, <em>alkaline phosphatase<\/em> (ALP), <em>gamma-glutamyl transferase<\/em> (GGT), dan total protein. Setiap parameter memiliki fungsi yang berbeda sehingga hasilnya perlu dinilai secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa itu SGOT dan SGPT?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SGOT dan SGPT adalah parameter fungsi hati yang paling sering diperiksa. Keduanya merupakan komponen penting untuk membantu menilai kondisi hati serta mendeteksi adanya kerusakan atau gangguan fungsi hati. Peningkatan kedua enzim ini dapat ditemukan pada beberapa kondisi seperti penyakit hepatitis, perlemakan hati (<em>fatty liver<\/em>), sirosis, alkoholisme, maupun efek samping penggunaan obat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SGOT adalah singkatan dari <em>Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase<\/em>, yang sekarang lebih dikenal sebagai AST (<em>Aspartate Aminotransferase<\/em>). Enzim ini berguna dalam metabolisme asam amino dalam tubuh, dan ditemukan pada beberapa jaringan tubuh seperti hati, jantung, otot rangka, ginjal, pankreas, dan otak. Ketika sel-sel pada jaringan tersebut mengalami kerusakan, AST dapat keluar ke dalam aliran darah sehingga kadarnya meningkat. Namun karena AST tidak spesifik hanya di hati, maka tidak selalu peningkatan AST mengindikasikan seseorang mengalami penyakit hati. Bisa saja, hal tersebut terjadi pada kondisi cedera otot berat, olahraga sangat intens, atau serangan jantung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SGPT adalah singkatan dari <em>Serum Glutamic Pyruvic Transaminase<\/em>, yang sekarang lebih sering disebut sebagai ALT (<em>Alanine Aminotransferase<\/em>). ALT terutama terdapat di dalam sel hati. Oleh karena itu, ALT dianggap lebih mencerminkan adanya cedera atau kerusakan sel hati dibandingkan AST. Ketika sel hati mengalami kerusakan atau peradangan, ALT dapat keluar ke dalam aliran darah sehingga kadarnya meningkat pada pemeriksaan laboratorium.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Nilai Normal SGOT dan SGPT<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum, kisaran yang sering digunakan adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>SGOT (AST): pria &lt; 35 U\/L dan wanita &lt; 31 U\/L<\/li>\n\n\n\n<li>SGPT (ALT): pria &lt; 45 U\/L dan wanita &lt; 34 U\/L<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun perlu diketahui nilai normal dapat berbeda antara satu laboratorium dan laboratorium lainnya karena dipengaruhi metode pemeriksaan, alat yang digunakan, populasi rujukan, serta jenis kelamin. Oleh karena itu, saat membaca hasil laboratorium, gunakan nilai rujukan yang tercantum pada lembar hasil pemeriksaan Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Jika SGOT atau SGPT tinggi, apakah berarti sakit liver?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peningkatan SGOT atau SGPT belum tentu sakit <em>liver<\/em>. Beberapa penyebab yang dapat meningkatkan SGOT dan\/atau SGPT antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Perlemakan hati atau yang dikenal dengan MASLD (<em>Metabolic dysfunction-associated steatotic liver disease<\/em>). Banyak terjadi pada orang obesitas, diabetes melitus, atau sindrom metabolik. Umumnya pada kondisi ini kadar SGPT lebih tinggi daripada SGOT.<\/li>\n\n\n\n<li>Hepatitis virus, terutama hepatitis A, B, dan C. Pada kondisi hepatitis akut dapat terjadi peningkatan SGOT dan SGPT yang sangat tinggi dan perlu evaluasi medis segera.<\/li>\n\n\n\n<li>Konsumsi alkohol yang dapat menyebabkan kerusakan hati.<\/li>\n\n\n\n<li>Penggunaan obat-obatan yang dapat menyebabkan gangguan hati pada sebagian orang.<\/li>\n\n\n\n<li>Olahraga berat yang dapat menyebabkan cedera otot, umumnya ditandai peningkatan SGOT namun kadar SGPT relatif normal.<\/li>\n\n\n\n<li>Penyakit atau kondisi lain seperti penyakit autoimun dan gangguan pada saluran empedu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemeriksaan SGOT dan SGPT merupakan parameter penting untuk mengevaluasi kerusakan sel hati. Namun, masih terdapat parameter lain seperti bilirubin, ALP, GGT, albumin, dan protein total yang dapat menggambarkan gangguan fungsi hati lainnya. Pemeriksaan ini membantu mendeteksi hepatitis, <em>fatty liver<\/em>, efek samping obat, dan berbagai penyakit hati. Nilai normal SGOT dan SGPT dapat berbeda antar laboratorium sehingga interpretasi harus dilakukan oleh tenaga medis.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemeriksaan SGOT dan SGPT merupakan parameter penting untuk mengevaluasi kerusakan sel hati.<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":7291,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-7290","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-31T07:29:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-31T07:35:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/liver.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"dr. Corry Rosiana, SpPK\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"dr. Corry Rosiana, SpPK\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/pemeriksaan-sgot-sgpt\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/pemeriksaan-sgot-sgpt\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"dr. Corry Rosiana, SpPK\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1d88101b4be946ae3c7d7f8cf708a4ec\"},\"headline\":\"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati\",\"datePublished\":\"2026-07-31T07:29:22+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-31T07:35:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/pemeriksaan-sgot-sgpt\\\/\"},\"wordCount\":570,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/pemeriksaan-sgot-sgpt\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/liver.webp\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/pemeriksaan-sgot-sgpt\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/pemeriksaan-sgot-sgpt\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/pemeriksaan-sgot-sgpt\\\/\",\"name\":\"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/pemeriksaan-sgot-sgpt\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/pemeriksaan-sgot-sgpt\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/liver.webp\",\"datePublished\":\"2026-07-31T07:29:22+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-31T07:35:55+00:00\",\"description\":\"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/pemeriksaan-sgot-sgpt\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/pemeriksaan-sgot-sgpt\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/pemeriksaan-sgot-sgpt\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/liver.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/liver.webp\",\"width\":1440,\"height\":800},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/pemeriksaan-sgot-sgpt\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1d88101b4be946ae3c7d7f8cf708a4ec\",\"name\":\"dr. Corry Rosiana, SpPK\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-Image_placeholder-96x96.png\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-Image_placeholder-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-Image_placeholder-96x96.png\",\"caption\":\"dr. Corry Rosiana, SpPK\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/corry-rosiana\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati -","description":"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati -","og_description":"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/","article_published_time":"2026-07-31T07:29:22+00:00","article_modified_time":"2026-07-31T07:35:55+00:00","og_image":[{"width":1440,"height":800,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/liver.webp","type":"image\/webp"}],"author":"dr. Corry Rosiana, SpPK","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"dr. Corry Rosiana, SpPK","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/"},"author":{"name":"dr. Corry Rosiana, SpPK","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/1d88101b4be946ae3c7d7f8cf708a4ec"},"headline":"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati","datePublished":"2026-07-31T07:29:22+00:00","dateModified":"2026-07-31T07:35:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/"},"wordCount":570,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/liver.webp","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/","name":"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/liver.webp","datePublished":"2026-07-31T07:29:22+00:00","dateModified":"2026-07-31T07:35:55+00:00","description":"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/liver.webp","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/liver.webp","width":1440,"height":800},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pemeriksaan-sgot-sgpt\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fungsi Pemeriksaan SGOT, SGPT, dan Tes Fungsi Hati"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/1d88101b4be946ae3c7d7f8cf708a4ec","name":"dr. Corry Rosiana, SpPK","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-Image_placeholder-96x96.png","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-Image_placeholder-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-Image_placeholder-96x96.png","caption":"dr. Corry Rosiana, SpPK"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/corry-rosiana\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7290","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7290"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7290\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7294,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7290\/revisions\/7294"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7291"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7290"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7290"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7290"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}