{"id":7250,"date":"2026-07-17T12:34:28","date_gmt":"2026-07-17T12:34:28","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=7250"},"modified":"2026-07-17T12:34:29","modified_gmt":"2026-07-17T12:34:29","slug":"risiko-alzheimer-gen-apoe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/","title":{"rendered":"Faktor Risiko Alzheimer: Gen APOE\u00a0hingga\u00a0Gaya Hidup\u00a0"},"content":{"rendered":"\r\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"569\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Alzheimer-1024x569.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-7251\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Alzheimer-1024x569.webp 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Alzheimer-300x167.webp 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Alzheimer-768x427.webp 768w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Alzheimer.webp 1440w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyakit Alzheimer sering dianggap sebagai kondisi wajar dalam proses penuaan. Padahal, anggapan ini tidak tepat. Demensia, termasuk Alzheimer, memang lebih sering terjadi pada usia lanjut, tetapi penurunan daya ingat yang mengganggu aktivitas sehari-hari bukanlah bagian normal dari penuaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Penyakit Alzheimer?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyakit Alzheimer adalah gangguan otak progresif yang menyebabkan penurunan secara bertahap akan memori, kemampuan berpikir, dan kemampuan berfungsi sehari-hari. Alzheimer adalah jenis demensia paling umum, yaitu sekitar 60\u201380 persen dari seluruh kasus demensia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahap awal, gejala Alzheimer sering terlihat sebagai mudah lupa, sulit mengingat janji, kesulitan mengelola pekerjaan rumah, atau tersesat di area yang sebenarnya familiar. Alzheimer juga kerap disertai gangguan perilaku seperti sikap apatis, agresif, hingga depresi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lupa sesekali bisa terjadi pada siapa saja. Akan tetapi bila gangguan ingatan semakin sering, berat, dan mengganggu aktivitas, evaluasi medis menjadi penting.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Usia adalah Faktor Risiko Terbesar<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Usia adalah faktor risiko utama penyakit Alzheimer. Tipe Alzheimer yang paling umum adalah <em>late-onset<\/em> Alzheimer, yang biasanya mulai muncul setelah usia 65 tahun. Namun, meningkatnya risiko seiring usia bukan berarti semua lansia pasti mengalami Alzheimer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak orang tetap memiliki fungsi kognitif yang baik hingga usia lanjut, terutama bila kesehatan fisik, mental, dan sosial tetap dijaga. Karena itu, fokus utama bukan hanya \u201cbertambah tua\u201d, tetapi bagaimana menjaga kesehatan otak selama proses menua.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/lifestyle-genomic\/\">Mengenal Lifestyle Genomic dan Peranannya Bagi Kesehatan<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Riwayat Keluarga dan Faktor Genetik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko Alzheimer. Memiliki kerabat dekat seperti orangtua atau saudara kandung dengan Alzheimer dapat meningkatkan peluang seseorang mengalami penyakit tersebut. Namun, faktor genetik hanyalah sebagian dari faktor yang terlibat dalam Alzheimer. Masih ada kontribusi lain dari gaya hidup, lingkungan, ras, serta etnis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gen APOE<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekitar 70 persen dari risiko munculnya Alzheimer dapat dikaitkan dengan faktor genetik. Salah satu gen yang paling sering diasosiasikan dengan Alzheimer <em>late onset<\/em> adalah Gen APOE atau apolipoprotein E.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">APOE memiliki beberapa varian umum. APOE e2 merupakan bentuk yang lebih jarang dan dapat menurunkan risiko Alzheimer, APOE e3 adalah bentuk paling umum dan tampaknya tidak memengaruhi risiko.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, terdapat APOE e4 yang merupakan varian APOE yang paling berpengaruh pada Alzheimer <em>late onset<\/em> serta jenis demensia lainnya, seperti Demensia Lewy body dan demensia akibat penyakit parkinson.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap orang mewarisi dua salinan gen APOE, satu dari ibu dan satu dari ayah. Setidaknya satu varian APOE e4 dapat menggandakan atau melipatgandakan risiko Alzheimer. Sedangkan jika memiliki dua varian APOE e4 meningkatkan risiko lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/kenapa-sih-harus-hidup-optimal-sedini-mungkin\/\">Kenapa Sih Harus Hidup Optimal Sedini Mungkin?<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gaya Hidup dan Pencegahan Alzheimer<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak ada cara yang dapat menjamin seseorang bebas dari Alzheimer. Namun banyak kebiasaan sehat yang dapat membantu menurunkan risiko demensia. Hampir 45 persen kasus demensia mungkin dapat dicegah atau ditunda dengan perubahan kecil dalam gaya hidup yang dapat membantu menurunkan risiko.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aktivitas fisik merupakan salah satu kebiasaan utama terpenting. Orang dewasa seharusnya melakukan sekitar 150 menit aktivitas fisik per minggu untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan otak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain olahraga, menjaga pola makan sehat, tidur cukup, mengelola stres, berhenti merokok, membatasi alkohol, menjaga tekanan darah, dan mempertahankan hubungan sosial juga berperan dalam kesehatan otak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Faktor risiko Alzheimer mencakup kombinasi usia, riwayat keluarga, genetik, kondisi kesehatan, gaya hidup, dan lingkungan. Gen APOE, terutama varian APOE e4, memang dapat meningkatkan risiko Alzheimer, tetapi tidak menentukan nasib seseorang secara pasti. Menjaga aktivitas fisik, tekanan darah, gula darah, pendengaran, kebiasaan tidak merokok, konsumsi alkohol yang sehat, tidur, dan relasi sosial dapat membantu mendukung kesehatan otak.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u26a0\ufe0f <strong>Disclaimer:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Informasi ini bertujuan edukasi dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan tenaga medis profesional. Jika anda memiliki gejala yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan ke dokter.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada tahap awal, gejala Alzheimer sering terlihat sebagai mudah lupa, sulit mengingat janji, kesulitan meng.elola pekerjaan rumah, atau tersesat di area yang sebenarnya familiar<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":7251,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-7250","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Faktor Risiko Alzheimer: Gen APOE\u00a0hingga\u00a0Gaya Hidup\u00a0 -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Faktor Risiko Penyakit Alzheimer meliputi usia, gen APOE, dan gaya hidup. Kenali cara menurunkan risiko demensia sejak dini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Faktor Risiko Alzheimer: Gen APOE\u00a0hingga\u00a0Gaya Hidup\u00a0 -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Faktor Risiko Penyakit Alzheimer meliputi usia, gen APOE, dan gaya hidup. Kenali cara menurunkan risiko demensia sejak dini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-17T12:34:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-17T12:34:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Alzheimer.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"dr. Gina Atika\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"dr. Gina Atika\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/risiko-alzheimer-gen-apoe\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/risiko-alzheimer-gen-apoe\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"dr. Gina Atika\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/67a1d982e6c8f7ce00303acce775f259\"},\"headline\":\"Faktor Risiko Alzheimer: Gen APOE\u00a0hingga\u00a0Gaya Hidup\u00a0\",\"datePublished\":\"2026-07-17T12:34:28+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-17T12:34:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/risiko-alzheimer-gen-apoe\\\/\"},\"wordCount\":585,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/risiko-alzheimer-gen-apoe\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/Alzheimer.webp\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/risiko-alzheimer-gen-apoe\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/risiko-alzheimer-gen-apoe\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/risiko-alzheimer-gen-apoe\\\/\",\"name\":\"Faktor Risiko Alzheimer: Gen APOE\u00a0hingga\u00a0Gaya Hidup\u00a0 -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/risiko-alzheimer-gen-apoe\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/risiko-alzheimer-gen-apoe\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/Alzheimer.webp\",\"datePublished\":\"2026-07-17T12:34:28+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-17T12:34:29+00:00\",\"description\":\"Faktor Risiko Penyakit Alzheimer meliputi usia, gen APOE, dan gaya hidup. Kenali cara menurunkan risiko demensia sejak dini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/risiko-alzheimer-gen-apoe\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/risiko-alzheimer-gen-apoe\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/risiko-alzheimer-gen-apoe\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/Alzheimer.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/Alzheimer.webp\",\"width\":1440,\"height\":800},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/risiko-alzheimer-gen-apoe\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Faktor Risiko Alzheimer: Gen APOE\u00a0hingga\u00a0Gaya Hidup\u00a0\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/67a1d982e6c8f7ce00303acce775f259\",\"name\":\"dr. Gina Atika\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tanyadna.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/cropped-dok.Ghina_-scaled-1-96x96.webp\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tanyadna.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/cropped-dok.Ghina_-scaled-1-96x96.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tanyadna.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/cropped-dok.Ghina_-scaled-1-96x96.webp\",\"caption\":\"dr. Gina Atika\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gina-atika\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Faktor Risiko Alzheimer: Gen APOE\u00a0hingga\u00a0Gaya Hidup\u00a0 -","description":"Faktor Risiko Penyakit Alzheimer meliputi usia, gen APOE, dan gaya hidup. Kenali cara menurunkan risiko demensia sejak dini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Faktor Risiko Alzheimer: Gen APOE\u00a0hingga\u00a0Gaya Hidup\u00a0 -","og_description":"Faktor Risiko Penyakit Alzheimer meliputi usia, gen APOE, dan gaya hidup. Kenali cara menurunkan risiko demensia sejak dini.","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/","article_published_time":"2026-07-17T12:34:28+00:00","article_modified_time":"2026-07-17T12:34:29+00:00","og_image":[{"width":1440,"height":800,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Alzheimer.webp","type":"image\/webp"}],"author":"dr. Gina Atika","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"dr. Gina Atika","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/"},"author":{"name":"dr. Gina Atika","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/67a1d982e6c8f7ce00303acce775f259"},"headline":"Faktor Risiko Alzheimer: Gen APOE\u00a0hingga\u00a0Gaya Hidup\u00a0","datePublished":"2026-07-17T12:34:28+00:00","dateModified":"2026-07-17T12:34:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/"},"wordCount":585,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Alzheimer.webp","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/","name":"Faktor Risiko Alzheimer: Gen APOE\u00a0hingga\u00a0Gaya Hidup\u00a0 -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Alzheimer.webp","datePublished":"2026-07-17T12:34:28+00:00","dateModified":"2026-07-17T12:34:29+00:00","description":"Faktor Risiko Penyakit Alzheimer meliputi usia, gen APOE, dan gaya hidup. Kenali cara menurunkan risiko demensia sejak dini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Alzheimer.webp","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Alzheimer.webp","width":1440,"height":800},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-alzheimer-gen-apoe\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Faktor Risiko Alzheimer: Gen APOE\u00a0hingga\u00a0Gaya Hidup\u00a0"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/67a1d982e6c8f7ce00303acce775f259","name":"dr. Gina Atika","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/cropped-dok.Ghina_-scaled-1-96x96.webp","url":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/cropped-dok.Ghina_-scaled-1-96x96.webp","contentUrl":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/cropped-dok.Ghina_-scaled-1-96x96.webp","caption":"dr. Gina Atika"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gina-atika\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7250","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7250"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7250\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7253,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7250\/revisions\/7253"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7251"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7250"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7250"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7250"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}