{"id":7106,"date":"2026-05-29T11:22:01","date_gmt":"2026-05-29T11:22:01","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=7106"},"modified":"2026-05-29T11:22:03","modified_gmt":"2026-05-29T11:22:03","slug":"peran-ilmuwan-era-informasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/","title":{"rendered":"Scientist Jangan Kalah Sama Hoaxer: Peran Genomik dan Ilmu Pengetahuan di Era Informasi"},"content":{"rendered":"\r\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"569\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi-1024x569.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-7107\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi-1024x569.webp 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi-300x167.webp 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi-768x427.webp 768w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi.webp 1440w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di era digital saat ini, informasi dapat menyebar dengan sangat cepat, tetapi tidak semuanya memiliki dasar yang kuat. Dalam banyak kasus, informasi yang paling mudah diakses justru bukan yang paling akurat. Hal ini menjadi tantangan besar, terutama dalam bidang kesehatan dan sains.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui perspektif <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/@PakAhmad\">Ahmad Rusdan Handoyo Utomo, Ph.D<\/a>. seorang dosen dan peneliti di bidang biologi molekuler dan genomik, muncul pesan yang sangat relevan; bahwa peran ilmuwan tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi juga dalam memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Informasi Tidak Lagi Dibatasi Kualitas<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir adalah bagaimana masyarakat mengakses pengetahuan. Dahulu, informasi ilmiah cenderung terbatas pada publikasi akademik atau institusi pendidikan. Kini, siapa saja dapat mengakses dan membagikan informasi, termasuk yang tidak terverifikasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masalahnya bukan hanya pada jumlah informasi, tetapi pada kesenjangan antara pengetahuan ilmiah dan pemahaman publik. Dalam kondisi ini, hoaks atau informasi yang tidak akurat sering kali lebih cepat diterima dibandingkan penjelasan ilmiah yang lebih kompleks. Fenomena ini menjelaskan mengapa literasi sains menjadi semakin penting.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Peran Genomik dalam Kehidupan Sehari-hari<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Genomik sering kali dianggap sebagai bidang yang jauh dari kehidupan sehari-hari, padahal sebenarnya memiliki cakupan dan dampak yang sangat luas. Pada dasarnya, genomik mempelajari DNA kode dasar yang menentukan bagaimana tubuh manusia berkembang dan berfungsi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemahaman terhadap DNA membuka banyak peluang, mulai dari diagnosis penyakit hingga pengembangan terapi yang lebih tepat sasaran. Dalam bidang kesehatan, pendekatan berbasis genomik memungkinkan pengobatan yang lebih personal, karena mempertimbangkan karakteristik biologis setiap individu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di luar kesehatan, genomik juga digunakan dalam berbagai aplikasi lain, termasuk dalam bidang pertanian, lingkungan, bahkan forensik. Hal ini menunjukkan bahwa genomik bukan sekadar ilmu dasar, tetapi telah menjadi bagian dari solusi untuk berbagai tantangan modern.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"Ahmad Utomo, Ph.D &quot;Scientist Jangan Kalah Sama Hoaxer!&quot; | Meet the Scientist - Episode 1\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/JZC6kLqhxbQ?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Ilmuwan Perlu Terlibat dalam Komunikasi Publik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu poin penting yang disampaikan adalah perlunya ilmuwan lebih aktif dalam komunikasi publik. Selama ini, banyak hasil penelitian yang berhenti di jurnal atau forum akademik, sehingga tidak sampai kepada masyarakat luas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, masyarakat tetap membutuhkan informasi untuk mengambil keputusan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan. Jika informasi tersebut tidak disediakan sumber tepercaya, maka ruang tersebut akan diisi sumber lain yang belum tentu akurat. Sehingga dalam konteks ini, ilmuwan memiliki peran strategis sebagai jembatan antara pengetahuan ilmiah dan kebutuhan publik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tantangan Menyampaikan Sains<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu alasan mengapa informasi ilmiah sering kalah dengan hoaks adalah kompleksitasnya. Penjelasan ilmiah membutuhkan konteks, kehati-hatian, dan sering kali tidak memberikan jawaban yang sederhana. Sebaliknya, hoaks biasanya disampaikan dengan narasi yang lebih mudah dipahami dan langsung memberikan kesimpulan yang tegas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini menciptakan kesenjangan dalam cara penyampaian, bukan hanya dalam isi. Oleh karena itu, tantangan bagi ilmuwan bukan hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga bagaimana menyampaikan informasi tersebut dengan cara yang lebih mudah dipahami tanpa kehilangan akurasinya.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/pmc.ncbi.nlm.nih.gov\/articles\/PMC11982675\/\">Hubungan perubahan DNA dari mulut dengan kemampuan berpikir pada anak balita yang tengkes<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Genomik dan Masa Depan Kesehatan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa yang berkembang saat ini menunjukkan bahwa genomik akan semakin berperan dalam sistem kesehatan di masa depan. Pendekatan berbasis DNA memungkinkan deteksi penyakit lebih dini, pemilihan terapi lebih tepat, serta pemahaman lebih dalam tentang risiko kesehatan individu. Dalam jangka panjang, hal ini dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus efisiensi sistem secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, manfaat ini hanya dapat dirasakan secara optimal jika masyarakat memiliki pemahaman yang cukup tentang konsep dasar yang terlibat. Di sinilah pentingnya metode komunikasi ilmiah yang efektif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di era informasi ini, keunggulan ilmiah saja tidak cukup. Kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik, menjelaskan hal yang kompleks secara sederhana, dan membangun kepercayaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari peran ilmuwan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tentang Narasumber<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ahmad Rusdan Handoyo Utomo, Ph.D. adalah dosen dan peneliti di bidang biologi molekuler dan genomik. Fokus keilmuannya mencakup analisis DNA, aplikasi genomik dalam kesehatan, serta pengembangan pendekatan berbasis molekuler untuk memahami berbagai kondisi biologis.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hoaks sering kali lebih cepat diterima dibandingkan penjelasan ilmiah yang lebih kompleks. Fenomena ini menjelaskan mengapa literasi sains menjadi semakin penting <\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":7107,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[3,1026,1043],"tags":[],"class_list":["post-7106","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kesehatan-masyarakat","category-popular-health-topics"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Scientist Jangan Kalah Sama Hoaxer: Peran Genomik dan Ilmu Pengetahuan di Era Informasi -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Genomik berperan besar dalam sistem kesehatan di masa depan. Ilmuwan yang memiliki komunikasi publik yang baik berperan penting untuk memberikan informasi akurat kepada masyarakat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Scientist Jangan Kalah Sama Hoaxer: Peran Genomik dan Ilmu Pengetahuan di Era Informasi -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Genomik berperan besar dalam sistem kesehatan di masa depan. Ilmuwan yang memiliki komunikasi publik yang baik berperan penting untuk memberikan informasi akurat kepada masyarakat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-29T11:22:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-29T11:22:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Christina Ekawati Halim, S.Biotek.\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Christina Ekawati Halim, S.Biotek.\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/peran-ilmuwan-era-informasi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/peran-ilmuwan-era-informasi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Christina Ekawati Halim, S.Biotek.\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c1834c011059053d18f7d535dfc9b67c\"},\"headline\":\"Scientist Jangan Kalah Sama Hoaxer: Peran Genomik dan Ilmu Pengetahuan di Era Informasi\",\"datePublished\":\"2026-05-29T11:22:01+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-29T11:22:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/peran-ilmuwan-era-informasi\\\/\"},\"wordCount\":632,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/peran-ilmuwan-era-informasi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi.webp\",\"articleSection\":[\"Berita\",\"kesehatan masyarakat\",\"Popular Health Topics\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/peran-ilmuwan-era-informasi\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/peran-ilmuwan-era-informasi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/peran-ilmuwan-era-informasi\\\/\",\"name\":\"Scientist Jangan Kalah Sama Hoaxer: Peran Genomik dan Ilmu Pengetahuan di Era Informasi -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/peran-ilmuwan-era-informasi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/peran-ilmuwan-era-informasi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi.webp\",\"datePublished\":\"2026-05-29T11:22:01+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-29T11:22:03+00:00\",\"description\":\"Genomik berperan besar dalam sistem kesehatan di masa depan. Ilmuwan yang memiliki komunikasi publik yang baik berperan penting untuk memberikan informasi akurat kepada masyarakat.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/peran-ilmuwan-era-informasi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/peran-ilmuwan-era-informasi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/peran-ilmuwan-era-informasi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi.webp\",\"width\":1440,\"height\":800},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/peran-ilmuwan-era-informasi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Scientist Jangan Kalah Sama Hoaxer: Peran Genomik dan Ilmu Pengetahuan di Era Informasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c1834c011059053d18f7d535dfc9b67c\",\"name\":\"Christina Ekawati Halim, S.Biotek.\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tanyadna.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/cropped-Christina-Ekawati-Halim-S.Biotek-96x96.webp\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tanyadna.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/cropped-Christina-Ekawati-Halim-S.Biotek-96x96.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tanyadna.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/cropped-Christina-Ekawati-Halim-S.Biotek-96x96.webp\",\"caption\":\"Christina Ekawati Halim, S.Biotek.\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/christina-halim\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Scientist Jangan Kalah Sama Hoaxer: Peran Genomik dan Ilmu Pengetahuan di Era Informasi -","description":"Genomik berperan besar dalam sistem kesehatan di masa depan. Ilmuwan yang memiliki komunikasi publik yang baik berperan penting untuk memberikan informasi akurat kepada masyarakat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Scientist Jangan Kalah Sama Hoaxer: Peran Genomik dan Ilmu Pengetahuan di Era Informasi -","og_description":"Genomik berperan besar dalam sistem kesehatan di masa depan. Ilmuwan yang memiliki komunikasi publik yang baik berperan penting untuk memberikan informasi akurat kepada masyarakat.","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/","article_published_time":"2026-05-29T11:22:01+00:00","article_modified_time":"2026-05-29T11:22:03+00:00","og_image":[{"width":1440,"height":800,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Christina Ekawati Halim, S.Biotek.","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Christina Ekawati Halim, S.Biotek.","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/"},"author":{"name":"Christina Ekawati Halim, S.Biotek.","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/c1834c011059053d18f7d535dfc9b67c"},"headline":"Scientist Jangan Kalah Sama Hoaxer: Peran Genomik dan Ilmu Pengetahuan di Era Informasi","datePublished":"2026-05-29T11:22:01+00:00","dateModified":"2026-05-29T11:22:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/"},"wordCount":632,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi.webp","articleSection":["Berita","kesehatan masyarakat","Popular Health Topics"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/","name":"Scientist Jangan Kalah Sama Hoaxer: Peran Genomik dan Ilmu Pengetahuan di Era Informasi -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi.webp","datePublished":"2026-05-29T11:22:01+00:00","dateModified":"2026-05-29T11:22:03+00:00","description":"Genomik berperan besar dalam sistem kesehatan di masa depan. Ilmuwan yang memiliki komunikasi publik yang baik berperan penting untuk memberikan informasi akurat kepada masyarakat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi.webp","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Peran-Genomik-dan-Ilmu-Pengetahuan-di-Era-Informasi.webp","width":1440,"height":800},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/peran-ilmuwan-era-informasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Scientist Jangan Kalah Sama Hoaxer: Peran Genomik dan Ilmu Pengetahuan di Era Informasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/c1834c011059053d18f7d535dfc9b67c","name":"Christina Ekawati Halim, S.Biotek.","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cropped-Christina-Ekawati-Halim-S.Biotek-96x96.webp","url":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cropped-Christina-Ekawati-Halim-S.Biotek-96x96.webp","contentUrl":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cropped-Christina-Ekawati-Halim-S.Biotek-96x96.webp","caption":"Christina Ekawati Halim, S.Biotek."},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/christina-halim\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7106"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7106\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7108,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7106\/revisions\/7108"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7107"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7106"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}