{"id":7067,"date":"2026-05-21T09:24:31","date_gmt":"2026-05-21T09:24:31","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=7067"},"modified":"2026-05-21T09:24:33","modified_gmt":"2026-05-21T09:24:33","slug":"virus-ebola-gejala-penularan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/","title":{"rendered":"Virus Ebola: Gejala, Penularan, dan Kapan Harus Waspada"},"content":{"rendered":"\r\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"569\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada-1024x569.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-7068\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada-1024x569.webp 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada-300x167.webp 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada-768x427.webp 768w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada.webp 1440w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Virus Ebola kembali menjadi sorotan global setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat internasional pada Mei 2026. Wabah kali ini disebabkan virus Bundibugyo, salah satu jenis virus Ebola yang belum memiliki vaksin atau terapi spesifik yang disetujui, sehingga kewaspadaan dan respons cepat menjadi sangat penting.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Virus Ebola?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Virus Ebola adalah penyebab penyakit Ebola, yaitu penyakit infeksi berat yang termasuk dalam kelompok virus demam berdarah. Ebola disebabkan oleh virus dalam genus <em>Orthoebolavirus<\/em> dari keluarga <em>Filoviridae<\/em>. Ada beberapa jenis virus dalam kelompok ini, yaitu virus Ebola, virus Sudan, dan virus Bundibugyo.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyakit ini pertama kali dikenal pada 1976 melalui dua wabah simultan di wilayah yang kini dikenal sebagai Sudan Selatan dan Republik Demokratik Kongo. Nama Ebola sendiri berasal dari Sungai Ebola yang berada dekat lokasi salah satu wabah awal tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gejala Virus Ebola yang Perlu Dikenali<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gejala virus Ebola biasanya tidak langsung muncul setelah seseorang terpapar. Masa inkubasi, yaitu waktu dari infeksi hingga muncul gejala, berkisar antara 2 hingga 21 hari. Gejala paling sering mulai muncul sekitar 8 hingga 10 hari setelah infeksi.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Fase Awal:<\/strong> Gejala Ebola dapat menyerupai penyakit infeksi lain, seperti demam, rasa lelah, tidak enak badan, nyeri otot, sakit kepala, dan sakit tenggorokan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Fase Lanjutan:<\/strong> Setelah beberapa hari, gejala dapat berkembang menjadi lebih berat, meliputi muntah, diare, nyeri perut, ruam, serta tanda gangguan fungsi hati dan ginjal.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tahap Lanjut:<\/strong> Perdarahan dapat terjadi, misalnya darah pada muntah atau feses, perdarahan dari hidung, gusi, atau area bekas suntikan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/\">Virus Hanta<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Cara Penularan Virus Ebola<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ebola tidak menyebar melalui udara seperti influenza atau COVID-19. Penularan terjadi terutama melalui kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh orang yang sedang sakit atau telah meninggal karena Ebola. Biasanya, dapat melalui kontak langsung melalui kulit yang terluka atau membran mukosa dengan darah atau cairan tubuh orang yang sakit atau meninggal akibat Ebola. Cairan tubuh yang dapat menularkan virus mencakup darah, muntah, feses, urine, air liur, dan cairan tubuh lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain penularan antar manusia, Ebola juga dapat masuk ke populasi manusia melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi. WHO menyebutkan bahwa kelelawar buah dari keluarga <em>Pteropodidae<\/em> diduga sebagai inang alami, dan penularan ke manusia dapat terjadi melalui kontak dengan darah, organ, sekresi, atau cairan tubuh hewan terinfeksi seperti kelelawar buah, simpanse, gorila, monyet, antelop hutan, atau landak yang ditemukan sakit atau mati.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pencegahan Virus Ebola<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pencegahan Ebola berfokus pada menghindari kontak langsung dengan sumber infeksi. Pengendalian wabah bergantung pada kombinasi intervensi, termasuk perawatan pasien, pencegahan dan pengendalian infeksi, surveilans, pelacakan kontak, layanan laboratorium, pemakaman aman, serta mobilisasi sosial.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Bagi Masyarakat Umum:<\/strong> Langkah pencegahan yang paling penting adalah menghindari kontak dengan darah atau cairan tubuh orang yang sakit, menghindari kontak dengan jenazah pasien Ebola, menjaga kebersihan tangan, dan tidak menyentuh hewan liar yang berpotensi terinfeksi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Bagi Para Pelancong ke Wilayah Berisiko:<\/strong> Disarankan untuk menghindari daerah wabah, menghindari kontak dengan pasien Ebola atau benda terkontaminasi cairan tubuh, tidak berinteraksi dengan hewan liar seperti kelelawar buah, monyet, atau kera, menjaga kebersihan tangan, dan mempraktikkan seks aman.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cara-mencegah-infeksi-virus-hanta\/\">Cara mencegah infeksi virus Hanta<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah Ada Vaksin Ebola?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Vaksin tersedia untuk jenis Ebola tertentu, tetapi tidak untuk semua jenis virus penyebab Ebola. Untuk virus Ebola dua vaksin telah disetujui, yaitu Ervebo serta kombinasi Zabdeno dan Mvabea. Namun, pada virus Bundibugyo yang sedang terjadi wabah, belum ada vaksin yang sudah disetujui untuk digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Segera hubungi tenaga kesehatan jika Anda mengalami demam atau gejala seperti lemas, nyeri otot, muntah, diare, atau nyeri perut dalam 21 hari setelah bepergian dari wilayah yang memiliki kasus Ebola, atau setelah kontak dengan orang yang dicurigai atau terkonfirmasi Ebola. Masa inkubasi Ebola adalah 2\u201321 hari, sehingga periode 21 hari menjadi batas pemantauan yang penting.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>References<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/www.who.int\/news-room\/fact-sheets\/detail\/ebola-disease\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/www.who.int\/news-room\/fact-sheets\/detail\/ebola-disease<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u26a0\ufe0f <strong>Disclaimer<\/strong> <em>Informasi ini bertujuan edukasi dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan tenaga medis profesional. Jika Anda memiliki gejala yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan ke dokter.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pencegahan Ebola berfokus pada menghindari kontak langsung dengan sumber infeksi. <\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":7068,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[3,1043],"tags":[424,1045,1046,473,1044],"class_list":["post-7067","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-popular-health-topics","tag-demam","tag-gejala-ebola","tag-penularan-virus-ebola","tag-tanyadna","tag-virus-ebola"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Virus Ebola: Gejala, Penularan, dan Kapan Harus Waspada -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Virus Ebola adalah penyakit berat yang dapat fatal. Kenali gejala, penularan, pencegahan, dan kapan perlu segera mencari bantuan medis.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Virus Ebola: Gejala, Penularan, dan Kapan Harus Waspada -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Virus Ebola adalah penyakit berat yang dapat fatal. Kenali gejala, penularan, pencegahan, dan kapan perlu segera mencari bantuan medis.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-21T09:24:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-21T09:24:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1440\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"dr. Janice Tandraeliene, SpMK\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"dr. Janice Tandraeliene, SpMK\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-ebola-gejala-penularan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-ebola-gejala-penularan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"dr. Janice Tandraeliene, SpMK\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4646575c21c6c2ffd16b9b6c78902528\"},\"headline\":\"Virus Ebola: Gejala, Penularan, dan Kapan Harus Waspada\",\"datePublished\":\"2026-05-21T09:24:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-21T09:24:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-ebola-gejala-penularan\\\/\"},\"wordCount\":642,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-ebola-gejala-penularan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada.webp\",\"keywords\":[\"demam\",\"gejala ebola\",\"penularan virus ebola\",\"tanyadna\",\"virus ebola\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Popular Health Topics\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-ebola-gejala-penularan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-ebola-gejala-penularan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-ebola-gejala-penularan\\\/\",\"name\":\"Virus Ebola: Gejala, Penularan, dan Kapan Harus Waspada -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-ebola-gejala-penularan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-ebola-gejala-penularan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada.webp\",\"datePublished\":\"2026-05-21T09:24:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-21T09:24:33+00:00\",\"description\":\"Virus Ebola adalah penyakit berat yang dapat fatal. Kenali gejala, penularan, pencegahan, dan kapan perlu segera mencari bantuan medis.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-ebola-gejala-penularan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-ebola-gejala-penularan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-ebola-gejala-penularan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada.webp\",\"width\":1440,\"height\":800},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-ebola-gejala-penularan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Virus Ebola: Gejala, Penularan, dan Kapan Harus Waspada\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/4646575c21c6c2ffd16b9b6c78902528\",\"name\":\"dr. Janice Tandraeliene, SpMK\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tanyadna.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/cropped-dr.-Janice-Tendraeline-Sp.-MK-96x96.png\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tanyadna.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/cropped-dr.-Janice-Tendraeline-Sp.-MK-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tanyadna.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/cropped-dr.-Janice-Tendraeline-Sp.-MK-96x96.png\",\"caption\":\"dr. Janice Tandraeliene, SpMK\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/janice-tendraeline\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Virus Ebola: Gejala, Penularan, dan Kapan Harus Waspada -","description":"Virus Ebola adalah penyakit berat yang dapat fatal. Kenali gejala, penularan, pencegahan, dan kapan perlu segera mencari bantuan medis.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Virus Ebola: Gejala, Penularan, dan Kapan Harus Waspada -","og_description":"Virus Ebola adalah penyakit berat yang dapat fatal. Kenali gejala, penularan, pencegahan, dan kapan perlu segera mencari bantuan medis.","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/","article_published_time":"2026-05-21T09:24:31+00:00","article_modified_time":"2026-05-21T09:24:33+00:00","og_image":[{"width":1440,"height":800,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada.webp","type":"image\/webp"}],"author":"dr. Janice Tandraeliene, SpMK","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"dr. Janice Tandraeliene, SpMK","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/"},"author":{"name":"dr. Janice Tandraeliene, SpMK","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/4646575c21c6c2ffd16b9b6c78902528"},"headline":"Virus Ebola: Gejala, Penularan, dan Kapan Harus Waspada","datePublished":"2026-05-21T09:24:31+00:00","dateModified":"2026-05-21T09:24:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/"},"wordCount":642,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada.webp","keywords":["demam","gejala ebola","penularan virus ebola","tanyadna","virus ebola"],"articleSection":["Berita","Popular Health Topics"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/","name":"Virus Ebola: Gejala, Penularan, dan Kapan Harus Waspada -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada.webp","datePublished":"2026-05-21T09:24:31+00:00","dateModified":"2026-05-21T09:24:33+00:00","description":"Virus Ebola adalah penyakit berat yang dapat fatal. Kenali gejala, penularan, pencegahan, dan kapan perlu segera mencari bantuan medis.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada.webp","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Virus-Ebola-Gejala-Penularan-dan-Kapan-Harus-Waspada.webp","width":1440,"height":800},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-ebola-gejala-penularan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Virus Ebola: Gejala, Penularan, dan Kapan Harus Waspada"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/4646575c21c6c2ffd16b9b6c78902528","name":"dr. Janice Tandraeliene, SpMK","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cropped-dr.-Janice-Tendraeline-Sp.-MK-96x96.png","url":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cropped-dr.-Janice-Tendraeline-Sp.-MK-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cropped-dr.-Janice-Tendraeline-Sp.-MK-96x96.png","caption":"dr. Janice Tandraeliene, SpMK"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/janice-tendraeline\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7067","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7067"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7067\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7069,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7067\/revisions\/7069"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7068"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7067"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7067"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7067"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}