{"id":6923,"date":"2026-05-09T01:03:27","date_gmt":"2026-05-09T01:03:27","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=6923"},"modified":"2026-05-20T03:13:21","modified_gmt":"2026-05-20T03:13:21","slug":"virus-hanta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/","title":{"rendered":"Virus Hanta"},"content":{"rendered":"\r\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\"><strong>Virus Hanta: Apa Itu, Bagaimana Penularannya, dan Seberapa Berbahaya?<\/strong><br><strong>(Panduan Lengkap 2026)<\/strong><\/h5>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-style-default\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"569\" data-id=\"6948\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/01-1024x569.jpg\" alt=\"Foto close-up seekor tikus pengerat di antara tumpukan dedaunan kering yang dapat menjadi reservoir virus Hanta.\" class=\"wp-image-6948\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/01-1024x569.jpg 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/01-300x167.jpg 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/01-768x427.jpg 768w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/01.jpg 1440w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-regular-font-size wp-block-paragraph\"><br><strong>dr. Janice Tandraeliene,&nbsp;SpMK<\/strong><br><sub>(Dokter&nbsp;Spesialis&nbsp;Mikrobiologi Klinik&nbsp;GSI Lab)<\/sub><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Dalam beberapa waktu terakhir, istilah virus Hanta kembali menjadi perhatian publik setelah muncul laporan kasus di berbagai negara. Hal ini memicu rasa khawatir, terutama karena banyak informasi yang beredar belum tentu mudah dipahami oleh masyarakat umum. Pertanyaan yang sering muncul sederhana: apakah ini sesuatu yang perlu dikhawatirkan di Indonesia?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Untuk menjawabnya, penting memahami terlebih dahulu apa sebenarnya virus Hanta dan bagaimana cara penularannya terjadi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Virus Hanta?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Virus Hanta adalah kelompok virus zoonosis, yaitu virus yang ditularkan dari hewan ke manusia. Reservoir utamanya adalah hewan pengerat seperti tikus. Penularan umumnya terjadi ketika manusia terpapar urine, kotoran, atau air liur hewan yang terinfeksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Infeksi virus Hanta dapat menyebabkan dua bentuk penyakit utama. Pada beberapa wilayah, virus ini menyerang paru-paru dan menyebabkan&nbsp;<em>Hantavirus pulmonary syndrome<\/em>. Pada wilayah lain, infeksi dapat memengaruhi ginjal dan pembuluh darah, dikenal sebagai&nbsp;<em>hemorrhagic fever with renal syndrome<\/em>. Keduanya dapat menjadi serius jika tidak dikenali sejak dini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Cara Penularannya?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Penularan virus Hanta tidak terjadi seperti penyakit pernapasan biasa. Sebagian besar kasus terjadi akibat paparan lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Dalam praktiknya, infeksi sering terjadi saat seseorang menghirup partikel halus dari debu yang terkontaminasi, terutama di ruangan tertutup yang lama tidak dibersihkan. Selain itu, virus juga dapat masuk ke tubuh melalui tangan yang menyentuh permukaan tercemar lalu mengenai wajah, atau dalam kasus yang jarang, melalui gigitan tikus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Berbeda dengan influenza atau COVID-19, penularan antar manusia sangat jarang terjadi. Hanya pada jenis tertentu, seperti Andes virus, transmisi antar manusia pernah dilaporkan dan itupun terbatas pada kontak yang sangat dekat.<a href=\"https:\/\/www.who.int\/news-room\/fact-sheets\/detail\/hantavirus\"> [who.int]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Gejala yang Perlu Diwaspadai<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Gejala awal virus Hanta sering kali tidak spesifik. Banyak pasien datang dengan keluhan yang tampak seperti flu biasa, seperti demam, nyeri otot, kelelahan, atau gangguan pencernaan ringan. Hal inilah yang membuat kondisi ini sering sulit dikenali pada tahap awal. <a href=\"https:\/\/www.cdc.gov\/hantavirus\/about\/index.html\">(CDC)<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Dalam beberapa hari, gejala dapat berkembang lebih serius, terutama jika paru-paru mulai terlibat. Pasien dapat mengalami sesak napas dan kondisi dapat memburuk dengan cepat. Pada tahap ini, penanganan medis menjadi sangat penting.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Seberapa Berbahaya?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Tingkat keparahan virus Hanta bervariasi tergantung jenis virus dan kondisi pasien. Pada bentuk yang menyerang paru-paru, risiko kematian dapat cukup tinggi jika tidak ditangani dengan baik. Pada beberapa kasus, virus Hanta juga menyerang ginjal yang bisa berdampak buruk. Namun demikian, penting dipahami bahwa kasus virus Hanta relatif jarang dibandingkan penyakit infeksi lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Risiko terbesar bukanlah penyebaran luas, tetapi keterlambatan diagnosis karena gejalanya menyerupai penyakit lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apakah Ada di Indonesia?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Virus Hanta bukan hal yang sepenuhnya baru di Indonesia. Beberapa kasus telah dilaporkan, meskipun jumlahnya tidak banyak (contoh pada tahun 2011). Tantangan utama justru terletak pada kemungkinan tidak terdeteksi, karena gejalanya sering dikaitkan dengan penyakit yang lebih umum seperti dengue atau leptospirosis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Dalam konteks ini, kewaspadaan menjadi penting, bukan kepanikan. <a href=\"https:\/\/pmc.ncbi.nlm.nih.gov\/articles\/PMC6722727\/\">(PMC6722727)<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Virus Hanta adalah penyakit yang perlu dipahami, tetapi tidak perlu ditakuti secara berlebihan. Penularannya terkait erat dengan lingkungan dan paparan tertentu, bukan interaksi sosial sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">Memahami cara penularan dan gejala awal merupakan langkah penting untuk melindungi diri. Jika terdapat gejala yang mencurigakan terutama setelah paparan lingkungan tertentu, evaluasi medis dapat membantu memastikan kondisi secara lebih tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color wp-block-paragraph\">\u26a0\ufe0f\u00a0<strong>Disclaimer<\/strong>\u00a0Informasi ini bertujuan edukasi dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan tenaga medis profesional. Jika Anda memiliki gejala yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan ke dokter.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Virus Hanta: Apa Itu, Bagaimana Penularannya, dan Seberapa Berbahaya?<br \/>\n(Panduan Lengkap 2026)<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":6925,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[1026,1000],"tags":[1021,220,1019,1017,1025,1023],"class_list":["post-6923","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan-masyarakat","category-lifestyle","tag-gejala-virus-hanta","tag-gsi-lab","tag-infeksi-virus","tag-kesehatan-masyarakat","tag-penularan-virus-hanta","tag-virus-hanta-2"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Virus Hanta -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Virus Hanta\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Virus Hanta -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Virus Hanta\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-09T01:03:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-20T03:13:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1281-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1197\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Candra Kirana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Candra Kirana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-hanta\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-hanta\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Candra Kirana\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6640798eddea15e91b8dae3b97d2d497\"},\"headline\":\"Virus Hanta\",\"datePublished\":\"2026-05-09T01:03:27+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-20T03:13:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-hanta\\\/\"},\"wordCount\":556,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-hanta\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/1281-1.jpg\",\"keywords\":[\"Gejala Virus Hanta\",\"GSI Lab\",\"Infeksi Virus\",\"Kesehatan Masyarakat\",\"penularan Virus Hanta\",\"Virus Hanta\"],\"articleSection\":[\"kesehatan masyarakat\",\"lifestyle\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-hanta\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-hanta\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-hanta\\\/\",\"name\":\"Virus Hanta -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-hanta\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-hanta\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/1281-1.jpg\",\"datePublished\":\"2026-05-09T01:03:27+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-20T03:13:21+00:00\",\"description\":\"Virus Hanta\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-hanta\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-hanta\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-hanta\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/1281-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/1281-1.jpg\",\"width\":2000,\"height\":1197,\"caption\":\"Tikus pengerat merupakan reservoir atau pembawa utama virus Hanta yang dapat menularkan infeksi melalui kotoran dan urinnya.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/virus-hanta\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Virus Hanta\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6640798eddea15e91b8dae3b97d2d497\",\"name\":\"Candra Kirana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/18bbde01b87fd45ea59247a3225ae5bd8f9a27d7c640bb2cb896358d558872b2?s=96&d=initials&r=g&initials=ck\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/18bbde01b87fd45ea59247a3225ae5bd8f9a27d7c640bb2cb896358d558872b2?s=96&d=initials&r=g&initials=ck\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/18bbde01b87fd45ea59247a3225ae5bd8f9a27d7c640bb2cb896358d558872b2?s=96&d=initials&r=g&initials=ck\",\"caption\":\"Candra Kirana\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/btdmcandra\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Virus Hanta -","description":"Virus Hanta","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Virus Hanta -","og_description":"Virus Hanta","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/","article_published_time":"2026-05-09T01:03:27+00:00","article_modified_time":"2026-05-20T03:13:21+00:00","og_image":[{"width":2000,"height":1197,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1281-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Candra Kirana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Candra Kirana","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/"},"author":{"name":"Candra Kirana","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/6640798eddea15e91b8dae3b97d2d497"},"headline":"Virus Hanta","datePublished":"2026-05-09T01:03:27+00:00","dateModified":"2026-05-20T03:13:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/"},"wordCount":556,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1281-1.jpg","keywords":["Gejala Virus Hanta","GSI Lab","Infeksi Virus","Kesehatan Masyarakat","penularan Virus Hanta","Virus Hanta"],"articleSection":["kesehatan masyarakat","lifestyle"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/","name":"Virus Hanta -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1281-1.jpg","datePublished":"2026-05-09T01:03:27+00:00","dateModified":"2026-05-20T03:13:21+00:00","description":"Virus Hanta","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1281-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/1281-1.jpg","width":2000,"height":1197,"caption":"Tikus pengerat merupakan reservoir atau pembawa utama virus Hanta yang dapat menularkan infeksi melalui kotoran dan urinnya."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/virus-hanta\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Virus Hanta"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/6640798eddea15e91b8dae3b97d2d497","name":"Candra Kirana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18bbde01b87fd45ea59247a3225ae5bd8f9a27d7c640bb2cb896358d558872b2?s=96&d=initials&r=g&initials=ck","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18bbde01b87fd45ea59247a3225ae5bd8f9a27d7c640bb2cb896358d558872b2?s=96&d=initials&r=g&initials=ck","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/18bbde01b87fd45ea59247a3225ae5bd8f9a27d7c640bb2cb896358d558872b2?s=96&d=initials&r=g&initials=ck","caption":"Candra Kirana"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/btdmcandra\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6923"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6923\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7042,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6923\/revisions\/7042"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6925"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}