{"id":4165,"date":"2022-07-16T00:07:55","date_gmt":"2022-07-16T00:07:55","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=4165"},"modified":"2022-07-29T16:46:33","modified_gmt":"2022-07-29T16:46:33","slug":"vaksin-pneumonia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/","title":{"rendered":"Pentingnya Vaksin Pneumonia untuk Cegah Infeksi Paru"},"content":{"rendered":"<p>Dari segi manfaat, vaksin pneumonia adalah pemberian kekebalan imunitas pada manusia untuk mencegah paparan Streptococcus pneumoniae atau bakteri Pneumokokus. Atau lebih kita kenal sebagai penyebab penyakit pneumonia dan beberapa jenis penyakit lainnya.<\/p>\n<p>Pneumonia adalah penyakit peradangan pada paru. Tingkat keparahannya bisa bervariasi dari ringan, sedang hingga berat. Pneumonia juga menjadi salah satu gejala dari beberapa kasus sedang dan berat di Covid-19.<\/p>\n<p>Vaksin pneumonia sendiri terdiri dari beberapa jenis. Untuk informasi lebih lengkapnya, akan kita ulas dalam artikel berikut.<\/p>\n<h2>Siapa penerima vaksin pneumonia?<\/h2>\n<figure id=\"attachment_4171\" aria-describedby=\"caption-attachment-4171\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4171\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-pria-batuk.jpg\" alt=\"ilustrasi pria batuk\" width=\"663\" height=\"383\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-pria-batuk.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-pria-batuk-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4171\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/young-man-suffering-from-cough-shirt-looking-ill_11167952.htm#query=Pneumonia&amp;position=5&amp;from_view=search\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sumber gambar<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Mulai dari bayi, anak-anak hingga orang dewasa bisa menerima vaksin pneumonia. Kemunculan vaksin ini karena risiko infeksi akibat bakteri penyebab pneumonia (Streptococcus pneumoniae atau bakteri pneumokokus) ini bisa menimbulkan komplikasi sampai kematian.<\/p>\n<p>Apalagi bila termasuk dalam golongan rentan, seperti bayi dan lansia. Selain pneumonia, infeksi lain yang bisa turun risikonya bila mendapatkan vaksin ini antara lain adalah <a href=\"https:\/\/www.vaksinmeningitis.com\/\">meningitis<\/a>, bronkopneumonia, bakteremia hingga sepsis.<\/p>\n<h2>Faktor risiko<\/h2>\n<p>Di antara penerima vaksin tersebut, juga ada kriteria yang termasuk memiliki faktor risiko. Artinya meski termasuk dalam usia produktif, namun memiliki kerentanan akibat kondisi berikut ini:<\/p>\n<ul>\n<li>Kekebalan tubuh rendah akibat HIV, autoimun dan penyakit lainnya<\/li>\n<li>Mendapatkan efek samping kemoterapi<\/li>\n<li>Memiliki penyakit kronis seperti stroke, diabetes, gagal ginjal atau jantung.<\/li>\n<li>Mempunyai kondisi kelainan pada darah.<\/li>\n<li>Ada riwayat operasi.<\/li>\n<li>Memiliki kebiasaan merokok atau berada di lingkungan dengan paparan polutan atau asap yang tinggi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Orang-orang dengan kondisi di atas termasuk yang perlu mendapatkan vaksin pneumonia. Namun demikian, pemberian vaksin biasanya akan tertunda bila kondisi perempuan sedang hamil atau menyusui, kondisi kesehatan menurun, atau adanya riwayat alergi vaksin. Sampaikan informasi ini seterbuka mungkin pada petugas kesehatan.<\/p>\n<h2>Jenis vaksin pneumonia<\/h2>\n<figure id=\"attachment_4168\" aria-describedby=\"caption-attachment-4168\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4168\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-wanita-sedang-batuk.jpg\" alt=\"ilustrasi wanita sedang batuk\" width=\"663\" height=\"383\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-wanita-sedang-batuk.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-wanita-sedang-batuk-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4168\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/health.kompas.com\/read\/2020\/07\/18\/120200568\/12-obat-batuk-herbal-dari-bahan-makanan-rumahan?page=all\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sumber gambar<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Vaksin pneumonia ada beberapa jenis dan peruntukan. Hal tersebut bergantung pada usia dan kondisi kesehatan calon penerima vaksin. DI antaranya adalah:<\/p>\n<h3>Pneumococcal conjugate vaccine (PCV) atau PCV13<\/h3>\n<p>Istilah lainnya adalah vaksin PCV. Pemberian vaksin ini untuk anak di bawah 2 tahun atau anak di atas 2 tahun dan lansia yang memiliki faktor risiko di atas. PCV13 dapat menangkal hingga 13 jenis bakteri yang menimbulkan pneumonia.<\/p>\n<h3>Pneumococcal polysaccharide vaccine (PPV) atau PPSV23<\/h3>\n<p>Jenis vaksin yang bisa melindungi dari 23 jenis bakteri penyebab pneumonia ini, memiliki struktur yang menyerupai bagian dinding sel bakteri tersebut. Sehingga dapat melatih daya tahan dan menstimulasi imunitas akan paparan dari bakteri ini. Vaksin PPV penerimanya adalah anak di atas 2 tahun, orang dewasa serta lansia.<\/p>\n<h3>Vaksin Hib<\/h3>\n<p>Jenis vaksin lain yang memiliki proteksi terhadap jenis bakteri Haemophilus influenzae type B (Hib). Bakteri ini juga dapat menjangkiti manusia di beberapa negara, termasuk Indonesia, akan penyakit pneumonia dan meningitis. Penerimanya adalah bayi dan anak-anak dengan kombinasi dan tahap pemberian yang berbeda dari jenis PPV dan PCV.<\/p>\n<h2>Efektivitas vaksin<\/h2>\n<p>Vaksin bersifat menangkal dan menurunkan risiko paparan. Bila terjadi infeksi, setidaknya bisa mengurangi potensi keparahan yang terjadi. Meski pneumonia juga terdapat pada gejala penyakit akibat virus Corona, namun vaksin ini sendiri tidak bisa menangkal Covid-19. Sebab penyebabnya memang berbeda.<\/p>\n<p>Meski demikian, bagi mereka yang memiliki faktor risiko, tetap perlu mendapatkan vaksin pneumonia. Hal tersebut bisa juga mengikuti arahan dari dokter yang menangani.<\/p>\n<h2>Apakah mengandung efek samping?<\/h2>\n<figure id=\"attachment_4170\" aria-describedby=\"caption-attachment-4170\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4170\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-efek-samping-vaksin-Pneumonia.jpg\" alt=\"ilustrasi pria batuk\" width=\"663\" height=\"383\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-efek-samping-vaksin-Pneumonia.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-efek-samping-vaksin-Pneumonia-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4170\" class=\"wp-caption-text\"><a href=\"https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/sick-man-sweater-scarf-holding-cup-tea-while-having-cough_6818573.htm#query=Pneumonia&amp;position=9&amp;from_view=search\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sumber gambar<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p>Banyak orang yang meragukan atau takut vaksin karena mendengar kabar efek samping yang mungkin timbul. Namun sebenarnya bila melakukan sesuai prosedur, yakni dalam kondisi fit dan sesuai kriteria, maka meski timbul efek samping, hanya bersifat ringan saja. Seperti bengkak dan sedikit ngilu pada bagian suntikan.<\/p>\n<p>Tapi hal lain mungkin terjadi bila kita memiliki alergi terhadap vaksin, meski demikian, jarang menimbulkan efek yang sangat serius. Agar lebih aman dan nyaman, lakukan konsultasi pada dengan dokter perihal efek samping dan kondisi tubuh kita.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ispa-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">ISPA adalah Penyakit Pernafasan Serius, Ini Gejala dan Penanganannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Vaksin ini juga masih terkategori sebagai vaksin pilihan yang tersedia di sejumlah faskes. Hal ini sebagai bentuk usaha menekan dampak pneumonia yang banyak menyerang balita hingga lansia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dari segi manfaat, vaksin pneumonia adalah pemberian kekebalan imunitas pada manusia untuk mencegah paparan Streptococcus pneumoniae atau bakteri Pneumokokus. Atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4167,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[643,642],"class_list":["post-4165","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-pneumonia","tag-vaksin-pneumonia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pentingnya Vaksin Pneumonia untuk Cegah Infeksi Paru -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dari segi manfaat, vaksin pneumonia adalah pemberian kekebalan imunitas pada manusia untuk mencegah paparan Streptococcus pneumoniae.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pentingnya Vaksin Pneumonia untuk Cegah Infeksi Paru -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dari segi manfaat, vaksin pneumonia adalah pemberian kekebalan imunitas pada manusia untuk mencegah paparan Streptococcus pneumoniae.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-16T00:07:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-29T16:46:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-vaksin-pneumonia.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-pneumonia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-pneumonia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"Pentingnya Vaksin Pneumonia untuk Cegah Infeksi Paru\",\"datePublished\":\"2022-07-16T00:07:55+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-29T16:46:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-pneumonia\\\/\"},\"wordCount\":644,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-pneumonia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/07\\\/ilustrasi-vaksin-pneumonia.jpg\",\"keywords\":[\"pneumonia\",\"vaksin pneumonia\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-pneumonia\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-pneumonia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-pneumonia\\\/\",\"name\":\"Pentingnya Vaksin Pneumonia untuk Cegah Infeksi Paru -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-pneumonia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-pneumonia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/07\\\/ilustrasi-vaksin-pneumonia.jpg\",\"datePublished\":\"2022-07-16T00:07:55+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-29T16:46:33+00:00\",\"description\":\"Dari segi manfaat, vaksin pneumonia adalah pemberian kekebalan imunitas pada manusia untuk mencegah paparan Streptococcus pneumoniae.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-pneumonia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-pneumonia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-pneumonia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/07\\\/ilustrasi-vaksin-pneumonia.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/07\\\/ilustrasi-vaksin-pneumonia.jpg\",\"width\":663,\"height\":382,\"caption\":\"ilustrasi vaksin pneumonia\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-pneumonia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pentingnya Vaksin Pneumonia untuk Cegah Infeksi Paru\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pentingnya Vaksin Pneumonia untuk Cegah Infeksi Paru -","description":"Dari segi manfaat, vaksin pneumonia adalah pemberian kekebalan imunitas pada manusia untuk mencegah paparan Streptococcus pneumoniae.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pentingnya Vaksin Pneumonia untuk Cegah Infeksi Paru -","og_description":"Dari segi manfaat, vaksin pneumonia adalah pemberian kekebalan imunitas pada manusia untuk mencegah paparan Streptococcus pneumoniae.","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/","article_published_time":"2022-07-16T00:07:55+00:00","article_modified_time":"2022-07-29T16:46:33+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-vaksin-pneumonia.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"Pentingnya Vaksin Pneumonia untuk Cegah Infeksi Paru","datePublished":"2022-07-16T00:07:55+00:00","dateModified":"2022-07-29T16:46:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/"},"wordCount":644,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-vaksin-pneumonia.jpg","keywords":["pneumonia","vaksin pneumonia"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/","name":"Pentingnya Vaksin Pneumonia untuk Cegah Infeksi Paru -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-vaksin-pneumonia.jpg","datePublished":"2022-07-16T00:07:55+00:00","dateModified":"2022-07-29T16:46:33+00:00","description":"Dari segi manfaat, vaksin pneumonia adalah pemberian kekebalan imunitas pada manusia untuk mencegah paparan Streptococcus pneumoniae.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-vaksin-pneumonia.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/ilustrasi-vaksin-pneumonia.jpg","width":663,"height":382,"caption":"ilustrasi vaksin pneumonia"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-pneumonia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pentingnya Vaksin Pneumonia untuk Cegah Infeksi Paru"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4165","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4165"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4165\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4337,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4165\/revisions\/4337"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4167"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4165"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4165"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4165"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}