{"id":3065,"date":"2022-04-21T18:26:11","date_gmt":"2022-04-21T18:26:11","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=3065"},"modified":"2022-04-21T16:32:36","modified_gmt":"2022-04-21T16:32:36","slug":"daun-kumis-kucing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/","title":{"rendered":"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi mereka yang akrab dengan tanaman obat keluarga (TOGA), pasti mengenal daun kumis kucing. Salah satu herbal unik yang ada di pekarangan atau percontohan TOGA, karena memiliki khasiat yang baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bernama kumis kucing karena memang memiliki warna dan bentuk yang mirip. Orthosiphon aristatus adalah nama latin dari tanaman tersebut. Banyak terdapat di negara Asia. Termasuk Singapura, India dan Indonesia. Khasiatnya terkenal sebagai obat, apalagi bagi mereka yang memiliki keluhan infeksi saluran kencing atau ISK.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi tak hanya itu, tanaman ini termasuk memiliki banyak manfaat pengobatan lain yang akan kita bahas dalam beberapa poin di bawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kandungan daun kumis kucing<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_3067\" aria-describedby=\"caption-attachment-3067\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3067\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-cegah-infeksi-dengan-daun-kumis-kucing.jpg\" alt=\"Ilustrasi cegah infeksi dengan daun kumis kucing\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-cegah-infeksi-dengan-daun-kumis-kucing.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-cegah-infeksi-dengan-daun-kumis-kucing-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3067\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.halodoc.com\/kesehatan\/arthritis\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagaimana tumbuhan herbal lainnya, khasiat alami dari kumis kucing ini adalah kemampuan anti peradangan. Karenanya, dapat membantu melawan infeksi atau kondisi radang. Zat yang ada di dalamnya seperti flavonoid, fenolik, tanin, sinensetin, triterpenoid, serta beberapa anti oksidan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mengatasi permasalahan infeksi saluran kemih bahkan ginjal<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena memiliki khasiat anti radang, daun kumis kucing sangat membantu dalam mengatasi masalah infeksi saluran kencing. Hal ini karena masih ada kaitannya dengan manfaat yang lain. Sedikit tambahan informasi bahwa tanaman herbal satu ini cukup terkenal dengan nama tanaman ginjal, karena dapat membantu mengatasi permasalahan seperti batu ginjal. Benang merah ini membuat kumis kucing banyak diandalkan mengatasi penyakit pada kedua hal tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Peradangan sendi dan asam urat<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian dari kita mungkin sudah paham tersiksanya saat mengalami nyeri asam urat atau artritis pada persendian. Kondisi ini terjadi karena adanya peradangan dengan penyebab masing-masing. Bila asam urat, adalah karena kadar kolesterol yang tinggi. Sedangkan nyeri sendi atau tulang dapat terjadi karena beragam faktor, seperti berkurangnya pelumas sendi atau pengeroposan tulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama seperti di atas, tanaman kumis kucing bisa membantu mengatasi permasalahan tersebut dari sisi pengobatan herbal. Flavonoid menjadi zat aktif yang bisa membantu menurunkan rasa sakit di kala nyeri pada persendian dan tulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Daun kumis kucing menstabilkan gula darah<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_3068\" aria-describedby=\"caption-attachment-3068\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3068\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-gula-darah-stabil-dengan-daun-kumis-kucing.jpg\" alt=\"Ilustrasi gula darah stabil dengan daun kumis kucing\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-gula-darah-stabil-dengan-daun-kumis-kucing.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-gula-darah-stabil-dengan-daun-kumis-kucing-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3068\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.sehatq.com\/artikel\/mengenal-penyebab-dan-cara-mengatasi-gula-darah-tinggi\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah penelitian menemukan khasiat daun kumis kucing dalam mengatasi permasalahan gula darah yang melonjak. Di mana ada kandungan larutan yang dapat mengatasi beberapa hal, di antaranya mengurangi kadar gula darah, mencegah saling menempelnya trombosit yang menyebabkan penyumbatan di jantung dan stroke, serta membantu meningkatkan HDL yang sehat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kandungan yang melawan jamur<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Permasalahan kesehatan yang mungkin penyebabnya adalah parasit seperti jamur, juga bisa kita obati menggunakan daun kumis kucing. Tanaman ini membuat rantai nutrisi jamur terhenti, sehingga tidak dapat berkembang lebih jauh dan mencegah keparahan akibat parasit tersebut. Penggunaannya adalah dengan mengoleskan ramuan kumis kucing pada area yang terdampak.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu mengatasi gusi bengkak<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain membantu mengatasi radang pada tulang dan sendi, daun kumis kucing dapat membantu mengurangi peradangan pada masalah gusi bengkak atau gusi berdarah. Hal ini selain berkaitan dengan khasiat anti jamurnya, juga karena antioksidannya mencegah inflamasi bertambah parah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Daun kumis kucing memiliki sifat antibakteri<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">India sebagai salah satu negara yang banyak menggunakan pengobatan herbal, juga menggunakan daun kumis kucing untuk membuat obat kulit. Hal ini karena sifat anti jamur dan anti bakteri yang membantu pemulihan pada kulit yang bermasalah karena kedua hal tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Daun kumis kucing untuk detoksnya orang Jawa<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_3069\" aria-describedby=\"caption-attachment-3069\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3069\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-resep-detoks-orang-jawa-dengan-daun-kumis-kucing.jpg\" alt=\"Ilustrasi resep detoks orang jawa dengan daun kumis kucing\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-resep-detoks-orang-jawa-dengan-daun-kumis-kucing.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-resep-detoks-orang-jawa-dengan-daun-kumis-kucing-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3069\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/7-manfaat-teh-herbal-bagi-kesehatan\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Ramuan kumis kucing juga menjadi salah satu resep tehnya orang Jawa. Hal tersebut karena adanya kemampuan untuk mengeluarkan racun atau detoks. Dengan demikian tubuh bisa terbantu mengeluarkan kotoran dan zat-zat yang tak kita perlukan, sehingga tercegah dari penyakit.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Membantu permasalahan tekanan darah tinggi<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kemampuan menstabilkan gula darah, daun kumis kucing juga bisa kita tanam di rumah bila memiliki kondisi seperti tekanan darah tinggi. Di mana pada kondisi ini, ada asam rosmarinic yang menghasilkan Angiotensin Converting Enzymes yang mencegah adanya penyempitan pembuluh darah. Dengan demikian dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Pembuatan ramuan kumis kucing<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ramuan kumis kucing tidak susah untuk kita tanam atau membuatnya. Cukup dengan mendidihkan air secukupnya. Kemudian kita masukkan beberapa helai daun kumis kucing, dan matikan api. Tutup wadah air tersebut dan biarkan daun terseduh sekitar 10-15 menit. Konsumsi seperti minum teh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kendati menjadi salah satu herbal yang banyak manfaatnya sejak jaman dulu, perlu adanya perhatian bahwa kita memiliki sensitivitas yang berbeda-beda akan pengobatan herbal. Apalagi bila sedang mengonsumsi obat dokter.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar tidak terjadi kontra indikasi, pastikan untuk berkonsultasi sebelum menggunakannya. Selain itu, pisahkan waktu antara obat dokter dengan herbal ini. Bagaimanapun, herbal bersifat menunjang penyembuhan secara alami. Bila kondisi tidak kunjung membaik, sebaiknya segera dapatkan penanganan secara medis.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-sakit-ginjal\/\">3 Ciri Sakit Ginjal yang Jarang Diketahui<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia sebenarnya cukup kaya dengan tanaman herbal berkhasiat. Bila punya lahan kecil di rumah, tak ada salahnya memiliki koleksi tanaman obat keluarga seperti si kumis kucing ini. Karena keanekaragaman hayati juga bisa membuat kualitas kesehatan dan hidup kita meningkat.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi mereka yang akrab dengan tanaman obat keluarga (TOGA), pasti mengenal daun kumis kucing. Salah satu herbal unik yang ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3066,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[496,308,259],"class_list":["post-3065","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-daun-kumis-kucing","tag-obat-herbal","tag-tanaman-herbal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-21T18:26:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/9-Khasiat-Daun-Kumis-Kucing-Si-Tanaman-Ginjal.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/daun-kumis-kucing\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/daun-kumis-kucing\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal\",\"datePublished\":\"2022-04-21T18:26:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/daun-kumis-kucing\\\/\"},\"wordCount\":777,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/daun-kumis-kucing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/9-Khasiat-Daun-Kumis-Kucing-Si-Tanaman-Ginjal.jpg\",\"keywords\":[\"daun kumis kucing\",\"obat herbal\",\"tanaman herbal\"],\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/daun-kumis-kucing\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/daun-kumis-kucing\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/daun-kumis-kucing\\\/\",\"name\":\"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/daun-kumis-kucing\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/daun-kumis-kucing\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/9-Khasiat-Daun-Kumis-Kucing-Si-Tanaman-Ginjal.jpg\",\"datePublished\":\"2022-04-21T18:26:11+00:00\",\"description\":\"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/daun-kumis-kucing\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/daun-kumis-kucing\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/daun-kumis-kucing\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/9-Khasiat-Daun-Kumis-Kucing-Si-Tanaman-Ginjal.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/9-Khasiat-Daun-Kumis-Kucing-Si-Tanaman-Ginjal.jpg\",\"width\":663,\"height\":382,\"caption\":\"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/daun-kumis-kucing\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal -","description":"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal -","og_description":"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/","article_published_time":"2022-04-21T18:26:11+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/9-Khasiat-Daun-Kumis-Kucing-Si-Tanaman-Ginjal.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal","datePublished":"2022-04-21T18:26:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/"},"wordCount":777,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/9-Khasiat-Daun-Kumis-Kucing-Si-Tanaman-Ginjal.jpg","keywords":["daun kumis kucing","obat herbal","tanaman herbal"],"articleSection":["Tips"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/","name":"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/9-Khasiat-Daun-Kumis-Kucing-Si-Tanaman-Ginjal.jpg","datePublished":"2022-04-21T18:26:11+00:00","description":"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/9-Khasiat-Daun-Kumis-Kucing-Si-Tanaman-Ginjal.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/9-Khasiat-Daun-Kumis-Kucing-Si-Tanaman-Ginjal.jpg","width":663,"height":382,"caption":"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/daun-kumis-kucing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"9 Khasiat Daun Kumis Kucing, Si Tanaman Ginjal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3065","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3065"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3065\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3070,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3065\/revisions\/3070"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3066"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3065"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3065"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3065"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}