{"id":2984,"date":"2022-04-13T07:03:14","date_gmt":"2022-04-13T07:03:14","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2984"},"modified":"2022-04-14T07:51:06","modified_gmt":"2022-04-14T07:51:06","slug":"cegukan-terus-menerus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/","title":{"rendered":"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengalami cegukan terus menerus memang cukup melelahkan. Sebenarnya, kondisi ini sendiri merupakan reaksi tubuh yang lumrah terjadi dan bisa hilang dengan sendirinya. Akan tetapi, bagaimana kalau ia tak juga hilang?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu kita ketahui bersama, bagaimana bisa cegukan terjadi, yakni karena adanya kontraksi otot diafragma secara tiba-tiba. Umumnya hal ini bisa terjadi karena kita makan berlebihan, mengonsumsi minuman alkohol atau bersoda, terlalu banyak menelan udara, reaksi emosional seperti gembira, atau konsumsi makanan dengan suhu yang sangat ekstrem.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lumrahnya, cegukan bisa segera hilang melalui metode yang mudah, seperti minum air saja. Atau, akan hilang dengan sendirinya dalam waktu kurang dari 2 hari. Akan tetapi, apabila mengalami cegukan berkepanjangan yang tidak kunjung berhenti, perlu kita perhatikan beberapa kemungkinan sinyal serius ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cegukan terus menerus karena permasalahan saraf atau iritasi\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2986\" aria-describedby=\"caption-attachment-2986\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2986\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-cegukan.jpg\" alt=\"Ilustrasi cegukan\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-cegukan.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-cegukan-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2986\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/artikel.rumah123.com\/7-cara-menghilangkan-cegukan-dengan-cepat-dan-efektif-67768\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Pada otot diafragma kita, terdapat saraf yang bertugas untuk menyokong fungsinya. Saraf tersebut adalah saraf vagus atau frenikus. Apabila terjadi cegukan yang berlangsung sangat lama, kemungkinan merupakan dampak adanya iritasi dari saraf tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir dari Mayo Clinic, hal tersebut bisa terjadi karena adanya rambut atau hal asing yang masuk dan menyentuh ke gendang telinga, keberadaan tumor, gondok atau kista leher, sedang terjadi sakit tenggorokan, atau adanya refluks gastroesofageal.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem saraf pusat yang mengalami gangguan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pusat komando, sistem saraf pusat memang berperan dalam memegang kendali kontrol tubuh. Namun saat terjadi kerusakan yang mungkin terjadi karena adanya trauma atau penyakit (misalnya: tumor atau stroke), dapat menyebabkan fungsi ini mengalami gangguan. Akibatnya bisa berdampak pada bagaimana reflek tubuh kita seharusnya bekerja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh gangguan sistem saraf pusat bisa berupa kondisi adanya tumor, meningitis, radang otak, sklerosis, kondisi stroke maupun kondisi trauma karena cedera yang mengenai area sistem saraf pusat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cegukan terus menerus karena gangguan metabolisme<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2987\" aria-describedby=\"caption-attachment-2987\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2987\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-cek-darah.jpg\" alt=\"Ilustrasi cek darah\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-cek-darah.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-cek-darah-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2987\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/health.kompas.com\/read\/2020\/06\/27\/120000868\/diabetes--jenis-gejala-penyebab-komplikasi-dan-perawatan?page=all\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan metabolisme adalah kondisi ketika tubuh mengalami kondisi yang tidak optimal dalam mengelola energi. Kondisi ini kebanyakan terjadi karena adanya gaya hidup yang tidak seimbang, penyakit berat atau penyakit bawaan. Di antaranya adalah ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh, kondisi gula darah tinggi atau diabetes, adanya penyakit ginjal atau kondisi berat lainnya pada pencernaan maupun organ yang berfungsi untuk menjalankan metabolik tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh zat alkohol dan obat-obatan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumsi alkohol dan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang juga bisa mempengaruhi kondisi tubuh. Karena bagaimanapun masuknya alkohol dan obat-obatan ini dapat menambah pekerjaan organ kita dan mempengaruhi iritasi atau fungsinya. Misalnya anestesi, obat penenang, barbiturat serta steroid.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumsi minuman beralkohol juga bisa menimbulkan cegukan ini. Sebab zat ini dapat meningkatkan produksi asam pada lambung dan mengiritasi diafragma.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Metode penanganan untuk cegukan terus menerus<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, sangat jarang cegukan menjadi berbahaya. Akan tetapi, bila cegukan tidak hilang lebih dari 48 jam, maka hal pertama yang perlu kita lakukan adalah memeriksakan ke dokter. Jangan menunda, apalagi bila cegukan ini membuat kita sulit tidur, susah bernafas atau mengalami ketidaknyamanan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dokter nantinya akan melakukan tindakan yang diperlukan. Bisa melakukan observasi dengan tes pencitraan, tes lab atau juga endoskopi. Selanjutnya, dokter bisa meresepkan obat-obatan atau juga melakukan tindakan seperti anestesi atau operasi pada kasus yang lebih serius.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan, ada juga opsi melakukan penanganan dengan metode alternatif. Yang cukup banyak dilakukan seperti kegiatan hipnosis, yang berhubungan dengan terapi pada fokus dan konsentrasi kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atau melalui teknik akupuntur. Tujuannya adalah melakukan stimulasi dengan jarum-jarum tipis di posisi atau titik yang berhubungan dengan sistem saraf, pencernaan maupun organ lain yang terkait.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mencegah munculnya cegukan<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2988\" aria-describedby=\"caption-attachment-2988\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2988\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-makan-berlebih-menyebabkan-cegukan.jpg\" alt=\"Ilustrasi makan berlebih menyebabkan cegukan\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-makan-berlebih-menyebabkan-cegukan.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-makan-berlebih-menyebabkan-cegukan-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2988\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/uzone.id\/tiga-alasan-makan-terburu-buru-itu-berbahaya\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi cegukan biasa dapat hilang dengan sendirinya. Namun bagi cegukan yang berlangsung berkepanjangan, tentu menimbulkan rasa tak nyaman dan was-was. Tapi, kita bisa mencegahnya kok.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Caranya dengan memperbaiki beberapa kebiasaan, antara lain:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Makan dan minum tanpa rasa tergesa-gesa. Kunyah dengan baik makanan kita. Upayakan selalu dalam posisi duduk saat makan ataupun minum.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Makan dan minum dengan kuantitas secukupnya, karena salah satu pemicu cegukan adalah porsi terlalu banyak dalam waktu yang sangat singkat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari mengonsumsi alkohol.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seimbangkan kebutuhan elektrolit dalam tubuh.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan konsumsi obat-obatan yang kita lakukan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjaga metabolisme dengan olahraga rutin, asupan nutrisi seimbang dan istirahat yang cukup.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat jarang sekali kasus cegukan menjadi hal serius. Namun, tidak ada salahnya untuk mengetahui kemungkinan kondisi-kondisi seperti di atas, untuk mengenali dan segera mengantisipasi cegukan yang tak kunjung berhenti.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/batuk-tak-sembuh\/\">Mengapa Batuk Tak Kunjung Sembuh? Coba 5 Hal Ini<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari melakukan gerakan yang menimbulkan trauma pada tubuh lainnya. Seperti menepuk punggung terlalu keras untuk mencoba menghentikan cegukan. Hal ini agar tidak terjadi risiko munculnya masalah kesehatan lain. Bila tidak mengetahui dengan pasti penanganan yang perlu dilakukan, lebih baik berkonsultasi dengan UGD atau dokter secara online maupun telepon.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengalami cegukan terus menerus memang cukup melelahkan. Sebenarnya, kondisi ini sendiri merupakan reaksi tubuh yang lumrah terjadi dan bisa hilang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2985,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[470,469,375],"class_list":["post-2984","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-cegukan","tag-cegukan-terus-menerus","tag-tips-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-13T07:03:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-04-14T07:51:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tentang-Cegukan-Terus-Menerus-Sinyal-Bahaya-dan-Penanganannya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cegukan-terus-menerus\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cegukan-terus-menerus\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya\",\"datePublished\":\"2022-04-13T07:03:14+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-14T07:51:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cegukan-terus-menerus\\\/\"},\"wordCount\":758,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cegukan-terus-menerus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Tentang-Cegukan-Terus-Menerus-Sinyal-Bahaya-dan-Penanganannya.jpg\",\"keywords\":[\"cegukan\",\"cegukan terus menerus\",\"tips kesehatan\"],\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cegukan-terus-menerus\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cegukan-terus-menerus\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cegukan-terus-menerus\\\/\",\"name\":\"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cegukan-terus-menerus\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cegukan-terus-menerus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Tentang-Cegukan-Terus-Menerus-Sinyal-Bahaya-dan-Penanganannya.jpg\",\"datePublished\":\"2022-04-13T07:03:14+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-14T07:51:06+00:00\",\"description\":\"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cegukan-terus-menerus\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cegukan-terus-menerus\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cegukan-terus-menerus\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Tentang-Cegukan-Terus-Menerus-Sinyal-Bahaya-dan-Penanganannya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Tentang-Cegukan-Terus-Menerus-Sinyal-Bahaya-dan-Penanganannya.jpg\",\"width\":663,\"height\":382,\"caption\":\"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cegukan-terus-menerus\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya -","description":"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya -","og_description":"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/","article_published_time":"2022-04-13T07:03:14+00:00","article_modified_time":"2022-04-14T07:51:06+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tentang-Cegukan-Terus-Menerus-Sinyal-Bahaya-dan-Penanganannya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya","datePublished":"2022-04-13T07:03:14+00:00","dateModified":"2022-04-14T07:51:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/"},"wordCount":758,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tentang-Cegukan-Terus-Menerus-Sinyal-Bahaya-dan-Penanganannya.jpg","keywords":["cegukan","cegukan terus menerus","tips kesehatan"],"articleSection":["Tips"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/","name":"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tentang-Cegukan-Terus-Menerus-Sinyal-Bahaya-dan-Penanganannya.jpg","datePublished":"2022-04-13T07:03:14+00:00","dateModified":"2022-04-14T07:51:06+00:00","description":"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tentang-Cegukan-Terus-Menerus-Sinyal-Bahaya-dan-Penanganannya.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Tentang-Cegukan-Terus-Menerus-Sinyal-Bahaya-dan-Penanganannya.jpg","width":663,"height":382,"caption":"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cegukan-terus-menerus\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tentang Cegukan Terus Menerus, Sinyal Bahaya dan Penanganannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2984","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2984"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2984\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2989,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2984\/revisions\/2989"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2984"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2984"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2984"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}