{"id":2966,"date":"2022-04-11T17:07:03","date_gmt":"2022-04-11T17:07:03","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2966"},"modified":"2022-04-11T16:23:27","modified_gmt":"2022-04-11T16:23:27","slug":"vitamin-d-untuk-covid","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/","title":{"rendered":"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ramainya pandemi membuat kita mengenal banyak istilah dan suplemen. Salah satunya vitamin D yang cukup berjasa untuk pemulihan. Padahal, mungkin sebelumnya kita tidak sehari-hari amat minum vitamin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makanan sehari-hari yang sehat dan sinar matahari yang cukup, sebenarnya merupakan sumber vitamin yang sangat baik, termasuk asupan vitamin D. Tapi, memang tak selalu bisa memenuhi kebutuhan harian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara seperti kita ketahui bersama, seiring bertambahnya usia, permasalahan sendi dan tulang sangat rentan terjadi. Apalagi di musim virus Corona yang menantang kondisi kekebalan tubuh kita. Jadi, apa saja ya manfaat sebenarnya dari vitamin D ini? Dan bagaimana mendapatkan asupan terbaiknya?<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Vitamin D menunjang daya tahan tubuh<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2968\" aria-describedby=\"caption-attachment-2968\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2968\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-daya-tahan-tubuh-turun.jpg\" alt=\"Ilustrasi daya tahan tubuh turun\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-daya-tahan-tubuh-turun.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-daya-tahan-tubuh-turun-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2968\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.bodrex.com\/read\/tips-dan-artikel\/Ternyata-Ini-Alasan-Mengapa-Flu-Selalu-disertai-Batuk\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Selama ini kita lebih mengenal vitamin C sebagai penunjang daya tahan tubuh. Pada dasarnya, kita memang membutuhkan semua elemen vitamin dan mineral untuk kesehatan secara umum. Pada musim corona yang virusnya masih dalam penelitian, pemulihannya lebih kompleks.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab virus ini rupanya lebih \u2018pintar\u2019 dalam menginvasi tubuh kita. Karena itu, selain mendapat obat antivirus, kita juga mendapatkan bermacam multivitamin, termasuk vitamin C, B kompleks, Vitamin D dan Zinc dalam dosis yang cukup ekstra.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, kita tetap dianjurkan untuk mendapatkan sumber vitamin dari cara yang lebih alami. Misalnya dengan berjemur (bila kondisi tidak berhalangan karena lupus atau penyakit imun lainnya), atau mengonsumsi sumber makanan dengan kandungan vitamin D, seperti ikan laut. Asupan vitamin D untuk imunitas juga bukan hanya untuk melawan Corona. Tapi juga berbagai penyakit lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mengurangi peradangan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di samping meningkatkan imunitas, vitamin D juga berperan untuk membantu mencegah dan mengatasi peradangan atau inflamasi. Kondisi ini bisa terjadi ketika kita sedang mengalami infeksi, infeksi virus dan bakteri. Misalnya pada saat menghadapi virus Covid-19 maupun peradangan yang dapat menyebabkan permasalahan jantung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Plak tidak hanya bisa terjadi pada gigi, tapi juga pembuluh darah. Pada kasus kolesterol yang tinggi, terjadi pembentukan plak yang bisa mengiritasi pembuluh darah. Seperti halnya plak pada gigi yang bisa menyebabkan iritasi dan nyeri gusi, tentunya ini jadi hal yang cukup berat bila terjadi pada jalur sekecil pembuluh darah kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Menjaga kekuatan tulang dan otot<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2969\" aria-describedby=\"caption-attachment-2969\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2969\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/makanan-sumber-vitamin-D.jpg\" alt=\"makanan sumber vitamin D\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/makanan-sumber-vitamin-D.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/makanan-sumber-vitamin-D-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2969\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/gaya-hidup\/20220209084411-255-756833\/studi-vitamin-d-cegah-covid-19-gejala-berat-dan-kematian\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah bukan rahasia kalau kita perlu mendapatkan sinar matahari pagi. Karena dengan demikian, membantu tubuh menghasilkan vitamin D dari kolesterol di bawah kulit. Hal ini ternyata memberikan efek yang berlipat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, tentunya dapat membantu mengurangi kadar kolesterol (minor dan tidak langsung). Kedua, dengan hasil vitamin D tersebut, membantu tubuh melakukan penyerapan kalsium dengan lebih baik. Sehingga memberikan manfaat yang baik bagi tulang, gigi dan kekuatan otot.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Asupan vitamin D cukup, mencegah depresi\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain vitamin B kompleks, vitamin D juga termasuk salah satu asupan yang bisa menjaga tubuh kita dari paparan depresi. Olahraga yoga atau jalan pagi sambil mendapat asupan vitamin D, bukan hanya baik bagi jantung, melainkan lebih menyeluruh. Yakni membantu sirkulasi darah lebih lancar, menjaga kesehatan jantung, merilis hormon endorfin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, ada penelitian yang sedikit meluruskan tentang manfaat ini. 13 studi yang melibatkan 31.000 orang, memunculkan kesimpulan bahwa kekurangan vitamin D menyebabkan orang lebih rentan depresi. Akan tetapi, tidak mutlak bahwa konsumsi vitamin D saja bisa melawan depresi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Depresi sendiri merupakan kondisi psikologis di mana berhubungan dengan perilaku. Oleh karena itu, perlu penanganan tidak hanya dari asupan vitamin seimbang, tapi juga treatment lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mencegah masalah gigi dan mulut<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2970\" aria-describedby=\"caption-attachment-2970\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2970\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-gigi-mulut-sehat-dengan-vitamin-D.jpg\" alt=\"Ilustrasi gigi mulut sehat dengan vitamin D\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-gigi-mulut-sehat-dengan-vitamin-D.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-gigi-mulut-sehat-dengan-vitamin-D-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2970\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/kumparan.com\/kumparanwoman\/memiliki-senyum-indah-dan-gigi-sehat-dapat-berpengaruh-terhadap-karier-1sTpiwDXLom\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Di samping menyikat gigi, berkumur dan periksa gigi secara rutin ke dokter setiap 6 bulan sekali, menjaga asupan vitamin D dapat menjaga kondisi gigi dan mulut. Di antaranya mencegah peradangan, sariawan, menjaga kualitas gusi dan gigi kita. Tetap imbangi dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut, seperti scalling bila diperlukan dan memeriksakan lubang-lubang di gigi, atau menghindari makanan manis.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mendapatkan vitamin D<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu bagaimana cara yang efektif dalam mendapatkan vitamin D? Ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama dengan berjemur. Kita bisa berjemur di bawah sinar matahari pagi pada jam tertentu. Akan lebih optimal bila kita imbangi dengan olahraga rutin, karena membuat tubuh aktif bermetabolisme.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang kedua, konsumsi makanan dengan kandungan vitamin D alami. Seperti ikan laut, telur, jamur. Konsumsilah secara rutin dengan porsi yang cukup dan bervariasi. Hal ini karena, asupan dari bahan alami seperti makanan dan sinar matahari yang kita rutinkan, jauh lebih menunjukkan performa ketimbang hanya suplemen saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suplemen vitamin D juga banyak di pasaran dan bisa menjadi alternatif asupan penunjang. Meski kadang memiliki dosis yang tinggi, namun kita tak hanya bisa mengandalkan suplemen saja. Selain itu, konsumsi suplemen sebaiknya berkonsultasi dengan dokter, agar mendapat masukan terkait cara yang bijaksana untuk mengonsumsi vitamin tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/waktu-tebaik-minum-vitamin\/\">Waktu Terbaik Minum Vitamin Agar Khasiatnya Tidak Sia-sia<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ternyata vitamin D memang sangat esensial, karenanya sangat kita butuhkan untuk pemulihan dan pemeliharaan kesehatan. Yang lebih penting, adalah menyeimbangkan asupan vitamin pada tubuh kita. Tak ada vitamin atau mineral yang sangat dominan kita butuhkan. Selain itu, sumber terbaik vitamin dan mineral penting adalah dengan konsumsi sumber makanan yang alami.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ramainya pandemi membuat kita mengenal banyak istilah dan suplemen. Salah satunya vitamin D yang cukup berjasa untuk pemulihan. Padahal, mungkin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2967,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[375,465,281],"class_list":["post-2966","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-tips-kesehatan","tag-vitamin","tag-vitamin-d"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-11T17:07:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/6-Alasan-Vitamin-D-Baik-untuk-Pemulihan-Penyakit-dan-Covid.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vitamin-d-untuk-covid\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vitamin-d-untuk-covid\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid\",\"datePublished\":\"2022-04-11T17:07:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vitamin-d-untuk-covid\\\/\"},\"wordCount\":809,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vitamin-d-untuk-covid\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/6-Alasan-Vitamin-D-Baik-untuk-Pemulihan-Penyakit-dan-Covid.jpg\",\"keywords\":[\"tips kesehatan\",\"vitamin\",\"vitamin D\"],\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vitamin-d-untuk-covid\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vitamin-d-untuk-covid\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vitamin-d-untuk-covid\\\/\",\"name\":\"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vitamin-d-untuk-covid\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vitamin-d-untuk-covid\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/6-Alasan-Vitamin-D-Baik-untuk-Pemulihan-Penyakit-dan-Covid.jpg\",\"datePublished\":\"2022-04-11T17:07:03+00:00\",\"description\":\"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vitamin-d-untuk-covid\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vitamin-d-untuk-covid\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vitamin-d-untuk-covid\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/6-Alasan-Vitamin-D-Baik-untuk-Pemulihan-Penyakit-dan-Covid.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/6-Alasan-Vitamin-D-Baik-untuk-Pemulihan-Penyakit-dan-Covid.jpg\",\"width\":663,\"height\":382,\"caption\":\"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vitamin-d-untuk-covid\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid -","description":"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid -","og_description":"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/","article_published_time":"2022-04-11T17:07:03+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/6-Alasan-Vitamin-D-Baik-untuk-Pemulihan-Penyakit-dan-Covid.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid","datePublished":"2022-04-11T17:07:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/"},"wordCount":809,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/6-Alasan-Vitamin-D-Baik-untuk-Pemulihan-Penyakit-dan-Covid.jpg","keywords":["tips kesehatan","vitamin","vitamin D"],"articleSection":["Tips"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/","name":"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/6-Alasan-Vitamin-D-Baik-untuk-Pemulihan-Penyakit-dan-Covid.jpg","datePublished":"2022-04-11T17:07:03+00:00","description":"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/6-Alasan-Vitamin-D-Baik-untuk-Pemulihan-Penyakit-dan-Covid.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/6-Alasan-Vitamin-D-Baik-untuk-Pemulihan-Penyakit-dan-Covid.jpg","width":663,"height":382,"caption":"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vitamin-d-untuk-covid\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"6 Alasan Vitamin D Baik untuk Pemulihan Penyakit dan Covid"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2966","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2966"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2966\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2971,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2966\/revisions\/2971"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}