{"id":2927,"date":"2022-04-07T18:38:54","date_gmt":"2022-04-07T18:38:54","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2927"},"modified":"2022-04-09T19:03:58","modified_gmt":"2022-04-09T19:03:58","slug":"tentang-anxiety","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/","title":{"rendered":"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di masa sekarang ini, anxiety adalah istilah yang banyak bermunculan terkait gangguan kecemasan di mana keberadaannya makin meningkat pada berbagai kalangan. Bukan hanya kaum milenial yang sering mengutarakannya melalui media sosial.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Layaknya gunung es, fenomena speak up atau menyuarakan gangguan kecemasan yang tampak di media sosial ini hanya puncaknya saja. Pada kenyataannya, ada sejumlah besar orang yang mengalami anxiety atau kecemasan ini tapi hanya bisa menyimpannya sendiri. Baik itu anak-anak yang mengalami trauma, remaja, hingga orang dewasa dan lansia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski munculnya rasa khawatir memang merupakan hal yang wajar, tapi hal ini menjadi tidak normal ketika kita sulit mengendalikannya. Pada tahap ini, kecemasan menjadi sebuah anxiety disorder yang perlu penanganan khusus. Namun, masih minimnya literasi serta empati psikologi dan belum terbuka untuk mengakui dan menyadari kecemasan kita, membuat banyak kasus tidak tertangani dengan baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa penyebab kecemasan bisa jadi sesuatu yang bermasalah? Bagaimana mengelola anxiety ini atau meminta bantuan? Berikut ini adalah penjelasan ringkas untuk memahami kondisi anxiety.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Anxiety disorder dan anxiety adalah dua kondisi berbeda<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2928\" aria-describedby=\"caption-attachment-2928\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2928\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-anxiety.jpg\" alt=\"Ilustrasi anxiety\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-anxiety.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-anxiety-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2928\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/herminahospitals.com\/id\/articles\/gangguan-cemas-70911d9b-4fd3-4ef9-ade1-82985856fe73\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Anxiety adalah perasaan cemas, gelisah atau khawatir yang bisa muncul pada diri setiap orang. Sebenarnya kondisi ini secara naluriah bisa membuat seseorang menemukan solusi atau jalan keluar dari keadaan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi atas beberapa faktor, tidak semua orang memiliki kadar cemas dan mekanisme yang baik untuk mengelolanya. Sehingga hal ini jadi tidak terkontrol dan membuat seseorang merasa gelisah berlebih, overthinking atau bahkan mengalami serangan panik. Pada tahap ini sudah terjadi gangguan yang istilahnya adalah anxiety disorder.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis gangguan kecemasan pada seseorang<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan latar belakangnya, ada beberapa jenis gangguan kecemasan yang dapat seseorang alami. Di antaranya adalah:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan kecemasan sosial di mana yang bersangkutan mengalami perasaan malu, gelisah, ragu atau takut bertindak di tengah banyaknya orang, baik yang ia kenal maupun tidak.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan kecemasan menyeluruh merupakan kerisauan akan hal yang belum tentu terjadi akan banyak hal. Misalnya bencana alam, kecelakaan, kegagalan melakukan sesuatu, kondisi keuangan atau bahkan kesehatan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan panik, di mana orang tersebut sering merasa ketakutan karena seperti ada ancaman atau teror, walau sebenarnya tidak ada apa-apa.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">PTSD (post-traumatic stres disorder, kondisi tertentu pada seseorang berupa reaksi takut, stres atau panik, karena dipicu trauma yang pernah membuatnya sangat ketakutan atau mengancam nyawa.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Obsessive Compulsive Disorder, ketika seseorang merasa cemas sehingga melakukan suatu perilaku secara berulang untuk melampaui kecemasannya tersebut.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Separation Anxiety Disorder, merupakan ketakutan akan perpisahan atau kematian dengan orang terdekat.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari beberapa gangguan tersebut, kemudian menimbulkan beberapa gejala yang dapat kita lihat. Beberapa tanda yang sering muncul adalah kesulitan untuk tidur, muncul atau sering teringat akan trauma, merasakan tegang pada otot seperti leher, pundak, punggung atau kepala terasa berat. Pada kondisi lainnya bisa muncul serangan panik atau ketakutan yang berhubungan dengan fobia.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Orang yang memiliki kecenderungan gangguan kecemasan<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2930\" aria-describedby=\"caption-attachment-2930\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2930\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-gangguan-kecemasan.jpg\" alt=\"Ilustrasi gangguan kecemasan\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-gangguan-kecemasan.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-gangguan-kecemasan-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2930\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/lifepal.co.id\/media\/konsultasi-psikolog-dan-terapi-segini-biaya-yang-harus-disiapkan\/\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir dari Tirto, hingga saat ini peneliti masih mencari tahu perihal kecenderungan kecemasan pada wanita. Hal ini\u00a0 karena perempuan lebih banyak melaporkan kondisi anxiety pada dirinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, selain perempuan ada juga faktor yang mendasari seseorang dapat berpotensi mengalami gangguan kecemasan. Di antaranya adalah berikut ini:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">mengalami tekanan sosial atau bullying, tekanan finansial juga berpengaruh<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">pernah mengalami trauma yang membuat dirinya merasa terancam. Biasanya pada masa kecil, remaja atau dewasa awal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">ada riwayat kesehatan mental lain atau dari keluarga<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">ada kondisi fisik yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Misalnya gangguan tiroid, aritmia, penyakit lupus atau lambung<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Anxiety adalah kondisi yang sangat luas<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beragam penjelasan di atas, masih dapat kita temukan variasi kondisinya di lapangan. Karena pada dasarnya kecemasan adalah kondisi yang abstrak dan kondisi individu bisa berbeda-beda sehingga mempengaruhi anxiety yang ia alami. Seperti yang sudah kita bahas, bahwa anxiety dan anxiety disorder sendiri adalah dua hal yang berbeda meski masih ada kesinambungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penjelasan ini merupakan gambaran umum. Sedangkan mengenai diagnosa spesifiknya, kita perlu berdiskusi atau konsultasi dengan psikolog atau psikiater.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mengatasi kecemasan secara mandiri<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2931\" aria-describedby=\"caption-attachment-2931\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2931\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-meditasi-pernafasan-solusi-anxiety.jpg\" alt=\"Ilustrasi meditasi pernafasan solusi anxiety\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-meditasi-pernafasan-solusi-anxiety.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-meditasi-pernafasan-solusi-anxiety-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2931\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.klikdokter.com\/info-sehat\/read\/3618571\/latihan-pernapasan-penderita-penyakit-paru-obstruktif-kronis\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya kita tidak selamanya bisa berada dengan psikolog, terapis, psikiater atau siapapun yang membuat kita merasa lebih tenang. Nah, ada beberapa cara yang sebenarnya bisa kita lakukan saat tengah melampaui kegelisahan yang kita alami sendiri. Berikut ini di antaranya:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Latihan nafas. Menarik nafas perlahan selama 10 detik, tahan selama 5-7 detik dan lepaskan perlahan dalam 10 detik. Lakukan sebanyak yang kita butuhkan, fokus hanya pada nafas untuk menetralisir dari rasa riuh di dalam pikiran. Ideal dilakukan kapanpun, terutama bila akan berangkat tidur.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mencukupkan jam tidur. Meski anxiety bisa membuat kita sulit tidur, tapi tidur sangat membantu agar otak dan saraf kita lebih rileks dan segar. Lakukan latihan nafas di atas untuk bisa mengantarkan kita tidur.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengarkan musik dengan tempo lambat, lembut dan netral. Musik yang tidak terlalu riang, tidak juga sedih dan dengan tempo yang perlahan, bisa mengantarkan kita lebih rileks. Terapi audio ini juga bisa berbeda bagi tiap orang. Ada yang lebih suka mendengar suara alam, seperti gemericik air dan burung-burung. Menghirup aroma tertentu, misalnya lavender atau wangi agak manis, bisa membuat efeknya optimal.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memperbaiki makanan dan olahraga, sehingga asupan di pencernaan dan metabolisme membantu merilis hormon bahagia.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjalin silaturahmi. Bersosialisasi tidak harus menyeluruh. Kita bisa mulai dengan orang yang kita percaya. Berkomunikasi dapat membuat isi kepala tersalurkan dan mendapatkan insight baru. Imbangi antara komunikasi teks dengan interaksi secara langsung.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membuat jurnal. Saat kecemasan, kita bisa menuliskan atau menggambar. Berikan tanggal agar kita bisa memperoleh rekaman dokumentasi atas apa yang kita lakukan, sehingga ketika mengalaminya lain waktu, kita ingat pernah bisa melampauinya dan dengan cara apa saja.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami hal-hal yang ada di luar kendali. Ada beberapa hal yang bisa kita kendalikan, seperti usaha dan respon. Namun ada yang di luar kuasa kita. Misalnya reaksi orang lain, musibah, kondisi alam, kemacetan, hingga kematian. Menyadari bahwa tidak semua bisa kita kendalikan adalah cara mengizinkan kelemahan dan ketidaksempurnaan lewat, tanpa membuat kita perlu menyalahkan diri atau merasa gagal.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selebihnya, bila merasa kecemasan sangat mengganggu, maka jangan ragu mencari dukungan atau pertolongan. Hal ini karena anxiety dapat menimbulkan kesulitan untuk fokus atau menjalankan aktivitas sehari-hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-pereda-kecemasan\/\">Mudah Cemas di Masa Pandemi, 5 Makanan Ini Bisa Bantu Meredakannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak semua orang memiliki pemahaman akan anxiety atau psikologi secara mendalam. Tak perlu berkecil hati, karena saat ini kita bisa mendapatkan pertolongan dari biro psikologi profesional yang tersedia di banyak wilayah, baik online maupun offline.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di masa sekarang ini, anxiety adalah istilah yang banyak bermunculan terkait gangguan kecemasan di mana keberadaannya makin meningkat pada berbagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2929,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[453,306,305,304],"class_list":["post-2927","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-anxiety","tag-meredakan-kecemasan","tag-meredakan-stres","tag-stres-ppkm"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-07T18:38:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-04-09T19:03:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Anxiety-Adalah-Gangguan-Kecemasan-Begini-Penanganannya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-anxiety\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-anxiety\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya\",\"datePublished\":\"2022-04-07T18:38:54+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-09T19:03:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-anxiety\\\/\"},\"wordCount\":1035,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-anxiety\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Anxiety-Adalah-Gangguan-Kecemasan-Begini-Penanganannya.jpg\",\"keywords\":[\"anxiety\",\"meredakan kecemasan\",\"meredakan stres\",\"stres ppkm\"],\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-anxiety\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-anxiety\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-anxiety\\\/\",\"name\":\"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-anxiety\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-anxiety\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Anxiety-Adalah-Gangguan-Kecemasan-Begini-Penanganannya.jpg\",\"datePublished\":\"2022-04-07T18:38:54+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-09T19:03:58+00:00\",\"description\":\"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-anxiety\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-anxiety\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-anxiety\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Anxiety-Adalah-Gangguan-Kecemasan-Begini-Penanganannya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Anxiety-Adalah-Gangguan-Kecemasan-Begini-Penanganannya.jpg\",\"width\":663,\"height\":382,\"caption\":\"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-anxiety\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya -","description":"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya -","og_description":"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/","article_published_time":"2022-04-07T18:38:54+00:00","article_modified_time":"2022-04-09T19:03:58+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Anxiety-Adalah-Gangguan-Kecemasan-Begini-Penanganannya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya","datePublished":"2022-04-07T18:38:54+00:00","dateModified":"2022-04-09T19:03:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/"},"wordCount":1035,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Anxiety-Adalah-Gangguan-Kecemasan-Begini-Penanganannya.jpg","keywords":["anxiety","meredakan kecemasan","meredakan stres","stres ppkm"],"articleSection":["Tips"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/","name":"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Anxiety-Adalah-Gangguan-Kecemasan-Begini-Penanganannya.jpg","datePublished":"2022-04-07T18:38:54+00:00","dateModified":"2022-04-09T19:03:58+00:00","description":"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Anxiety-Adalah-Gangguan-Kecemasan-Begini-Penanganannya.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Anxiety-Adalah-Gangguan-Kecemasan-Begini-Penanganannya.jpg","width":663,"height":382,"caption":"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-anxiety\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Anxiety Adalah Gangguan Kecemasan, Begini Penanganannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2927","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2927"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2927\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2932,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2927\/revisions\/2932"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2929"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2927"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2927"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2927"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}