{"id":2922,"date":"2022-04-06T13:45:07","date_gmt":"2022-04-06T13:45:07","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2922"},"modified":"2022-11-21T05:59:08","modified_gmt":"2022-11-21T05:59:08","slug":"asam-lambung-naik-ke-paru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/","title":{"rendered":"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasa panas yang membakar di area dada, bisa jadi merupakan ciri ciri asam lambung naik ke paru paru. Kondisi ini sering kita kenal dengan istilah heartburn.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Heartburn sendiri cukup banyak yang mengalaminya. Pada umumnya berhubungan dengan mereka yang memiliki kecenderungan masalah pada kesehatan katup lambung. Di level penyakit yang lebih serius, kondisi ini kita kenal dengan nama GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski merupakan kondisi yang cukup banyak orang memilikinya, tapi sebaiknya jangan kita lakukan pembiaran bila mengalami kondisi tersebut. Meski tubuh memiliki imunitas dan kemampuan untuk memulihkan diri sendiri, namun tukak lambung, asam lambung naik dan terlebih GERD, biasanya membutuhkan penanganan khusus serta terapi perilaku makan dan berpikir yang lebih lama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut karena seringkali gangguan lambung berasal dari gaya hidup yang berantakan, stres yang sangat tinggi atau juga pola makan sembarangan. Kunci pemulihannya adalah dengan menata ulang asupan, pola makan, jam tidur, olahraga serta manajemen stres. Dan pada kondisi tertentu, kita membutuhkan bantuan medis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita akan membahas lebih lanjut di bawah ini, untuk memahami perihal naiknya asam lambung hingga terasa ke paru-paru. Sangat bermanfaat untuk mencegah dan melakukan antisipasi cepat bila terjadi gejala.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri ciri asam lambung naik ke paru paru ketika merasakan heartburn<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2924\" aria-describedby=\"caption-attachment-2924\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2924\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Efek-posisi-tidur-dengan-asam-lambung.jpg\" alt=\"Efek posisi tidur dengan asam lambung\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Efek-posisi-tidur-dengan-asam-lambung.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Efek-posisi-tidur-dengan-asam-lambung-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2924\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/badgut.org\/information-centre\/a-z-digestive-topics\/heartburn-keeping-night\/\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Heartburn adalah munculnya sensasi seperti rasa terbakar di dada. Gejala ini biasanya potensi muncul saat kita baru makan atau berbaring. Berbeda dengan asam lambung yang terasa \u2018menanjak\u2019 biasa, heartburn dalam kondisi serius bisa terasa seperti ada yang menusuk atau serasa tembus hingga ke punggung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa orang merasa heartburn hampir mirip angina atau angin duduk. Namun kita bisa membedakannya dengan waktu kemunculannya, yakni biasanya terjadi setelah kita makan. Situasi ini muncul karena asam lambung yang meningkat dan naik sehingga menyebabkan jaringan sekitar esofagus mengalami iritasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Terasa pahit di sekitar kerongkongan dan mulut<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi lanjutan dari meningkatnya asam lambung adalah rasa pahit pada kerongkongan, lidah dan mulut. Istilah medisnya adalah regurgitasi. Mekanismenya kadang mirip dengan sendawa, hanya saja kita seperti mengeluarkan cairan atau muntahan yang terasa pahit hingga asam. Karenanya menyebabkan orang yang mengalami regurgitasi, kehilangan selera makan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri ciri asam lambung naik ke paru paru berupa dispepsia<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejolak lambung ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan gangguan pada perut. Misalnya terasa kembung, mual dan kurang nyaman. SItuasi ini bisa muncul karena pencernaan yang sangat sensitif kemudian makanan masuk. Namun bukan berarti kita tidak boleh makan. Umumnya dokter akan meresepkan obat yang bisa kita konsumsi sebelum makan atau sebelum tidur, sehingga mencegah munculnya dispepsia ini.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Dada terasa sesak dan batuk<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2925\" aria-describedby=\"caption-attachment-2925\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2925\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-batuk-asam-lambung.jpg\" alt=\"Ilustrasi batuk asam lambung\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-batuk-asam-lambung.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-batuk-asam-lambung-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2925\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/deskjabar.pikiran-rakyat.com\/gaya-hidup\/pr-1133806705\/sakit-tenggorokan-batuk-pilek-disebut-gejala-covid-omicron-pada-orang-dewasa-ini-penjelasan-dan-obatnya\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan yang terasa berikutnya adalah rasa mudah sesak atau engap. Bisa terjadi sebagai pengaruh dari kondisi asam lambung yang naik dan menyebabkan rasa panas di sekitar kerongkongan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melansir dari beberapa sumber, ada dugaan bahwa bila asam lambung ini tengah memuncak ke kerongkongan, dapat terhirup hingga ke paru. Sehingga muncul risiko lainnya, seperti sakit tenggorokan, asma, bau mulut dan batuk yang kronis. Selain itu, suara mereka bisa menjadi serak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Batuk menjadi indikasi sebagai reflek tubuh ketika ada sesuatu yang masuk ke jalur pernafasan. Karena itu ketika gejala asam lambung naik dan batuk datang bersamaan, kemungkinan asam lambung memang sudah berdampak ke paru-paru kita.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Rasa susah menelan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iritasi kerongkongan karena asam lambung pastinya bisa membuat jaringannya sangat sensitif. Jadi, kita perlu memaklumi orang yang asam lambungnya naik atau memahami sendiri (bila mengalaminya). Jika proses makan mereka jadi lebih lama atau bahkan tidak bisa menghabiskan makanannya. Hal tersebut karena yang bersangkutan kesulitan menelan makanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang dengan gangguan lambung biasanya disarankan mengonsumsi makanan dengan tekstur lembut dan lunak dengan porsi cukup agar mudah menelan dan menghabiskannya. Dengan porsi sedikit, frekuensi makan bisa diterapi menjadi beberapa kali.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Fase pemulihan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak ada yang ingin mempertahankan kondisi naiknya asam lambung ini. Akan tetapi, proses pemulihannya memang tidak sebentar. Asam lambung naik juga bisa menjadi sebuah kondisi yang kambuhan, sehingga orang yang mengidapnya sebaiknya mencegah faktor pencetus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa solusi yang bisa kita lakukan adalah seperti di bawah ini:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan dokter, untuk bisa mengatasi kondisi menanjaknya asam lambung ini. Dokter akan meresepkan obat asam lambung yang kita perlukan sesuai gejala dengan akurat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila kondisi sudah cukup berat, hindari self diagnose dan pengobatan sendiri yang mungkin belum tentu sesuai dengan keadaan kita. Hal ini untuk mencegah semakin beratnya gejala.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami bahwa gangguan asam lambung membutuhkan terapi perilaku dan gaya hidup Di antaranya adalah waktu makan, menu yang kita makan, waktu tidur dan istirahat. Beberapa orang bisa pulih dalam hitungan minggu hingga bulan. Namun beberapa juga harus selalu menjaga pola hidup mereka tetap ideal.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Silent killer dari asam lambung adalah stres dan rasa cemas yang tinggi. Bila kondisi manajemen pikiran kita tak bisa terselesaikan dengan mandiri, hubungi psikolog atau psikiater untuk membantu kita mengelola situasi pikiran tersebut.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila ingin menggunakan obat herbal, berkonsultasi dengan dokter dan jangan abaikan reaksi alergi yang mungkin terjadi. Misalnya rasa perih, melilit atau bahkan muncul diare.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/\">6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kunci dari penyembuhan gangguan asam lambung adalah menata ulang gaya dan pola hidup kita dari berbagai lini. Tapi, tentunya akan lebih baik bila jangan sampai penyakit yang mengajari kita betapa nikmatnya kesehatan yang kita miliki. Jadi, biasakan gaya hidup seimbang mulai sekarang ya, mumpung belum terlambat.<\/span><\/p>\n<p>Apabila terjadi asam lambung naik ke paru, salah satu gejala yang dapat terjadi adalah batuk. Batuk berkepanjangan ini timbul akibat zat asam yang mengiritasi sepanjang saluran pernapasan. Keluhan batuk dan panas pada dada inilah yang kadang tumpang tindih dengan keluhan Covid 19. Segera lakukan <a href=\"https:\/\/www.gsilab.id\/id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">pcr test<\/a> di GSI Lab untuk membedakan kedua diagnosis ini. Semakin cepat terdiagnosis, akan semakin baik untuk menghindari komplikasi berbahaya dari GERD.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rasa panas yang membakar di area dada, bisa jadi merupakan ciri ciri asam lambung naik ke paru paru. Kondisi ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2923,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[354,325,324,375],"class_list":["post-2922","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-asam-lambung","tag-gerd","tag-masalah-pencernaan","tag-tips-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh? -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh? -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-06T13:45:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-21T05:59:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/5-Ciri-ciri-Asam-Lambung-Naik-ke-Paru-Paru-Apakah-Bisa-Sembuh.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/asam-lambung-naik-ke-paru\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/asam-lambung-naik-ke-paru\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh?\",\"datePublished\":\"2022-04-06T13:45:07+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-21T05:59:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/asam-lambung-naik-ke-paru\\\/\"},\"wordCount\":938,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/asam-lambung-naik-ke-paru\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/5-Ciri-ciri-Asam-Lambung-Naik-ke-Paru-Paru-Apakah-Bisa-Sembuh.jpg\",\"keywords\":[\"asam lambung\",\"gerd\",\"masalah pencernaan\",\"tips kesehatan\"],\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/asam-lambung-naik-ke-paru\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/asam-lambung-naik-ke-paru\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/asam-lambung-naik-ke-paru\\\/\",\"name\":\"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh? -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/asam-lambung-naik-ke-paru\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/asam-lambung-naik-ke-paru\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/5-Ciri-ciri-Asam-Lambung-Naik-ke-Paru-Paru-Apakah-Bisa-Sembuh.jpg\",\"datePublished\":\"2022-04-06T13:45:07+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-21T05:59:08+00:00\",\"description\":\"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/asam-lambung-naik-ke-paru\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/asam-lambung-naik-ke-paru\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/asam-lambung-naik-ke-paru\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/5-Ciri-ciri-Asam-Lambung-Naik-ke-Paru-Paru-Apakah-Bisa-Sembuh.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/5-Ciri-ciri-Asam-Lambung-Naik-ke-Paru-Paru-Apakah-Bisa-Sembuh.jpg\",\"width\":663,\"height\":382,\"caption\":\"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh?\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/asam-lambung-naik-ke-paru\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh? -","description":"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh? -","og_description":"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh?","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/","article_published_time":"2022-04-06T13:45:07+00:00","article_modified_time":"2022-11-21T05:59:08+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/5-Ciri-ciri-Asam-Lambung-Naik-ke-Paru-Paru-Apakah-Bisa-Sembuh.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh?","datePublished":"2022-04-06T13:45:07+00:00","dateModified":"2022-11-21T05:59:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/"},"wordCount":938,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/5-Ciri-ciri-Asam-Lambung-Naik-ke-Paru-Paru-Apakah-Bisa-Sembuh.jpg","keywords":["asam lambung","gerd","masalah pencernaan","tips kesehatan"],"articleSection":["Tips"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/","name":"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh? -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/5-Ciri-ciri-Asam-Lambung-Naik-ke-Paru-Paru-Apakah-Bisa-Sembuh.jpg","datePublished":"2022-04-06T13:45:07+00:00","dateModified":"2022-11-21T05:59:08+00:00","description":"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/5-Ciri-ciri-Asam-Lambung-Naik-ke-Paru-Paru-Apakah-Bisa-Sembuh.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/5-Ciri-ciri-Asam-Lambung-Naik-ke-Paru-Paru-Apakah-Bisa-Sembuh.jpg","width":663,"height":382,"caption":"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh?"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik-ke-paru\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Ciri ciri Asam Lambung Naik ke Paru Paru, Apakah Bisa Sembuh?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2922","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2922"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2922\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5746,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2922\/revisions\/5746"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2923"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2922"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2922"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2922"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}