{"id":2906,"date":"2022-04-05T06:17:20","date_gmt":"2022-04-05T06:17:20","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2906"},"modified":"2022-04-06T13:45:46","modified_gmt":"2022-04-06T13:45:46","slug":"ciri-hiv","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/","title":{"rendered":"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit AIDS merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang kekebalan tubuh. Penting untuk mengetahui ciri ciri HIV (human immunodeficiency virus) sebagai penyebabnya, ini meskipun kita sebisa mungkin menghindari paparannya. Virus HIV yang terus-terusan menggempur sel CD4 dalam tubuh kita, bisa menyebabkan penyakit AIDS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepanjangan AIDS adalah acquired immunodeficiency syndrome, merupakan stadium akhir akibat infeksi HIV yang berkepanjangan. Sebagaimana virus pada umumnya, penyakit ini memang tergolong menular. Penyebarannya bisa terjadi saat ada interaksi dengan cairan tubuh penderita. Misalnya ASI, darah, sperma atau vagina. Meski demikian, virus HIV tidak menular melalui keringat, air liur, udara, air mata atau bahkan gigitan nyamuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga saat ini, HIV\/AIDS belum ada obatnya. Penyakit ini juga bisa menetap sepanjang usia orang yang mengidapnya. Tindakan yang bisa kita usahakan adalah perawatan guna memperlambat laju keparahan virus dalam menginfeksi orang tersebut. Lantas, apa saja ya ciri-ciri seseorang terkena HIV?<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri ciri HIV akut<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2908\" aria-describedby=\"caption-attachment-2908\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2908\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-berat-menurun-karena-HIV.jpg\" alt=\"Ilustrasi berat menurun karena HIV\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-berat-menurun-karena-HIV.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-berat-menurun-karena-HIV-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2908\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.womenshealthmag.com\/health\/a19969209\/unintended-weight-loss\/\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">HIV akut adalah masa infeksi awal. Seperti sebagaimana infeksi virus pada umumnya, kondisi ini bisa muncul dengan demam, badan menggigil, nyeri sendi, sakit kepala, dan gangguan seperti sariawan atau sakit perut. Bila kita lihat, gejalanya memang mirip seperti flu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemunculannya biasanya 2-4 minggu setelah infeksi. Namun durasinya bisa terjadi pada beberapa bulan pertama. Ada kemungkinan bahwa kondisi ini bisa hilang dan kambuh. Hal ini karena tingginya kadar virus di dalam darah.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika HIV memasuki masa kronis<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merupakan tahap laten dari infeksi HIV. Fase ini bisa terjadi hingga beberapa bulan bahkan tahun. Kondisi menetapnya virus ini mulai menunjukkan efek perubahan pada tubuh kita. Hal tersebut bisa terasa sebagai gejala spesifik, namun ada juga yang mungkin tidak merasakannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan tersebut antara lain adalah penyusutan berat badan tanpa sebab. Kemudian ada kecenderungan untuk mudah lelah, berkeringat dingin di malam hari, atau bahkan kelenjar getah bening mengalami pembengkakan. Gejala yang mungkin bisa timbul dan bisa tidak adalah mengalami kondisi seperti herpes zoster.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri ciri HIV menjadi AIDS<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi mengalami AIDS adalah ketika pasien mengalami keparahan atau keterlambatan penanganan dari virus HIV yang telah menginfeksi. Pada fase ini, dapat terjadi kerusakan imunitas yang lebih masif. Karenanya, apabila memang mengalami infeksi HIV, jangan ragu untuk segera mencari pertolongan medis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini karena dapat mencegah keparahan dan beratnya gejala yang dialami. Kondisi imunitas yang rusak, memungkinkan seseorang untuk lebih rentan mengalami paparan virus atau penyakit lainnya. Perubahan kondisi yang mungkin terjadi antara lain adalah berat badan semakin turun, pembengkakan kelenjar getah bening, muncul infeksi jamur pada mulut, tenggorokan atau bahkan alat kelamin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya kerusakan sistem saraf dan memori, merasa bingung atau sulit menata fokus. Tubuh juga mudah mengalami lebam dan pendarahan, muncul bintik ungu pada permukaan kulit, diare kronis dan keparahan demam yang bisa berlangsung hingga 10 hari.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mengantisipasi penularan HIV<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2909\" aria-describedby=\"caption-attachment-2909\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2909\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-infeksi-hiv.jpg\" alt=\"Ilustrasi infeksi hiv\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-infeksi-hiv.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-infeksi-hiv-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2909\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.popbela.com\/relationship\/zodiac\/afifah-hanim\/zodiak-yang-paling-setia\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Dampak kerusakan dari infeksi virus HIV bukanlah main-main. Imunitas adalah tameng kesehatan yang sangat berharga dan kita butuhkan sepanjang hayat. Tindakan mencegah akan jauh lebih baik daripada mengobati. Ada beberapa langkah untuk bisa mencegah terjadinya penularan, antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setia dan jujur pada pasangan, karena HIV paling sering terjadi karena penularan melalui seks bebas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjauhi narkoba, karena penggunaan alat suntik secara bergantian bisa memunculkan risiko penularan dan melemahkan imunitas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan tes HIV secara rutin sebagai screening dini, sekalipun kelihatannya kita jauh dari potensi HIV.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada pria sebaiknya melakukan khitan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila terjadi pada ibu hamil, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bila merasa ada kemungkinan sudah terpapar, segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan Profilaksis Pasca Pajanan (PEP). Di mana tindakan ini merupakan penanganan segera untuk mencegah risiko infeksi pada 72 jam pertama atau 3 hari.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-herpes\/\">Mengenal Penyakit Herpes Serta Gejala dan Cara Mengobatinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa penjelasan mengenai ciri ciri HIV. Tak hanya kita, penularan ini juga bisa sampai ke keturunan nantinya. Dengan efek kerusakannya yang begitu besar, bahkan bisa sampai seumur hidup, mari kita cegah sebisa mungkin.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyakit AIDS merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang kekebalan tubuh. Penting untuk mengetahui ciri ciri HIV (human immunodeficiency virus) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2907,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[49],"tags":[451,452],"class_list":["post-2906","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-editorial","tag-ciri-hiv","tag-hiv"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-05T06:17:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-04-06T13:45:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Mengenal-Ciri-Ciri-HIV-Menginfeksi-dan-Pencegahannya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-hiv\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-hiv\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya\",\"datePublished\":\"2022-04-05T06:17:20+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-06T13:45:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-hiv\\\/\"},\"wordCount\":637,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-hiv\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Mengenal-Ciri-Ciri-HIV-Menginfeksi-dan-Pencegahannya.jpg\",\"keywords\":[\"ciri hiv\",\"hiv\"],\"articleSection\":[\"Editorial\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-hiv\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-hiv\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-hiv\\\/\",\"name\":\"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-hiv\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-hiv\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Mengenal-Ciri-Ciri-HIV-Menginfeksi-dan-Pencegahannya.jpg\",\"datePublished\":\"2022-04-05T06:17:20+00:00\",\"dateModified\":\"2022-04-06T13:45:46+00:00\",\"description\":\"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-hiv\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-hiv\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-hiv\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Mengenal-Ciri-Ciri-HIV-Menginfeksi-dan-Pencegahannya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/Mengenal-Ciri-Ciri-HIV-Menginfeksi-dan-Pencegahannya.jpg\",\"width\":663,\"height\":382,\"caption\":\"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-hiv\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya -","description":"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya -","og_description":"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/","article_published_time":"2022-04-05T06:17:20+00:00","article_modified_time":"2022-04-06T13:45:46+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Mengenal-Ciri-Ciri-HIV-Menginfeksi-dan-Pencegahannya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya","datePublished":"2022-04-05T06:17:20+00:00","dateModified":"2022-04-06T13:45:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/"},"wordCount":637,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Mengenal-Ciri-Ciri-HIV-Menginfeksi-dan-Pencegahannya.jpg","keywords":["ciri hiv","hiv"],"articleSection":["Editorial"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/","name":"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Mengenal-Ciri-Ciri-HIV-Menginfeksi-dan-Pencegahannya.jpg","datePublished":"2022-04-05T06:17:20+00:00","dateModified":"2022-04-06T13:45:46+00:00","description":"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Mengenal-Ciri-Ciri-HIV-Menginfeksi-dan-Pencegahannya.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Mengenal-Ciri-Ciri-HIV-Menginfeksi-dan-Pencegahannya.jpg","width":663,"height":382,"caption":"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-hiv\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Ciri Ciri HIV Menginfeksi dan Pencegahannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2906","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2906"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2906\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2910,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2906\/revisions\/2910"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2907"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2906"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2906"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2906"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}