{"id":2900,"date":"2022-04-04T23:30:52","date_gmt":"2022-04-04T23:30:52","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2900"},"modified":"2022-04-04T19:36:27","modified_gmt":"2022-04-04T19:36:27","slug":"ciri-penyakit-jantung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/","title":{"rendered":"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin bertambahnya usia, membuat kita perlu mengetahui ciri ciri penyakit jantung. Serangan mematikan ini bisa terjadi pada siapapun, bahkan yang masih muda sekalipun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dahulu, penyakit jantung identik dengan mereka yang sudah berusia 40 atau 50 tahun ke atas, ataupun yang memang memiliki penyakit bawaan. Namun, gaya hidup yang makin berkembang, membuat anak umur belasan tahun juga bisa mengalaminya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor seperti malas bergerak, konsumsi makanan dan minuman mengandung lemak, gula dan garam tinggi, menyebabkan hal ini sangat mungkin terjadi di masa kini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada baiknya kita mengenal beberapa gejala yang sering menjadi pertanda kemunculan si silent killer ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri dada sering jadi ciri ciri penyakit jantung<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2902\" aria-describedby=\"caption-attachment-2902\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2902\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-sakit-jantung.jpg\" alt=\"Ilustrasi sakit jantung\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-sakit-jantung.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-sakit-jantung-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2902\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/herminahospital.com\/id\/articles\/waspadai-ciri-ciri-penyakit-jantung-berdasarkan-jenisnya.html\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Sering merasa bagian dada tidak nyaman, utamanya di sebelah kiri? Sebaiknya segera memeriksakan ke dokter. Meskipun kondisi tersebut juga bisa saja terjadi karena adanya kondisi otot dada, namun bisa juga merupakan \u2018alarm\u2019 adanya risiko penyakit jantung. Hal ini biasanya juga beriringan dengan kecenderungan merasa pengap atau susah bernafas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila nyeri hanya muncul sekali, mungkin bisa kita abaikan. Tapi, apabila terjadi sesekali dalam beberapa waktu, atau sering terjadi pada beberapa hari, dapat menjadi gejala penyakit jantung atau GERD.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Jantung berdebar dan terasa berbeda dari biasanya<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Debaran jantung yang tak beraturan sebenarnya bisa merupakan gejala dari beberapa kondisi. Misalnya aritmia, stres dan penyakit jantung itu sendiri. Gangguan debaran jantung ini disebut juga aritmia. Kemunculannya merupakan akibat dari gangguan kelistrikan pada jantung kita saat memompa darah. Ia bisa sangat cepat, namun dalam penyakit jantung, kondisinya bisa melambat dan membuat dada terasa sakit.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Nyeri bisa mencapai lengan, pundak, leher dan gigi<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ini merupakan salah satu situasi yang hampir mendekati serangan jantung. Di mana rasa nyeri yang kita rasakan mulai melebar hingga ke lengan, pundak, leher, gigi dan punggung belakang. Apabila mengalami hal ini, pasien harus segera mendapatkan pertolongan medis.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri ciri penyakit jantung tak terlihat: mudah lelah<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat badan mudah merasa lelah, kita jarang menyadarinya sebagai gejala penyakit berat. Hal tersebut karena bisa terjadi juga ketika akan menstruasi bagi perempuan, atau karena kekurangan darah. Mudah lelah juga bisa terjadi karena kita kurang bergerak atau emmang dalam kondisi yang kelelahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila ini terjadi, sebaiknya memperbaiki pola hidup dengan menyeimbangkan antara jam istirahat, aktivitas, olahraga, serta memperbaiki asupan makanan dan konsumsi cukup air putih. Kondisi keletihan semacam ini bisa menjadi bahasa tubuh akan ketidakseimbangan gaya hidup yang kita alami.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Rasa gelisah dan keringat dingin<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2903\" aria-describedby=\"caption-attachment-2903\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2903\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-serangan-jantung.jpg\" alt=\"Ilustrasi serangan jantung\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-serangan-jantung.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-serangan-jantung-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2903\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/3-penyebab-serangan-jantung-yang-harus-diketahui\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala ini bisa muncul mendekati serangan jantung. Di mana tiba-tiba kita merasa kurang nyaman dan tidak tenang, kemudian mulai gelisah dan keluar keringat dingin. Namun kondisi ini juga bisa menjadi bias dengan kondisi psikologis atau gejala badan lainnya bila tidak bersamaan dengan gejala yang mengarah pada penyakit jantung.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki batuk yang tak sembuh-sembuh<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2904\" aria-describedby=\"caption-attachment-2904\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2904\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-batuk-tak-sembuh.jpg\" alt=\"Ilustrasi batuk tak sembuh\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-batuk-tak-sembuh.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Ilustrasi-batuk-tak-sembuh-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2904\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.pfimegalife.co.id\/literasi-keuangan\/proteksi\/read\/tanda-sakit-jantung\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Batuk yang tidak kunjung sembuh bisa mengindikasikan adanya gangguan pada sistem pernafasan, atau kecenderungan penyakit lain seperti jantung dan tekanan darah tinggi. Batuk pada gejala sakit jantung terjadi karena adanya gangguan kinerja pada organ ini sehingga ada kebocoran darah lalu kembali menuju paru-paru.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Pembengkakan pada beberapa area tubuh<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat kita mengalami kondisi jantung yang tidak bekerja dengan baik, hal ini juga berpengaruh pada peredaran darah. Selain pembuluh darah, hal ini juga berpengaruh pada ginjal. Hasilnya, ada beberapa area tubuh kita yang mengalami pembengkakan. Hal ini bisa kita perhatikan pada bagian kaki yang paling sering menunjukkan adanya gejala tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab munculnya ciri ciri penyakit jantung<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak ada yang ingin sakit tentu saja, tapi kita seringnya membangun kebiasaan yang mengundang penyakit. Gaya hidup masa kini yang membuat gejala di atas mulai bermunculan antara lain:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebiasaan tidur yang tidak teratur, sering begadang atau jam tidur berantakan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merokok atau sering berada di antara polutan berat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumsi makanan berlemak, berkafein atau tinggi gula terlalu sering.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kurang memelihara kesehatan dengan olahraga, malas bergerak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tekanan stres yang tinggi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor genetika.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak melakukan pemanasan dan pendinginan dengan benar saat olahraga.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak merawat gigi dengan baik. Karena plak gigi juga bisa berpengaruh pada pembuluh darah di dalam tubuh.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/nyeri-dada\/\">Nyeri Dada, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah mayoritas hal yang bisa menyebabkan munculnya penyakit jantung. Sebaiknya mulai bangun kesadaran untuk hidup sehat sejak dini. Selektif dalam memilih tren hidup masa kini agar bisa menghindari munculnya penyakit berat. Lebih baik mencegah, daripada membayar dan mengobati.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semakin bertambahnya usia, membuat kita perlu mengetahui ciri ciri penyakit jantung. Serangan mematikan ini bisa terjadi pada siapapun, bahkan yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2901,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[450,449],"class_list":["post-2900","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-ciri-penyakit-jantung","tag-penyakit-jantung"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-04T23:30:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/7-Ciri-Ciri-Penyakit-Jantung-Mulai-Muncul-di-Tubuh-Kita.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-penyakit-jantung\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-penyakit-jantung\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita\",\"datePublished\":\"2022-04-04T23:30:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-penyakit-jantung\\\/\"},\"wordCount\":716,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-penyakit-jantung\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/7-Ciri-Ciri-Penyakit-Jantung-Mulai-Muncul-di-Tubuh-Kita.jpg\",\"keywords\":[\"ciri penyakit jantung\",\"penyakit jantung\"],\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-penyakit-jantung\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-penyakit-jantung\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-penyakit-jantung\\\/\",\"name\":\"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-penyakit-jantung\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-penyakit-jantung\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/7-Ciri-Ciri-Penyakit-Jantung-Mulai-Muncul-di-Tubuh-Kita.jpg\",\"datePublished\":\"2022-04-04T23:30:52+00:00\",\"description\":\"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-penyakit-jantung\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-penyakit-jantung\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-penyakit-jantung\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/7-Ciri-Ciri-Penyakit-Jantung-Mulai-Muncul-di-Tubuh-Kita.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/04\\\/7-Ciri-Ciri-Penyakit-Jantung-Mulai-Muncul-di-Tubuh-Kita.jpg\",\"width\":663,\"height\":382,\"caption\":\"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/ciri-penyakit-jantung\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita -","description":"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita -","og_description":"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/","article_published_time":"2022-04-04T23:30:52+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/7-Ciri-Ciri-Penyakit-Jantung-Mulai-Muncul-di-Tubuh-Kita.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita","datePublished":"2022-04-04T23:30:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/"},"wordCount":716,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/7-Ciri-Ciri-Penyakit-Jantung-Mulai-Muncul-di-Tubuh-Kita.jpg","keywords":["ciri penyakit jantung","penyakit jantung"],"articleSection":["Tips"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/","name":"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/7-Ciri-Ciri-Penyakit-Jantung-Mulai-Muncul-di-Tubuh-Kita.jpg","datePublished":"2022-04-04T23:30:52+00:00","description":"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/7-Ciri-Ciri-Penyakit-Jantung-Mulai-Muncul-di-Tubuh-Kita.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/7-Ciri-Ciri-Penyakit-Jantung-Mulai-Muncul-di-Tubuh-Kita.jpg","width":663,"height":382,"caption":"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/ciri-penyakit-jantung\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"7 Ciri Ciri Penyakit Jantung Mulai Muncul di Tubuh Kita"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2900"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2900\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2905,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2900\/revisions\/2905"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2901"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}