{"id":2858,"date":"2022-03-30T13:01:35","date_gmt":"2022-03-30T13:01:35","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2858"},"modified":"2022-03-30T13:01:35","modified_gmt":"2022-03-30T13:01:35","slug":"vaksin-omicron","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/","title":{"rendered":"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia saat ini sedang \u2018ngebut\u2019 menuju endemi. Semakin banyak orang dianjurkan untuk segera mendapatkan booster vaksin Omicron.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kementerian Kesehatan saat ini terus berusaha mengajak masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin booster Covid-19. Ini khususnya untuk Anda yang sebelumnya telah menerima dua kali suntikan vaksin primer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa harus ada himbauan ini? Secara logika, wajar bila pemerintah semakin mendorong masyarakat untuk menerima booster vaksin Omicron. Salah satu yang paling masuk akal adalah semakin dekatnya Idul Fitri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harus diakui bahwa sejak virus Corona muncul, tradisi mudik dan berkumpul bersama keluarga sangat sulit terjadi. Beberapa tahun terakhir, himbauan untuk tidak mudik selalu jadi informasi setiap tahun. Bisa Anda bayangkan, betapa rindunya mereka yang berjauhan karena bertahun-tahun tak bisa memanfaatkan momen Idul Fitri untuk berkumpul bersama keluarga demi mencegah penularan Covid-19.<\/span><\/p>\n<h2>Tahun ini boleh mudik tanpa syarat asal sudah booster vaksin Omicron<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami peliknya masalah ini, Pemerintah lewat Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memberi tanda bahwa Idul Fitri tahun ini masyarakat boleh mudik tanpa syarat. Tanpa tes Antigen atau PCR untuk kelengkapan dalam menggunakan sarana transportasi atau syarat-syarat lainnya. Namun untuk bisa mendapatkan kesempatan ini, Budi Gunadi Sadikin memberi \u2018satu syarat mudah.\u2019 Anda hanya perlu melengkapi diri dengan vaksinasi lengkap plus booster.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu bagaimana dengan yang sudah vaksin dua kali tapi belum booster? Tetap bisa mudik, tapi hasil tes harus antigen Covid-19. Selanjutnya bila masih satu kali vaksinasi wajib membawa hasil PCR.<\/span><\/p>\n<h2>Biar semua bisa mudik, pemerintah fasilitasi booster vaksin Omicron \u201cOn The Spot\u201d<\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2860\" aria-describedby=\"caption-attachment-2860\" style=\"width: 1060px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2860\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-pemberian-vaksin-omicron-mudik.png\" alt=\"Ilustrasi pemberian vaksin omicron mudik\" width=\"1060\" height=\"596\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-pemberian-vaksin-omicron-mudik.png 1060w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-pemberian-vaksin-omicron-mudik-300x169.png 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-pemberian-vaksin-omicron-mudik-1024x576.png 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-pemberian-vaksin-omicron-mudik-768x432.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1060px) 100vw, 1060px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2860\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/female-patient-with-medical-mask-showing-thumbs-up-as-she-gets-vaccine-shot_14833587.htm#query=vaccine&amp;position=3&amp;from_view=search\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah dua kali suntik tapi merasa kesulitan mendapatkan booster vaksin Omicron? Jangan khawatir karena Kementerian Kesehatan memberi pernyataan akan menyiapkan pos vaksinasi di berbagai fasilitas angkutan umum. Jadi pemudik akan langsung dapat booster vaksin Omicron sebelum mudik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menteri Kesehatan tersebut menerangkan bahwa di tahun ini, Presiden RI Joko Widodo ingin masyarakat bisa lebih longgar dalam melaksanakan ibadah Ramadan, termasuk mudik Lebaran, asalkan tetap menjaga protokol kesehatan. Tujuannya tentu saja agar tahun ini bisa silaturahmi tanpa membahayakan anggota keluarga lain.<\/span><\/p>\n<h2>Ini jenis booster vaksin Omicron yang tersedia saat ini<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada berapa banyak jenis booster vaksin Omicron yang tersedia saat ini? Sebagai catatan, masyarakat punya enam opsi booster vaksin Omicron yang sudah dapat restu dari Kementerian Kesehatan untuk digunakan masyarakat Indonesia. Masing-masing dari booster vaksin Omicron tersebut adalah Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, Moderna, Janssen (J&amp;J) dan Sinopharm.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pemberian booster vaksin Omicron, warga Indonesia akan mendapatkan dua kombinasi berbeda,yaitu homolog dan heterolog. Homolog merupakan pemberian booster vaksin Omicron dengan jenis yang sama seperti dua vaksin primer sebelumnya. Beda halnya dengan heterolog, di mana Anda akan mendapatkan jenis booster vaksin Omicron berbeda dengan dua dosis suntikan vaksin awal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan booster vaksin Omicron ini nantinya juga akan melihat dari ketersediaan di setiap daerah, serta mengutamakan dosis yang segera habis masa berlakunya. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi.<\/span><\/p>\n<h2>Kombinasi booster vaksin Omicron yang berlaku saat ini<\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2861\" aria-describedby=\"caption-attachment-2861\" style=\"width: 900px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2861\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Vaksin-Covid-Omicron.png\" alt=\"Vaksin Covid Omicron\" width=\"900\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Vaksin-Covid-Omicron.png 900w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Vaksin-Covid-Omicron-300x200.png 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Vaksin-Covid-Omicron-768x512.png 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2861\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/covid-19-vaccine-injection-glass-bottle-with-syringe_13300564.htm#query=vaccine&amp;position=2&amp;from_view=search\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Ada niatan mudik tahun ini? Jangan lupa untuk melakukan booster vaksin Omicron dulu. Ketahui daftar kombinasi booster vaksin Omicron, sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk vaksin primer Sinovac akan mendapat booster vaksin Omicron AstraZeneca separuh dosis (0,25 ml), Pfizer separuh dosis (0,15 ml), dan Moderna dosis penuh (0,5 ml).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Vaksin primer AstraZeneca, suntikan booster vaksin Omicron menggunakan Moderna separuh dosis (0,25 ml), Pfizer separuh dosis (0,15 ml), dan AstraZeneca dosis penuh (0,5 ml).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi yang sudah mendapatkan vaksin primer Pfizer, vaksin boosternya menggunakan Pfizer dosis penuh (0,3 ml), Moderna separuh dosis (0,25 ml), dan AstraZeneca dosis penuh (0,5 ml).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk vaksin primer Moderna, booster vaksin Omicron menggunakan metode homolog dengan vaksin yang sama, Moderna separuh dosis (0,25 ml).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat dengan vaksin primer Janssen (J&amp;J), booster vaksin Omicronnya menggunakan Moderna separuh dosis (0,25 ml).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau vaksin primer Sinopharm, booster vaksin Omicron juga menggunakan Sinopharm dosis penuh (0,5 ml).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Booster vaksin Omicron bisa Anda dapatkan dengan syarat utama sudah mendapatkan vaksin primer (dua dosis) dan berusia di atas 18 tahun.<\/span><\/p>\n<h2>Perbedaan booster vaksin Omicron<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan banyaknya jenis atau merek vaksin yang beredar di Indonesia, Anda juga wajib mengetahui masing-masing perbedaannya. Apa saja?<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Vaksin Sinovac<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Platform: Virus dimatikan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah dosis: 2 x (0,5 ml\/dosis)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jeda pemberian dosis: 28 hari.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Vaksin AstraZeneca<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Platform: Viral vektor<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah dosis: 2 x (0,5 ml\/dosis)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jeda pemberian dosis: 12 minggu<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Vaksin Sinopharm<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Platform: Virus dimatikan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah dosis: 2 x (0,5 ml\/dosis)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jeda pemberian dosis: 21 hari<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Vaksin Moderna<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Platform: mRNA<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah dosis: 2 x (0,5 ml\/dosis)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jeda pemberian dosis: 28 hari<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Vaksin Pfizer<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Platform: RNA-based<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah dosis: 2 x (0,3 ml\/dosis)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jeda pemberian dosis: 21-28 hari<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Vaksin Janssen<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Platform: Non-replicating viral vector<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah dosis: Dosis tunggal (0,5 ml\/dosis)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jeda pemberian dosis: &#8211;<\/span><\/p>\n<h2>Tak hanya booster vaksin Omicron, selama mudik sebaiknya tetap taat prokes<\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2123\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM.jpeg\" alt=\"Infografis Tentang Omicron Indonesia - GSI\" width=\"904\" height=\"1280\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM.jpeg 904w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM-212x300.jpeg 212w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM-723x1024.jpeg 723w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM-768x1087.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 904px) 100vw, 904px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudahan dalam beribadah di bulan suci Ramadan tahun ini sudah pasti mendapat sambutan yang sangat baik dari semua kalangan. Namun di balik kemudahan ada ujian besar untuk masyarakat Indonesia. Mampukah kita, sebagai warga negara yang baik, mengemban tanggung jawab untuk tetap menjalankan protokol kesehatan selama Idul Fitri?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan sampai kelonggaran dari pemerintah tersebut justru malah membuat penularan Covid-19 di Indonesia semakin tak terkendali. Bila mudik, pastikan selalu menjalankan protokol kesehatan dengan menggunakan masker kapan pun dan di mana pun, bersilaturahmi namun tetap jaga jarak dengan orang lain serta tidak menciptakan kerumunan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, jangan lupa untuk selalu memiliki kendali terhadap penularan Omicron. Caranya adalah rutin melakukan tes PCR. Kunjungi laboratorium tes swab PCR GSI Lab yang sudah terbukti mampu memberi hasil uji sampel secara cepat dan akurat. GSI Lab memiliki laboratorium berstandar Biosafety Level (BSL) 2+ yang mampu memberi hasil uji dalam 12 sampai 24 jam setelah pengambilan sampel.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/syarat-booster-omicron\/\">Begini Lho Syarat Dapatkan Vaksin Booster yang Bisa Cegah Varian Omicron<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa untuk memanfaatkan program \u201cTes PCR Gratis untuk Masyarakat.\u201d Daftarkan diri Anda secara online di <\/span><a href=\"https:\/\/www.gsilab.id\/id\/swab-save\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">gsilab.id\/id\/swab-save\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan lengkapi dokumen-dokumennya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Boleh mudik, tapi jangan sampai pandemi balik. Jadikan Ramadan tahun ini lebih sempurna dengan booster vaksin Omicron sebelum mudik. Anda terjaga, keluarga juga terjaga dari Covid-19.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia saat ini sedang \u2018ngebut\u2019 menuju endemi. Semakin banyak orang dianjurkan untuk segera mendapatkan booster vaksin Omicron. Kementerian Kesehatan saat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2859,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[235,343,436,360,252,443,412],"class_list":["post-2858","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-covid19","tag-omicron","tag-vaksin-astrazeneca","tag-vaksin-booster","tag-vaksin-covid-19","tag-vaksin-moderna","tag-vaksin-pfizer"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing? -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing? -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-30T13:01:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Jenis-Booster-Vaksin-Omicron-yang-Tersedia-Saat-Ini-Apa-Bedanya-Masing-Masing.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-omicron\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-omicron\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing?\",\"datePublished\":\"2022-03-30T13:01:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-omicron\\\/\"},\"wordCount\":980,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-omicron\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/Jenis-Booster-Vaksin-Omicron-yang-Tersedia-Saat-Ini-Apa-Bedanya-Masing-Masing.png\",\"keywords\":[\"#Covid19\",\"omicron\",\"vaksin astrazeneca\",\"vaksin booster\",\"vaksin covid-19\",\"vaksin moderna\",\"vaksin pfizer\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-omicron\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-omicron\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-omicron\\\/\",\"name\":\"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing? -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-omicron\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-omicron\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/Jenis-Booster-Vaksin-Omicron-yang-Tersedia-Saat-Ini-Apa-Bedanya-Masing-Masing.png\",\"datePublished\":\"2022-03-30T13:01:35+00:00\",\"description\":\"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-omicron\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-omicron\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-omicron\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/Jenis-Booster-Vaksin-Omicron-yang-Tersedia-Saat-Ini-Apa-Bedanya-Masing-Masing.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/Jenis-Booster-Vaksin-Omicron-yang-Tersedia-Saat-Ini-Apa-Bedanya-Masing-Masing.png\",\"width\":900,\"height\":600,\"caption\":\"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing?\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/vaksin-omicron\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing? -","description":"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing? -","og_description":"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing?","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/","article_published_time":"2022-03-30T13:01:35+00:00","og_image":[{"width":900,"height":600,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Jenis-Booster-Vaksin-Omicron-yang-Tersedia-Saat-Ini-Apa-Bedanya-Masing-Masing.png","type":"image\/png"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing?","datePublished":"2022-03-30T13:01:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/"},"wordCount":980,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Jenis-Booster-Vaksin-Omicron-yang-Tersedia-Saat-Ini-Apa-Bedanya-Masing-Masing.png","keywords":["#Covid19","omicron","vaksin astrazeneca","vaksin booster","vaksin covid-19","vaksin moderna","vaksin pfizer"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/","name":"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing? -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Jenis-Booster-Vaksin-Omicron-yang-Tersedia-Saat-Ini-Apa-Bedanya-Masing-Masing.png","datePublished":"2022-03-30T13:01:35+00:00","description":"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Jenis-Booster-Vaksin-Omicron-yang-Tersedia-Saat-Ini-Apa-Bedanya-Masing-Masing.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Jenis-Booster-Vaksin-Omicron-yang-Tersedia-Saat-Ini-Apa-Bedanya-Masing-Masing.png","width":900,"height":600,"caption":"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing?"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/vaksin-omicron\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jenis Booster Vaksin Omicron yang Tersedia Saat Ini, Apa Bedanya Masing-Masing?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2858","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2858"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2858\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2862,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2858\/revisions\/2862"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2859"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2858"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2858"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2858"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}