{"id":2851,"date":"2022-03-29T23:59:06","date_gmt":"2022-03-29T23:59:06","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2851"},"modified":"2022-03-29T19:27:48","modified_gmt":"2022-03-29T19:27:48","slug":"obat-omicron-alami","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/","title":{"rendered":"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain menggunakan pengobatan medis, ada juga alternatif obat Omicron alami yang dapat mempercepat penyembuhan. Seperti kita ketahui, Omicron merupakan varian Covid-19 yang relatif tinggi angka kesembuhannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada gelombang ketiga, Indonesia kedatangan virus Corona varian Omicron. Kemampuannya menular dengan sangat cepat membuat lonjakan kasus sempat tinggi pada bulan kedua dan ketiga di tahun 2022. Namun, pada periode kali ini, pemerintah melalui Kemenkes menyarankan agar warga yang terpapar dengan gejala relatif ringan, sebaiknya isolasi mandiri di rumah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karakter virus Covid-19 varian Omicron yang mirip seperti flu, membuat penyakit ini memang bisa kita tangani sendiri di rumah. Selain menggunakan obat dari dokter melalui telemedicine, kita juga bisa menggunakan beberapa alternatif pengobatan yang lebih alami. Berikut ini beberapa di antaranya:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Obat Omicron alami perpaduan madu, lemon dan jahe<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2853\" aria-describedby=\"caption-attachment-2853\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2853\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Obat-Omicron-madu-lemon-jahe.jpg\" alt=\"Obat Omicron madu lemon &amp; jahe\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Obat-Omicron-madu-lemon-jahe.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Obat-Omicron-madu-lemon-jahe-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2853\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.beautynesia.id\/wellness\/5-manfaat-minum-jamu-obat-tradisional-yang-tetap-eksis-turun-temurun\/b-249553\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga bahan di atas merupakan kombinasi yang sangat baik dalam menjaga kesehatan tubuh. Selain itu, bahannya sangat mudah kita dapatkan di mana-mana. Madu adalah bahan yang mengandung enzim sangat kaya. Selain baik bagi pencernaan, madu merupakan pengobatan alami yang baik bagi pernafasan. Pastikan kita tidak memiliki alergi dengan bahan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lemon mengandung vitamin C alami. Meski saat ini sudah banyak suplemen vitamin C yang praktis, pada dasarnya tubuh kita memerlukan asupan vitamin dari bahan asli dan melalui sedikit pengolahan. Di antaranya adalah buah dan sayur. Lemon memberikan vitamin C yang baik bagi tubuh, membantu membersihkan pencernaan dan membantu penyembuhan lebih cepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan jahe, merupakan rimpang serbaguna yang sudah lama menjadi bahan pengobatan tradisional. Kandungan jahe bisa membantu menghangatkan tubuh, mengatasi bakteri dan melawan peradangan. Menggabungkan ketiga bahan ini bisa berupa minuman hangat yang mudah kita konsumsi sehari-hari. Pilih konsumsi minuman ini sekitar beberapa jam setelah makan dan tidak bersamaan dengan minum obat dokter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Geprek madu seperti biasa dan seduh dengan setengah gelas air panas, atau kita bisa merebusnya.\u00a0 Tambahkan air dengan suhu normal dan tunggu hingga suhunya tidak terlalu panas. Masukkan perasan lemon dan madu. Kedua bahan terakhir ini dapat rusak kandungannya bila kita langsung mencampurnya ke dalam air panas. Bila ingin minum jahenya tetap agak panas, kita bisa mencampur madu dan lemon di wadah terpisah.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mengonsumsi ekstrak jinten hitam<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila perlu, kita bisa mengandalkan ekstrak jinten hitam atau habattusauda. Saat ini sudah cukup banyak kemasannya dalam bentuk kapsulasi yang lebih mudah kita konsumsi. Dengan aroma yang hangat, jinten hitam memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Karenanya banyak orang mengandalkan suplemen ini untuk membantu pemulihan pada penyakit berat, seperti stroke, kolesterol, kanker atau sekedar memelihara kesehatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas apa hubungan antioksidan dengan Covid-19? Saat infeksi virus, tubuh kita bisa mengalami peradangan atau inflamasi. Anti oksidan membantu memerangi kondisi tersebut sehingga gejala infeksi bisa lebih mereda. Selain itu, juga bisa merevitalisasi jaringan yang mengalami kerusakan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Obat Omicron alami dari teh hijau<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2854\" aria-describedby=\"caption-attachment-2854\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2854\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Teh-hijau-obat-alami-Omicron.jpg\" alt=\"Teh hijau obat alami Omicron\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Teh-hijau-obat-alami-Omicron.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Teh-hijau-obat-alami-Omicron-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2854\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/memetik-manfaat-teh-hijau-untuk-kesehatan\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu obat alami yang merupakan tradisi di Asia adalah mengonsumsi teh. Di Jepang, teh hijau menjadi alternatif untuk menunjang kondisi kesehatan. Sebuah penelitian di negeri Sakura tersebut menemukan bahwa ada kandungan yang dapat mencegah flu di dalam teh hijau, yaitu catechin dan theanine. Senyawa tersebut pada dasarnya merupakan anti oksidan, sehingga sudah pasti bisa membantu penyembuhan bila kita konsumsi secara rutin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teh hijau juga memiliki efek menenangkan, karena ada kalanya meski Omicron memiliki gejala lebih ringan, bisa membuat kita mengalami kecemasan hingga susah tidur. Konsumsi teh hijau beberapa jam sebelum tidur, dapat membantu kita lebih rileks.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Lobak putih dan madu, resep dari Jepang<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih dari negeri matahari terbit, ternyata ada sebuah resep alami yang bisa membantu pemulihan Omicron. Yakni hachimitsu daikon. Berupa potongan lobak putih yang berbentuk dadu, kemudian kita rendam dalam larutan madu. Setelah beberapa jam, kita bisa meminumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa lobak? Ternyata bahan sayuran yang satu ini memiliki kandungan vitamin C dan enzim pengencer dahak. Jadi apabila mengalami permasalahan dengan flu, batuk berdahak, hidung tersumbat, kita bisa mencoba ramuan yang satu ini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Rebusan kunyit, sereh, jahe dan jeruk nipis<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau yang satu ini memang menjadi jamu bagi kebanyakan orang di Indonesia. Namun apabila tak sempat memarut dan memeras, kita bisa mengiris semua bahan jadi kecil-kecil dan merebusnya. Ramuan rempah ini sudah banyak menjadi andalan di Indonesia. Bila ingin rasa atau aromanya lebih enak, kita bisa menambahkan bahan lain seperti kayu manis atau bunga lawang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa orang bisa mengonsumsi minuman ini tanpa gula. Akan tetapi, bila ingin lebih ada rasanya, kita bisa pakai gula batu. Khasiat rebusan rimpang dan herbal ini adalah membuat kita lebih hangat, tenggorokan lebih nyaman, mencegah inflamasi, menambah asupan vitamin C dan khasiat lainnya dalam menjaga serta menaikkan daya tahan tubuh.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Apel kukus pereda batuk<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2855\" aria-describedby=\"caption-attachment-2855\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2855\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-Apel-kukus-pereda-batuk.jpg\" alt=\"Ilustrasi Apel kukus pereda batuk\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-Apel-kukus-pereda-batuk.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-Apel-kukus-pereda-batuk-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2855\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.orami.co.id\/magazine\/banyak-manfaatnya-yuk-coba-3-resep-mpasi-dari-apel-untuk-bayi\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Di kalangan ibu-ibu, apel kukus sangat populer. Bukan untuk isian pie, melainkan menjadi puree mpasi atau obat bagi beberapa penyakit seperti diare dan batuk. Kok bisa?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apel memang buah yang punya jargon, an apple a day keeps doctor away. Selain bervitamin, hampir semua turunan apel punya khasiat. Buahnya bagi kesehatan, bijinya bagi kecantikan, bahkan sari dan cuka apel untuk kesehatan maupun kecantikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Potong apel menjadi beberapa bagian, kemudian kukus selama 10-20 menit. Setelah itu kita bisa mengonsumsinya seperti biasa. Kandungan apel ini bisa meredakan gejala batuk yang membandel, mengingat Omicron cukup sering menyisakan batuk pada orang yang mengidapnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Aktivitas lain yang memudahkan pemulihan dari Omicron<\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2123\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM.jpeg\" alt=\"Infografis Tentang Omicron Indonesia - GSI\" width=\"904\" height=\"1280\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM.jpeg 904w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM-212x300.jpeg 212w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM-723x1024.jpeg 723w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM-768x1087.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 904px) 100vw, 904px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain beberapa solusi di atas, kita juga bisa melakukan aktivitas yang menunjang penyembuhan lainnya. Antara lain:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Berjemur<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendapatkan asupan sinar matahari, membantu tubuh memperoleh vitamin D. Asupan ini bisa membantu pemulihan tubuh lebih cepat dari kondisi-kondisi yang kurang menyehatkan. Selain itu bisa membuat tubuh kita terasa lebih hangat.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Menghirup aroma terapi<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak sarana yang membuat kita bisa melatih pernafasan. Misalnya menggunakan minyak eukaliptus, menghirup essential oil melalui humidifier, atau sekedar menggunakan inhaler. Cara ini membantu meredakan gejala selama masa pemulihan. Selain meredakan jalan nafas, juga bisa melatih indra penciuman kita.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tidur cukup atau sedikit lebih banyak<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memenuhi jam tidur 6-8 jam dalam sekali tidur, bisa membantu kita sembuh lebih cepat. Hal ini karena badan kita mendapat kesempatan untuk bisa beristirahat dan memperbaiki sel-sel rusak. Tidak begadang bisa menghindarkan kita dari kondisi long covid.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, penyembuhan merupakan proses. Penyakit memang tidak selalu sembuh seketika hanya dengan obat, karena infeksi virus bisa berdampak pada organ dan tubuh kita perlu waktu untuk mengatasi hal tersebut. Selama penyembuhan, upayakan untuk lebih teratur dalam makan, istirahat, bergerak dan konsumsi obat.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-covid\/\">Tak Perlu Risau, Ini Obat Omicron Covid yang Bisa Digunakan<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa obat alami di atas sebaiknya kita konsultasikan dengan dokter dan perhatikan apakah ada alergi sebelum mencobanya. Selain itu, pisahkan jam konsumsi beberapa alternatif di atas dengan obat yang kita minum. Agar hasilnya tetap maksimal.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selain menggunakan pengobatan medis, ada juga alternatif obat Omicron alami yang dapat mempercepat penyembuhan. Seperti kita ketahui, Omicron merupakan varian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2852,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[235,219,349,343,405],"class_list":["post-2851","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-covid19","tag-covid-19","tag-obat-covid","tag-omicron","tag-syarat-sembuh-omicron"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-29T23:59:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/6-Obat-Omicron-Alami-yang-Membantu-Pemulihan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-omicron-alami\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-omicron-alami\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan\",\"datePublished\":\"2022-03-29T23:59:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-omicron-alami\\\/\"},\"wordCount\":1093,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-omicron-alami\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/6-Obat-Omicron-Alami-yang-Membantu-Pemulihan.jpg\",\"keywords\":[\"#Covid19\",\"covid-19\",\"obat covid\",\"omicron\",\"syarat sembuh omicron\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-omicron-alami\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-omicron-alami\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-omicron-alami\\\/\",\"name\":\"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-omicron-alami\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-omicron-alami\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/6-Obat-Omicron-Alami-yang-Membantu-Pemulihan.jpg\",\"datePublished\":\"2022-03-29T23:59:06+00:00\",\"description\":\"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-omicron-alami\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-omicron-alami\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-omicron-alami\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/6-Obat-Omicron-Alami-yang-Membantu-Pemulihan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/6-Obat-Omicron-Alami-yang-Membantu-Pemulihan.jpg\",\"width\":663,\"height\":382,\"caption\":\"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-omicron-alami\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan -","description":"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan -","og_description":"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/","article_published_time":"2022-03-29T23:59:06+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/6-Obat-Omicron-Alami-yang-Membantu-Pemulihan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan","datePublished":"2022-03-29T23:59:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/"},"wordCount":1093,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/6-Obat-Omicron-Alami-yang-Membantu-Pemulihan.jpg","keywords":["#Covid19","covid-19","obat covid","omicron","syarat sembuh omicron"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/","name":"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/6-Obat-Omicron-Alami-yang-Membantu-Pemulihan.jpg","datePublished":"2022-03-29T23:59:06+00:00","description":"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/6-Obat-Omicron-Alami-yang-Membantu-Pemulihan.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/6-Obat-Omicron-Alami-yang-Membantu-Pemulihan.jpg","width":663,"height":382,"caption":"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-alami\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"6 Obat Omicron Alami yang Membantu Pemulihan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2851","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2851"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2851\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2857,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2851\/revisions\/2857"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2852"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2851"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2851"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2851"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}