{"id":2805,"date":"2022-03-24T12:42:29","date_gmt":"2022-03-24T12:42:29","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2805"},"modified":"2022-03-24T11:50:11","modified_gmt":"2022-03-24T11:50:11","slug":"hidung-tersumbat-omicron","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/","title":{"rendered":"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di masa pandemi ini, kita kemungkinan bingung sedang flu biasa atau terkena hidung tersumbat Omicron. Pada dasarnya, di fase gelombang ketiga pandemi Covid-19 ini, hampir semua flu bisa jadi adalah Covid-19 varian Omicron.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut karena ciri dan gejala mereka yang terlihat sama saja. Tapi, tentunya ada beberapa perbedaan yang menonjol. Di antaranya gejala Omicron biasanya lebih membandel daripada flu biasa. Lalu, apalagi ya yang kira-kira menjadi perbedaan dari kedua penyakit tersebut? Mari kita kupas bersama di sini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan batuk dan hidung tersumbat Omicron dengan flu biasa<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2807\" aria-describedby=\"caption-attachment-2807\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2807\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Batuk-Omicron-vs-Flu-biasa.jpg\" alt=\"Batuk Omicron vs Flu biasa\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Batuk-Omicron-vs-Flu-biasa.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Batuk-Omicron-vs-Flu-biasa-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2807\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/nanas-dan-daun-mint-berpotensi-dijadikan-obat-batuk-berdahak\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Batuk, flu, hidung tersumbat dan radang tenggorokan merupakan penyakit yang seringkali datang dalam \u2018satu paket\u2019. Hal ini juga bisa terjadi bila kita mengalami Covid-19 varian Omicron. Akan tetapi, ada lho pembeda yang spesifik di antara flu dan Covid-19 Omicron ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Batuk pada Covid 19 tergolong batuk kering dan ini bisa terjadi cukup sering intensitasnya. Hal ini agak sulit kita bedakan dengan flu. Namun pada pilek, batuk kering ini terbilang jarang. Lebih sering orang mengalami batuk berdahak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara gejala hidung tersumbat, malah jarang ada pada Covid-19 varian Omicron. Gejala spesifik yang sering menandai malah anosmia, di mana kita kehilangan kemampuan untuk mencium bau dan mengecap rasa. Hidung tersumbat lebih banyak terjadi bila kita mengalami pilek secara spesifik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk gejala sakit tenggorokan, hal ini bisa terjadi dan bisa juga tidak pada Covid-19. Sedangkan pada flu dan pilek kondisi ini sangat mungkin terjadi. Karena bias kondisi inilah, kebanyakan orang pada akhirnya akan memerlukan swab test. Berikutnya, penanganan menyesuaikan dengan beratnya komplikasi gejala yang timbul.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">GSI Lab memiliki <\/span><a href=\"https:\/\/www.gsilab.id\/id\/swab-save\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">program Swab and Save<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> bila kita ingin membantu sesama untuk bisa swab gratis. Tak hanya itu, ada program donasi juga lho <\/span><a href=\"https:\/\/benihbaik.com\/campaign\/tes-pcr-gratis-untuk-masyarakat\"><span style=\"font-weight: 400;\">di sini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengatasi hidung tersumbat Omicron dengan mandi air hangat<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila kita positif Omicron dan mengalami hidung tersumbat, maka tidak perlu khawatir. Omicron pada dasarnya memiliki risiko keparahan lebih rendah, asalkan tidak membuat komplikasi pada komorbid atau kondisi bawaan kita. Karena itu, gejala yang muncul lebih seperti flu atau pilek biasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila hidung tersumbat, salah satu cara yang bisa meringankan gejalanya adalah mandi dengan air hangat. Cara ini bisa mengaktifkan pembuluh darah dan saraf, sehingga melegakan pernafasan di hidung. Selain menyiram bagian tubuh, kita bisa juga menyiram wajah sejenak, karena hal ini membantu melancarkan sirkulasi nafas dan pembuluh darah di wajah yang berhubungan dengan hidung.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kompres handuk atau botol hangat<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hidung tersumbat memang sangat tidak nyaman, karena bisa menyebabkan sinusitis bagi beberapa orang. Kondisi ini seperti kita sangat tersiksa dengan hidung buntu, namun juga capek dan pening di sekitar kening dan tulang pipi. Cobalah untuk mengompres dengan handuk, maupun botol berisi air hangat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara ini hampir sama dengan mandi air hangat, di mana kita bisa membuat area yang tersumbat dan terasa kencang, bisa jadi lebih rileks. Hindari ruangan ber-AC, minuman dingin atau udara dingin karena bisa membuat kondisi hidung tersumbat lebih parah.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mengonsumsi air minum hangat dan makanan berkuah<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2808\" aria-describedby=\"caption-attachment-2808\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2808\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-makanan-berkuah.jpg\" alt=\"Ilustrasi makanan berkuah\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-makanan-berkuah.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-makanan-berkuah-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2808\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/5-cara-mudah-agar-anak-doyan-makan-sup\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Meski maintenance ini lebih kepada cara yang manual dan alami, namun konsumsi makan dan minuman hangat memang lebih pas ketika kita sedang mengalami hidung tersumbat. Cara ini seperti membantu hidung yang susah bernafas agar bisa lebih lega dan mendukung adanya pemulihan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan makanan berkuah juga salah satu cara memenuhi hidrasi dan meningkatkan selera makan ketika kita kesulitan mencium aroma makanan atau kurang berselera pada makanan yang cenderung tersaji kering. Selain itu, makanan berkuah memiliki tekstur yang lebih mudah kita cerna saat sakit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu makanan berkuah yang banyak menjadi andalan adalah sup ayam. Karena komponen masaknya mengandung banyak zat yang baik untuk pemulihan, seperti bawang putih, merica, protein dari ayam dan sayuran. Kuah sayur semacam ini bisa menjadi elektrolit tambahan karena vitamin dan garam di dalamnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita juga bisa merangsang hidung dengan makanan pedas, namun jangan terlalu ekstrem karena pada saat sakit, rongga mulut dan pencernaan juga lebih sensitif akan sariawan atau tukak usus dan lambung.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan inhaler untuk hidung tersumbat Omicron<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teknologi terapi sederhana seperti inhaler juga bisa menjadi alternatif yang handy dan praktis. Inhaler biasanya memiliki ketajaman dan kekuatan aroma yang pas, sehingga bisa melatih dan menstimulasi indra penciuman kita. Hawa dingin dari kandungan menthol di dalamnya juga membantu melegakan pernafasan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Menghirup uap essential oil<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2809\" aria-describedby=\"caption-attachment-2809\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2809\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-essensial-oil-untuk-hidung-tersumbat.jpg\" alt=\"Ilustrasi essensial oil untuk hidung tersumbat\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-essensial-oil-untuk-hidung-tersumbat.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-essensial-oil-untuk-hidung-tersumbat-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2809\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.popmama.com\/life\/home-and-living\/bernadine\/wajib-tahu-perbedaan-air-purifier-air-humidifier-dan-diffuser\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau punya di rumah, kita bisa mencoba menghirup essential oil. Cara penyembuhan yang satu ini juga tergolong efektif, karena banyak kombinasi dan essential oil alami saat ini yang baik bagi flu. Metode ini sangat cocok untuk pasien anak-anak dan lansia yang biasanya membutuhkan ketelatenan khusus. Karena uap essential oil lebih mudah untuk kita hirup dan meringankan gejala dengan sendirinya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan obat gosok<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengoleskan obat gosok pada punggung dan dada sebelum tidur, bisa membantu kita istirahat dengan meringankan gejala. Cara ini setidaknya juga membuat tubuh lebih hangat dan jalur nafas ikut terpulihkan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Berjemur sinar matahari<\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2123\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM.jpeg\" alt=\"Infografis Tentang Omicron Indonesia - GSI\" width=\"904\" height=\"1280\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM.jpeg 904w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM-212x300.jpeg 212w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM-723x1024.jpeg 723w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM-768x1087.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 904px) 100vw, 904px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya tubuh manusia memang seperti tumbuhan, di mana kita memerlukan cukup air dan sinar matahari. Dengan paparan sinar matahari, kulit mengubah kolesterol sehingga menjadi vitamin D yang juga dapat menunjang pemulihan. Berjemur tak perlu dalam waktu yang lama. Cukup 5-10 menit saja dan hindari paparan matahari langsung ke kepala serta tengkuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa alternatif yang bisa kita lakukan saat mengalami hidung tersumbat, baik karena Omicron maupun flu biasa. Lengkapi proteksi kita dengan melakukan vaksin dosis primer dan booster untuk bisa mencegah keparahan Omicron.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/beda-omicron-dan-flu\/\">Ciri Omicron dan Flu Biasa Ternyata Beda, Awas Jangan Sampai Terkecoh!<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan tinggalkan kebiasaan protokol kesehatan, karena sebenarnya tameng utama ada di situ. Meski kita sudah vaksin, jangan lepaskan masker dan berkerumun sembarangan. Ingat, bukan hanya Covid, kita bisa membawa virus apapun ke rumah walau influenza biasa. Jadi tetap waspada dan jangan lengah ya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di masa pandemi ini, kita kemungkinan bingung sedang flu biasa atau terkena hidung tersumbat Omicron. Pada dasarnya, di fase gelombang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2806,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[235,219,402,362,437,343],"class_list":["post-2805","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-covid19","tag-covid-19","tag-demam-omicron","tag-flu","tag-hidung-tersumbat-omicron","tag-omicron"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-24T12:42:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ciri-Hidung-Tersumbat-Omicron-dan-7-Cara-Mengatasinya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/hidung-tersumbat-omicron\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/hidung-tersumbat-omicron\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya\",\"datePublished\":\"2022-03-24T12:42:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/hidung-tersumbat-omicron\\\/\"},\"wordCount\":946,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/hidung-tersumbat-omicron\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/Ciri-Hidung-Tersumbat-Omicron-dan-7-Cara-Mengatasinya.jpg\",\"keywords\":[\"#Covid19\",\"covid-19\",\"demam omicron\",\"flu\",\"hidung tersumbat omicron\",\"omicron\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/hidung-tersumbat-omicron\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/hidung-tersumbat-omicron\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/hidung-tersumbat-omicron\\\/\",\"name\":\"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/hidung-tersumbat-omicron\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/hidung-tersumbat-omicron\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/Ciri-Hidung-Tersumbat-Omicron-dan-7-Cara-Mengatasinya.jpg\",\"datePublished\":\"2022-03-24T12:42:29+00:00\",\"description\":\"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/hidung-tersumbat-omicron\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/hidung-tersumbat-omicron\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/hidung-tersumbat-omicron\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/Ciri-Hidung-Tersumbat-Omicron-dan-7-Cara-Mengatasinya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/Ciri-Hidung-Tersumbat-Omicron-dan-7-Cara-Mengatasinya.jpg\",\"width\":663,\"height\":382,\"caption\":\"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/hidung-tersumbat-omicron\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya -","description":"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya -","og_description":"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/","article_published_time":"2022-03-24T12:42:29+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ciri-Hidung-Tersumbat-Omicron-dan-7-Cara-Mengatasinya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya","datePublished":"2022-03-24T12:42:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/"},"wordCount":946,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ciri-Hidung-Tersumbat-Omicron-dan-7-Cara-Mengatasinya.jpg","keywords":["#Covid19","covid-19","demam omicron","flu","hidung tersumbat omicron","omicron"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/","name":"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ciri-Hidung-Tersumbat-Omicron-dan-7-Cara-Mengatasinya.jpg","datePublished":"2022-03-24T12:42:29+00:00","description":"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ciri-Hidung-Tersumbat-Omicron-dan-7-Cara-Mengatasinya.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ciri-Hidung-Tersumbat-Omicron-dan-7-Cara-Mengatasinya.jpg","width":663,"height":382,"caption":"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/hidung-tersumbat-omicron\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ciri Hidung Tersumbat Omicron dan 7 Cara Mengatasinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2805"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2805\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2810,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2805\/revisions\/2810"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2806"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}