{"id":2758,"date":"2023-01-08T20:41:33","date_gmt":"2023-01-08T20:41:33","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2758"},"modified":"2023-02-15T10:51:55","modified_gmt":"2023-02-15T10:51:55","slug":"obat-asam-lambung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/","title":{"rendered":"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anak muda dan orang dewasa di era modern ini semakin akrab dengan obat asam lambung. Tingginya stres, pola makan dan hidup kurang teratur, serta ragam makanan pemicu sakit maag juga mempengaruhi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit asam lambung sebenarnya bukan hanya maag, namun juga bisa menjadi GERD yang lebih serius level keparahannya. Apakah penyakit ini tidak bisa sembuh? Sebenarnya bisa, namun membutuhkan disiplin dan pembentukan kebiasaan yang cukup lama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan obat asam lambung tak bisa sembarangan, namun terkadang karena seringnya kambuh, kita merasa terbiasa dan bisa menggunakannya menyesuaikan diri kita sendiri. Padahal, tidak bisa demikian, ya. Kita tetap perlu rekomendasi dokter untuk bisa mendapatkan dosis sesuai dengan kondisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sembarangan mengonsumsi obat dapat memberikan efek kebal atau bahkan membuat kondisi organ yang sakit semakin berat. Karena itu, apabila sudah mengalami gejala dan tidak selesai dengan obat yang tersedia, segerakan untuk konsultasi ke dokter.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab kita mengonsumsi obat asam lambung<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2760\" aria-describedby=\"caption-attachment-2760\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2760\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-asam-lambung.jpg\" alt=\"Ilustrasi asam lambung\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-asam-lambung.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-asam-lambung-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2760\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/penyebab-heartburn-dan-cara-mengatasinya\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor utama kita mengonsumsi obat asam lambung tentunya adalah gangguan pencernaan di mana lambung terasa perih atau asam lambung serasa meningkat. Kondisi ini bisa terjadi karena telat makan, konsumsi makanan asam, berminyak atau terlalu pedas hingga termasuk juga adanya stres tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain dari makanan, kebanyakan masalah pencernaan berasal dari stres yang kita alami. Secara tidak langsung, dampaknya bisa berupa jam makan kurang teratur atau asupan yang tidak berimbang, kurang tidur dan kegelisahan lain yang memicu rasa tegang dan tertekan hingga asam lambung meningkat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Obat asam lambung alami dari rimpang dan rempah<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa rempah yang berkhasiat untuk memperbaiki fungsi pencernaan. Misalnya jahe, kunyit dan cengkeh. Bahan-bahan alami ini biasanya menjadi jamu atau rebusan biasa yang bermanfaat meredakan gejala-gejala penyakit perut. Mulai dari kembung, begah, diare, hingga asam lambung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut karena kandungan dalam rempah tersebut yang mengandung anti peradangan dan mampu menenangkan perut. Kita bisa mengonsumsi minuman rempah ini untuk meredakan gejala yang ringan atau sebagai terapi tambahan bila ingin mencegah gejala asam lambung dan penyakit pencernaan lainnya kembali.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">H-2 receptor blockers menggunakan resep dokter<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis obat asam lambung yang untuk konsumsinya biasanya pada 30 menit sebelum makan atau sebelum tidur malam. Obat jenis H-2 receptor blockers ini dapat membantu mencegah rasa perih dan tidak nyaman setelah makan. Selain itu, ia juga bisa mencegah kenaikan asam lambung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Obat jenis ini sebaiknya tidak kita gunakan untuk jangka panjang, karena dapat menyebabkan defisiensi vitamin B12. Meski relatif aman, namun bisa saja terjadi efek samping seperti sakit kepala atau reaksi alergi lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Madu dan turunannya<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2761\" aria-describedby=\"caption-attachment-2761\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2761\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-madu-asli.jpg\" alt=\"Ilustrasi madu asli\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-madu-asli.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-madu-asli-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2761\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.tribunnews.com\/kesehatan\/2020\/11\/14\/cara-membedakan-madu-asli-dan-palsu-ini-6-manfaat-madu-untuk-kesehatan-tubuh\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Bila kita rutin mengonsumsi madu, maka dapat memudahkan proses penyembuhan penyakit asam lambung. Madu dan produk lainnya seperti propolis, royal jelly dan bee pollen sudah lama terkenal sebagai bahan super khasiat. Selain kaya enzim yang baik untuk pencernaan, juga mengandung vitamin serta mineral penting.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di samping menutrisi, madu sangat baik untuk menyembuhkan sistem pencernaan. Termasuk gangguan lambung. Kita bisa mengonsumsi madu secara rutin saat perut kosong (biasanya di pagi hari) untuk hasil yang lebih optimal.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Obat asam lambung Proton pump inhibitors (PPI) sesuai resep dokter<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis lain dari obat asam lambung yang biasanya bisa membantu permasalahan seperti maag, tukak lambung hingga GERD. Sama halnya seperti H-12 receptor blockers, obat jenis ini hanya bisa kita beli dengan menggunakan resep dokter.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya dosis sudah melalui penyesuaian dengan rekomendasi dokter, sehingga tidak dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang. Sebab, jenis obat lambung semacam ini juga bisa menyebabkan kekurangan vitamin B12.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Antasida paling mudah didapat<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merupakan salah satu obat asam lambung yang mudah kita temui di minimarket maupun apotik. Pembeliannya pun relatif tak memerlukan resep dokter. Obat antasida ini bekerja dengan cara menghilangkan rasa sebah dan kembung. Bisa sedikit meredakan perih lambung bila sakitnya tergolong ringan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun antasida ini agak kurang bisa membantu bila penyakit lambung membuat tenggorokan ikut sakit. Selain itu, sebaiknya tidak menggunakan obat ini dalam jangka panjang, sebab dapat menimbulkan efek samping seperti sembelit atau bahkan kram perut dan masalah ginjal. Selalu ikuti aturan pakai yang tertera di kemasan atau sesuai anjuran dokter.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Obat asam lambung penguat sfingter esofagus<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Obat ini biasanya pemberiannya pada mereka yang mengalami heartburn atau sensasi dada terasa terbakar karena naiknya asam lambung. Selain pada kondisi penyakit asam lambung menengah, biasanya juga bisa kita temui pada mereka yang mengalami GERD.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumsi obat penguat sfingter ini agar katup yang menahan asam lambung tidak kendur, sehingga mencegah kenaikan asam lambung ke kerongkongan. Pastinya kondisi ini bakal bikin tidak nyaman dan bahkan ada yang merasa sesak. Efek samping obat ini kemungkinan bisa terasa, berupa rasa mual atau lelah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kombinasi dan interaksi obat<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2762\" aria-describedby=\"caption-attachment-2762\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2762\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-makanan-pedas-sumber-asam-lambung.jpg\" alt=\"Ilustrasi makanan pedas sumber asam lambung\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-makanan-pedas-sumber-asam-lambung.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-makanan-pedas-sumber-asam-lambung-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2762\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/m.traveloka.com\/en-id\/restaurants\/article\/5-makanan-pedas-yang-bikin-nagih-di-jakarta-47\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Pada mereka yang menderita sakit lambung agak berat hingga sangat berat, dokter biasanya akan meresepkan beberapa kombinasi obat sesuai dengan keluhan. Ikutilah anjuran dosis yang diberikan, bila kurang paham jangan ragu untuk menanyakan perihal obat tersebut. Karena, sangat mungkin ada interaksi obat yang membuat tubuh kita bereaksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selalu pelajari cara pakai dan komposisi yang tertera pada kemasan obat sebelum mengonsumsi. Bila terjadi reaksi yang menurut kita kurang nyaman, segera konsultasikan dengan dokter dan hentikan sementara penggunaannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/asam-lambung-naik\/\">Asam Lambung Naik, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyakit asam lambung dapat muncul kembali. Oleh karena itu, kita perlu mengusahakan untuk menghindari faktor yang bisa memicu timbulnya rasa sakit tersebut. Mulai mengatur pola makan dengan asupan seimbang dan makan tepat waktu, hindari makanan dengan rasa yang tajam seperti pedas, selain itu kelola stres agar tidak berlarut-larut karena bisa mempengaruhi gejolak asam lambung.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anak muda dan orang dewasa di era modern ini semakin akrab dengan obat asam lambung. Tingginya stres, pola makan dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2759,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[354,325,324,375],"class_list":["post-2758","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-asam-lambung","tag-gerd","tag-masalah-pencernaan","tag-tips-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-08T20:41:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-15T10:51:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/6-Obat-Asam-Lambung-di-Apotik-dengan-dan-Tanpa-Resep.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-asam-lambung\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-asam-lambung\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep\",\"datePublished\":\"2023-01-08T20:41:33+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-15T10:51:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-asam-lambung\\\/\"},\"wordCount\":903,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-asam-lambung\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/6-Obat-Asam-Lambung-di-Apotik-dengan-dan-Tanpa-Resep.jpg\",\"keywords\":[\"asam lambung\",\"gerd\",\"masalah pencernaan\",\"tips kesehatan\"],\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-asam-lambung\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-asam-lambung\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-asam-lambung\\\/\",\"name\":\"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-asam-lambung\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-asam-lambung\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/6-Obat-Asam-Lambung-di-Apotik-dengan-dan-Tanpa-Resep.jpg\",\"datePublished\":\"2023-01-08T20:41:33+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-15T10:51:55+00:00\",\"description\":\"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-asam-lambung\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-asam-lambung\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-asam-lambung\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/6-Obat-Asam-Lambung-di-Apotik-dengan-dan-Tanpa-Resep.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/6-Obat-Asam-Lambung-di-Apotik-dengan-dan-Tanpa-Resep.jpg\",\"width\":663,\"height\":382,\"caption\":\"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-asam-lambung\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep -","description":"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep -","og_description":"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/","article_published_time":"2023-01-08T20:41:33+00:00","article_modified_time":"2023-02-15T10:51:55+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/6-Obat-Asam-Lambung-di-Apotik-dengan-dan-Tanpa-Resep.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep","datePublished":"2023-01-08T20:41:33+00:00","dateModified":"2023-02-15T10:51:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/"},"wordCount":903,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/6-Obat-Asam-Lambung-di-Apotik-dengan-dan-Tanpa-Resep.jpg","keywords":["asam lambung","gerd","masalah pencernaan","tips kesehatan"],"articleSection":["Tips"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/","name":"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/6-Obat-Asam-Lambung-di-Apotik-dengan-dan-Tanpa-Resep.jpg","datePublished":"2023-01-08T20:41:33+00:00","dateModified":"2023-02-15T10:51:55+00:00","description":"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/6-Obat-Asam-Lambung-di-Apotik-dengan-dan-Tanpa-Resep.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/6-Obat-Asam-Lambung-di-Apotik-dengan-dan-Tanpa-Resep.jpg","width":663,"height":382,"caption":"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-asam-lambung\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"6 Obat Asam Lambung di Apotik dengan dan Tanpa Resep"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2758","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2758"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2758\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2763,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2758\/revisions\/2763"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2759"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2758"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2758"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2758"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}