{"id":2746,"date":"2023-01-14T23:52:25","date_gmt":"2023-01-14T23:52:25","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2746"},"modified":"2023-02-15T10:53:18","modified_gmt":"2023-02-15T10:53:18","slug":"obat-sakit-perut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/","title":{"rendered":"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengatasi masalah pencernaan tak bisa dengan sembarang obat sakit perut. Salah penanganan malah bikin kondisinya makin runyam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sakit perut memang terdengar sebagai penyakit yang ringan. Perlu mengetahui pencetusnya agar lebih memahami solusi apa yang perlu kita lakukan untuk mengatasinya. Kadang ada keluhan pencernaan yang tak memerlukan obat, melainkan hanya perlu memperbaiki asupan dan pola makan kita saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keluhan sakit perut bisa terjadi karena permasalahan tukak lambung, salah makan, kurang minum, kurang serat, susah buang air besar, hingga faktor lain yang lebih berat. Namun, kali ini kita akan membahas tentang solusi untuk sakit perut ringan hingga menengah dan berasal dari bahan alami atau obat apotik.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Makan pepaya mencegah minum obat sakit perut<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2748\" aria-describedby=\"caption-attachment-2748\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2748\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Pepaya-sebagai-obat-sakit-perut.jpg\" alt=\"Pepaya sebagai obat sakit perut\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Pepaya-sebagai-obat-sakit-perut.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Pepaya-sebagai-obat-sakit-perut-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2748\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/health.kompas.com\/read\/2020\/06\/25\/170300368\/10-manfaat-buah-pepaya-untuk-kesehatan?page=all\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya buah pepaya sebagai salah satu sumber enzim papain sudah banyak yang tahu. Hanya saja, karena memang memiliki aroma cenderung langu buah, masih ada yang enggan mengonsumsinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Makan buah pepaya sangat membantu pencernaan jadi lebih lancar, bukan hanya dalam artian untuk buang air besar, namun juga secara sistem metabolismenya. Ini mencegah perut kita dalam kondisi yang tidak prima. Bila kurang suka dengan aromanya, kita bisa menambahkan perasan jeruk nipis atau lemon untuk rasa yang lebih segar.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Minum cukup air putih<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski sederhana, minum air putih bisa membantu menstabilkan pencernaan. Ketika perut terasa kurang nyaman karena sedang gelisah, coba minum air putih hangat. Cara ini bisa membuat kita lebih tenang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, cukup konsumsi air putih juga membantu menjaga kebersihan saluran pencernaan. Tentunya, minumlah secara bertahap agar tidak mudah kembung dan membebani organ di dalam perut kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumsi jahe<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jahe memiliki zat yang dapat membantu menenangkan perut, anti radang, kembung, hingga sebah. Karenanya, ia seringkali menjadi bahan utama dalam obat obatan herbal. Selain menjaga kondisi pencernaan, khasiatnya juga bisa menjaga imunitas secara keseluruhan dan membantu pemulihan dari kondisi yang kurang fit. Kita bisa mengonsumsinya sebagai minuman hangat, maupun jamu yang saat ini sudah banyak di pasaran.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Obat sakit perut yang mengandung ekstrak daun jambu<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ekstrak daun jambu sudah lama menjadi ramuan turun temurun untuk meredakan sakit perut karena diare. Kandungannya dapat membantu memadatkan kembali tinja dan memperbaiki kondisi pencernaan. Agar lebih praktis dan aman, kita bisa mendapatkan obat versi jadinya yang kini sudah banyak di apotik.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Jamu atau rebusan kunyit<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2749\" aria-describedby=\"caption-attachment-2749\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2749\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-air-kunyit-untuk-sakit-perut.jpg\" alt=\"Ilustrasi air kunyit untuk sakit perut\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-air-kunyit-untuk-sakit-perut.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-air-kunyit-untuk-sakit-perut-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2749\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/jateng.tribunnews.com\/2022\/02\/10\/7-khasiat-air-rebusan-jahe-kunyit-bantu-tingkatkan-imun-di-masa-pandemi\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Kunyit merupakan bahan alami selain jahe yang memiliki kemampuan anti inflamasi yang baik. Jamu atau rebusan kunyit banyak menjadi andalan kaum perempuan saat tamu bulanan tiba. Karena kunyit ini bisa membantu meredakan nyeri haid. Meski demikian, kombinasi jahe dengan kunyit juga bisa menjadi obat pereda sakit perut atau gangguan lambung.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Air kelapa sebagai penetralisir racun<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Permasalahan perut lainnya yang cukup sering terjadi adalah keracunan. Kondisi ini biasanya bisa kita netralisir dengan susu atau air kelapa hijau murni. Selain mentralisir racun, susu juga bisa kita konsumsi setelah makan masakan yang pedas. Karena asam susu bisa membilas zat pedas dari cabai yang kita makan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan air kelapa dapat membantu menetralisir dari racun. Magnesium dan potasium dalam air kelapa juga dapat meringankan kejang otot pada perut kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Obat pencahar<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beralih ke obat-obatan yang tersedia di apotik, obat pencahar biasa kita gunakan saat merasa kesulitan buang air besar atau sudah tidak buang air besar dalam waktu yang cukup lama dari siklus biasanya. Sebenarnya siklus setiap orang berbeda-beda, namun bila terlalu lama juga bisa menimbulkan rasa begah tidak nyaman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Obat pencahar dapat membantu menstimulasi pencernaan kita agar merasa mulas dan bisa lebih mudah mengeluarkan feses. Beberapa obat pencahar, cara penggunaannya bisa dari saluran ekskresi, tapi ada juga yang melalui obat telan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Obat sakit perut karena diare<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2750\" aria-describedby=\"caption-attachment-2750\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2750\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-diare.jpg\" alt=\"Ilustrasi diare\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-diare.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Ilustrasi-diare-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2750\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/lifepack.id\/diare-penyebab-gejala-dan-pengobatan\/\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Selain obat alami dari bahan ekstrak daun jambu, obat diare juga ada yang bersifat lebih medis dan membutuhkan resep dokter. Biasanya obat ini membantu mengendalikan frekuensi buang air dan memadatkan kembali tinja. Sudah ada dosis yang tertera di kemasan, atau ada kalanya dokter mengkombinasikan resep dengan komponen obat yang lain seperti antibiotik dan pereda nyeri.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Obat nyeri haid<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski nyeri saat menstruasi adalah hal yang umum, namun sebagian wanita mengalaminya dengan lebih intens. Mulai dari susah bangun dan beraktivitas karena sakitnya, atau bahkan tak sadarkan diri. Kandungannya adalah pereda nyeri, serta kandungan yang dapat merilekskan otot perut. Obat untuk menstruasi ini tidak selalu berupa obat telan. Ada juga koyo menstruasi yang membantu meringankan rasa berat dan sakit pada perut saat datang bulan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Obat sakit perut untuk gangguan lambung<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang satu ini pasti sangat populer di kalangan anak muda hingga dewasa super aktif. Kesibukan, stres dan pola makan tak teratur kerap kali membuat kita \u2018berkawan\u2019 dengan obat gangguan lambung. Merupakan obat suspensi yang meredakan naiknya asam lambung akibat faktor yang memicu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, penggunaan obat lambung hanya bersifat mengatasi sementara. Penyakit ini bisa kambuh bila kita tidak memperbaiki keadaannya. Karenanya, biasanya akan ada saran untuk memperbaiki frekuensi makan dan jenis makanannya, serta menghindari begadang. Penyembuhan dari gangguan lambung bisa memakan waktu yang cukup lama, tergantung dari tingkat keparahannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-alergi-susu\/\">Batasi Minum Susu Jika Mengalami 5 Gejala Ini<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa obat sakit perut yang bisa menjadi alternatif bila kita mengalami jenis gangguan pencernaan tertentu. Jangan lupa bahwa pencernaan seperti otak kedua, di mana apa yang kita pikirkan juga bisa terkomunikasikan ke perut. Selain dari apa yang kita makan, pastikan juga kita menjaga kondisi pikiran agar terhindar dari gangguan pencernaan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengatasi masalah pencernaan tak bisa dengan sembarang obat sakit perut. Salah penanganan malah bikin kondisinya makin runyam.\u00a0 Sakit perut memang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2747,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[354,324,426,425],"class_list":["post-2746","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-asam-lambung","tag-masalah-pencernaan","tag-obat-sakit-perut","tag-sakit-perut"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-14T23:52:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-15T10:53:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/10-Obat-Sakit-Perut-di-Saat-Darurat.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-sakit-perut\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-sakit-perut\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat\",\"datePublished\":\"2023-01-14T23:52:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-15T10:53:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-sakit-perut\\\/\"},\"wordCount\":880,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-sakit-perut\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/10-Obat-Sakit-Perut-di-Saat-Darurat.jpg\",\"keywords\":[\"asam lambung\",\"masalah pencernaan\",\"obat sakit perut\",\"sakit perut\"],\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-sakit-perut\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-sakit-perut\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-sakit-perut\\\/\",\"name\":\"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-sakit-perut\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-sakit-perut\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/10-Obat-Sakit-Perut-di-Saat-Darurat.jpg\",\"datePublished\":\"2023-01-14T23:52:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-15T10:53:18+00:00\",\"description\":\"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-sakit-perut\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-sakit-perut\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-sakit-perut\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/10-Obat-Sakit-Perut-di-Saat-Darurat.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/03\\\/10-Obat-Sakit-Perut-di-Saat-Darurat.jpg\",\"width\":663,\"height\":382,\"caption\":\"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/obat-sakit-perut\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat -","description":"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat -","og_description":"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/","article_published_time":"2023-01-14T23:52:25+00:00","article_modified_time":"2023-02-15T10:53:18+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/10-Obat-Sakit-Perut-di-Saat-Darurat.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat","datePublished":"2023-01-14T23:52:25+00:00","dateModified":"2023-02-15T10:53:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/"},"wordCount":880,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/10-Obat-Sakit-Perut-di-Saat-Darurat.jpg","keywords":["asam lambung","masalah pencernaan","obat sakit perut","sakit perut"],"articleSection":["Tips"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/","name":"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/10-Obat-Sakit-Perut-di-Saat-Darurat.jpg","datePublished":"2023-01-14T23:52:25+00:00","dateModified":"2023-02-15T10:53:18+00:00","description":"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/10-Obat-Sakit-Perut-di-Saat-Darurat.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/10-Obat-Sakit-Perut-di-Saat-Darurat.jpg","width":663,"height":382,"caption":"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-sakit-perut\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"10 Obat Sakit Perut di Saat Darurat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2746","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2746"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2746\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2751,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2746\/revisions\/2751"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2747"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2746"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2746"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2746"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}