{"id":2532,"date":"2022-02-26T00:08:20","date_gmt":"2022-02-26T00:08:20","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2532"},"modified":"2022-02-25T16:32:02","modified_gmt":"2022-02-25T16:32:02","slug":"demam-omicron","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/","title":{"rendered":"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu indikator paparan virus Covid-19 gelombang ketiga ini adalah demam Omicron. Yakni meningkatnya suhu tubuh sebagai tanda imunitas kita sedang melawan masuknya virus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, hampir seluruh penyakit flu, batuk dan radang tenggorokan akan mengarah pada paparan virus Omicron. Hal itu karena varian baru Corona ini yang penularannya bisa sangat cepat dan luas. Oleh karena itu, pemerintah menganjurkan pasien yang bergejala ringan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, penyakit ini ada kalanya lebih membandel dari flu biasa. Bagaimana mengatasi demam yang kadang cukup mengkhawatirkan bila tak kita periksakan ke rumah sakit? Ikuti beberapa langkah di bawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Demam omicron adalah tanda tubuh melawan penyakit<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2534\" aria-describedby=\"caption-attachment-2534\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2534\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-demam-karena-omicron.jpg\" alt=\"Ilustrasi demam karena omicron\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-demam-karena-omicron.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-demam-karena-omicron-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2534\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/katadata.co.id\/intan\/berita\/617b8eea602c3\/17-cara-menurunkan-demam-secara-alami\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam menyikapi demam yang terjadi, kita perlu memahami dua hal. Pertama, ini merupakan mekanisme alami dari tubuh kita dalam melawan virus atau infeksi di dalam tubuh. Kedua, merupakan indikator bahwa tubuh kita sedang sakit, namun demam bukanlah penyakitnya. Selalu sediakan pengukur suhu tubuh atau termometer, agar bisa memantau pergerakan demam. Berapa demam awalnya dan bagaimana perubahan suhunya dari waktu ke waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mengenali ciri-ciri demam Omicron<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demam bisa menjadi awal dari beragam infeksi penyakit. Misalnya demam berdarah, infeksi pencernaan, hingga Covid-19. Ciri demam karena virus Corona varian Omicron agak berbeda dengan varian pendahulunya. Yakni demam yang mencapai 38 derajat atau bisa lebih, namun kebanyakan bersamaan dengan sakit tenggorokan, flu atau pilek, sehingga terasa seperti masuk angin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada gangguan yang lebih berat seperti sesak nafas akut atau penurunan saturasi oksigen yang drastis pada sebagian besar kasus. Namun, kondisi ini bisa berbeda apabila kita belum memiliki imunitas terhadap virus Covid-19 atau merupakan orang yang memiliki penyakit bawaan (komorbid). Karena, kehadiran Omicron dapat mengganggu dan berpotensi menjadi komplikasi bagi kondisi rentan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Infeksi dan peradangan membuat demam bertahan\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kendati di awal kemunculannya banyak disebutkan bahwa Omicron ini akan mirip seperti flu, tapi gejalanya lebih membandel. Hal ini juga tergantung dari daya tubuh masing-masing orang. Ada yang merasakan radang atau sakit tenggorokan dan batuk yang lebih berat. Atau ada juga yang mengalami gangguan pada pencernaannya. Hal ini membuat demam bisa bertahan lebih lama. Pantau demam yang terjadi dan amati perubahan suhunya untuk bisa kita konsultasikan dengan tenaga medis.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cara mengatasi demam Omicron dari rumah<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2535\" aria-describedby=\"caption-attachment-2535\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2535\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-konsultasi-dokter-soal-demam-Omicron.jpg\" alt=\"Ilustrasi konsultasi dokter soal demam Omicron\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-konsultasi-dokter-soal-demam-Omicron.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-konsultasi-dokter-soal-demam-Omicron-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2535\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/konsultasi-dokter-online\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar pasien Omicron bergejala ringan atau tidak bergejala memang lebih banyak diminta untuk isolasi mandiri. Selain itu untuk yang memiliki gejala menengah atau berat, bisa merujuk ke rumah sakit atau isolasi terpusat bila memungkinkan. Sementara gejala Omicron memang agak membandel, ada beberapa cara untuk bisa meringankan demam yang mungkin muncul.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Berkonsultasi dengan dokter untuk pereda nyeri dan demam<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demam dan nyeri bisa kita redakan dengan menggunakan paracetamol atau pereda lainnya. Akan tetapi, untuk penanganan yang tepat, konsultasikan lebih dahulu mengenai dosis dan waktu pemberiannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini agar bisa lebih efektif dalam meredakan demam. Kemungkinan akan makan waktu beberapa hari hingga demam benar-benar hilang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ada batuk, coba untuk berkumur secara teratur<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sakit tenggorokan dan batuk bisa menjadi penyebab munculnya demam. Coba lakukan kumur dengan mouthwash atau air garam secara bertahap. Metode ini bisa membantu kita meringankan batuk, tenggorokan gatal dan mengurangi bakteri atau virus di area mulut ke pintu kerongkongan. Selain lebih lega, batuk atau radang yang berkurang biasanya bersamaan dengan turunnya demam.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan pakaian yang agak tipis dan mengompres badan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat suhu tubuh sedang tinggi, gunakan pakaian yang tidak terlalu tebal. Kemudian kompres tubuh secara berkala. Cara demikian akan membantu tubuh melepaskan panas.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Minum air agar tetap terhidrasi<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumsi cukup air untuk membantu tubuh menetralisir suhu yang sedang tinggi dan mencegah dehidrasi. Karena pada saat sakit, kita banyak tidur, mengonsumsi obat dan tubuh bekerja ekstra dan cairan bisa cepat terpakai untuk berbagai proses metabolisme.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Istirahat lebih banyak<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama halnya dengan alat elektronik yang sudah panas, kita akan mengistirahatkannya lebih dulu agar bisa kembali ke suhu semula. Demikian pula dengan tubuh saat sedang demam tinggi. Jangan paksakan untuk beraktivitas karena bisa memperberat kondisi. Tidur cukup dan lebih banyak berbaring atau istirahat memang disarankan, karena tubuh kita sedang berusaha menyembuhkan dirinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan ragu untuk swab PCR atau antigen saat gejala muncul<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2536\" aria-describedby=\"caption-attachment-2536\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2536\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-swab-PCR-dan-Antigen.jpg\" alt=\"Ilustrasi swab PCR dan Antigen\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-swab-PCR-dan-Antigen.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-swab-PCR-dan-Antigen-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2536\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.traveloka.com\/en-vn\/health\/vietnam\/product\/covid-19-pcr-swab-test-at-hong-ngoc-hospital-yen-ninh-branch-5568219819504\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Ada dua cara untuk memastikan tubuh kita terpapar Omicron atau tidak. Yaitu dengan swab PCR atau antigen. Kita bisa melakukannya di lokasi yang sudah berafiliasi dengan Kemenkes, sehingga bisa mendapatkan akses dan voucher untuk melakukan telemedicine sesuai dengan gejala.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemenkes juga menyediakan obat gratis untuk meringankan beban masyarakat yang terpapar. Sementara itu, GSI Lab sebagai salah satu penyedia sarana swab PCR dan antigen juga menyediakan program swab gratis yang bisa kita manfaatkan <\/span><a href=\"https:\/\/www.gsilab.id\/id\/swab-save\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">di sini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Atau jika kita ingin menjadi bagian dari pemulihan Indonesia, kita bisa melakukan donasi dengan bergabung <\/span><a href=\"https:\/\/benihbaik.com\/campaign\/tes-pcr-gratis-untuk-masyarakat\"><span style=\"font-weight: 400;\">di sini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/obat-omicron-covid\/\">Tak Perlu Risau, Ini Obat Omicron Covid yang Bisa Digunakan<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Virus masih ada, ya. Jangan sepelekan meski kita merasa sangat sehat atau sudah vaksin. Tetap lakukan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjauhi kerumunan dan mencuci tangan sebelum menyentuh permukaan, wajah, makan atau melepas masker. Pencegahan yang kita lakukan, juga bisa menghindarkan orang sekitar dari paparan yang mungkin tak sengaja kita bawa.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu indikator paparan virus Covid-19 gelombang ketiga ini adalah demam Omicron. Yakni meningkatnya suhu tubuh sebagai tanda imunitas kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2533,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[235,386,219,402,343,245],"class_list":["post-2532","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-covid19","tag-bahaya-omicron","tag-covid-19","tag-demam-omicron","tag-omicron","tag-varian-virus-corona"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-02-26T00:08:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Cara-Meredakan-Demam-Omicron-yang-Bisa-Dilakukan-di-Rumah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/demam-omicron\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/demam-omicron\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah\",\"datePublished\":\"2022-02-26T00:08:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/demam-omicron\\\/\"},\"wordCount\":847,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/demam-omicron\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Cara-Meredakan-Demam-Omicron-yang-Bisa-Dilakukan-di-Rumah.jpg\",\"keywords\":[\"#Covid19\",\"bahaya omicron\",\"covid-19\",\"demam omicron\",\"omicron\",\"varian virus corona\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/demam-omicron\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/demam-omicron\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/demam-omicron\\\/\",\"name\":\"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/demam-omicron\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/demam-omicron\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Cara-Meredakan-Demam-Omicron-yang-Bisa-Dilakukan-di-Rumah.jpg\",\"datePublished\":\"2022-02-26T00:08:20+00:00\",\"description\":\"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/demam-omicron\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/demam-omicron\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/demam-omicron\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Cara-Meredakan-Demam-Omicron-yang-Bisa-Dilakukan-di-Rumah.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Cara-Meredakan-Demam-Omicron-yang-Bisa-Dilakukan-di-Rumah.jpg\",\"width\":663,\"height\":382,\"caption\":\"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/demam-omicron\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah -","description":"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah -","og_description":"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/","article_published_time":"2022-02-26T00:08:20+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Cara-Meredakan-Demam-Omicron-yang-Bisa-Dilakukan-di-Rumah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah","datePublished":"2022-02-26T00:08:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/"},"wordCount":847,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Cara-Meredakan-Demam-Omicron-yang-Bisa-Dilakukan-di-Rumah.jpg","keywords":["#Covid19","bahaya omicron","covid-19","demam omicron","omicron","varian virus corona"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/","name":"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Cara-Meredakan-Demam-Omicron-yang-Bisa-Dilakukan-di-Rumah.jpg","datePublished":"2022-02-26T00:08:20+00:00","description":"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Cara-Meredakan-Demam-Omicron-yang-Bisa-Dilakukan-di-Rumah.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Cara-Meredakan-Demam-Omicron-yang-Bisa-Dilakukan-di-Rumah.jpg","width":663,"height":382,"caption":"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/demam-omicron\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Meredakan Demam Omicron yang Bisa Dilakukan di Rumah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2532","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2532"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2532\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2537,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2532\/revisions\/2537"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2533"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2532"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2532"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2532"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}