{"id":2464,"date":"2022-02-20T04:03:23","date_gmt":"2022-02-20T04:03:23","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2464"},"modified":"2022-02-19T13:47:56","modified_gmt":"2022-02-19T13:47:56","slug":"efek-omicron-pada-tubuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/","title":{"rendered":"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat wajib waspada terhadap efek Omicron pada tubuh. Pasalnya, dengan gejala yang lebih ringan, deteksi untuk infeksi varian dari Covid-19 ini jadi membingungkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maksud dari membingungkan adalah penderita sulit mengetahui apakah ia sedang terinfeksi virus Corona varian Omicron atau tidak. Selama ini masyarakat memang mengenal Covid-19 sebagai penyakit dengan dampak yang sangat berbahaya dan cukup mematikan. Berbeda dengan varian Omicron yang gejalanya lebih ringan, bahkan terkadang mirip flu biasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau begitu, fakta menunjukkan bahwa semakin banyak orang Indonesia yang tertular varian Omicron ini. Persebarannya begitu luas hingga para pasien mulai memadati rumah sakit dan tempat-tempat isolasi mandiri. Artinya, Anda dan banyak orang lainnya wajib tahu bagaimana efek Omicron pada tubuh agar bisa segera melakukan langkah pencegahan sedini mungkin.<\/span><\/p>\n<h2>Efek Omicron pada tubuh berdasarkan aplikasi ZOE Covid<\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2123\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM.jpeg\" alt=\"Infografis Tentang Omicron Indonesia - GSI\" width=\"904\" height=\"1280\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM.jpeg 904w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM-212x300.jpeg 212w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM-723x1024.jpeg 723w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/WhatsApp-Image-2022-01-20-at-3.29.15-PM-768x1087.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 904px) 100vw, 904px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ZOE Covid merupakan aplikasi studi non-profit yang diluncurkan pada akhir Maret 2020 lalu. Tujuan dari ZOE Covid adalah memberikan dukungan terhadap berbagai penelitian Covid-19. Berdasarkan penelitian dari aplikasi tersebut, terungkap bahwa gejala umum yang menunjukkan infeksi Omicron pada manusia adalah sakit kepala, rasa lelah, bersin, serta rasa tidak nyaman pada tenggorokan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara spesifik, ada tiga kategori untuk efek Omicron pada tubuh manusia. Ketiganya adalah gejala umum, gejala kurang umum, hingga reaksi tubuh terhadap infeksi serius dari Covid Omicron.<\/span><\/p>\n<h3>Efek Omicron pada tubuh yang sangat umum<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar penderita Omicron dengan gejala umum dan ringan akan merasakan sensasi-sensasi seperti batuk, demam, rasa lelah, hingga hilangnya indera penciuman dan perasa.<\/span><\/p>\n<h3>Efek Omicron pada tubuh yang kurang umum<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tingkatan yang lebih tinggi, efek Omicron pada tubuh akan menghasilkan gejala-gejala seperti sakit tenggorokan, sakit kepala, diare, nyeri-nyeri pada tubuh, muncul ruam pada kulit, mata merah, hingga adanya perubahan warna pada jemari tangan dan kaki.<\/span><\/p>\n<h3>Efek Omicron pada tubuh tingkatan serius<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah Covid-19 varian Omicron bisa lebih serius menyerang tubuh manusia? Bisa. Pada tingkatan ini, seorang penderita akan merasakan gejala-gejala yang sangat membahayakan kesehatan dengan adanya gangguan pada fungsi organ.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa gejala yang tampak terjadi adalah sesak napas atau sulit menghirup udara ke dalam paru-paru, kesulitan berbicara, susah menggerakkan tubuh, disorientasi, hingga adanya rasa nyeri di bagian dada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang dengan efek Omicron pada tubuh pada tingkat serius harus segera mendapatkan pertolongan secepatnya dari pihak rumah sakit.<\/span><\/p>\n<h2>Apakah mata merah dan rambut rontok merupakan efek Omicron pada tubuh?<\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2466\" aria-describedby=\"caption-attachment-2466\" style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2466\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-mata-merah.jpg\" alt=\"Ilustrasi mata merah\" width=\"740\" height=\"493\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-mata-merah.jpg 740w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-mata-merah-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 740px) 100vw, 740px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2466\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.freepik.com\/free-photo\/close-up-female-pours-drops-red-eye-has-conjuctivitis-glaucoma-bad-eyesight-pain-eyes-pain-treatment-concept-woman-cures-red-blood-eye_8761107.htm#query=conjunctivitis&amp;position=4&amp;from_view=search\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Di awal Januari 2022 lalu muncul laporan mengejutkan tentang efek Omicron pada tubuh. Pasien Covid-19 varian B.1.1.529 ini terdeteksi mengalami gangguan pada mata dan rambut. Ia mengalami konjungtivitis atau mata merah, yang menyertai gejala aneh lain, yaitu rambut rontok. Gejala mata merah muncul dua hari setelah pasien terpapar Covid Omicron. Sementara rambut rontok akan terjadi pada fase akhir infeksi virus Corona, di proses pemulihan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Healthline mengutip bahwa virus memasuki sel-sel tubuh lewat reseptor untuk enzim angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2). Reseptor ACE2 tersebut terdapat pada bagian-bagian organ mata, seperti retina dan sel epitel, yang melapisi bagian putih mata dan kelopak mata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara untuk kerontokan rambut, American Academy of Dermatology Association\u00a0 menyebutkan bahwa gejala ini bisa saja terjadi saat pasien mengalami demam tinggi.<\/span><\/p>\n<h2>Gangguan vitalitas sebagai efek Omicron pada tubuh<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kaum Adam juga harus mewaspadai efek Omicron pada tubuh yang mempengaruhi vitalitas pria. Beberapa jurnal medis mengungkapkan bahwa serangan Covid-19 varian B.1.1.529 tersebut akan menimbulkan disfungsi atau kelainan pada alat vital.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa gangguan vitalitas yang bisa terjadi sebagai efek Omicron pada tubuh adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<h3>Pembekuan darah pada alat kelamin<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada kemungkinan virus Covid-19 varian Omicron masuk ke pembuluh-pembuluh darah di bagian penis. Tahapnya, virus tersebut masuk ke sel-sel endotel\u00a0 pembuluh darah yang terdapat pada ginjal, bagian luar paru-paru, sampai penis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akibat infeksi ini karakter darah cenderung lebih mudah menggumpal dan menimbulkan dampak negatif pada organ yang terserang. Mulai dari gagal paru-paru, stroke, serangan jantung, hingga gangguan ereksi bila terjadi pada pembuluh darah di sekitar penis.<\/span><\/p>\n<h3>Siksaan ereksi yang bisa berlangsung cukup lama<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain penggumpalan darah, serangan Covid Omicron pada organ vital pria juga bisa menyebabkan ereksi dengan jangka waktu yang sangat lama, bahkan sampai berhari-hari. Untuk meredakan serangan ini, rumah sakit akan melakukan tindakan suntik pada organ vital, memberi sayatan kecil, tusukan jarum agar darah mengalir dari ruang ereksi, atau kompres es.<\/span><\/p>\n<h3>Gangguan impotensi<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Efek Omicron pada tubuh juga bisa menimbulkan impotensi pada penderita. Dengan adanya serangan pada pembuluh-pembuluh darah, organ vital akan menimbulkan disfungsi ereksi atau impotensi.<\/span><\/p>\n<h3>Ukuran alat vital mengecil<\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Efek Omicron pada tubuh yang satu ini mungkin menjadi \u2018ancaman paling serius\u2019 bagi kaum pria. Dalam penelitian yang dilakukan oleh University College London terhadap 3.400 orang, terungkap bahwa Covid Omicron bisa bikin penis mengecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini terjadi pada pasien yang mengalami long Covid, di mana 200 di antaranya mengaku ukuran organ vitalnya lebih kecil dari sebelumnya. Para ahli menjelaskan bahwa penyusutan alat vital ini mungkin terjadi akibat adanya kerusakan pada pembuluh darah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Efek Omicron pada tubuh bisa menimbulkan berbagai efek yang cukup merugikan bagi penderita. Mulai dari gejala yang umum, seperti batuk, bersin, hilangnya penciuman dan rasa, hingga gejala mata merah, rambut rontok, dan gangguan pada alat vital pria.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesimpulannya, walau pun banyak orang mengatakan bahwa varian Omicron ini lebih \u2018enteng\u2019 dari jenis virus Covid-19 lainnya, Anda harus selalu waspada terhadap bahaya yang dimilikinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, jangan pernah abai dengan cara-cara menghindari virus Corona. Mulai dari taat prokes, menghindari kerumunan, mengenakan masker, mendapatkan vaksinasi lengkap, hingga melakukan deteksi dini terhadap infeksi Covid-19.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan tes PCR secara rutin untuk mengetahui kondisi tubuh Anda. Miliki pemeriksaan sampel yang cepat dan akurat di GSI Lab yang memiliki laboratorium berstandar Biosafety Level (BSL) 2+. Dapatkan juga layanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">home service<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bagi pasien yang tidak bisa meninggalkan rumah, atau tes bagi para pekerja di kantor.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-terkait-ereksi\/\">4 Efek Omicron Pada Alat Kelamin Pria, Salah Satunya Tentang Ereksi<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi warga yang kurang mampu, manfaatkan tes PCR gratis dari GSI. Syaratnya, lakukan pendaftaran di website <\/span><a href=\"https:\/\/www.gsilab.id\/id\/swab-save\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">gsilab.id\/id\/swab-save\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan klik \u201cDaftar PCR Swab Gratis.\u201d Kemudian lengkapi dokumen-dokumen untuk daftar swab gratis di GSI.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masyarakat wajib waspada terhadap efek Omicron pada tubuh. Pasalnya, dengan gejala yang lebih ringan, deteksi untuk infeksi varian dari Covid-19 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2465,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[235,347,219,350,343,245],"class_list":["post-2464","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-covid19","tag-ciri-covid","tag-covid-19","tag-gejala-covid","tag-omicron","tag-varian-virus-corona"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-02-20T04:03:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Efek-Omicron-Pada-Tubuh.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"740\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"493\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/efek-omicron-pada-tubuh\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/efek-omicron-pada-tubuh\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh\",\"datePublished\":\"2022-02-20T04:03:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/efek-omicron-pada-tubuh\\\/\"},\"wordCount\":967,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/efek-omicron-pada-tubuh\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Efek-Omicron-Pada-Tubuh.jpg\",\"keywords\":[\"#Covid19\",\"ciri covid\",\"covid-19\",\"gejala covid\",\"omicron\",\"varian virus corona\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/efek-omicron-pada-tubuh\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/efek-omicron-pada-tubuh\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/efek-omicron-pada-tubuh\\\/\",\"name\":\"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/efek-omicron-pada-tubuh\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/efek-omicron-pada-tubuh\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Efek-Omicron-Pada-Tubuh.jpg\",\"datePublished\":\"2022-02-20T04:03:23+00:00\",\"description\":\"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/efek-omicron-pada-tubuh\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/efek-omicron-pada-tubuh\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/efek-omicron-pada-tubuh\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Efek-Omicron-Pada-Tubuh.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Efek-Omicron-Pada-Tubuh.jpg\",\"width\":740,\"height\":493,\"caption\":\"Efek Omicron Pada Tubuh\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/efek-omicron-pada-tubuh\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh -","description":"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh -","og_description":"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/","article_published_time":"2022-02-20T04:03:23+00:00","og_image":[{"width":740,"height":493,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Efek-Omicron-Pada-Tubuh.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh","datePublished":"2022-02-20T04:03:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/"},"wordCount":967,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Efek-Omicron-Pada-Tubuh.jpg","keywords":["#Covid19","ciri covid","covid-19","gejala covid","omicron","varian virus corona"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/","name":"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Efek-Omicron-Pada-Tubuh.jpg","datePublished":"2022-02-20T04:03:23+00:00","description":"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Efek-Omicron-Pada-Tubuh.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Efek-Omicron-Pada-Tubuh.jpg","width":740,"height":493,"caption":"Efek Omicron Pada Tubuh"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/efek-omicron-pada-tubuh\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penting untuk Diketahui! Begini Efek Omicron Pada Tubuh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2464","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2464"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2464\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2467,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2464\/revisions\/2467"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2465"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2464"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2464"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2464"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}