{"id":2375,"date":"2022-02-13T03:02:19","date_gmt":"2022-02-13T03:02:19","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2375"},"modified":"2022-02-12T16:14:35","modified_gmt":"2022-02-12T16:14:35","slug":"tentang-pcr","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/","title":{"rendered":"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Swab antigen dan PCR adalah metode yang paling banyak membantu dalam proses tracing dan deteksi virus Corona yang tengah mewabah. Tapi, hasil yang keluar sering membuat orang heran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Virus Covid-19 memang merupakan jenis baru yang terus bermutasi sejak pertama kali muncul di 2020. Gejalanya pun terkadang tidak mudah kita telaah tanpa adanya swab test. Misalnya kasus OTG (Orang Tanpa Gejala) tapi ternyata hasil swabnya positif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sambil melakukan pendalaman dan pengembangan, WHO bersama dengan para ilmuwan serta tim medis, masih menyepakati penggunaan swab PCR sebagai detektor paling efektif untuk mengetahui paparan virus Corona dalam tubuh manusia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi, di lapangan kita masih sering menemukan kasus testee yang tidak terima atau mempertanyakan hasil swab mereka sendiri. Agar tidak bingung, mari kita pahami bagaimana swab PCR bekerja.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">PCR adalah cara untuk mendeteksi virus<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepanjangan PCR ialah polymerase chain reaction, sebuah metode atau cara untuk mengetahui paparan virus, bakteri atau sel lainnya dalam tubuh seseorang. Selain Covid-19, ada beberapa penyakit yang juga bisa terdeteksi dengan tes PCR. Di antaranya seperti, batuk rejan, HIV, HPV, dan Hepatitis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, PCR banyak penggunaannya untuk skrining adanya virus Covid-19 dalam tubuh manusia. Karena efektivitas dan akurasi hasilnya yang bisa mencapai 70% melansir dari CNN, pernyataan Ahmad Rusdan Utomo, pakar biologi molekuler. Sehingga meski tidak 100% akurat, namun tetap menjadi gold standar hingga saat ini dalam instrumen pengecekan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cara melakukan PCR adalah dengan swab\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2378\" aria-describedby=\"caption-attachment-2378\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2378\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/hasil-pcr.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/hasil-pcr.jpg 1000w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/hasil-pcr-300x200.jpg 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/hasil-pcr-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2378\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.emc.id\/id\/care-plus\/pcr-swab-rapid-test-apakah-bedanya-dan-bagaimana-prosedurnya\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti penerapan yang sudah banyak terlihat di lapangan, swab PCR menggunakan metode usap atau swab test. Menggunakan alat berupa batang lidi dengan ujung kapas yang sangat kecil, sehingga bisa masuk ke dalam rongga mulut belakang dan hidung. Setiap alat swab untuk satu kali pakai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasien akan duduk dengan posisi kepala mendongak ke atas, kemudian petugas ber-APD akan melakukan swab dalam waktu kurang dari 15 detik. Untuk beberapa orang, swab bisa terasa tidak nyaman atau biasa saja, karena bagian dalam hidung dan tenggorokan memang sangat sensitif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ikuti arahan dari tenaga kesehatan agar swab test bisa berjalan dengan lancar sesuai prosedur. PCR tidak menimbulkan efek samping, tapi metode swab bisa memberikan kesan cocok maupun tidak pada semua orang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Alternatif PCR kumur tanpa colok<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami bahwa metode swab atau usap terkesan menakutkan bagi sebagian orang. Para peneliti ilmuwan dari National Environmental Engineering Research Institute (NEERI) mencoba menemukan inovasi tes PCR dengan lebih nyaman. Yakni dengan metode kumur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya karena faktor kenyamanan, tapi juga keamanan. Swab test langsung yang sudah berjalan sejak lama, ternyata masih mengandung risiko paparan Covid-19 pada nakes yang bertugas. Dengan metode kumur, kita bisa melakukannya sendiri tanpa bantuan tenaga medis. Seperti namanya, teknik gargle alias berkumur ini bisa kita lakukan sendiri. Di Eropa, hal ini terkenal dengan sebutan throat flush test.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Metode kumur PCR adalah dengan tabung berisi cairan<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_1462\" aria-describedby=\"caption-attachment-1462\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1462\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/PCR-kumur-kit-PHS.jpg\" alt=\"\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/PCR-kumur-kit-PHS.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/PCR-kumur-kit-PHS-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1462\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pcr-kumur\/\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tes PCR swab mengharuskan kita dicolok, yang bisa jadi kurang nyaman, PCR kumur bisa lebih mudah dan nyaman. Kita akan mendapat dua tabung berisi cairan untuk berkumur, serta sebuah corong.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nantinya, kita tinggal berkumur dengan cairan tersebut masih dengan sedikit menengadahkan kepala. Agar tidak tertelan, hembuskan hawa nafas dari dalam tenggorokan, sehingga cairan bisa menyentuh dinding belakang mulut. Karena di situlah letak sasaran liur yang paling tepat. Setelah itu, kita tempatkan bekas kumur tadi pada wadah yang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PCR kumur solusi nyaman untuk swab test tanpa colok. Kita bisa mendapatkannya juga di seluruh cabang GSI Lab Jabodetabek dan Bali. Jangan khawatir karena harganya pun terjangkau. Selain itu, metode ini bisa kita terapkan pada anak-anak yang telah belajar teknik gargle.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil PCR bermasalah dan positif tanpa gejala<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2379\" aria-describedby=\"caption-attachment-2379\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2379\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-Tes-PCR.jpg\" alt=\"\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-Tes-PCR.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Ilustrasi-Tes-PCR-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2379\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/abcnews.go.com\/Health\/airport-coronavirus-testing-people-flying-experts\/story?id=70632838\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Keluarnya hasil PCR bisa memakan waktu di bawah 24 jam atau lebih. Di lapangan, masih bisa kita temukan laporan tentang hasil PCR yang positif tanpa gejala atau bermasalah sebagai syarat perjalanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada pula beberapa orang yang sampai melakukan 2-3 kali tes dengan hasil yang berbeda-beda, sehingga sempat mempertanyakan keabsahan PCR ini. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan hal ini terjadi:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">positif tanpa gejala namun tergolong OTG (Orang Tanpa Gejala)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">perlu keselarasan analisa antara hasil tes dengan pemeriksaan secara nyata pada pasien<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">akurasi alat PCR pada dasarnya tidak 100%, melainkan 70%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">lembaga tes PCR tidak melaksanakan swab sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghindari hal ini, pilihlah tempat untuk melakukan tes PCR di lembaga yang telah memenuhi SOP Swab Test dan resmi. GSI Lab telah menjadi laboratorium untuk Antigen dan PCR yang tercepat dan terpercaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Melonjaknya kasus Covid-19, PCR jadi prioritas<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pandemi Covid-19 masih belum berakhir, karena variannya terus bermutasi dari satu jenis ke jenis yang lain. Mengikuti mobilitas manusia yang belakangan ini memang sudah kembali terbuka. Hampir semua negara, bergantian mengalami gelombang kedua dan ketiga mereka\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PCR adalah kunci tracing dan deteksi dini yang masih efektif dalam beberapa aspek. Yang pertama adalah ketika ada kasus positif, sedangkan yang kedua adalah sebagai syarat perjalanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">GSI Lab sendiri telah melayani hingga ratusan ribu pengguna sejak 2020, termasuk di antaranya adalah pemberian swab PCR gratis terhadap yang membutuhkan. Hal ini sebagai bentuk kontribusi untuk menyehatkan bangsa segera bisa pulih dari pandemi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/swab-antigen\/\">Keunggulan Swab Antigen untuk Deteksi Risiko Terpapar Virus Covid-19<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tak semua orang bisa menjangkau swab PCR kendati kini harganya sudah jauh lebih terjangkau. Bila ingin menjadi bagian bersama banyak orang baik lainnya, bergabung bersama kami di <\/span><a href=\"https:\/\/m.benihbaik.com\/campaign\/tes-pcr-gratis-untuk-masyarakat\"><span style=\"font-weight: 400;\">sini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk donasi PCR. Karena dengan bergerak bersama, semua bisa mendapatkan hak untuk sehat.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Swab antigen dan PCR adalah metode yang paling banyak membantu dalam proses tracing dan deteksi virus Corona yang tengah mewabah. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2376,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[49,8],"tags":[240,238,221,247,340],"class_list":["post-2375","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-editorial","category-tes-swab","tag-swabpcr","tag-tespcr","tag-pcr-drive-thru","tag-pcr-kumur","tag-rt-pcr"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-02-13T03:02:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/PCR-tes.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"910\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"580\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-pcr\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-pcr\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya\",\"datePublished\":\"2022-02-13T03:02:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-pcr\\\/\"},\"wordCount\":891,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-pcr\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/PCR-tes.jpg\",\"keywords\":[\"#SwabPCR\",\"#TesPCR\",\"PCR drive thru\",\"pcr kumur\",\"RT-PCR\"],\"articleSection\":[\"Editorial\",\"Tes Swab\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-pcr\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-pcr\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-pcr\\\/\",\"name\":\"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-pcr\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-pcr\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/PCR-tes.jpg\",\"datePublished\":\"2022-02-13T03:02:19+00:00\",\"description\":\"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-pcr\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-pcr\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-pcr\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/PCR-tes.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/PCR-tes.jpg\",\"width\":910,\"height\":580,\"caption\":\"[Sumber gambar]\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/tentang-pcr\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya -","description":"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya -","og_description":"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/","article_published_time":"2022-02-13T03:02:19+00:00","og_image":[{"width":910,"height":580,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/PCR-tes.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya","datePublished":"2022-02-13T03:02:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/"},"wordCount":891,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/PCR-tes.jpg","keywords":["#SwabPCR","#TesPCR","PCR drive thru","pcr kumur","RT-PCR"],"articleSection":["Editorial","Tes Swab"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/","name":"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/PCR-tes.jpg","datePublished":"2022-02-13T03:02:19+00:00","description":"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/PCR-tes.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/PCR-tes.jpg","width":910,"height":580,"caption":"[Sumber gambar]"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/tentang-pcr\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"PCR adalah Metode Deteksi Covid-19 Paling Efektif, Begini Caranya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2375","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2375"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2375\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2380,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2375\/revisions\/2380"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}