{"id":2360,"date":"2022-02-12T15:44:03","date_gmt":"2022-02-12T15:44:03","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2360"},"modified":"2022-02-12T15:44:03","modified_gmt":"2022-02-12T15:44:03","slug":"detak-jantung-normal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/","title":{"rendered":"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seringkali detak jantung normal tidak kita sadari menjadi hal yang sangat berharga. Apalagi selama masih bisa bernafas dan beraktivitas seperti biasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi memasuki usia dewasa produktif, kita bisa mendadak cemas dengan alarm dari tubuh sendiri. Di antaranya adalah ritme jantung yg tak seperti biasanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kehidupan masyarakat modern benar-benar mengubah tren kesehatan. Penyakit-penyakit yang tadinya banyak menyerang lansia, saat ini ABG pun dapat mengalaminya lebih awal. Selain itu, level kecemasan, tekanan dan stres yang meningkat karena paparan internet dan kemudahan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara tidak langsung, hal ini berpengaruh pada detak jantung kita. Kolesterol tinggi bisa membuat gangguan jantung. Stres kerja dan masalah kehidupan yang tak termanage dapat mengganggu ritme jantung. Kurang olahraga melemahkan kekuatan jantung dan organ pernafasan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari kita mengulas sedikit seluk beluk detak jantung kita. Tergolong normal atau tidak ya? Bagaimana cara menghitungnya? Apakah sudah sesuai dengan usia kita?\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Detak jantung normal syaratnya begini<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2362\" aria-describedby=\"caption-attachment-2362\" style=\"width: 1254px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2362\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/heart-rate.jpg\" alt=\"\" width=\"1254\" height=\"836\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/heart-rate.jpg 1254w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/heart-rate-300x200.jpg 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/heart-rate-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/heart-rate-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1254px) 100vw, 1254px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2362\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/tricitycardiology.com\/what-does-your-heart-rate-say-about-your-health\/\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai salah satu pusat penentu kehidupan, kita ingin jantung kita berirama senantiasa normal. Per menitnya irama jantung kita bisa berada di kisaran 60-100 kali saat kondisi rileks atau istirahat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan ketika produktif atau melakukan kegiatan yang membutuhkan usaha, seperti olahraga misalnya, kisaran detak jantung bisa berbeda-beda sesuai usia.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usia 20 hingga 35 tahun sekitar 95-170 kali per menit.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usia 35 sampai 50 tahun, berkisar di 85-155 kali per menit.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usia lansia 60 tahun ke atas sekitar 80-130 kali per menit.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih atau kurang dari itu, apabila bersamaan dengan tanda atau gejala lainnya. Bisa jadi ada gangguan ritme jantung.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri gangguan pada detak jantung normal<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2363\" aria-describedby=\"caption-attachment-2363\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2363\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/aritmia.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"567\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/aritmia.jpg 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/aritmia-300x166.jpg 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/aritmia-768x425.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2363\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/doktersehat.com\/informasi\/aritmia\/\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Meski mengalami kondisi yang terganggu, jantung masih bisa berirama dengan baik. Tapi gangguan ritme jantung atau yang kita sebut dengan aritmia, bisa muncul sewaktu-waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa kondisi gangguan detak jantung yang umum terjadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Takikardia<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah gangguan ritme jantung yang terjadi saat beristirahat. Yakni tiba-tiba berdetak lebih cepat. Takikardia bisa saja bergejala atau tidak. Bila ada gejala ikutan, yang terjadi bisa nyeri dada atau sesak napas, gelisah, pusing dan kelelahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor yg bisa memicu terjadinya kondisi ini adalah pengaruh obat, riwayat keluarga dengan gangguan serupa, anemia, merokok atau gangguan pada jantung.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Bradikardia<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi ini adalah kebalikan dari takikardia. Bradikardia adalah keadaan di mana detak jantung lebih lambat dari kondisi normal. Yakni bisa kurang dari 60 kali per menit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan takikardia yang bisa terasa spesifik karena terjadi peningkatan irama jantung, bradikardia serasa tidak mengganggu. Akan tetapi, kondisi ini bisa menjadi alarm bahwa ada masalah dengan mekanisme di jantung kita. Adapun bisa menimbulkan beberapa gejala seperti sangat mudah lelah, sulit berkonsentrasi, mudah pusing, bahkan lelah atau pingsan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya gangguan ini bisa terjadi karena ada permasalahan pada tekanan darah, gangguan tiroid, penambahan usia, serta gaya hidup seperti merokok dan minuman alkohol.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab gangguan irama jantung<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2364\" aria-describedby=\"caption-attachment-2364\" style=\"width: 1200px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2364\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Stres-meningkat.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Stres-meningkat.jpg 1200w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Stres-meningkat-300x200.jpg 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Stres-meningkat-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Stres-meningkat-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2364\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/ideascale.com\/impact-of-stress-on-innovation\/\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Gangguan impuls listrik yang mengatur irama jantung kita, dapat terjadi karena beberapa faktor pokok. Seperti pola makan, gaya hidup, gangguan psikologis, hingga penyakit dalam. Mari kita bahas satu per satu, karena hal ini sangat mungkin menjadi bagian hidup kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor pikiran. Bisa karena rasa cemas, tekanan masalah, beban kerja atau ketakutan karena penyakit atau trauma tertentu. Jantung pada dasarnya memiliki impuls listrik untuk bergerak dan memompa darah. Dalam kondisi tekanan dan stres berlebih, terjadi lebih banyak intensitas impuls listrik sehingga hal ini juga berpengaruh pada irama jantung.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pola makan. Hal ini bisa berupa jam makan serta apa yang kita konsumsi. Misalnya mengandung kafein, mengandung alkohol dan sebagainya. Meski mempengaruhi secara tidak langsung, makanan bisa menjadi pemicu masalah kesehatan termasuk jantung.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu penyebab dari sisi pencernaan lainnya adalah asam lambung. Bagi mereka yang memiliki GERD atau refluks asam lambung, kondisi ini bisa berpengaruh pada detak jantung. Hal ini bisa terjadi karena iritasi yang terjadi pada kerongkongan dan lambung, menyebabkan sistem hantaran dari jantung ikut terdampak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya hidup. Di antaranya adalah keseimbangan antara jam kerja atau aktivitas, olahraga dan istirahat. Masih banyak yang belum seimbang memenuhi kebutuhannya akan ketiga hal tersebut. Bila kita kekurangan salah satunya, dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh obat-obatan yang kita konsumsi. Baik itu obat dengan resep dokter atau obat yang penjualannya bebas di apotik.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya kondisi lain dalam tubuh seperti penyakit jantung, kelainan tiroid dan lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menangani gangguan irama pada jantung<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, bila detak jantung sudah terganggu, maka yang perlu kita lakukan adalah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan arahan penanganan atau medikasi yang tepat. Kita bisa menanyakan dan menjelaskan keadaan ritme jantung yang menurut kita janggal, agar dilakukan observasi lebih dalam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila belum merasakan gangguan ini, tapi sering merasa cepat lelah tanpa banyak aktivitas, atau merasakan tubuh tidak nyaman lainnya, coba untuk memperbaiki pola hidup dan pola makan. Perlu juga melakukan cek kesehatan menyeluruh secara berkala, seperti gula darah, asam urat, kolesterol dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Merawat detak jantung normal<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2365\" aria-describedby=\"caption-attachment-2365\" style=\"width: 1800px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2365\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Olahraga-Plank.jpg\" alt=\"\" width=\"1800\" height=\"1200\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Olahraga-Plank.jpg 1800w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Olahraga-Plank-300x200.jpg 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Olahraga-Plank-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Olahraga-Plank-768x512.jpg 768w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Olahraga-Plank-1536x1024.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 1800px) 100vw, 1800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2365\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/jendela360.com\/info\/gerakan-workout-mudah-simple\/\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih baik mencegah daripada mengobati. Irama jantung memang tak dapat sepenuhnya kita kontrol, akan tetapi kita masih bisa melakukan kebiasaan yang secara tak langsung berdampak baik pada kesehatan. Terapkan beberapa hal berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Istirahat cukup, untuk jam tidur minimal 6 jam dan maksimal 8 jam sehari bagi orang dewasa.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Imbangi dengan olahraga setidaknya 3-4 kali seminggu dengan durasi 30 menit dan intensitas ringan hingga sedang. Aktivitas ini yang menghasilkan endorfin yang dapat membuat tubuh lebih positif dari dalam.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pola makan yang baik, mulai dari asupannya, tepat waktu, dan seimbang porsinya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Manajemen stres, bisa berupa kegiatan yang merawat pikiran seperti terapi, relaksasi, piknik, bersosialisasi atau self care lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA:\u00a0<\/strong><strong><a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cara-melakukan-proning\/\">Cara Melakukan Proning, Teknik Tepat Saat Saturasi Oksigen Rendah<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah pengetahuan penting mengenai detak jantung normal yang perlu kita pahami. Semoga semakin membuka khasanah dan kesadaran tentang kesehatan sendiri. Jangan tunggu sampai sakit, ya.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seringkali detak jantung normal tidak kita sadari menjadi hal yang sangat berharga. Apalagi selama masih bisa bernafas dan beraktivitas seperti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2361,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[377,376,375],"class_list":["post-2360","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-cara-hitung-detak-jantung","tag-detak-jantung-normal","tag-tips-kesehatan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-02-12T15:44:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Detak-Jantung.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/detak-jantung-normal\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/detak-jantung-normal\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia\",\"datePublished\":\"2022-02-12T15:44:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/detak-jantung-normal\\\/\"},\"wordCount\":944,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/detak-jantung-normal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Detak-Jantung.jpg\",\"keywords\":[\"cara hitung detak jantung\",\"detak jantung normal\",\"tips kesehatan\"],\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/detak-jantung-normal\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/detak-jantung-normal\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/detak-jantung-normal\\\/\",\"name\":\"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/detak-jantung-normal\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/detak-jantung-normal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Detak-Jantung.jpg\",\"datePublished\":\"2022-02-12T15:44:03+00:00\",\"description\":\"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/detak-jantung-normal\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/detak-jantung-normal\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/detak-jantung-normal\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Detak-Jantung.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Detak-Jantung.jpg\",\"width\":640,\"height\":360},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/detak-jantung-normal\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia -","description":"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia -","og_description":"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/","article_published_time":"2022-02-12T15:44:03+00:00","og_image":[{"width":640,"height":360,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Detak-Jantung.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia","datePublished":"2022-02-12T15:44:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/"},"wordCount":944,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Detak-Jantung.jpg","keywords":["cara hitung detak jantung","detak jantung normal","tips kesehatan"],"articleSection":["Tips"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/","name":"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Detak-Jantung.jpg","datePublished":"2022-02-12T15:44:03+00:00","description":"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Detak-Jantung.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Detak-Jantung.jpg","width":640,"height":360},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/detak-jantung-normal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tentang Detak Jantung Normal dan Cara Menghitungnya Sesuai Usia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2360","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2360"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2360\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2366,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2360\/revisions\/2366"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2361"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2360"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2360"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2360"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}