{"id":2348,"date":"2022-02-11T07:04:53","date_gmt":"2022-02-11T07:04:53","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2348"},"modified":"2022-02-10T15:02:59","modified_gmt":"2022-02-10T15:02:59","slug":"cek-antibodi-covid","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/","title":{"rendered":"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah mendengar tentang cek antibodi Covid? Prosedur ini adalah pengecekan terhadap keberadaan antibodi setelah melakukan vaksin. Akan tetapi, barangkali hal ini masih awam buat sebagian besar orang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prioritas utama yang perlu kita lakukan saat ini memang melakukan vaksin sebagai upaya pembentukan tameng antibodi terhadap virus Covid-19. Ada 2 fase vaksin primer dan satu vaksin booster yang bisa kita dapatkan di fasilitas kesehatan dan lokasi penyelenggara vaksin terdekat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, setelah itu kita bisa mengecek keberadaan antibodi tubuh terhadap vaksin, namun hal ini agak minor urgensinya dan tak sembarang pulang melakukannya. Namun tak ada salahnya mengenal metode cek antibodi Covid sambil mengetahui apa kegunaan dan kapan kita perlu melaksanakannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cek antibodi Covid, apa itu?\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2350\" aria-describedby=\"caption-attachment-2350\" style=\"width: 702px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2350\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Tes-Antibodi-Covid.jpg\" alt=\"\" width=\"702\" height=\"465\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Tes-Antibodi-Covid.jpg 702w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Tes-Antibodi-Covid-300x199.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 702px) 100vw, 702px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2350\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/ini-fakta-tentang-vaksin-covid-19-berbayar-di-kimia-farma\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Cek antibodi seperti namanya adalah prosedur untuk mengetahui kadar antibodi di dalam tubuh. Baik saat kita menjadi penyintas, hendak melakukan vaksin, sudah melakukan vaksin atau akan menjadi pendonor konvalesen. Tentunya dengan semakin banyak antibodi yang kita miliki, maka akan baik pula perlindungan dan resistensinya terhadap level keparahan akibat terpapar virus Corona.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis cek antibodi Covid<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2351\" aria-describedby=\"caption-attachment-2351\" style=\"width: 750px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2351\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Jenis-Tes-Antibodi-Covid.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"500\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Jenis-Tes-Antibodi-Covid.jpg 750w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Jenis-Tes-Antibodi-Covid-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2351\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/lifestyle.kompas.com\/read\/2020\/06\/30\/132327820\/mengenal-manfaat-tes-antibodi-covid-19\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Cek antibodi Covid ada 2 jenis, yaitu tes kualitatif dan kuantitatif. Meski klasifikasi ini terdengar membingungkan bagi masyarakat awam, sebenarnya beberapa prosedurnya sudah kita kenal sejak pandemi ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tes antibodi kualitatif biasanya mendeteksi keberadaan protein pada cangkang virus, di mana protein tersebut adalah nucleocapsid yang merupakan antibodi. Kemudian menelaah reaksi antibodi pada virus Covid-19. Metode ini misalnya pada rapid antibodi sebagai bentuk skrining awal. Hasilnya bisa berupa positif atau negatif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan jenis tes antibodi kuantitatif adalah mendeteksi jumlah antibodi yang sudah terbentuk. Tes ini bisa jadi tolak ukur kemampuan respon imunitas kita pada infeksi akibat virus. Biasanya dilakukan pada penyintas Covid-19 atau mereka yang sudah mendapat vaksin sampai dosis ke-2 setelah minimal 1 bulan, dan bagi mereka yang akan mendonorkan plasma konvalesen.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cara pelaksanaan tes kuantitatif antibodi<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2352\" aria-describedby=\"caption-attachment-2352\" style=\"width: 650px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2352\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tes-antibodi-kualitatif.jpg\" alt=\"\" width=\"650\" height=\"433\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tes-antibodi-kualitatif.jpg 650w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tes-antibodi-kualitatif-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2352\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/inilah-beda-tes-antibodi-kualitatif-dan-tes-antibodi-kuantitatif-covid-19\">Sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Cara cek antibodi Covid adalah mendatangi fasilitas kesehatan atau rumah sakit yang menyediakan layanan tersebut. Sampel akan diambil dari darah vena, dan untuk mendapatkan hasilnya kira-kira memakan proses waktu 120 menit ke atas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, pengecekan antibodi ini bukan semata atas rasa penasaran kita sehingga bisa sembarangan menentukan waktunya. Mereka yang bisa melakukan cek antibodi Covid adalah penyintas yang tengah dalam pemantauan atau mereka yang telah mendapatkan vaksin dosis kedua, setelah satu bulan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu satu bulan adalah masa inkubasi paling ideal setelah imunitas terbentuk. Prosedur ini bisa kita lakukan secara berkala bila ingin memantau perkembangan antibodi tersebut. Jaraknya sekitar 3-6 bulan sekali.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Haruskah melakukan cek antibodi Covid<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu maraknya wabah, orang berbondong-bondong melakukan prosedur kesehatan yang disarankan. Misalnya protokol kesehatan, membeli vitamin dan booster, melakukan vaksin primer dan booster dan masih banyak lagi, Lantas apakah cek antibodi Covid perlu kita lakukan juga?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, kita bisa melakukan sesuai kebutuhan saja. Misalnya bila ingin menjadi pendonor plasma konvalesen. Selebihnya, lakukan hal-hal primer seperti melakukan protokol kesehatan, melakukan vaksinasi, serta melakukan PCR bila perlu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Vaksin dan Tes PCR untuk tanggulangi dampak pandemi<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di momen pandemi ini kita memang ingin membekali diri dengan perlindungan dari virus Corona. Sebenarnya perlindungan itu bisa kita lakukan dengan mudah. Di antaranya adalah mengikuti program vaksinasi yang ada dan masih berlangsung hingga tahun ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, kita juga perlu menyadari pernyataan dari WHO dan para ilmuwan bahwa ke depannya kita akan berdampingan dengan virus ini beserta mutasinya. Bila perlu, lakukan pemantauan atau deteksi dini dengan melakukan tes kualitatif antibodi, maupun swab antigen atau PCR. Tujuannya untuk memutus penularan yang mungkin terjadi pada orang-orang di sekitar kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi yang berdomisili di Jabodetabek dan Bali, bisa mempercayakan pada GSI Lab yang ada di kotamu. Tersedia layanan PCR dengan metode swab dan kumur yang lebih nyaman. Kita juga bisa memilih layanan sameday atau hasil keluar dalam 24 jam.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Swab gratis dan berbagi kebaikan untuk yang membutuhkan\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak perlu ragu mengunjungi laman GSI Lab untuk mendaftar, karena juga ada program <\/span><a href=\"https:\/\/www.gsilab.id\/id\/swab-and-save\/?_ga=2.164034303.1970880908.1644235527-569935346.1643189788\"><span style=\"font-weight: 400;\">swab gratis<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> bagi yang memiliki keterbatasan dana. Cukup memenuhi beberapa syarat administrasi dan swab siap kita jadwalkan. Program ini diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi GSI Lab untuk mempercepat penanganan wabah Corona yang belum usai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat kamu yang ingin menjadi bagian dari dukungan ini juga bisa lho. Mari bergabung dengan banyak insan baik yang telah berdonasi untuk suksesnya program swab PCR gratis. Baca keterangan lebih lanjutnya <\/span><a href=\"https:\/\/m.benihbaik.com\/campaign\/tes-pcr-gratis-untuk-masyarakat\"><span style=\"font-weight: 400;\">di link ini <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">ya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/swab-antigen\/\">Keunggulan Swab Antigen untuk Deteksi Risiko Terpapar Virus Covid-19<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetap lakukan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjauhi kerumunan dan mencuci tangan, agar terhindar dari paparan virus Covid-19. Bila perlu melakukan skrining awal, lakukan cek antibodi kualitatif atau rapid antigen dan swab PCR.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah mendengar tentang cek antibodi Covid? Prosedur ini adalah pengecekan terhadap keberadaan antibodi setelah melakukan vaksin. Akan tetapi, barangkali hal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2349,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[49,8],"tags":[235,234,257,222,250],"class_list":["post-2348","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-editorial","category-tes-swab","tag-covid19","tag-swabtestmurah","tag-antibodi-s-rbd","tag-tes-antibodi","tag-tes-antibodi-kuantitatif-covid-19"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin? -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin? -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-02-11T07:04:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Cek-Antibodi-Covid.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cek-antibodi-covid\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cek-antibodi-covid\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin?\",\"datePublished\":\"2022-02-11T07:04:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cek-antibodi-covid\\\/\"},\"wordCount\":767,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cek-antibodi-covid\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Cek-Antibodi-Covid.jpg\",\"keywords\":[\"#Covid19\",\"#SwabTestMurah\",\"antibodi S-RBD\",\"tes antibodi\",\"tes antibodi kuantitatif covid 19\"],\"articleSection\":[\"Editorial\",\"Tes Swab\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cek-antibodi-covid\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cek-antibodi-covid\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cek-antibodi-covid\\\/\",\"name\":\"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin? -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cek-antibodi-covid\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cek-antibodi-covid\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Cek-Antibodi-Covid.jpg\",\"datePublished\":\"2022-02-11T07:04:53+00:00\",\"description\":\"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cek-antibodi-covid\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cek-antibodi-covid\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cek-antibodi-covid\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Cek-Antibodi-Covid.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/02\\\/Cek-Antibodi-Covid.jpg\",\"width\":750,\"height\":500},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cek-antibodi-covid\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin? -","description":"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin? -","og_description":"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin?","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/","article_published_time":"2022-02-11T07:04:53+00:00","og_image":[{"width":750,"height":500,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Cek-Antibodi-Covid.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin?","datePublished":"2022-02-11T07:04:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/"},"wordCount":767,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Cek-Antibodi-Covid.jpg","keywords":["#Covid19","#SwabTestMurah","antibodi S-RBD","tes antibodi","tes antibodi kuantitatif covid 19"],"articleSection":["Editorial","Tes Swab"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/","name":"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin? -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Cek-Antibodi-Covid.jpg","datePublished":"2022-02-11T07:04:53+00:00","description":"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Cek-Antibodi-Covid.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/Cek-Antibodi-Covid.jpg","width":750,"height":500},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cek-antibodi-covid\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tentang Cek Antibodi Covid dan Perlukah Periksa Setelah Dapat Vaksin?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2348","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2348"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2348\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2353,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2348\/revisions\/2353"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2349"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2348"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2348"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2348"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}