{"id":2147,"date":"2022-01-26T06:39:42","date_gmt":"2022-01-26T06:39:42","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=2147"},"modified":"2022-01-26T06:40:15","modified_gmt":"2022-01-26T06:40:15","slug":"gejala-omicron","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/","title":{"rendered":"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum selesai kita menghadapi pandemi Covid-19, kini sudah ada beberapa laporan tentang kasus dan gejala Omicron di masyarakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, angka positivity rate Covid-19 di Indonesia semakin turun setelah second wave di semester kedua 2021. Tapi, pemerintah sudah mewanti-wanti, bahwa pandemi belum usai, sehingga kita semua walaupun sudah vaksin, tetap waspada terpapar Corona.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan yang belum dan tidak ada halangan dari sisi medis untuk vaksin, sebaiknya segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat. Setidaknya, ada perlindungan ekstra untuk menghadapi virus yang semakin bermutasi ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, bagaimana sih tanda Omicron terpapar pada manusia? Apakah berbeda dengan varian sebelumnya?\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah vaksin masih rentan terpapar gejala Omicron<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2149\" aria-describedby=\"caption-attachment-2149\" style=\"width: 2560px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2149\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Dokter-suntik-vaksin-scaled.jpeg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1707\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Dokter-suntik-vaksin-scaled.jpeg 2560w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Dokter-suntik-vaksin-300x200.jpeg 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Dokter-suntik-vaksin-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Dokter-suntik-vaksin-768x512.jpeg 768w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Dokter-suntik-vaksin-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Dokter-suntik-vaksin-2048x1365.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2149\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/id-id\/foto\/orang-orang-profesional-klinik-dokter-3985170\/\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaannya, mengapa meskipun sudah vaksin penuh dua dosis, masih ada risiko tertular Covid 19? Buat beberapa orang yang masih ragu untuk vaksin, kasus terpapar ketika sudah mendapat dosis penuh seolah meyakinkan bahwa sebenarnya hal ini tidak manjur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemahaman tersebut mendapat klarifikasi dari Dr. Katherine O&#8217;Brien yang merupakan Direktur Vaksin, Imunisasi, dan Biologi dari WHO. Yang benar, vaksin bisa memberikan perlindungan, meski tidak 100%.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setidaknya, ketika seseorang sudah mendapatkan vaksin Covid-19, maka ia memiliki risiko yang jauh lebih rendah untuk terpapar atau dengan gejala lebih berat. Belum lepas dari ingatan betapa suram kondisi sebelum adanya vaksin. Di mana angka penularan terus meningkat, sementara imunitas warga masih rentan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara fasilitas kesehatan jadi kewalahan karena banyaknya efek domino penularan Corona di masyarakat. Ada yang mengalami gejala menengah hingga berat, serta kabar duka yang seolah tak henti-hentinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala Omicron bedanya dengan Delta<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2150\" aria-describedby=\"caption-attachment-2150\" style=\"width: 1880px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2150\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Jumlah-kasus-Covid-19.jpeg\" alt=\"\" width=\"1880\" height=\"1253\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Jumlah-kasus-Covid-19.jpeg 1880w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Jumlah-kasus-Covid-19-300x200.jpeg 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Jumlah-kasus-Covid-19-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Jumlah-kasus-Covid-19-768x512.jpeg 768w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Jumlah-kasus-Covid-19-1536x1024.jpeg 1536w\" sizes=\"(max-width: 1880px) 100vw, 1880px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2150\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/id-id\/foto\/kreatif-internet-kabur-tampilan-5876546\/\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Meski menjadi salah satu mutasi termutakhir dari Covid-19, banyak laporan kasus yang menyatakan bahwa gejalanya lebih ringan daripada varian Delta. Salah satu perbedaan yang terjadi adalah belum ada laporan anosmia sebagai gejala varian Omicron.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anosmia adalah hilangnya daya penciuman dan perasa. Di awal pandemi, gejala ini jadi salah satu yang sering membuat pasien sadar bahwa dirinya sudah terpapar Covid-19<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, varian ini tetap jauh lebih menular. Untuk perbandingan dengan Delta saja, varian ini bisa menular 70 kali lebih cepat, melansir Antara, dari penjelasan Kemenkes RI. Siti Nadia Tarmizi, selaku Juru Bicara Kemenkes, menjelaskan bahwa gejala Omicron seperti flu biasa dan tidak ada tingkat keparahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi sebaiknya tidak melonggarkan protokol kesehatan dan tetap lakukan vaksin bagi yang belum. Karena bisa meminimalisir gejala yang berdampak pada tubuh kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Ini ciri terpapar Omicron<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2151\" aria-describedby=\"caption-attachment-2151\" style=\"width: 1880px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2151\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/wanita-sedang-sakit.jpeg\" alt=\"\" width=\"1880\" height=\"1258\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/wanita-sedang-sakit.jpeg 1880w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/wanita-sedang-sakit-300x201.jpeg 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/wanita-sedang-sakit-1024x685.jpeg 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/wanita-sedang-sakit-768x514.jpeg 768w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/wanita-sedang-sakit-1536x1028.jpeg 1536w\" sizes=\"(max-width: 1880px) 100vw, 1880px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2151\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/id-id\/foto\/wanita-berbaring-di-tempat-tidur-sambil-menghembuskan-hidungnya-3807629\/\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti pada pemaparan di atas, bahwa Omicron memiliki gejala yang lebih ringan. Bahkan, penyakit ini akan tampak seperti flu biasa. Namun, apa sajakah yang menjadi tanda bahwa kita sudah terkena virus Corona, varian Omicron?\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Bersin-bersin\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bersin memang jadi mekanisme tubuh untuk mengeluarkan kotoran, dan virus atau reaksi alergi. Namun, perlu hati-hati, karena ini bisa menjadi awal penanda paparan Corona. Perhatikan bila gejala bersin berlanjut hingga hidung berair dan mata mulai terasa berat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Pilek<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lanjutan dari gejala bersin biasanya adalah hidung berair dan mulai tersumbat atau banyak menghasilkan ingus. Juga diikuti dengan mata terasa berat seperti mengantuk. Hal ini karena tubuh sedang melakukan mekanisme melawan datangnya virus atau alergi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Kelelahan\/nyeri otot<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu tanda kalau bersin dan pilek mulai berat, adalah ketika diikuti dengan kelelahan atau nyeri otot. Di mana badan mulai terasa ngilu-ngilu. Hal ini merupakan tanda bahwa imunitas sedang bekerja. Tapi juga jadi alert bahwa ada virus masuk ke tubuh kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Sakit Tenggorokan\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sakit tenggorokan bisa berupa rasa sakit atau mengganjal ketika menelan. Biasanya, kita bisa memantau dengan melihat ke dalam rongga belakang mulut. Bila warnanya merah, atau bahkan ada beberapa bercak putih, ada kemungkinan kita sedang sakit tenggorokan. Hal ini juga bisa jadi tanda tertular Covid-19 varian Omicron.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Batuk<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sakit tenggorokan hingga pilek, dapat juga menyebabkan gejala lanjutan, yaitu batuk. Gejala ini bisa menjadi yang paling lama bertahan dari semua gejala lainnya. Di beberapa kondisi pasien, batuk juga bisa memicu sesak nafas, meskipun yang bersangkutan tidak memiliki asma.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Sakit kepala<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila mulai ada rasa pusing dan suhu tubuh meningkat, juga merupakan tanda bahwa tubuh sedang melawan penyakit. Namun, lebih penting untuk kita sadari, bahwa artinya ada virus di dalam tubuh. Bila suhu tubuh mulai naik, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Mual atau diare<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gejala lainnya yang mungkin timbul adalah dari area pencernaan. Di mana kondisi seperti ini memang membuat sistem digestif kita jadi lebih sensitif. Apabila gejala ini bersamaan dengan batuk dan pilek, atau bertambah dengan demam, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Risiko gejala Omicron pada komorbid, lansia dan anak<\/span><\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_2152\" aria-describedby=\"caption-attachment-2152\" style=\"width: 1880px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2152\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Pasangan-lansia-berjaket.jpeg\" alt=\"\" width=\"1880\" height=\"1249\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Pasangan-lansia-berjaket.jpeg 1880w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Pasangan-lansia-berjaket-300x199.jpeg 300w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Pasangan-lansia-berjaket-1024x680.jpeg 1024w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Pasangan-lansia-berjaket-768x510.jpeg 768w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Pasangan-lansia-berjaket-1536x1020.jpeg 1536w\" sizes=\"(max-width: 1880px) 100vw, 1880px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2152\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/www.pexels.com\/id-id\/foto\/pria-dan-wanita-tersenyum-mengenakan-jaket-1642883\/\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu hal yang masih sering orang remehkan adalah karena ada anggapan Omicron lebih mild daripada generasi sebelumnya. Meski demikian, kita tak sepenuhnya tahu bagaimana varian ini sesungguhnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih ada risiko bagi lansia dan anak-anak. Hal ini karena anak-anak juga masih membangun imunitasnya. Sementara, lansia berada pada usia yang sudah kurang produktif dan rentan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak lepas dari itu, pasien yang memiliki komorbid. Karena, pasien yang memiliki penyakit bawaan, kondisi imunitasnya tidak lebih prima daripada mereka yang lebih sehat. Selain dari gejala yang muncul, penggunaan obat-obatan juga mempengaruhi potensi kesembuhan dari kategori pasien ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Minimal, lakukan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan tak sembarang menyentuh, serta menjaga jarak dari orang lain atau jauhi kerumunan. Bila sudah memegang pakem tersebut, maka kita bisa meminimalisir risiko penularan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/penyebaran-omicron-indonesia\/\">Penyebaran Omicron Indonesia dan Bagaimana Cara Mencegahnya Menurut Para Ahli<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ada kesempatan dan memungkinkan, segeralah vaksin. Hal ini untuk menjadi perlindungan bagi diri kita sendiri, serta orang-orang yang ada di sekitar.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belum selesai kita menghadapi pandemi Covid-19, kini sudah ada beberapa laporan tentang kasus dan gejala Omicron di masyarakat.\u00a0 Sebelumnya, angka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2148,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[49],"tags":[235,219,292,241,343,252,245],"class_list":["post-2147","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-editorial","tag-covid19","tag-covid-19","tag-covid-19-pada-anak","tag-nama-varian-baru-virus-corona","tag-omicron","tag-vaksin-covid-19","tag-varian-virus-corona"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah! -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah! -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-26T06:39:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-01-26T06:40:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Gejala-Omicron.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1880\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1253\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/gejala-omicron\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/gejala-omicron\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah!\",\"datePublished\":\"2022-01-26T06:39:42+00:00\",\"dateModified\":\"2022-01-26T06:40:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/gejala-omicron\\\/\"},\"wordCount\":906,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/gejala-omicron\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/01\\\/Gejala-Omicron.jpeg\",\"keywords\":[\"#Covid19\",\"covid-19\",\"covid-19 pada anak\",\"nama varian baru virus corona\",\"omicron\",\"vaksin covid-19\",\"varian virus corona\"],\"articleSection\":[\"Editorial\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/gejala-omicron\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/gejala-omicron\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/gejala-omicron\\\/\",\"name\":\"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah! -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/gejala-omicron\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/gejala-omicron\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/01\\\/Gejala-Omicron.jpeg\",\"datePublished\":\"2022-01-26T06:39:42+00:00\",\"dateModified\":\"2022-01-26T06:40:15+00:00\",\"description\":\"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/gejala-omicron\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/gejala-omicron\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/gejala-omicron\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/01\\\/Gejala-Omicron.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/01\\\/Gejala-Omicron.jpeg\",\"width\":1880,\"height\":1253},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/gejala-omicron\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah! -","description":"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah! -","og_description":"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah!","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/","article_published_time":"2022-01-26T06:39:42+00:00","article_modified_time":"2022-01-26T06:40:15+00:00","og_image":[{"width":1880,"height":1253,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Gejala-Omicron.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah!","datePublished":"2022-01-26T06:39:42+00:00","dateModified":"2022-01-26T06:40:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/"},"wordCount":906,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Gejala-Omicron.jpeg","keywords":["#Covid19","covid-19","covid-19 pada anak","nama varian baru virus corona","omicron","vaksin covid-19","varian virus corona"],"articleSection":["Editorial"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/","name":"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah! -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Gejala-Omicron.jpeg","datePublished":"2022-01-26T06:39:42+00:00","dateModified":"2022-01-26T06:40:15+00:00","description":"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Gejala-Omicron.jpeg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Gejala-Omicron.jpeg","width":1880,"height":1253},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/gejala-omicron\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"6 Gejala Omicron pada Pasien yang Sudah Mendapat Vaksin, Waspadalah!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2147","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2147"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2147\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2158,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2147\/revisions\/2158"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2148"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2147"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2147"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2147"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}