{"id":1956,"date":"2021-09-08T07:20:12","date_gmt":"2021-09-08T07:20:12","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=1956"},"modified":"2021-09-08T07:20:12","modified_gmt":"2021-09-08T07:20:12","slug":"makanan-probiotik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/","title":{"rendered":"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan"},"content":{"rendered":"<p>Selama ini mungkin kita mengetahui bahwa probiotik hanya ada pada yogurt. Ternyata, ada banyak sumber makanan lain yang mengandung bakteri baik untuk meningkatkan kesehatan, lho! Apa saja alternatif lain probiotik selain yogurt? Yuk simak ulasan berikut!<\/p>\n<p>Tahukah kamu bahwa probiotik merupakan salah satu jenis bakteri. Tapi tak perlu risau, karena tidak semua bakteri merupakan penyebab penyakit. Bakteri seperti probiotik justru dapat meningkatkan kesehatan. Probiotik sendiri adalah mikroorganisme yang secara alami ada di saluran pencernaan atau lebih tepatnya pada usus. Berbagai manfaat yang diberikan probiotik adalah melancarkan pencernaan, mengurangi depresi, mengurangi peradangan, serta menyehatkan jantung.<\/p>\n<p>Agar bakteri baik ini tetap terjaga dalam usus dan dapat bertambah banyak, kamu bisa mengonsumsi makanan yang tinggi probiotik. Jenis makanan ini biasanya berasal dari makanan yang diolah dengan cara fermentasi. Namun, perlu menjadi catatan bahwa tidak semua jenis makanan fermentasi menghasilkan probiotik. Berikut beberapa makanan selain yogurt yang mengandung probiotik yang menyehatkan tubuh.<\/p>\n<h2>Tempe<\/h2>\n<p>Tempe merupakan makanan yang mudah kita temui dan memiliki harga yang terjangkau bagi setiap kalangan. Selain itu tempe adalah produk olahan kedelai yang bisa digunakan sebagai sumber probiotik alami. Tempe juga memiliki kadar protein tinggi yang baik untuk tubuh.<\/p>\n<p><figure id=\"attachment_1958\" aria-describedby=\"caption-attachment-1958\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1958 size-full\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/tempeh-photo-3-e63f5012eeda39a40ac8d83bc27304ab.jpg\" alt=\"\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/tempeh-photo-3-e63f5012eeda39a40ac8d83bc27304ab.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/tempeh-photo-3-e63f5012eeda39a40ac8d83bc27304ab-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1958\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/cdn.idntimes.com\/content-images\/community\/2019\/05\/tempeh-photo-3-e63f5012eeda39a40ac8d83bc27304ab.jpg\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure>Bahan baku pembuatan tempe yaitu kedelai juga mengandung vitamin B12. Termasuk makanan pengganti daging, tempe juga bisa disajikan dengan berbagai cara. Kamu bisa menyajikan tempe dengan cara sedikit digoreng, dipanggang, ataupun dimakan dengan salad.<\/p>\n<h2>Kimchi<\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_1959\" aria-describedby=\"caption-attachment-1959\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-1959 size-full\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/22NEXTDAYPACK-35.jpg\" alt=\"\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/22NEXTDAYPACK-35.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/22NEXTDAYPACK-35-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1959\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/images.squarespace-cdn.com\/content\/v1\/5d3a4c1ae616af0001b2aa15\/1586392759586-EAK6NRK03QRERWP44EMN\/22NEXTDAYPACK-35.jpg\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure>Makanan asal korea ini sempat booming dan menjadi makanan yang banyak disukai akhir-akhir ini. Kimchi adalah makanan hasil fermentasi sawi ataupun sayuran lain. Rasa yang dihasilkan oleh jenis makanan ini adalah asin, asam, sekaligus pedas di mulut. Di Korea kimchi biasa disajikan dengan makanan-makanan lain khas Korea. Selain mengandung probiotik yang bermanfaat bagi tubuh, kimchi juga mengadung beta-carotene, zat besi, kalsium, dan vitamin A, B1, B2, dan C.<\/p>\n<h2>Sauerkraut (Kubis asam)<\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_1960\" aria-describedby=\"caption-attachment-1960\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-1960 size-full\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_8649.jpg\" alt=\"\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_8649.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/IMG_8649-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1960\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/therealfooddietitians.com\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/IMG_8649.jpg\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure>Mungkin makanan ini asing di telinga, kuliner ini berasal dari eropa timur dan terbuat dari olahan kubis. Sauerkraut adalah hasil fermentasi dari kubis dan bisa juga menggunakan berbagai jenis sayuran lain. Jenis makanan ini kaya akan probiotik dan juga mampu mengurangi alergi. Selain itu sauerkraut juga kaya akan berbagai vitamin seperti vitamin A, B, C, dan E.<\/p>\n<h2>Kefir<\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_1961\" aria-describedby=\"caption-attachment-1961\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1961 size-full\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/049095100_1519996431-kefir_3.jpg\" alt=\"\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/049095100_1519996431-kefir_3.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/049095100_1519996431-kefir_3-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1961\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/cdn0-production-images-kly.akamaized.net\/lC7KXIF3HdDqTSMh0fZTyVjuNV0=\/640x360\/smart\/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)\/kly-media-production\/medias\/1954510\/original\/049095100_1519996431-kefir_3.jpg\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure>Kefir mirip dengan yogurt namun yang membedakannya adalah jenis susu yang digunakan adalah susu kambing. Kefir dibuat menggunakan campuran kefir grain sebagai fermentasi bahan makanan ini. Selain mengandung bakteri baik lactobacilli dan bifidus, kefir juga kaya akan antioksidan yang baik bagi tubuh.<\/p>\n<p>Itu semua merupakan alternatif lain jika kamu ingin mendapatkan probiotik selain yogurt. Namun, perlu diketahui bahwa kita tetap mengonsumsinya tidak dengan cara yang berlebihan.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a class=\"row-title\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/risiko-covid-pada-obesitas\/\" aria-label=\"\u201cMengapa Orang Obesitas Memiliki Risiko Gejala Covid-19 Lebih Berat?\u201d (Edit)\">Mengapa Orang Obesitas Memiliki Risiko Gejala Covid-19 Lebih Berat?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selain itu pastikan pula bahwa diri kita bisa mengkonsumsi berbagai jenis makanan tersebut. Beberapa orang dengan masalah sistem imunitas atau memiliki masalah kesehatan serius tidak dianjurkan mengonsumsi produk mengandung probiotik. Alangkah baiknya untuk bertanya atau konsultasikan ke dokter jika memiliki masalah tertentu sebelum mengkonsumsi produk mengandung probiotik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selama ini mungkin kita mengetahui bahwa probiotik hanya ada pada yogurt. Ternyata, ada banyak sumber makanan lain yang mengandung bakteri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1963,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[324,323],"class_list":["post-1956","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-masalah-pencernaan","tag-probiotik"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-09-08T07:20:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/probiotik-FI.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/makanan-probiotik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/makanan-probiotik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan\",\"datePublished\":\"2021-09-08T07:20:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/makanan-probiotik\\\/\"},\"wordCount\":522,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/makanan-probiotik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/probiotik-FI.jpg\",\"keywords\":[\"masalah pencernaan\",\"probiotik\"],\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/makanan-probiotik\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/makanan-probiotik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/makanan-probiotik\\\/\",\"name\":\"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/makanan-probiotik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/makanan-probiotik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/probiotik-FI.jpg\",\"datePublished\":\"2021-09-08T07:20:12+00:00\",\"description\":\"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/makanan-probiotik\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/makanan-probiotik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/makanan-probiotik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/probiotik-FI.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/probiotik-FI.jpg\",\"width\":663,\"height\":382},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/makanan-probiotik\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan -","description":"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan -","og_description":"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/","article_published_time":"2021-09-08T07:20:12+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/probiotik-FI.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan","datePublished":"2021-09-08T07:20:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/"},"wordCount":522,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/probiotik-FI.jpg","keywords":["masalah pencernaan","probiotik"],"articleSection":["Tips"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/","name":"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/probiotik-FI.jpg","datePublished":"2021-09-08T07:20:12+00:00","description":"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/probiotik-FI.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/probiotik-FI.jpg","width":663,"height":382},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-probiotik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tak Hanya Yoghurt, 4 Makanan Probiotik Ini Juga Mencegah Masalah Pencernaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1956","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1956"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1956\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1964,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1956\/revisions\/1964"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1963"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1956"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1956"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1956"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}