{"id":1850,"date":"2021-08-25T13:41:55","date_gmt":"2021-08-25T13:41:55","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tanyadna.id\/?p=1850"},"modified":"2021-08-27T04:10:46","modified_gmt":"2021-08-27T04:10:46","slug":"cemilan-diabetes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/","title":{"rendered":"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes"},"content":{"rendered":"<p>Ngemil adalah aktivitas makan di sela-sela hari yang banyak orang sukai. Kita tidak menyadari bahwa cemilan itu juga sama saja dengan makan. Jadi, kita juga perlu atur porsinya. Jangan sampai malah menambah risiko diabetes.<\/p>\n<p>Diabetes merupakan jenis penyakit yang menjadi momok nomor satu bagi masyarakat di seluruh dunia. Pakar Diabetes dan Endokrinologi, menyampaikan pemicu penyakit ini ada banyak. Di antaranya adalah pola makan orang tersebut.<\/p>\n<p>Penyakit ini masuk dalam kategori penyakit yang tidak sepele. Kalau sudah punya kecenderungannya, perlu disiplin <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/penularan-di-klaster-tempat-makan-yang-buka-saat-corona\/\">mengatur makanan<\/a> apa yang masuk dan kapan kita bisa mengonsumsinya. Berikut adalah opsi cemilah yang ramah bagi penderita diabetes.<\/p>\n<h2>Cokelat hitam<\/h2>\n<p>Jika dinikmati dalam jumlah sedang, cokelat hitam bisa menjadi cara yang sehat dan lezat untuk memuaskan rasa manis di lidah. Cemilan ini <a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-pereda-kecemasan\/\">kaya akan flavonoid<\/a>, sejenis senyawa tanaman yang dapat membantu mencegah resistensi insulin dan melindungi terhadap masalah jantung bagi penderita diabetes tipe 2.<\/p>\n<p><figure id=\"attachment_1852\" aria-describedby=\"caption-attachment-1852\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1852 size-full\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/086347400_1437016709-makanan-4.jpg\" alt=\"\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/086347400_1437016709-makanan-4.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/086347400_1437016709-makanan-4-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1852\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/cdn1-production-images-kly.akamaized.net\/DedeODBtKRbg4YuqVkTqLW239p4=\/640x360\/smart\/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)\/kly-media-production\/medias\/930233\/original\/086347400_1437016709-makanan-4.jpg\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure>Cemilan ini juga \u00a0rendah gula, karbohidrat, dan kalori daripada cokelat susu, dengan hanya 13 gram karbohidrat dalam setiap porsi 1 ons. Pastikan kandungan kakao minimal 70%, dan konsumi sekitar 1 ons (28 gram) sekali konsumsi.<\/p>\n<h2>Kacang-kacangan<\/h2>\n<p>Penderita diabetes masih dapat mengonsumsi kacang-kacangan. Beragam jenis kacang seperti kacang tanah, almond, atau walnut dapat menjadi pilihan yang sedap. Cemilan ini mengandung berbagai<a href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/makanan-vitamin-d\/\"> vitamin<\/a>, mineral, dan lemak sehat yang berfungsi sebagai energi pada tubuh.<\/p>\n<p><figure id=\"attachment_1853\" aria-describedby=\"caption-attachment-1853\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-1853 size-full\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/gettyimages-126550896-1554999269.jpg\" alt=\"\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/gettyimages-126550896-1554999269.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/gettyimages-126550896-1554999269-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1853\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/hips.hearstapps.com\/hmg-prod.s3.amazonaws.com\/images\/gettyimages-126550896-1554999269.jpg\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure>Akan tetapi kacang memiliki karbohidrat yang terkandung di dalamnya. Pastikan anda tidak mengonsumsi secara berlebihan. Kamu bisa juga membatasi maksimal konsumsi seukuran satu genggam tangan sehari.<\/p>\n<h2>Buah pear dan apel<\/h2>\n<p>Pir adalah sumber serat yang bagus, memiliki lebih dari 4 gram serat, dengan 21,3 gram karbohidrat, dalam setiap porsi 140 gram.\u00a0 Serat memperlambat penyerapan gula dalam aliran darah, yang dapat menstabilkan kadar gula darah setelah mengonsuminya Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi pir segar juga bisa menjadi strategi yang efektif untuk membantu meningkatkan kontrol gula darah bagi penderita diabetes.<\/p>\n<p><figure id=\"attachment_1854\" aria-describedby=\"caption-attachment-1854\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-1854 size-full\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/memilihapeldanpirterbaik.png\" alt=\"\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/memilihapeldanpirterbaik.png 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/memilihapeldanpirterbaik-300x173.png 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1854\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-5RaYTCwBBLc\/WwSGbiEFSUI\/AAAAAAAABk4\/oalaN21xBiI14QoUMRzgAt9FX_-mo7peACLcBGAs\/s1600\/memilih%252Bapel%252Bdan%252Bpir%252Bterbaik.png\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure>Selain itu apel juga baik bagi penderita diabetes namun pastikan memilih apel hijau. Karena jenis ini mengandung vitamin B1 dan rasa yang tidak terlalu manis.<\/p>\n<h2>Greek yogurt<\/h2>\n<p>Dengan 20 gram protein dalam setiap porsi 200 gram, greek yogurt bisa menjadi pilihan cemilan yang sangat baik untuk penderita diabetes. Meningkatkan asupan protein Anda dapat membantu mendukung pengendalian nafsu makan dan mengurangi keinginan makan.<\/p>\n<p><figure id=\"attachment_1855\" aria-describedby=\"caption-attachment-1855\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1855 size-full\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/greek-yogurt-in-bowl.jpg\" alt=\"\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/greek-yogurt-in-bowl.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/greek-yogurt-in-bowl-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1855\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/pappaspost.com\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/greek-yogurt-in-bowl.jpg\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure>Selain itu vitamin D dan probiotik yang terkandung dapat membantu meningkatkan kontrol gula darah pada penderita diabetes tipe. Anda dapat menambahkan buah-buahan rendah gula dan karbo sebagai toping pada cemilan ini.<\/p>\n<h2>Popcorn<\/h2>\n<p><figure id=\"attachment_1856\" aria-describedby=\"caption-attachment-1856\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1856 size-full\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/popcorn-ternyata-punya-8-manfaat-untuk-kesehatan-tubuh-3hQsi1qjfu.jpg\" alt=\"\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/popcorn-ternyata-punya-8-manfaat-untuk-kesehatan-tubuh-3hQsi1qjfu.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/popcorn-ternyata-punya-8-manfaat-untuk-kesehatan-tubuh-3hQsi1qjfu-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1856\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/img.okezone.com\/content\/2018\/01\/28\/481\/1851357\/popcorn-ternyata-punya-8-manfaat-untuk-kesehatan-tubuh-3hQsi1qjfu.jpg\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure>Walaupun terkenal banyak varian rasa, popcorn ternyata masih bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes. Ini dikarenakan popcorn mengandung sedikit kalori dan hampir bebas lemak. Cemilan ini mampu menyediakan sekitar 70 persen kebutuhan harian. Akan tetapi ada baiknya pilih popcorn dengan rasa tawar, atau kamu bisa menambahkan sedikit mentega dan garam. Jika ingin menambahkan pemanis pastikan menggunakan pemanis yang sehat.<\/p>\n<h2>Biskuit gandum<\/h2>\n<p>Gandum mengandung karbohidrat kompleks yang baik bagi penderita diabetes dan juga pencernaan. Lebih dari itu gandum juga dapat memberikan efek kenyang lebih lama pada makanan. Sehingga bagus bagi penderita diabetes ataupun kamu yang sedang menjalani diet.<\/p>\n<p><figure id=\"attachment_1857\" aria-describedby=\"caption-attachment-1857\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1857 size-full\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/biskuit_doktersehat_2.jpg\" alt=\"\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/biskuit_doktersehat_2.jpg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/biskuit_doktersehat_2-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1857\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/doktersehat.com\/wp-content\/uploads\/2018\/06\/biskuit_doktersehat_2.jpg\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure>Beberapa pilihan biscuit gandum yang terbuat dari tepung gandum utuh. Selain itu pastikan tidak ada pemanis tambahan atau gula dalam produk biscuit dengan membaca bahan dasar dari cemilan tersebut.<\/p>\n<h2>Alpukat<\/h2>\n<p>Selain buah apel dan pir, alpukat juga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Buah satu ini mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan hantung dan control gula darah. Ditambah buah alpukan memiliki kadar serat yang cukup tinggi.<\/p>\n<p><figure id=\"attachment_1858\" aria-describedby=\"caption-attachment-1858\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1858 size-full\" src=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/3f1ff0ff-d96d-4616-9d64-bbaaa68e04ec_43.jpeg\" alt=\"\" width=\"663\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/3f1ff0ff-d96d-4616-9d64-bbaaa68e04ec_43.jpeg 663w, https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/3f1ff0ff-d96d-4616-9d64-bbaaa68e04ec_43-300x173.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 663px) 100vw, 663px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1858\" class=\"wp-caption-text\">[<a href=\"https:\/\/awsimages.detik.net.id\/community\/media\/visual\/2019\/03\/19\/3f1ff0ff-d96d-4616-9d64-bbaaa68e04ec_43.jpeg?w=700&amp;q=90\">sumber gambar<\/a>]<\/figcaption><\/figure>Alpukat dapat dikonsumsi secara langsung atau diolah menjadi jus atau salad. Pada 13 gram serat terkandung pada buah ini setara dengan 50 persen serat harian untuk wanita dan 34 persen untuk laki-laki.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a class=\"row-title\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/pencegahan-virus-corona\/\" aria-label=\"\u201cPencegahan Virus Corona, Anjuran Mengurangi Konsumsi Gula\u201d (Edit)\">Pencegahan Virus Corona, Anjuran Mengurangi Konsumsi Gula<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Itu semua ketujuh camilan yang enak dan sehat bagi penderita penyakit diabetes. Selamat menikmati waktu senggang untuk mengonsumsi cemilan dan selalu ingat untuk tidak berlebihan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ngemil adalah aktivitas makan di sela-sela hari yang banyak orang sukai. Kita tidak menyadari bahwa cemilan itu juga sama saja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1860,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_zengeo_excluded":false,"_zengeo_faq":[],"_zengeo_takeaways":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[310],"class_list":["post-1850","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-diabetes"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-08-25T13:41:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-08-27T04:10:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/cemilan-diabetes.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"663\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"382\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"gilang Ayu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cemilan-diabetes\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cemilan-diabetes\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"gilang Ayu\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\"},\"headline\":\"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes\",\"datePublished\":\"2021-08-25T13:41:55+00:00\",\"dateModified\":\"2021-08-27T04:10:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cemilan-diabetes\\\/\"},\"wordCount\":682,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cemilan-diabetes\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/cemilan-diabetes.jpg\",\"keywords\":[\"diabetes\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cemilan-diabetes\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cemilan-diabetes\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cemilan-diabetes\\\/\",\"name\":\"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cemilan-diabetes\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cemilan-diabetes\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/cemilan-diabetes.jpg\",\"datePublished\":\"2021-08-25T13:41:55+00:00\",\"dateModified\":\"2021-08-27T04:10:46+00:00\",\"description\":\"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cemilan-diabetes\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cemilan-diabetes\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cemilan-diabetes\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/cemilan-diabetes.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/cemilan-diabetes.jpg\",\"width\":663,\"height\":382},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/cemilan-diabetes\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Tanyadna\",\"description\":\"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"Tanyadna\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Tanyadna\",\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/id\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png\",\"width\":2272,\"height\":756,\"caption\":\"Tanyadna\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac\",\"name\":\"gilang Ayu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi\",\"caption\":\"gilang Ayu\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/tanyadna.id\\\/blog\\\/author\\\/gilang\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes -","description":"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes -","og_description":"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes","og_url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/","article_published_time":"2021-08-25T13:41:55+00:00","article_modified_time":"2021-08-27T04:10:46+00:00","og_image":[{"width":663,"height":382,"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/cemilan-diabetes.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"gilang Ayu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"gilang Ayu","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/"},"author":{"name":"gilang Ayu","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac"},"headline":"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes","datePublished":"2021-08-25T13:41:55+00:00","dateModified":"2021-08-27T04:10:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/"},"wordCount":682,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/cemilan-diabetes.jpg","keywords":["diabetes"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/","name":"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/cemilan-diabetes.jpg","datePublished":"2021-08-25T13:41:55+00:00","dateModified":"2021-08-27T04:10:46+00:00","description":"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/#primaryimage","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/cemilan-diabetes.jpg","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/cemilan-diabetes.jpg","width":663,"height":382},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/cemilan-diabetes\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"7 Cemilan Yang Cukup Ramah untuk Penderita Diabetes"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","name":"Tanyadna","description":"Informasi Tes DNA dan Kesehatan Genetik","publisher":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization"},"alternateName":"Tanyadna","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#organization","name":"Tanyadna","alternateName":"https:\/\/tanyadna.id\/id\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","contentUrl":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cropped-tanyadnalogo-scaled-2.png","width":2272,"height":756,"caption":"Tanyadna"},"image":{"@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/#\/schema\/person\/53cff5d22a75f3e659772e62ddbb97ac","name":"gilang Ayu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aebea9d15a1829652f14476e594a6d97bf595c0a67f1419cd1577b8856068a15?s=96&d=initials&r=g&initials=gi","caption":"gilang Ayu"},"url":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/author\/gilang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1850","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1850"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1850\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1884,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1850\/revisions\/1884"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1860"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1850"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1850"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tanyadna.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1850"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}