6 Jenis Vitamin Ibu Hamil Trimester 1, Apa Saja?
Kehamilan

6 Jenis Vitamin Ibu Hamil Trimester 1, Apa Saja?

Agustus 16th 2022

Vitamin ibu hamil trimester 1 dibutuhkan untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Sebagian vitamin bahkan direkomendasikan dikonsumsi beberapa bulan sebelum hamil demi pertumbuhan dan perkembangan janin yang baik.

Kehamilan adalah sesuatu yang dinantikan sebagian besar pasangan. Kabar bahagia ini disertai dengan konsekuensi besar seperti adanya perubahan di dalam tubuh yang ditandai dengan gejala-gejala kehamilan seperti mual dan muntah, kram perut, pendarahan implantasi, sakit kepala, dan lain sebagainya. Kehamilan juga mempengaruhi kekebalan tubuh yang mengakibatkan tubuh mudah terinfeksi, sehingga suplementasi dibutuhkan khususnya pada usia kehamilan trimester 1.

Untuk mempersiapkan kehamilan yang sehat, ada berbagai cara yang bisa dilakukan, mulai dari melakukan pemeriksaan USG, menjalani NIPT test, mengatur pola diet sehat, hingga mengonsumsi vitamin ibu hamil. Sebagian dari vitamin ibu hamil bahkan direkomendasikan dikonsumsi sejak Anda menjalani program hamil.

Vitamin ibu hamil trimester 1, apakah diperlukan?

ilustrasi vitamin ibu hamil
Sumber gambar

Morning sickness adalah salah satu gejala kehamilan yang dialami sebagian besar ibu hamil. Gejalanya bervariasi, bisa ringan, sedang hingga parah. Gejala ini seringkali menyebabkan Anda muntah sehingga belum sempat mendapatkan nutrisi dari makanan yang baru saja dimakan. Apabila hal ini terus menerus terjadi, Anda berisiko mengalami kekurangan nutrisi selama kehamilan yang tidak hanya berbahaya bagi Anda, namun juga bagi janin.

Mendapatkan nutrisi yang cukup juga sangat penting untuk mencegah risiko cacat lahir, memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan janin serta menurunkan risiko komplikasi kehamilan.

Apabila asupan nutrisi tidak cukup diperoleh dari makanan, maka sebaiknya Anda meminta resep suplemen dari dokter.

Apa saja rekomendasi vitamin ibu hamil trimester 1 agar kehamilan dan janin tetap sehat?

ilustrasi rekomendasi vitamin ibu hamil
Sumber gambar

Asam folat sebagai vitamin prenatal

Asam folat adalah jenis vitamin B yang dibutuhkan oleh setiap sel di dalam tubuh selama kehamilan, demi pertumbuhan dan perkembangan janin yang sehat. Asam folat bahkan biasanya direkomendasikan dikonsumsi setidaknya tiga bulan sebelum hamil hingga masa kehamilan untuk membantu mencegah risiko cacat lahir pada otak dan tulang belakang yang disebut cacat tabung saraf.

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa mengonsumsi asam folat sejak dini juga membantu mencegah cacat jantung dan cacar lahir di mulut bayi (disebut juga bibir sumbing)

Sebelum hamil, Anda akan disarankan mengonsumsi suplemen asam folat setidaknya 400 mcg setiap hari. Selama kehamilan, dokter akan meningkatkan dosisnya menjadi 600 mcg per hari.

Zat besi juga penting untuk kehamilan

Zat besi adalah mineral yang digunakan tubuh untuk memproduksi hemoglobin, sejenis protein yang membantu mengantarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Selama kehamilan Anda akan membutuhkan zat besi dua kali lebih banyak dibandingkan sebelum hamil.

Zat besi ini juga akan membantu memproduksi lebih banyak darah, karena pada kehamilan kebutuhan oksigen janin bergantung pada ibu.

Selama kehamilan, ibu hamil membutuhkan sekitar 27 mg zat besi setiap hari, yang bisa diperoleh melalui asupan seperti daging rendah lemak, unggas, sari laut, sereal yang difortifikasi, roti yang difortifikasi, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, buah kering, dan juga suplemen.

Kekurangan zat besi pada masa kehamilan, dapat menyebabkan serangkaian komplikasi, antara lain seperti:

  • Meningkatkan risiko infeksi
  • Anemia
  • Lebih murah lelah
  • Risiko bayi prematur
  • Berat badan lahir rendah

Ibu hamil membutuhkan asupan kalsium selama kehamilan

Kalsium adalah salah satu vitamin ibu hamil trimester 1 yang sangat penting untuk membantu pertumbuhan tulang, gigi, jantung, otot dan juga sistem saraf janin. Selama kehamilan, Anda akan membutuhkan sekitar 1.000 mg kalsium setiap hari.

Untuk mencukupi kebutuhan kalsium harian selama kehamilan, Anda bisa mendapatkannya melalui beberapa produk berikut:

  • Produk susu seperti susu, keju, yogurt yang telah dipasteurisasi
  • Brokoli
  • Jus jeruk yang telah difortifikasi
  • Suplemen kalsium

Ketika kebutuhan kalsium tidak tercukupi, kehamilan akan mengambil kalsium dari tulang untuk diberikan pada janin. Pada akhirnya, ibu hamil yang tidak mendapatkan asupan kalsium yang cukup berisiko mengalami osteoporosis dan juga memiliki tulang yang tipis dan mudah patah.

Vitamin D untuk ibu hamil

Vitamin D dibutuhkan ibu hamil selama kehamilan karena vitamin D membantu penyerapan kalsium lebih maksimal. Vitamin D juga membantu kerja saraf, otot, dan sistem kekebalan tubuh untuk melindungi risiko infeksi.

Vitamin D juga membantu pertumbuhan tulang dan gigi selama bayi berada di dalam rahim.

Selama kehamilan, Anda disarankan mengonsumsi 600 IU vitamin D setiap hari. Selain dari suplemen, Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin D dari makanan seperti ikan salmon, susu dan sereal yang mengandung vitamin D, dan lain sebagainya.

DHA penting untuk janin selama kehamilan

ilustrasi ibu hamil minum susu
Sumber gambar

Docosahexaenoic acid (DHA) adalah sejenis asam lemak omega-3 yang dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan janin. Selama kehamilan, DHA inilah yang akan membantu pertumbuhan otak dan mata janin berkembang di dalam rahim.

DHA bisa ditemukan di dalam makanan laut rendah merkuri seperti ikan herring, salmon, trout, ikan teri, lele, udang, nila, jus buah, atau telur yang difortifikasi. Selain itu, Anda juga bisa menemukannya di dalam susu ibu hamil yang biasanya sudah dilengkapi DHA dan juga vitamin lain bagi kehamilan.

Yodium, mineral penting untuk kehamilan

Yodium adalah jenis mineral yang dibutuhkan tubuh untuk membantu produksi hormon tiroid, yang berperan dalam penggunaan dan penyimpanan energi dari makanan. Tubuh Anda selama hamil akan membutuhkan yodium untuk membantu perkembangan saraf bayi, seperti otak, sumsum tulang belakang dan jaringan saraf.

Selama kehamilan, ibu hamil membutuhkan sekitar 220 mcg yodium setiap hari, yang juga bisa ditemukan di dalam ikan, susu, keju, yogurt, sereal dan roti yang difortifikasi, garam beryodium.

Suplemen atau multivitamin adalah kombinasi berbagai vitamin atau mineral yang biasanya dikonsumsi dalam bentuk tablet. Sebagian suplemen atau multivitamin dirancang khusus untuk ibu hamil atau wanita yang mempersiapkan kehamilan. Tetapi perlu diingat bahwa suplemen bukan pengganti makanan bergizi, sehingga walaupun Anda mengonsumsi suplemen, Anda tetap harus mencukupi kebutuhan nutrisi lewat pola diet sehat.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Anda juga disarankan menghindari konsumsi vitamin di luar kebutuhan kehamilan agar tidak membahayakan kehamilan. Konsultasikan setiap konsumsi produk vitamin, atau minta dokter meresepkan vitamin yang sesuai dengan kebutuhan kehamilan Anda.

Sumber:

  1. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/vitamins-and-supplements-during-pregnancy
  2. https://www.webmd.com/baby/guide/prenatal-vitamins
  3. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319257#New-study-provides-detailed-insights
  4. https://www.marchofdimes.org/pregnancy/vitamins-and-other-nutrients-during-pregnancy.aspx

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id