Tips Ibu Hamil 9 Bulan Agar Cepat Melahirkan, Apa Saja?
Persalinan

Tips Ibu Hamil 9 Bulan Agar Cepat Melahirkan, Apa Saja?

September 2nd 2022

Tips ibu hamil 9 bulan agar cepat melahirkan tentunya paling dinantikan hampir semua wanita hamil. Pasalnya, banyak orang bercerita bahwa proses melahirkan memakan waktu yang cukup lama sehingga harus dibantu dengan induksi dan prosedur lainnya.

Persalinan adalah sesuatu yang terkadang tidak bisa diprediksi. Terkadang persalinan bisa berlangsung lama, namun tidak sedikit juga persalinan yang berlangsung cepat. Kesehatan kehamilan dan juga janin sangat mempengaruhi cepat atau lambatnya persalinan. Ketika kehamilan dan janin dalam kondisi sehat dan tidak memiliki masalah apapun, maka persalinan cenderung berjalan lancar dan cepat.

Kehamilan dan janin yang sehat bukan kondisi yang bisa didapatkan tiba-tiba. Anda perlu melakukan berbagai usaha untuk meningkatkan kesehatan kehamilan dan janin sehingga proses persalinan bisa berjalan lancar. Salah satu usaha yang perlu dilakukan adalah memantau kondisi janin sejak awal kehamilan melalui pemeriksaan USG, melakukan pemeriksaan NIPT test guna mendeteksi adanya kelainan genetik, mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, melakukan olahraga dan tetap aktif, mengonsumsi suplemen serta susu kehamilan, dan juga mendapatkan tidur yang cukup selama kehamilan.

Selain itu, untuk meningkatkan peluang persalinan yang lancar, Anda direkomendasikan menjaga berat badan tetap ideal sejak mengikuti program hamil. Memiliki berat badan ideal akan menurunkan risiko komplikasi kehamilan seperti tekanan darah tinggi, preeklamsia, diabetes gestasional, dan juga persalinan prematur.

Hal-hal yang menyebabkan persalinan yang lambat

ilustrasi persalinan
Sumber gambar

Persalinan yang lambat dapat terjadi ketika pembukaan tidak kunjung berkembang. Dalam persalinan yang lancar, serviks akan membuka sekitar 1 cm setiap jam, hingga ke pembukaan 10. Jika saat pembukaan 2 kemudian tidak ada pembukaan susulan setelah lebih dari 2 jam, maka persalinan akan membawa risiko tersendiri seperti berikut:

  • Meningkatnya rasa sakit dan kontraksi yang dirasakan ibu hamil
  • Menurunnya kadar oksigen pada janin yang juga meningkatkan kebutuhan penggunaan NICU atau alat bantu pernapasan setelah bayi keluar
  • Keluarnya mekonium (kotoran pertama bayi) yang sangat lengket dan berwarna hitam, dan berisiko mencemari serta menyebabkan keruhnya air ketuban. Ketika janin tidak sengaja menghirup air ketuban dengan mekonium, maka mekonium harus dikeluarkan agar tidak menyebabkan infeksi
  • Denyut jantung janin yang tidak normal akibat stres dan terlalu lama berada di dalam rahim selama proses persalinan
  • Meningkatnya risiko cedera pada ibu hamil akibat terlalu lama kontraksi, seperti misalnya robekan pada rahim

Ada beberapa hal yang mempengaruhi persalinan dan menyebabkan persalinan menjadi lambat, yaitu:

  • Ukuran janin yang besar
  • Ukuran kepala janin terlalu besar
  • Posisi janin yang menyulitkan, misalnya sungsang atau melintang
  • Kontraksi tidak cukup kuat untuk menyebabkan pembukaan
  • Panggul ibu terlalu kecil untuk dilewati janin
  • Ibu memiliki kelebihan berat badan sebelum atau selama kehamilan

Tips ibu hamil 9 bulan agar cepat melahirkan

ilustrasi ibu hamil berolahraga
Sumber gambar

Persalinan yang lambat dapat meningkatkan risiko pada janin dan kebutuhan untuk operasi caesar. Untuk mencegah semua hal tersebut dan meningkatkan peluang persalinan cepat dan lancar, berikut adalah hal yang bisa dilakukan:

Memperbanyak berdiri dan berjalan

Posisi berdiri dan berjalan dekat waktu persalinan akan membantu meningkatkan tekanan pada leher rahim dan mendukung turunnya janin ke panggul dengan bantuan gravitasi. Anda bisa melakukan hal ini sejak awal kehamilan hingga mendekati persalinan untuk mendapatkan manfaat tambahan dari gerak aktif tubuh.

Penelitian membuktikan bahwa wanita yang lebih sering berdiri tegak dan bergerak selama kehamilan memiliki waktu persalinan yang lebih pendek, rasa sakit akibat persalinan yang lebih sedikit, serta intervensi persalinan yang lebih sedikit pula. Tidak hanya berdiri dan berjalan, Anda juga bisa menari atau menggoyangkan tubuh untuk meredakan sakit kontraksi.

Mendapatkan stimulasi puting

Sebagian orang percaya bahwa melakukan stimulasi puting dapat mempercepat proses persalinan. Stimulasi puting dipercaya dapat melepaskan hormon yang menyebabkan kontraksi rahim. Walaupun menurut penelitian hal tersebut tidak menyebabkan terjadinya persalinan yang sebenarnya, namun sebagian dokter merekomendasikan stimulasi puting yang nyatanya efektif bagi sebagian orang.

Stimulasi puting yang dilakukan setelah melahirkan membantu memicu pelepasan oksitosin. Hormon oksitosin kemudian memicu kontraksi rahim sehingga rahim dapat kembali ke ukuran semula sebelum hamil. Karena persalinan alami atau per vaginam membutuhkan kontraksi rahim untuk mendorong janin menuju ke jalan lahir, banyak wanita menggunakan stimulasi puting untuk mencoba mendorong kontraksi ini.

Teknik pijat akupresur

Teknik pijat akupresur bisa sangat bermanfaat dalam membantu mempercepat persalinan yang macet atau lambat. Pijatan ini umumnya dapat membantu tubuh agar rileks atau mengurangi rasa sakit.

Dibutuhkan teknik khusus dalam akupresur untuk mencapai titik-titik di tubuh yang memungkinkan peningkatan produksi oksitosin sehingga meningkatkan kontraksi. Pijatan ini harus dilakukan oleh spesialis akupresur atau doula kelahiran yang telah mendapatkan pelatihan khusus.

Mengubah posisi janin

Tips ibu hamil 9 bulan agar cepat melahirkan berikutnya adalah mengubah posisi janin untuk memudahkan janin masuk ke panggul atau jalan lahir. Biasanya ini dilakukan apabila posisi janin melintang atau sungsang.

Mengubah posisi janin bisa dilakukan sejak trimester ketiga awal dengan duduk di atas bola kelahiran atau kursi goyang. Jenis terapi bola ini memudahkan persalinan dan membantu mempercepat persalinan.

Mengubah suasana dan mencari udara sejuk

ilustrasi kelahiran bayi
Sumber gambar

Anda mungkin pernah melihat ibu hamil yang mendekati waktu persalinan berjalan-jalan di sekitar taman rumah sakit atau klinik bersalin. Apa yang mereka lakukan sebenarnya adalah untuk mengubah pemandangan dan mencari udara sejuk yang dapat membantu tubuh agar rileks. Stres dan rasa gugup juga dapat mempengaruhi percepatan persalinan, sehingga dirasa perlu bagi Anda untuk mengubah suasana dan mencari udara sejuk agar tubuh lebih rileks dan siap menghadapi persalinan.

Intervensi medis

Pilihan terakhir apabila pembukaan Anda belum berkembang selama beberapa jam berikutnya adalah intervensi medis. Dokter mungkin akan menyarankan amniotomi, memecahkan kantung ketuban untuk merangsang persalinan, atau menyuntikkan obat pereda nyeri termasuk epidural.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Saat kesemua usaha tidak membuahkan hasil, maka langkah terakhir yang bisa ditawarkan oleh dokter adalah pilihan operasi caesar. Operasi caesar dapat membantu menyelamatkan janin dan juga ibu hamil apabila persalinan macet dan pembukaan lahir tidak lagi berkembang bahkan setelah dilakukan intervensi medis. Memang akan ada beberapa risiko yang mungkin terjadi selama pembedahan caesar, namun apabila ini adalah jalan terakhir yang dapat menyelamatkan Anda dan janin, maka sebaiknya Anda mempersiapkan diri.

Sumber:

  1. https://www.verywellfamily.com/ways-to-speed-up-labor-2759005
  2. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/slow-progress-in-labour
  3. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322326#how-to

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id