Tips Mengukur TFU Saat Kehamilan
Kehamilan

Tips Mengukur TFU Saat Kehamilan

Oktober 8th 2022

Ibu hamil sangat penting mengetahui TFU sesuai usia kehamilan. Apa itu TFU? TFU atau Tinggi Fundus Uteri adalah tinggi dari puncak rahim seorang perempuan ketika hamil. TFU sesuai usia kehamilan dapat mengindikasikan berbagai kondisi.

Karena mengetahui ukuran TFU sesuai usia kehamilan sangatlah penting, Anda harus tahu bagaimana cara mengukurnya. Ada cara mudah yang dapat dilakukan untuk itu. Begitu pula dengan ukuran normal TFU sesuai usia kehamilan dan kelainan yang berkaitan dengannya. Simak penjelasan berikut untuk mengetahui lebih jelas mengenai TFU.

Cara mengukur TFU sesuai usia kehamilan

ilustrasi Cara mengukur TFU sesuai usia kehamilan
Sumber gambar

Pengukuran TFU biasanya dilakukan oleh bidan atau dokter kandungan. Pengukuran ini termasuk dalam pemeriksaan rutin dalam setiap perawatan antenatal pada trimester kedua dan ketiga. Akan tetapi, Anda pun sebenarnya dapat mengukur TFU sesuai usia kehamilan secara mandiri di rumah. Hal tersebut sangat mudah untuk dilakukan hanya dengan alat bantu meteran.

Cara mengukur TFU sesuai usia kehamilan adalah dengan merentangkan meteran mulai dari symphysis pubis hingga puncak dari fundus. Symphysis pubis adalah tulang kemaluan, sementara fundus adalah puncak dari rahim. Anda dapat merasakan tinggi fundus sebagai ujung dari penonjolan pada perut. Sangat mudah, bukan?

Pengukuran TFU sesuai usia kehamilan baru dapat dilakukan pada usia kehamilan 20 minggu ke atas. Sebelum usia kehamilan 20 minggu, fundus akan susah untuk diraba. Oleh karena itu, pengukuran paling akurat dapat diperoleh pada kehamilan trimester kedua dan ketiga.

Ukuran TFU sesuai usia kehamilan

ilustrasi Ukuran TFU sesuai usia kehamilan
Sumber gambar

Mengetahui ukuran normal TFU sesuai usia kehamilan sangat penting karena dapat mengindikasikan berbagai kelainan pada janin. Memang kemampuan pengukuran TFU dalam mendeteksi kelainan tidak sepenuhnya akurat. Akan tetapi, hingga saat ini, para dokter terutama bidan masih dapat menggunakan cara tersebut untuk melakukan screening kelainan dalam kandungan.

Setelah mengetahui cara mengukur TFU, saatnya Anda tahu ukuran normal TFU sesuai usia kehamilan. Ada dua pedoman untuk mengetahui batas normal ukuran TFU. Apa saja itu?

Cara pertama sangat mudah, yaitu ukuran TFU sesuai usia kehamilan Anda pada saat itu. Misalkan usia kehamilan Anda 27 minggu, maka ukuran TFU normal adalah 27cm. Ukuran ini dapat lebih ataupun kurang 2 cm dari yang seharusnya. Cara ini dapat dilakukan ketika usia kehamilan sudah mencapai 24 minggu ke atas.

Cara kedua sebenarnya juga cukup mudah, hanya memerlukan Anda untuk menghafal. Ketika TFU tepat berada pada tulang kemaluan, berarti kehamilan berada pada usia 12 minggu. Ketika TFU tepat berada pada pusar, maka usia kehamilan Anda adalah 20-22 minggu. Ketika TFU telah mencapai ulu hati, maka usia usia kehamilan Anda adalah 36 minggu.

Anda cukup menghafalkan tiga ukuran tersebut. Apabila TFU berada di tengah pusar dan ulu hati, Anda bisa mengambil nilai tengah antara 20 dan 36. Hal tersebut berarti usia kehamilan Anda adalah 28 minggu, dan seterusnya. Meskipun ada ukuran untuk usia kehamilan 12 minggu ke atas, namun bukan berarti hal itu akurat sebelum usia kehamilan 20 minggu.

Itulah dua cara yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Sebenarnya usia kehamilan juga bisa tampak ketika melakukan pemeriksaan USG, asal dilakukan sedini mungkin. Itulah sebabnya penting melakukan perawatan prenatal sejak dini.

Selain USG, Anda juga dapat melakukan tes NIPT untuk mengetahui kelainan kromosom pada janin sejak dalam kandungan. Tes NIPT kini dapat dilakukan tak hanya atas indikasi dari dokter kandungan, tapi juga atas permintaan sendiri.

Sebab TFU tidak sesuai usia kehamilan

ilustrasi Sebab TFU tidak sesuai usia kehamilan
Sumber gambar

Anda telah mengetahui ukuran normal TFU sesuai usia kehamilan. Lalu bagaimana jika ukuran TFU Anda jauh melebihi atau kurang dari ukuran tersebut? Berikut beberapa penyebab TFU tidak sesuai dengan usia kehamilan.

  1. Kehamilan kembar
  2. IUGR, yaitu perkembangan janin terhambat
  3. IUFD, yaitu janin meninggal dalam kandungan
  4. Oligohidramnion, yaitu cairan ketuban terlalu sedikit
  5. Polihidramnion, yaitu cairan ketuban terlalu banyak

Berbagai kemungkinan di atas seluruhnya mengindikasikan ketidaknormalan dalam kandungan. Apabila menjumpai TFU yang tidak sesuai dengan usia kehamilan, segeralah berkonsultasi pada dokter kandungan. Dokter akan langsung melakukan pemeriksaan USG untuk mengetahui keadaan janin dalam kandungan. Semakin awal kelainan tersebut ditemukan, semakin cepat dan tepat intervensi dapat diberikan.

Anda tidak perlu terlalu khawatir karena hal itu akan memperparah kondisi kehamilan. Tetaplah berusaha tenang dan mencukupi kebutuhan nutrisi dengan baik. Anda dapat melakukan tes nutrigenomik untuk mengetahui kebutuhan nutrisi dengan tepat. Tes nutrigenomik juga dapat membantu memperoleh manfaat optimal dari setiap makanan dan minuman yang Anda konsumsi.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Itulah pembahasan seputar TFU sesuai usia kehamilan dan kelainan yang berkaitan dengannya. Semoga dapat menambah wawasan sehingga ibu hamil dapat lebih baik dalam menjalani kehamilan. Selamat beraktivitas.

Sumber:

  1. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/fundal-height/faq-20057962#:~:text=The%20expectation%20is%20that%20after,to%20be%20about%2027%20centimeters
  2. https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/22294-fundal-height

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id