Ini Lho Waktu Paling Tepat Bagi Ibu Hamil untuk Lakukan Tes Kromosom
Kesehatan

Ini Lho Waktu Paling Tepat Bagi Ibu Hamil untuk Lakukan Tes Kromosom

Mei 8th 2022

Tes kromosom bisa buat ibu hamil. Tapi kapan waktu paling tepat untuk melakukannya?

Pertanyaan ini mungkin sangat sering melintas di benak kaum Hawa, terutama mereka yang ingin atau sedang program hamil. Perkembangan teknologi yang sangat pesat, khususnya di dunia kedokteran memberi bukti bahwa sejak masih dalam kandungan, manusia sudah bisa melakukan tes kromosom.

Dengan tes kromosom, keluarga bisa mengetahui apakah bayi yang ada dalam rahim ibu tersebut memiliki kelainan genetik atau tidak. Sudah pasti orang tua menginginkan keturunan yang sehat dan sempurna. Namun, bila salah satu atau keduanya memiliki ‘warisan’ cacat genetik yang diturunkan dari generasi sebelumnya, ada kemungkinan anak mereka nanti juga memiliki penyakit yang sama.

Untuk itu, sangat penting bagi orang tua yang menjadi ‘carrier’ bagi kelainan genetik untuk melakukan tes kromosom, termasuk untuk wanita yang sedang hamil. Ini karena ada metode yang mudah dan minim risiko keguguran untuk mendeteksi adanya kelainan pada bayi.

Waktu paling tepat bagi ibu hamil untuk lakukan tes kromosom

ilustrasi kehamilan
Sumber gambar

Tes kromosom dikenal dengan istilah amniocentesis. Lewat uji laboratorium ini seseorang bisa mengetahui adanya kemungkinan bayi terlahir dengan memiliki kelainan pada kromosom. Salah satu yang paling dikhawatirkan adalah kelainan Down Syndrome, di mana seorang anak mengalami keterlambatan dalam perkembangan fisik dan mentalnya.

Apa itu amniocentesis? Ini adalah sebuah cara di dunia medis di mana dokter melakukan pengujian dengan mengambil cairan ketuban dari rahim ibu. Berdasarkan penelitian, cairan ketuban yang melindungi bayi di dalam perut bunda mengandung sel-sel bayi. Dari air ketuban dan hasil penelitiannya, dokter bisa menyimpulkan apakah bayi tersebut memiliki kelainan yang berkaitan dengan genetik.

Selain untuk deteksi Down Syndrome, amniocentesis ini juga membantu tenaga kesehatan untuk mengetahui kelainan-kelainan lainnya, termasuk menentukan seberapa kuat dan sehat paru-paru bayi untuk bertahan hidup saat keluar dari rahim.

Bicara tentang waktu yang tepat bagi ibu hamil untuk lakukan tes kromosom, metode ini cocok dilakukan ketika usia kehamilan mencapai minimal 15 minggu. Pada tahap awal pengujian, ibu akan menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG). Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui ukuran bayi dan usia kehamilan bunda.

Bisakah melakukan tes kromosom sebelum trimester kedua?

ilustrasi program hamil
Sumber gambar

Sebenarnya tak ada yang tak mungkin. Termasuk tes kromosom yang lebih cepat dari waktu terbaiknya, yaitu trimester kedua. Meski ada kemungkinan terjadi komplikasi berupa keguguran kandungan namun peluangnya kecil. Sedikit lebih tinggi dari prosedur tes kromosom di trimester kedua, yang hanya sekitar 0,3 persen saja.

Apa yang dirasakan pasien ketika terjadi komplikasi akibat amniosentesis?

Pada kasus tertentu, komplikasi akibat amniosentesis ini adalah kram, pendarahan di vagina, cairan ketuban keluar, infeksi rahim, hingga terjadi hepatitis C. Selain itu ada kasus yang jarang terjadi, yaitu menyebabkan sel darah bayi masuk ke aliran darah sang ibu.

Bagaimana tahapan tes kromosom?

Untuk Anda yang penasaran dan tertarik melakukan tes kromosom, setiap orang akan menjalani prosedur medis terlebih dahulu sebelum masuk ke tahapan inti. Usai jalani ultrasonografi, selanjutnya dokter akan mengoleskan larutan yodium anti-bakteri ke perut ibu. Kemudian, dengan menggunakan transduser ultrasonik, dokter mencoba mengerti bagaimana posisi bayi agar bisa menemukan cara terbaik dalam memasukkan jarum melalui dinding perut ke dalam rahim.

Setelah suntikan tersebut, dokter akan mengambil cairan ketuban. Banyaknya kurang lebih adalah sekitar satu ons saja. Cairan yang sudah dokter dapatkan kemudian akan dikirim ke laboratorium untuk mendapatkan analisa terhadap sel janin dalam cairan ketuban tersebut.

Tes kromosom bisa mengetahui kelainan-kelainan ini

Dari hasil tes kromosom, Anda bisa mengetahui lebih dini bila terdapat gangguan kesehatan atau kelainan genetik pada bayi. Berikut adalah beberapa jenis penyakit atau kelainan yang bisa ditemukan lewat metode tes kromosom.

Down Syndrome

ilustrasi down syndrome
Sumber gambar

Tes kromosom akan menemukan terjadinya Down Syndrome pada janin ketika terjadi kelainan jumlah kromosom, di mana salah satunya gagal memisahkan diri dan berkembang. Anak yang memiliki kecenderungan Down Syndrome memiliki tampilan fisik yang unik serta mengalami keterlambatan cara berpikir.

Spina bifida

Spina bifida merupakan sebuah kasus medis di mana tulang belakang dan sumsum tulang belakang bayi tidak berkembang dengan baik saat anak tersebut masih di dalam rahim. Hal ini kemudian menyebabkan celah pada ruas tulang belakang bayi.

Pada sebagian besar kasus spina bifida, penyebabnya adalah kurangnya asupan asam folat pada ibu hamil. Bisa juga karena adanya riwayat sakit yang sama pada generasi sebelumnya, atau akibat efek samping dari obat-obatan yang diminum saat sudah mengandung bayi.

Thalasemia

Thalasemia merupakan penyakit yang sudah diketahui masyarakat banyak. Sebagai kelainan genetik, Thalasemia adalah gangguan kesehatan yang terjadi akibat kelainan darah turunan sehingga membuat sel-sel darah merah tidak bisa menjalankan kewajibannya secara baik dan benar.

Ketika seseorang memiliki Thalasemia, sel darah merah kesulitan untuk membawa oksigen naik. Hal ini membuat penderitanya sering merasa gampang lelah, mudah sesak napas, yang bermuara pada komplikasi berat, seperti gangguan pertumbuhan dan gagal jantung. Akibat dari sirkulasi darah yang tak lancar, penderita juga bakal rentan mengalami anemia.

Apa pentingnya melakukan tes kromosom sejak ibu mengandung? Tentu saja banyak manfaatnya. Dengan cara ini, Anda bisa lebih siap dalam menyiapkan kehadiran anak yang punya kemungkinan memiliki kelainan genetik. Dokter pun juga memiliki rencana yang lebih matang untuk penanganan yang tepat pada janin.

Oleh karena itu, bila Anda atau pasangan memiliki kelainan genetik, jangan ragu untuk melakukan tes kromosom. Selain itu, mintalah pertimbangan kepada dokter untuk pemeriksaan kehamilan yang lebih intensif demi meminimalisir kemungkinan bayi terlahir dengan kelainan genetik.

Sumber:

  1. https://www.alodokter.com/mendeteksi-kelainan-kromosom-pada-bayi-dalam-kandungan#:~:text=Pemeriksaan%20kromosom%20janin%20umumnya%20bisa,seperti%20USG%20dan%20tes%20darah.
  2. https://www.haibunda.com/kehamilan/20210223155815-49-194284/kapan-waktu-tepat-ibu-hamil-jalani-tes-kromosom

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id