Berbagai Tes Kehamilan yang Paling Efektif untuk Deteksi Calon Janin
Kehamilan

Berbagai Tes Kehamilan yang Paling Efektif untuk Deteksi Calon Janin

Mei 31st 2022

Tes kehamilan biasanya dilakukan untuk mendeteksi hormon khusus yang disebut human chorionic gonadotropin atau hCG, yang hanya dapat ditemukan selama kehamilan.

Tes kehamilan adalah cara untuk menentukan apakah Anda sedang hamil atau tidak, terutama bila saat ini sedang menjalani program hamil. Tes ini dilakukan untuk melihat jumlah hormon hCG di dalam tubuh Anda. Sejak awal kehamilan, tubuh akan mulai mengalami perubahan untuk mempersiapkan pertumbuhan janin di dalam tubuh, untuk itulah produksi hCG sangat cepat dilakukan.

Hormon hCG dapat dideteksi pada wanita hamil di mana sel telur telah berhasil dibuahi dan ditanamkan pada dinding rahim. Proses ini biasanya terjadi 10 hari setelah pembuahan.

Cara kerja tes kehamilan

ilustrasi cara kerja tes kehamilan
Sumber gambar

Hormon hCG tidak hanya dapat ditemukan di dalam urin, namun juga di dalam darah ketika Anda hamil. Namun bahan kimia ini membutuhkan waktu untuk menumpuk di dalam tubuh, sehingga tes kehamilan sebaiknya dilakukan paling cepat 10-14 hari setelah pembuahan.

Setiap hari di awal kehamilan, tubuh akan memproduksi banyak hCG, di mana seiring berjalannya waktu kadar hCG akan semakin menumpuk di dalam tubuh yang akan membuat tes kehamilan menunjukkan hasil positif.

Tes kehamilan bekerja dengan bereaksi terhadap jumlah hCG baik di dalam urin maupun di dalam darah. Dalam tes urin, kertas reaktif akan mendeteksi hCG dan menunjukkan tanda satu garis atau – untuk hasil negatif yang berarti tidak hamil dan dua garis atau + untuk hasil positif yang berarti Anda hamil. Sedangkan dalam tes darah, sampel darah akan dikirimkan ke laboratorium untuk menentukan jumlah hCG dalam darah.

Mengenal jenis-jenis tes kehamilan

ilustrasi jenis-jenis tes kehamilan
Sumber gambar

Secara umum ada dua jenis utama tes kehamilan, yaitu tes urin dan tes darah.

Tes urin dapat dilakukan di rumah secara mandiri ataupun di fasilitas kesehatan. Sedangkan tes darah saat ini hanya bisa dilakukan di fasilitas kesehatan karena dibutuhkan sampel darah yang tidak bisa diambil secara mandiri untuk pemeriksaan kehamilan. Yuk kita bahas satu per satu!

Tes kehamilan melalui tes urin mandiri di rumah

Tes kehamilan mandiri dilakukan dengan menggunakan test pack, yang dapat mendeteksi kehamilan dengan tingkat akurasi hingga 99%, apabila digunakan sesuai dengan instruksi yang ada. Untuk mendapatkan alat test pack, Anda tidak membutuhkan resep apapun, Anda bisa membelinya di toko obat maupun apotik atau supermarket yang menyediakan.

Ada banyak jenis test pack dengan merk dan klaim sensitivitas yang berbeda-beda. Sangat penting untuk membaca petunjuk pemakaian terlebih dahulu apabila Anda ingin menggunakannya.

Umumnya tes pack dapat mendeteksi kehamilan setelah 10 hari pembuahan. Pun demikian, terkadang hasil negatif palsu bisa diperoleh walaupun sebenarnya Anda benar-benar hamil. Hasil negatif palsu ini bisa diperoleh apabila Anda melakukan tes terlalu cepat atau salah menggunakan alat tes. Untuk meminimalisir kesalahan, Anda bisa melakukan tes setelah haid datang terlambat. Apabila Anda merasakan ada tanda-tanda kehamilan namun hasil tes tetap menunjukkan hasil negatif, maka Anda bisa melakukan pengulangan tes beberapa hari kemudian.

Penting untuk diingat saat menggunakan tes kehamilan mandiri di rumah agar Anda mengikuti aturan yang ada, antara lain:

  1. Lakukan pengetesan urin di pagi hari sesaat setelah Anda bangun tidur, dan sebelum minum air. Di waktu ini kadar hCG mudah terdeteksi karena konsentrasi urin masih belum tercampur dengan banyak air.
  2. Hindari minum air sebelum melakukan tes kehamilan. Walaupun air dapat meningkatkan volume urin, namun minum air dapat menyebabkan konsentrasi urin menjadi berkurang sehingga kadar hCG yang terdeteksi terlalu sedikit. Hal inilah yang dapat mempengaruhi hasil negatif palsu pada tes kehamilan.
  3. Sangatlah penting untuk membaca petunjuk pemakaian yang selalu tertera di balik kemasan alat tes kehamilan. Berbeda merk, terkadang berbeda cara penggunaannya. Pastikan untuk mengikuti setiap petunjuk yang ada untuk meminimalisir kesalahan penggunaan.

Tes kehamilan melalui tes urin klinis

Anda juga bisa mendapatkan tes urin klinis di fasilitas kesehatan terdekat. Tes ini tidak selalu lebih akurat, namun dokter dapat membantu menghilangkan kemungkinan kesalahan yang mempengaruhi keakuratan tes.

ilustrasi tes urine
Sumber gambar

Sama seperti tes kehamilan mandiri di rumah, waktu dilakukannya tes urin klinis sangat mempengaruhi tingkat akurasinya. Hasil akan lebih akurat apabila tes dilakukan setelah haid tidak datang.

Berbeda dengan tes kehamilan mandiri, tes urin klinis mungkin mengharuskan Anda merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan hasil pemeriksaan.

Tes kehamilan melalui tes darah

Kehamilan juga dapat dikonfirmasi melalui tes darah. Namun tes ini cenderung jarang dilakukan karena harganya cukup mahal dan akurasi hasilnya sama seperti tes urin.

Jenis tes kehamilan ini dilakukan dengan mengambil sampel darah untuk dianalisis di laboratorium. Bedanya, tes ini tidak hanya mendeteksi keberadaan hormon hCG namun juga dapat mengetahui seberapa banyak kadar hCG di dalam tubuh.

Tes kehamilan melalui tes darah ini biasanya dilakukan apabila seseorang menjalani perawatan kesuburan atau dokter berpikir bahwa mungkin ada masalah tertentu. Untuk mengetahui adanya masalah terkait kelainan genetik, Anda juga bisa meminta NIPT test yang juga dilakukan dengan pengambilan sampel darah.

Walaupun jarang dilakukan, tes darah ini lebih sensitif dibandingkan tes urin karena dapat mendeteksi kadar hCG yang sangat rendah. Ini berarti tes ini dapat memberikan jawaban lebih akurat sejak awal kehamilan, 9-12 hari setelah pembuahan.

Sayangnya dibandingkan dengan tes urin yang hasilnya bisa diperoleh dalam waktu singkat, tes ini mungkin membutuhkan waktu beberapa jam hingga lebih dari satu hari sampai hasilnya diketahui.

BACA JUGA: Mengenal NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Setelah hasil tes kehamilan menunjukkan positif atau yang berarti Anda hamil, maka sebaiknya segera buat janji temu dengan dokter untuk memeriksa kondisi dan memantau kehamilan Anda. Minum vitamin prenatal yang telah diresepkan dokter secara teratur, dan jalani kebiasaan hidup sehat agar Anda dan bayi tetap sehat hingga waktu persalinan nanti.

Sumber:

  1. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/9703-pregnancy-tests
  2. https://www.healthline.com/health/pregnancy/tests#clinical-test

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id