Tes Kehamilan dengan Jari, Akurat Kah?
Kehamilan

Tes Kehamilan dengan Jari, Akurat Kah?

Oktober 7th 2022

Kehamilan dapat dideteksi dengan banyak cara, termasuk tes kehamilan dengan jari. Selain tes kehamilan dengan jari, banyak cara lain yang lebih akrab di tengah masyarakat, yaitu test pack dan USG. Memang pemeriksaan test pack dan USG adalah yang paling direkomendasikan oleh para dokter, namun bukan berarti cara lain tidak dapat digunakan.

Akhir-akhir ini, beredar informasi yang mengatakan bahwa kehamilan dapat dideteksi dengan sangat mudah dan sederhana. Salah satu cara yang membuat banyak orang penasaran adalah tes kehamilan dengan jari. Sebenarnya, apa yang dimaksud tes kehamilan dengan jari? Seberapa akurat metode tersebut untuk mendeteksi kehamilan?

Cara kerja tes kehamilan dengan jari

ilustrasi cara kerja tes kehamilan dengan jari
Sumber gambar

Tes kehamilan dengan jari sekilas tampak sangat sederhana. Hal ini karena ia tak membutuhkan alat apa pun selain jari. Nyatanya, tes kehamilan dengan jari cukup susah dan menakutkan bagi sebagian orang.

Tes kehamilan dengan jari dilakukan dengan memasukkan salah satu jari ke lubang kemaluan (vagina). Anda perlu memasukkan jari dari vagina hingga agak dalam dan menyentuh serviks. Kemudian, rasakan kondisi di serviks pada saat itu.

Pada ibu hamil, serviks akan menjadi lebih lembut, hangat, dan lembek. Apabila Anda tidak dapat membedakannya, lakukan hal tersebut berulang kali selama beberapa hari berturut-turut. Kemudian, bandingkan kondisi serviks dari waktu ke waktu dan lihatlah kapan serviks menjadi lebih lembut, lembek, dan hangat.

Sebenarnya, ada pula tes kehamilan dengan jari yang menggunakan sidik jari. Akan tetapi, hal itu tidak dibahas secara spesifik pada artikel ini karena merupakan informasi yang tidak benar. Begitu banyak informasi salah di luar sana yang harus Anda saring dengan benar agar tidak membahayakan keluarga di masa depan.

Akurasi tes kehamilan dengan jari

ilustrasi akurasi tes kehamilan dengan jari
Sumber gambar

Kebenaran tes kehamilan dengan jari memang tak bisa disangkal. Akan tetapi, cara tersebut kurang efektif dan akurat daripada pemeriksaan menggunakan sampel darah, urin, maupun USG. Hal tersebut karena tes kehamilan dengan jari tidak bisa melihat kondisi rahim dan kadar hormon kehamilan dalam darah.

Sebagian perempuan dapat melakukan cara tersebut dengan mudah, namun sebagian lagi tidak. Anda lebih baik melakukan pemeriksaan mandiri dengan test pack atau melakukan USG ke dokter kandungan bila kesulitan melakukan tes kehamilan dengan jari. Lagipula, pemeriksaan USG memiliki lebih banyak manfaat dalam mengetahui kondisi janin dalam kandungan.

Apabila Anda tidak kesulitan melakukan tes kehamilan dengan jari, tidak apa-apa untuk mencobanya, asal jangan terlalu sering. Hasil positif dari pemeriksaan ini tentu perlu dikonfirmasi lagi dengan USG. Selain USG, Anda juga bisa melakukan tes NIPT sejak usia kehamilan 10 minggu. Tes NIPT adalah salah satu pemeriksaan kromosom yang sangat berguna bagi ibu dan janin.

Apakah perlu tes kehamilan dengan jari?

ilustrasi tes kehamilan
Sumber gambar

Meskipun memang bisa dilakukan, tes kehamilan dengan jari tidak direkomendasikan oleh para dokter kandungan. Hal ini karena tes kehamilan dengan jari bisa berbahaya bila dilakukan secara tidak benar. Bahkan biasanya pemeriksaan dalam hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis.

Tes kehamilan dengan jari memiliki risiko infeksi yang tinggi. Jari merupakan benda asing yang tidak terjamin higienitasnya. Itulah mengapa Anda wajib memastikan kebersihan jari ketika pemeriksaan tersebut.

Pada usia kehamilan yang masih sangat muda, tes kehamilan dengan jari bahkan bisa berisiko mengakibatkan keguguran dan berbagai komplikasi lain. Memasukkan jari ke dalam vagina hingga serviks membutuhkan keahlian khusus dan sikap hati-hati. Tindakan tersebut sebenarnya tidak bisa dilakukan sembarang orang, di mana saja, dan kapan saja.

Risiko tinggi tersebut yang membuat tes kehamilan dengan jari sebaiknya tidak Anda lakukan seorang diri. Setidaknya, Anda bisa melakukan atau meminta tolong bidan untuk melakukan tes kehamilan dengan jari. Apabila dilakukan oleh tenaga medis, pemeriksaan ini menjadi relatif aman untuk dilakukan.

Hasil tes kehamilan dengan jari kemungkinan memang menandakan bahwa Anda sedang hamil. Meskipun demikian, jangan mengandalkan hasil pemeriksaan tersebut sepenuhnya. Jangan pula mencobanya berulang kali. Lebih baik segera konsultasi ke dokter kandungan untuk memperoleh intervensi yang tepat selama awal kehamilan.

Sebaiknya Anda tidak mencoba berbagai cara aneh di awal kehamilan. Hal ini karena masa awal kehamilan sangat penting bagi perkembangan janin. Mempraktikkan cara yang belum pasti dikhawatirkan justru membahayakan perkembangan janin dalam kandungan.

Anda cukup melakukan perawatan antenatal secara rutin dan memenuhi asupan nutrisi selama hamil. Tes nutrigenomik dapat memudahkan Anda dalam mengetahui kebutuhan harian yang sesuai bagi tubuh. Anda kini dapat melakukan tes nutrigenomik secara mandiri di berbagai laboratorium terdekat.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Nah, itulah penjelasan seputar tes kehamilan dengan jari. Semoga artikel ini bermanfaat dalam menambah ilmu para ibu hamil di luar sana. Selamat menjalani masa kehamilan yang sehat dan menyenangkan.

Sumber:

  1. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/cervical-length/faq-20058357
  2. https://www.healthline.com/health/pregnancy/cervix-in-early-pregnancy#selftest

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id