Tanda-tanda Tidak Jadi Hamil yang Perlu Ibu Ketahui
Kehamilan

Tanda-tanda Tidak Jadi Hamil yang Perlu Ibu Ketahui

Desember 3rd 2022

Tidak jadi hamil adalah istilah yang sering digunakan orang untuk menyebut kelainan blighted ovum. Tanda-tanda tidak jadi hamil biasanya dirasakan pada trimester awal kehamilan. Kondisi ini merupakan penyebab nomor 1 terjadinya abortus atau keguguran pada usia kandungan yang masih sangat dini.

Tanda-tanda tidak jadi hamil umumnya sama dengan tanda keguguran akibat sebab lain. Peristiwa ini tentu sangat mengecewakan bagi Anda yang telah lama menantikan kehadiran buah hati. Apa itu blighted ovum? Apa saja tanda-tanda tidak jadi hamil yang harus ibu waspadai? Simak artikel berikut untuk penjelasan lebih lanjut.

Apa itu blighted ovum?

ilustrasi blighted ovum
Sumber gambar

Tanda-tanda tidak jadi hamil pada dunia medis dikenal dengan istilah blighted ovum atau anembryonic pregnancy. Sesuai nama, blighted ovum adalah kehamilan tanpa embrio di dalamnya. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?

Pada kehamilan normal, terjadi pembuahan sel telur oleh sperma. Sel telur yang telah dibuahi kemudian membelah menjadi banyak sel dan bertransformasi menjadi embrio. Embrio akan ditanam di dinding rahim dan menjadi janin yang berkembang hingga usia kehamilan 40 minggu.

Pada blighted ovum, proses terhenti sampai embrio tertanam di dinding rahim. Pada sebagian perempuan, proses bahkan terhenti saat sel telur melakukan pembelahan. Setelah embrio tertanam di dinding rahim, ia berhenti membelah dan tumbuh. Akibatnya embrio yang gagal tumbuh tersebut akan terserap Kembali ke dalam jaringan.

Meski demikian, kantong kehamilan dan plasenta tetap tumbuh. Hormon kehamilan pun tetap dihasilkan. Inilah sebabnya Anda masih mengalami gejala kehamilan seperti mual dan muntah di pagi hari. Test pack pun masih menunjukkan hasil positif mengingat kadar hormon kehamilan yang tetap tinggi.

Proses kehamilan blighted ovum tidak akan berlangsung lama. Embrio yang gagal tumbuh akan keluar bersama hasil konsepsi lain melalui vagina. Peristiwa inilah yang dikenal sebagai keguguran atau tanda-tanda tidak jadi hamil.

Tanda-tanda tidak jadi hamil

ilustrasi tidak jadi hamil
Sumber gambar

Tidak jadi hamil atau blighted ovum adalah penyebab keguguran yang mungkin sering Anda temui di lingkungan sekitar. Ibu hamil yang mengalaminya biasanya tidak mengalami keluhan atau trauma apa pun sebelum kejadian tersebut. Berikut adalah tanda-tanda tidak jadi hamil yang perlu Anda ketahui.

Kram perut

Tanda-tanda tidak jadi hamil yang paling awal dirasakan adalah kram perut. Kram perut merupakan keluhan yang terjadi akibat kontraksi rahim. Kontraksi rahim dapat terjadi pada saat proses penanaman embrio maupun pengeluaran embrio melalui jalan lahir (serviks dan vagina).

Namun, ingatlah bahwa tidak semua kram perut merupakan suatu abnormalitas. Kram perut yang tidak wajar seperti ini, tidak akan membaik hanya dengan beristirahat. Tidak jarang pula disertai rasa nyeri dengan intensitas rendah hingga tinggi.

Terjadi perdarahan

Tanda-tanda tidak jadi hamil yang sudah pasti terjadi adalah perdarahan. Perdarahan sebenarnya merupakan luruhan dinding rahim serta hasil konsepsi yang keluar bersamaan. Perdarahan dapat berupa gumpalan-gumpalan kecil atau sepenuhnya cair.

Tidak seperti flek di awal kehamilan yang umumnya normal, perdarahan ini terjadi dalam jumlah cukup banyak. Seringkali ia disertai rasa nyeri yang tidak membaik dengan istirahat. Pergilah ke dokter kandungan segera apabila mengalami perdarahan dengan karakteristik seperti ini.

Jumlah darah haid lebih banyak daripada biasanya

Tanda-tanda tidak jadi hamil yang sering tidak disadari adalah jumlah darah haid yang lebih banyak daripada biasanya. Tanda ini biasanya terjadi pada perempuan yang belum menyadari dirinya hamil. Waktu perdarahan pun bisa jadi bersamaan dengan siklus haid sehingga seringkali diabaikan.

Sama seperti sebelumnya, darah yang keluar banyak akan disertai dengan rasa nyeri yang tidak biasa. Apabila Anda mengalami siklus haid yang tidak biasa, entah itu volume darah lebih banyak, lebih sedikit, frekuensi semakin sering, semakin jarang, atau muncul perdarahan di antara 2 siklus, konsultasilah ke dokter kandungan. Bisa jadi siklus haid yang tidak normal tersebut merupakan tanda suatu penyakit sistem reproduksi.

Pentingnya pemeriksaan kromosom pada blighted ovum

ilustrasi pemeriksaan kromosom
Sumber gambar

Para ahli mengatakan bahwa blighted ovum merupakan kelainan yang tidak bisa dicegah. Meskipun telah menerapkan pola hidup sehat dan kebiasaan seksual yang aman, Anda bisa saja mengalami kelainan ini. Blighted ovum cukup sering terjadi pada perempuan muda di kehamilan pertama mereka.

Penelitian menunjukkan bahwa kegagalan pertumbuhan embrio utamanya disebabkan oleh kelainan kromosom. Kelainan kromosom merupakan suatu kondisi yang jarang diketahui orang karena rendahnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kromosom. Padahal, berbagai kelainan dapat diprediksi dan ditangani dengan cepat jika diketahui lebih awal.

Itulah pentingnya melakukan tes NIPT pada awal kehamilan, yaitu sejak usia kehamilan 10 minggu. Tes NIPT merupakan sejenis tes dna untuk melihat kelainan kromosom pada janin dalam kandungan. Biaya tes dna saat ini sudah sangat beragam, Anda dapat menyesuaikan fasilitas yang menyediakan layanan tersebut dengan harga yang sesuai anggaran.

BACA JUGA: NIPT Test untuk Deteksi Masalah Janin Sejak Dini

Betapa penting bagi setiap pasangan melakukan pemeriksaan akan kondisi kesehatan sebelum atau setelah menikah. Kelainan genetik sekecil apa pun bisa jadi berdampak pada kehamilan Anda saat ini, seperti munculnya tanda-tanda tidak jadi hamil. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan. Selamat beraktivitas.

Sumber:

  1. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21924-blighted-ovum
  2. https://www.webmd.com/baby/blighted-ovum

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id