7 Tanda-Tanda Hamil yang Tidak Disadari
Kehamilan

7 Tanda-Tanda Hamil yang Tidak Disadari

Oktober 13th 2022

Ada banyak tanda-tanda hamil yang tidak disadari oleh kebanyakan perempuan. Biasanya, seorang perempuan akan mencurigai dirinya hamil ketika terlambat haid. Beberapa gejala yang umum terjadi dan sudah cukup disadari adalah mual dan muntah. Akan tetapi, tidak semua kehamilan memiliki gejala tersebut.

Munculnya tanda-tanda hamil yang tidak disadari kadang membuat diagnosis kehamilan menjadi terlambat. Padahal, penting mengetahui kehamilan sedini mungkin untuk memberikan intervensi yang tepat bagi janin. Untuk meningkatkan kesadaran para ibu hamil, berikut akan dijelaskan mengenai tanda-tanda hamil yang tidak disadari dan sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Tanda-tanda hamil yang tidak disadari

ilustrasi tanda hamil yang tak disadari
Sumber gambar

Anda tentu sudah sering mendengar mengenai morning sickness, yaitu keluhan mual dan muntah selama hamil. Begitu pula dengan gejala kehamilan lain seperti terlambat haid, kelelahan, hingga membesarnya payudara. Akan tetapi, ada beberapa tanda yang samar dan tidak selalu muncul pada ibu hamil. Berikut adalah tanda-tanda hamil yang tidak disadari oleh kebanyakan ibu hamil.

Spotting

Spotting merupakan istilah untuk bercak darah yang muncul pada awal kehamilan. Ini merupakan salah satu tanda-tanda hamil yang tidak disadari karena sering disalahartikan sebagai haid. Bedanya, spotting hanya muncul 1-2 hari dan merupakan bercak yang sangat samar dan berjumlah sedikit. Gejala ini terjadi karena proses implantasi janin ke dinding rahim yang dimulai pada trimester awal kehamilan.

Kram perut

Kram perut juga merupakan tanda-tanda hamil yang tidak disadari dan sering disalahartikan sebagai nyeri menjelang haid. Rasa kram yang ditimbulkan memang kurang lebih sama. Kram biasanya dirasakan di perut bagian bawah. Sama seperti spotting, kram merupakan akibat dimulainya implantasi janin ke dalam dinding rahim.

Perubahan suasana hati

ilustrasi perubahan mood
Sumber gambar

Seorang perempuan kadang mengalami emosi yang labil menjelang haid. Hal tersebut disebabkan oleh adanya perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron. Pada awal kehamilan, fluktuasi hormonal terjadi sangat cepat. Hal inilah yang membuat ibu hamil mudah berganti suasana hati, kadang senang, sedih, marah, kecewa, hingga takut dalam jangka waktu yang singkat.

Perut kembung

Tanda-tanda hamil yang tidak disadari dan tampak paling samar adalah kembung. Anda harus bisa membedakan perut kembung akibat hamil atau peningkatan asam lambung. Peningkatan asam lambung biasanya disertai rasa perih di ulu hati, terbakar, hingga pahit di mulut. Perut kembung pada ibu hamil disebabkan oleh perubahan hormon hingga menghasilkan gas lebih banyak daripada biasanya.

Hidung tersumbat

Hidung tersumbat juga sering diartikan sebagai gejala flu atau alergi. Pada saat hamil, terjadi perubahan hormon dan peningkatan pembuluh darah, termasuk di area hidung. Itulah yang membuat hidung terasa penuh. Waspadalah karena dinding mukosa pada saat hamil lebih kering sehingga lebih berisiko terjadi mimisan.

Konstipasi

Peningkatan hormon progesterone akan membuat saluran cerna melebar. Hal ini menyebabkan proses pencernaan berjalan semakin lama. Konstipasi pada trimester awal jarang terjadi. Keluhan ini biasanya semakin nyata pada trimester ketiga kehamilan. Perbanyaklah minum air putih, konsumsi buah, dan sayuran untuk mengurangi keluhan konstipasi. Aktivitas ringan juga terbukti dapat memperlancar proses pencernaan.

Sering BAK

Tanda-tanda hamil yang tidak disadari lainnya adalah peningkatan frekuensi BAK. Membesarnya rahim akan mendorong kandung kemih. Hal ini menyebabkan Anda akan semakin kesulitan menahan BAK. Harap bedakan gejala ini dengan gejala diabetes. Pada diabetes, Anda tak hanya merasakan peningkatan frekuensi BAK, namun juga akan sering haus dan sering lapar.

Kapan harus memeriksakan diri?

ilustrasi pemeriksaan kehamilan
Sumber gambar

Tanda-tanda hamil yang tidak disadari di atas tidak lantas membuat Anda wajib segera memeriksakan diri ke dokter. Sebenarnya, tanda-tanda tersebut masih bersifat tidak pasti. Anda bisa mulai memeriksakan diri pada hari pertama mengalami keterlambatan haid. Pemeriksaan dapat dilakukan secara mandiri menggunakan test pack di rumah atau berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Ketika berkonsultasi dengan dokter kandungan, USG tentu sudah menjadi pemeriksaan wajib. USG dapat mendeteksi secara akurat kehamilan dan usia kehamilan Anda. Bahkan semakin awal, tingkat akurasinya akan semakin tinggi. Itulah sebabnya penting melakukan pemeriksaan USG sejak dini.

Anda juga dapat melakukan tes NIPT sejak usia kehamilan 10 minggu. Tes NIPT dapat mendeteksi berbagai kelainan kromosom pada janin sejak dalam kandungan. Pemeriksaan tersebut bahkan telah banyak dilakukan di luar negeri.

Ketika hamil, tak lupa pula Anda harus memberikan perhatian ekstra terhadap makanan yang dikonsumsi. Angka kecukupan gizi ibu hamil tentu berbeda dengan kebanyakan orang. Sekarang sudah dapat dilakukan tes nutrigenomik untuk mengetahui kebutuhan nutrisi secara tepat. Nutrisi yang tepat tentu akan membuat tumbuh kembang menjadi optimal, bukan?

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Nah, itulah seputar tanda-tanda hamil yang tidak disadari. Jangan khawatir karena bagaimana pun juga, Anda baru wajib melakukan pemeriksaan sehari setelah terlambat haid. Hal yang paling penting adalah bagaimana merawat kandungan dengan baik setelah mengetahui kehamilan Anda.

Sumber:

  1. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/9709-pregnancy-am-i-pregnant#:~:text=Things%20like%20missing%20your%20period,think%20you%20might%20be%20pregnant
  2. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/in-depth/symptoms-of-pregnancy/art-20043853

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id