Tips Membaca Tabel Usia Kehamilan
Kehamilan

Tips Membaca Tabel Usia Kehamilan

Agustus 8th 2022

Tabel usia kehamilan digunakan untuk memperkirakan apakah janin sudah berkembang sesuai dengan usia kehamilan. Kondisi janin mungkin berbeda antara kehamilan satu dan yang lain, namun jika pertumbuhan janin cukup baik, maka perbedaan angka tidak akan terlalu jauh.

Usia kehamilan adalah istilah umum yang digunakan selama kehamilan untuk menggambarkan seberapa jauh kehamilan berkembang. Agar lebih akurat, usia kehamilan biasanya diukur dalam hitungan minggu, dari hari pertama siklus haid terakhir (HPHT) hingga tanggal saat ini. Normalnya, kehamilan yang sehat berlangsung sekitar 38 hingga 42 minggu.

Kehamilan dinilai berisiko apabila ada komplikasi yang terjadi sebelum usia 38 minggu kehamilan, seperti misalnya persalinan prematur, janin berhenti bertumbuh, dan lain sebagainya. Kelainan genetik adalah salah satu yang menyumbangkan meningkatnya risiko komplikasi kehamilan. Untuk mengetahui kondisi ini sejak dini, Anda bisa mendapatkan pemeriksaan NIPT test sejak trimester pertama kehamilan, yang bermanfaat mendeteksi adanya berbagai kelainan genetik. Tes ini juga dapat membantu Anda mengetahui jenis kelamin bayi sejak dini secara akurat.

Cara membaca tabel usia kehamilan

ilustrasi Cara membaca tabel usia kehamilan
Sumber gambar

Tabel usia kehamilan biasanya menampilkan informasi usia kehamilan yang berada di kolom kiri, dan panjang janin dari kepala sampai ekor, serta berat badan janin yang ada di kolom kanan. Cara mengetahui ukuran janin tersebut biasanya dilakukan melalui pemeriksaan USG. Dokter akan melihat apakah janin tumbuh dengan baik, berapa berat badannya di minggu ini, dan apakah cairan ketuban Anda masih cukup.

Berat badan janin bisa meningkat terlalu pesat ketika Anda mengonsumsi makanan manis atau berkalori tinggi. Namun waspada ya, karena ini adalah kondisi berbahaya yang dapat meningkatkan risiko diabetes gestasional maupun peningkatan tekanan darah selama kehamilan yang dapat berujung pada preeklamsia dan eklamsia.

Berikut adalah keterangan usia kehamilan dan ukuran janin per minggu usia kehamilan:

Trimester pertama kehamilan

  • Usia kehamilan 8 minggu = panjang janin berkisar 1,6 cm, dan beratnya berkisar 1 gram.
  • Usia kehamilan 9 minggu = panjang janin berkisar 2,3 cm, dan beratnya berkisar 2 gram.
  • Usia kehamilan 10 minggu = panjang janin berkisar 3,1 cm dan beratnya berkisar 4 gram.
  • Usia kehamilan 11 minggu = panjang janin berkisar 4,1 cm, dan beratnya berkisar 7 gram.
  • Usia kehamilan 12 minggu = panjang janin berkisar 5,4 cm, dan beratnya berkisar 14 gram.
  • Usia kehamilan 13 minggu = panjang janin berkisar 7,4 cm, dan beratnya berkisar 23 gram.

Trimester kedua kehamilan

  • Usia kehamilan 14 minggu = panjang janin berkisar 8,7 cm, dan beratnya berkisar 43 gram.
  • Usia kehamilan 15 minggu = panjang janin berkisar 10,1 cm, dan beratnya berkisar 70 gram.
  • Usia kehamilan 16 minggu = panjang janin berkisar 11,6 cm, dan beratnya berkisar 100 gram.
  • Usia kehamilan 17 minggu = panjang janin berkisar 13 cm, dan beratnya berkisar 140 gram.
  • Usia kehamilan 18 minggu = panjang janin berkisar 14,2 cm, dan beratnya berkisar 190 gram.
  • Usia kehamilan 19 minggu = panjang janin berkisar 15,3 cm, dan beratnya berkisar 240 gram.
  • Usia kehamilan 20 minggu = panjang janin berkisar 25,6 cm, dan beratnya berkisar 300 gram.
  • Usia kehamilan 21 minggu = panjang janin berkisar 26,7 cm, dan beratnya berkisar 360 gram.
  • Usia kehamilan 22 minggu = panjang janin berkisar 27,8 cm, dan beratnya berkisar 430 gram.
  • Usia kehamilan 23 minggu = panjang janin berkisar 28,9 cm, dan beratnya berkisar 500 gram.
  • Usia kehamilan 24 minggu = panjang janin berkisar 30 cm, dan beratnya berkisar 600 gram
  • Usia kehamilan 25 minggu = panjang janin berkisar 34,6 cm, dan beratnya berkisar 660 gram.
  • Usia kehamilan 26 minggu = panjang janin berkisar 35,6 cm, dan beratnya berkisar 760 gram.

Trimester ketiga kehamilan

ilustrasi trimester kehamilan
Sumber gambar
  • Usia kehamilan 27 minggu = panjang janin berkisar 36,6 cm, dan beratnya berkisar 875 gram.
  • Usia kehamilan 28 minggu = panjang janin berkisar 37,6 cm, dan beratnya berkisar 1.000 gram.
  • Usia kehamilan 29 minggu = panjang janin berkisar 38,6 cm, dan beratnya berkisar 1.200 gram.
  • Usia kehamilan 30 minggu = panjang janin berkisar 39,9 cm, dan beratnya berkisar 1.300 gram.
  • Usia kehamilan 31 minggu = panjang janin berkisar 41,1 cm, dan beratnya berkisar 1.500 gram.
  • Usia kehamilan 32 minggu = panjang janin berkisar 42,4 cm, dan beratnya berkisar 1.700 gram.
  • Usia kehamilan 33 minggu = panjang janin berkisar 43,7 cm, dan beratnya berkisar 1.900 gram.
  • Usia kehamilan 34 minggu = panjang janin berkisar 45 cm, dan beratnya berkisar 2.100 gram.
  • Usia kehamilan 35 minggu = panjang janin berkisar 46,2 cm, dan beratnya berkisar 2.400 gram.
  • Usia kehamilan 36 minggu = panjang janin berkisar 47,4 cm, dan beratnya berkisar 2.600 gram.
  • Usia kehamilan 37 minggu = panjang janin berkisar 48,6 cm, dan beratnya berkisar 2.900 gram.
  • Usia kehamilan 38 minggu = panjang janin berkisar 49,8 cm, dan beratnya berkisar 3.100 gram.
  • Usia kehamilan 39 minggu = panjang janin berkisar 50,7 cm, dan beratnya berkisar 3.300 gram.
  • Usia kehamilan 40 minggu = panjang janin berkisar 51,2 cm, dan beratnya berkisar 3.500 gram.
  • Usia kehamilan 41 minggu = panjang janin berkisar 51,5 cm, dan beratnya berkisar 3.600 gram.
  • Usia kehamilan 42 minggu = panjang janin berkisar 51,7 cm, dan beratnya berkisar 3.700 gram.

Janin terus berkembang dan bertumbuh dari minggu ke minggu. Pertumbuhannya mungkin tidak selalu sesuai dengan tabel usia kehamilan, misalnya di usia kehamilan trimester ketiga di mana berat badan janin masih dianggap kurang. Umumnya dokter akan menyarankan Anda untuk meningkatkan asupan kalori agar berat badan janin meningkat dan tidak terlalu rendah.

Berat badan janin di atas normal juga sangat mungkin terjadi, terutama bila selama kehamilan ibu mengalami diabetes gestasional dan kurang mengelola diabetes selama kehamilan.

Ketahui bahayanya jika berat badan lahir bayi terlalu rendah

ilustrasi bayi baru lahir
Sumber gambar

Bayi yang dilahirkan berukuran kecil dan memiliki berat badan lahir rendah biasanya disebabkan oleh lahir lebih awal atau lahir tepat waktu tetapi tidak tumbuh cukup selama kehamilan. Ada banyak hal yang mempengaruhi berat badan lahir rendah, seperti kelahiran prematur, preeklamsia, kebiasaan merokok saat menjalani program hamil atau saat sedang hamil, penyalahgunaan zat terlarang, kehamilan kembar, nutrisi kehamilan yang buruk, ibu mengalami infeksi selama kehamilan seperti CMV, toxoplasmosis, cacar air dan rubella.

Bayi yang lahir dengan berat badan lahir rendah biasanya mengalami beberapa masalah seperti:

  • Gangguan fungsi organ internal.
  • Mengalami masalah dengan kadar gula darah, di mana tubuh bayi kesulitan mengelola kadar gula darahnya.
  • Mengalami masalah dengan menjaga suhu tubuh.
  • Kesulitan menyusu.

Dengan adanya tabel usia kehamilan, diharapkan ibu dapat ikut memantau dan menjaga kondisi selama kehamilan, termasuk mencukupi nutrisi dan juga menghindari makanan atau aktivitas yang dapat menyebabkan komplikasi kehamilan serta mempengaruhi tumbuh kembang janin di dalam kandungan.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Diskusikan dengan dokter apabila saat ini janin di dalam perut Anda memiliki berat badan yang tidak sesuai dengan perkiraan tabel usia kehamilan. Minta petunjuk dan rekomendasi untuk memperbaiki berat badan janin sehingga pas saat dilahirkan nanti.

Sumber:

  1. https://medlineplus.gov/ency/article/002367.htm
  2. https://www.verywellfamily.com/gestational-age-2371620
  3. https://www.babycentre.co.uk/a1004000/average-fetal-length-and-weight-chart
  4. https://www.verywellfamily.com/what-is-a-low-birth-weight-baby-2748477

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id