Proses Kehamilan Normal Manusia Berlangsung Selama Berapa Lama? Begini Penjelasannya
Kehamilan

Proses Kehamilan Normal Manusia Berlangsung Selama Berapa Lama? Begini Penjelasannya

Agustus 24th 2022

Kehamilan merupakan proses yang berlangsung dalam tubuh manusia dan cukup kompleks. Sebagian besar orang menganggap bahwa kehamilan adalah berita gembira. Tidak banyak orang yang menerima berita kehamilan sebagai sesuatu yang harus diwaspadai. Tidak banyak orang yang sadar sepenuhnya bahwa kehamilan adalah proses yang rumit dan cukup berisiko.

Pernahkah Anda bertanya seperti bagaimana awal terjadinya kehamilan? Proses kehamilan normal manusia berlangsung selama berapa lama? Serta apa saja yang perubahan yang terjadi dalam tubuh selama hamil? Berikut penjelasan mengenai proses kehamilan manusia.

Proses awal terjadinya kehamilan

ilustrasi proses awal terjadinya kehamilan
Sumber gambar

Salah satu hal yang sering ditanyakan para ibu muda adalah proses kehamilan normal manusia berlangsung selama berapa lama. Sebelum membahas durasi kehamilan, ada baiknya Anda mengetahui tentang bagaimana proses kehamilan itu terjadi.

Setiap bulan, seorang perempuan akan melepaskan sel telur dari indung telur. Sel telur akan bergerak melintasi saluran tuba dan luruh dalam rahim. Bila dalam perjalanannya ia bertemu sperma, maka mereka akan bersatu dan terjadi pembuahan. Satu sperma yang membuahi sel telur tersebut akan secara otomatis menghentikan gerakan sperma lain.

Pembuahan adalah awal terjadinya kehamilan. Setelah itu, hasil pembuahan tersebut akan bergerak melintasi saluran tuba, membentuk sel dan memperbanyak diri hingga terbentuk embrio atau janin. Sesampainya di rahim, janin akan melekat melalui perantara plasenta.

Proses perlekatan inilah yang kerap menimbulkan flek di awal kehamilan dan orang sering salah mengartikannya sebagai menstruasi. Inilah proses awal dari kehamilan sebelum memasuki fase selanjutnya.

Proses kehamilan normal manusia berlangsung selama 40 minggu

ilustrasi proses kehamilan normal manusia berlangsung selama 40 minggu
Sumber gambar

Setelah terjadi perlekatan, inilah yang dinamakan fase gestasi (kehamilan). Pada saat ini, janin mulai memperoleh makanan melalui plasenta. Organ tubuh mulai terbentuk perlahan. Kantong kehamilan dan cairan ketuban pun mulai tampak. Pada fase inilah biasanya kehamilan mulai terdeteksi.

Proses kehamilan normal manusia berlangsung selama 280 hari atau 40 minggu. Cukup lama, bukan? Penting untuk diketahui bahwa usia kehamilan tersebut tidak dihitung sejak terjadi pembuahan, melainkan jauh sebelumnya, yaitu sejak terjadi pelepasan sel telur oleh indung telur. Jadi, usia janin sesungguhnya dihitung berdasarkan usia sel telur.

Proses kehamilan normal manusia berlangsung selama 40 minggu, terhitung dari HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) Anda, bukan sejak terlambat haid. Sebenarnya, tidak semua perempuan mengalami kehamilan persis selama 40 minggu. Akan tetapi, angka tersebut dijadikan standar karena pada saat itulah seluruh organ tubuh janin terbentuk sempurna dan matang.

Kehamilan dan persalinan mengenal istilah aterm (cukup bulan), preterm (kurang bulan), dan postterm (lebih bulan). Sebenarnya, aterm dimulai ketika usia kehamilan 37 minggu. Saat itulah posisi janin mulai turun dan siap dilahirkan.

Beberapa organisasi pun mengklasifikasikan usia 37-38 minggu sebagai early aterm dan 39-40 minggu sebagai fully aterm. Hal tersebut bermakna bahwa sejak usia 37 minggu, organ telah terbentuk lengkap. Akan tetapi, ternyata perbedaan waktu 1-2 minggu pun berpengaruh sangat besar terhadap tingkat kematangan organ tersebut, terutama organ pernapasan.

Organ pernapasan merupakan organ yang sangat vital yang mengalami proses pematangan paling akhir. Itulah mengapa meskipun sudah menginjak 37 minggu, tetap tidak disarankan melakukan induksi atau operasi sebelum benar-benar waktunya melahirkan. Hal itu tentu tidak berlaku bila memang terdapat indikasi medis yang mengharuskan bayi untuk segera dilahirkan.

Apa itu persalinan preterm, postdate, dan postterm?

ilustrasi apa itu persalinan preterm, postdate, dan postterm
Sumber gambar

Proses kehamilan normal manusia berlangsung selama 37-40 minggu. Usia kehamilan kurang dari 37 minggu disebut preterm, usia 41-42 minggu disebut postdate, sedangkan usia lebih dari 42 minggu disebut postterm. Persalinan aterm berada di waktu yang tepat di saat organ telah terbentuk sempurna sehingga berisiko minimal terhadap ibu dan bayi.

Ibu yang melahirkan preterm berisiko memiliki bayi dengan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) dan neonatal jaundice. Tak hanya itu, bayi prematur memiliki risiko lahir dengan kondisi HMD (Hyaline Membrane Disease). Ini adalah gangguan pernapasan yang disebabkan belum terbentuknya alveoli paru secara sempurna sehingga paru tak bisa mengembang.

Proses kehamilan normal manusia berlangsung selama maksimal 40 minggu. Melebihi itu, bayi akan lebih berisiko mengalami pneumonia aspirasi ketika lahir. Hal tersebut karena bayi menghisap ketuban yang sudah keruh dari ibunya. Pneumonia tentu merupakan kondisi yang harus ditangani secepat mungkin.

Persalinan lebih bulan cenderung membuat ibu kesulitan mengejan. Hal ini karena ukuran bayi yang telah semakin besar. Kondisi seperti ini termasuk dalam kegawatan persalinan yang membutuhkan tenaga ahli. Tak hanya itu, masih banyak risiko lain yang mengancam ibu dan bayi.

Itulah mengapa dikatakan proses kehamilan normal manusia berlangsung selama 40 minggu. Pada masa 40 minggu itulah batas yang aman bagi ibu hamil melahirkan. Bila melewati 40 minggu, masih ada dokter yang menyarankan untuk menunggu. Akan tetapi, bila telah melewati 42 minggu, dokter akan segera melakukan induksi atau bahkan operasi.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Demikian sekilas mengenai alasan mengapa proses kehamilan normal manusia berlangsung selama 40 minggu. Selama menjalani proses kehamilan 40 minggu, hendaknya Anda selalu memeriksakan diri ke dokter. Selain USG, Anda juga bisa menjalani pemeriksaan NIPT Test untuk mengetahui kelainan kromosom sejak dalam kandungan. Semoga artikel ini dapat membantu memperkirakan kapan waktu persalinan yang optimal bagi Anda dan bayi dalam kandungan.

Sumber:

  1. https://www.acog.org/clinical/clinical-guidance/committee-opinion/articles/2013/11/definition-of-term-pregnancy
  2. https://www.healthline.com/health/pregnancy/premature-baby-lung-problems#apnea
  3. https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000515.htm

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id