Program Hamil Perlu Tes Genetik? Ini Penjelasannya
Kehamilan

Program Hamil Perlu Tes Genetik? Ini Penjelasannya

April 28th 2022

Berencana program hamil? Ada baiknya lakukan tes genetik sebelumnya demi masa depan yang lebih baik.

Melakukan program hamil adalah hal yang lumrah bagi pasangan yang sudah menikah. Wajar karena setiap orang pasti memiliki keinginan untuk mewarisi dan menjaga garis keturunan keluarga.

Namun pernahkan terlintas di pikiran untuk melakukan tes genetik sebelum program hamil Anda mulai? Beberapa orang mungkin menganggapnya tak perlu, terutama ketika melihat bahwa generasi-generasi di atas mereka tidak memiliki riwayat gangguan kesehatan yang diwariskan secara genetik.

Tetap hal itu belum berarti bahwa anak akan bebas dari penyakit keturunan. Ingat bahwa sebagian orang cukup beruntung hanya menjadi carrier saja. Ingat pula bahwa ketika melakukan program hamil Anda tidak sendirian, yaitu bersama pasangan, yang juga memiliki kemungkinan menurunkan penyakit genetik kepada si kecil.

Inilah mengapa tes genetik saat program hamil itu sangat penting. Ini merupakan salah satu cara terbaik untuk mengetahui probabilitas calon buah hati memiliki kelainan genetik tertentu.

Tes genetik program hamil merupakan salah satu cara untuk mengetahui kemungkinan calon bayi akan mengidap penyakit genetik tertentu. Meski tes genetik memiliki cakupan yang luas, sebagian besar pengujiannya adalah untuk mengetahui apakah pihak orang tua, yaitu ayah dan ibu kemungkinan merupakan pembawa kelainan genetik tersebut.

Ya, seperti tersebut di atas bahwa tanpa ada gejala dari penyakit genetik, belum tentu Anda tidak memilikinya. Meski tidak terjadi sekarang, gen akan ‘mencatat’ kelainan tersebut dan akan menurunkannya pada generasi berikutnya, atau anak-anak. Kemungkinan kemudian akan bicara, apakah mereka juga akan menjadi carrier atau mengidap penyakit tersebut.

Seberapa penting tes genetik sebelum program hamil?

ilustrasi program kehamilan
Sumber gambar

Untuk menjawab pentingnya tes genetik sebelum program hamil, mari merunut ke belakang dengan mengetahui apa itu gen.

Secara ilmiah, genetik berasal dari kata gen, yaitu materi kimiawi pembawa sifat makhluk hidup yang terdapat di dalam berbagai sel-sel tubuh. Di tubuh manusia, gen-gen tersebut tersimpan dalam struktur yang sering Anda dengar sebagai kromosom. Elemen ini memiliki bentuk seperti benang-benang dan memiliki tugas sebagai pembawa sifat yang terdapat di dalam inti sel.

Pada umumnya, manusia memiliki 22 pasang kromosom umum. Jumlah ini sama pada setiap orang yang disebut autosom (kromosom pasangan no. 1-22) dan satu pasang kromosom seks, yang menentukan sifat laki-laki (kromosom XY) atau kromosom perempuan (XX).

Namun anomali bisa terjadi. Terutama ketika satu orang berpasangan dengan orang lain yang memiliki kelainan genetik. Karena bersifat warisan, benang-benang kromosom sel tubuh juga bisa mengalami perubahan, baik secara jumlah, struktur atau fungsi. Akibat dari perubahan ini seorang anak bisa memiliki kelainan jumlah kromosom (aneuploidy), perubahan struktur gen (mutasi), hilangnya sebagian gen sehingga bentuknya menjadi tidak lengkap (delesi) dan berbagai mutasi gen lainnya.

Tes genetik sebelum program hamil bisa mendeteksi perubahan-perubahan genetik ini. Dari informasi tersebut, dokter bisa menyimpulkan apakah calon bayi nantinya bisa memiliki penyakit genetik yang merupakan warisan dari orang tuanya atau tidak.

Berbagai penyakit yang mungkin terjadi dapat berupa cacat bawaan lahir, kelainan kromosom, penyakit kanker tertentu, keguguran kandungan berulang, keterbelakangan mental, gangguan pertumbuhan perkembangan, dan sebagainya. Hal ini tentunya bukan menjadi keinginan orang tua, atau lebih penting lagi keinginan anak itu sendiri. Siapa yang tak ingin memiliki generasi penerus yang tumbuh sehat dan bisa bersaing, berkompetisi di masa depan?

Teknologi kedokteran saat ini memungkinkan tes DNA sebelum program hamil

ilustrasi tes DNA
Sumber gambar

Beruntung kita hidup di era dengan teknologi yang sangat maju. Ilmu kedokteran masa kini memungkinkan untuk bisa melakukan tes DNA sebelum pasangan suami istri melakukan program hamil. Pemeriksaan kromosom tersebut merupakan bagian dari pelayanan kesehatan yang nantinya akan menjadi sumber informasi, sekaligus memberikan pemeriksaan terhadap orang-orang yang mempunyai kondisi, atau kemungkinan punya risiko sebagai carrier dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh kelainan genetik.

Lewat tes genetik atau DNA, Anda akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan untuk identifikasi adanya perubahan pada kromosom, gen dan protein. Pengujian genetik dapat mengungkapkan perubahan (mutasi) pada gen yang bisa memunculkan kemungkinan penyakit. Hasil dari tes genetik sebelum program hamil bisa memberikan konfirmasi gejala-gejala kelainan warisan yang bisa saja menurun pada bayi saat ia dilahirkan.

Jadi, apakah tes genetik sebelum program kehamilan itu wajib?

Sebuah pertanyaan yang sangat krusial bagi mereka yang ingin melakukan program hamil. Tetapi tentu tak semua pasangan wajib melakukan tes genetik, terutama karena hal ini membutuhkan biaya.

Bila Anda atau pasangan merasa bahwa ada kemungkinan untuk menurunkan penyakit pada calon penerus garis keluarga, tidak ada salahnya melakukan tes genetik sebelum menikah atau program hamil, terutama bila melihat kondisi bahwa penyakit ini merupakan riwayat keluarga, atau ketika salah satu anggota keluarga memiliki kelainan tersebut.

Dalam prosesnya, Anda dan pasangan akan mendapatkan konsultasi dan pemeriksaan kromosom dari tenaga medis. Andaikata ternyata ada kemungkinan tersebut, langkah-langkah antisipasi atau pencegahan bisa diatur bersama-sama dengan dokter atau ahli penyakit ini untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi calon keturunan.

Penasaran dengan apa yang akan datang? Tes genetik saja

Ilustrasi tes genetik
Sumber gambar

Gen merupakan bagian dari tubuh yang, tentu saja, saking kecilnya tak terlihat oleh mata biasa. Bila Anda penasaran dengan kondisi yang menanti calon buah hati, lakukan tes genetik saja sebelum program hamil.

Beberapa alasan kuat mengapa seseorang sebaiknya tes DNA sebelum program hamil adalah ketika memiliki atau pernah mengalami penyakit tertentu. Begitu juga dengan mereka yang juga punya risiko terhadap penyakit tertentu, dilihat dari faktor usia, pola hidup dan sebagainya.

Tes genetik juga bisa dilakukan untuk Anda atau siapa pun yang ingin mengetahui tentang kemungkinan adanya penyakit atau kelainan genetis pada diri sendiri atau keluarga, tanpa harus menunggu sudah berkeluarga atau akan melakukan pernikahan.

Proses tes genetik sebelum program kehamilan

Ingin tahu bagaimana cara tenaga medis melakukan tes genetik sebelum program hamil? Tak perlu khawatir. Dalam prosesnya, uji DNA ini akan melalui proses yang sangat mudah, yaitu melalui pemeriksaan terhadap sampel darah. Anda tinggal tunggu hasil laporan pemeriksaannya beberapa waktu kemudian (biasanya membutuhkan waktu sekitar dua minggu).

Bila tes genetik sebelum program hamil menemukan adanya resesif gen yang sama pada orang tua, ada kemungkinan bayi juga akan memunculkan penyakit genetik tersebut.

Apakah mungkin mereka terlahir hanya sebagai carrier saja? Probabilitas itu ada, sekitar 50 persen. Persentase ini akan semakin besar bila hanya satu orang tua saja yang memiliki mutasi gen, yaitu 50 persen sebagai carrier dan sangat-sangat kecil kemungkinan mengalami penyakit genetik tersebut.

Inilah mengapa sangat penting tes genetik sebelum program hamil bagi pasangan yang akan atau sudah menikah. Kemungkinan-kemungkinan tersebut bisa menjadi rujukan untuk keputusan di masa mendatang, apakah persentasenya terlalu besar atau tidak perlu menjadi kekhawatiran.

BACA JUGA: Mengenal NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Seperti kata pepatah lama, “Sedia payung sebelum hujan.” Lebih baik kelainan genetik ketahuan sekarang daripada kemudian menjadi kebimbangan.

Sumber:

  1. https://www.orami.co.id/magazine/pentingnya-tes-genetik-sebelum-program-hamil-simak-di-sini-yuk

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id