Perlu Diperhatikan! Ini Beberapa Posisi Berhubungan yang Bagus Saat Hamil
Kehamilan

Perlu Diperhatikan! Ini Beberapa Posisi Berhubungan yang Bagus Saat Hamil

Mei 24th 2022

Posisi berhubungan yang bagus saat hamil tidak akan membahayakan kehamilan dan menyebabkan keguguran. Anda hanya perlu tahu mana posisi hubungan seksual yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan.

Sebagian besar orang merasa ragu-ragu dan takut berhubungan seks saat hamil, faktanya berhubungan seks selama kehamilan aman dilakukan kecuali dokter atau bidan merekomendasikan Anda untuk tidak melakukannya, atau ketika Anda memiliki kondisi tertentu.

Secara alami, dorongan seksual seorang wanita seringkali meningkat pada usia kehamilan tertentu, dan seks juga bisa memberikan manfaat tersendiri baik bagi Anda dan pasangan. Sementara itu, NIPT test juga boleh dilakukan agar kita semakin yakin bagaimana kondisi detail dari janin yang sedang dikandung.

Posisi berhubungan yang bagus memberikan aneka manfaat

Aktivitas seksual bersama pasangan ketika hamil memberikan manfaat bagi Anda dan pasangan. Manfaat tersebut antara lain:

  • Orgasme yang lebih baik karena adanya peningkatan aliran darah ke alat vital, yang berarti juga peningkatan orgasme pada wanita
  • Seks membantu membakar kalori bagi pasangan sehingga membantu tubuh tetap bugar dan fit
  • Aktivitas seksual selama kehamilan membangun jarak yang lebih dekat dan ikatan lebih kuat dengan pasangan
  • Dalam sebuah studi yang dilakukan tahun 2004 ditemukan bahwa seks dapat meningkatkan IgA yang merupakan antibodi yang membantu mencegah pilek dan infeksi lainnya
  • Ketika orgasme, hormon endorfin (hormon bahagia) akan dilepaskan sehingga Anda dan bayi menjadi lebih rileks

Seiring bertambah besarnya perut saat hamil, Anda mungkin perlu menemukan posisi yang aman dan nyaman. Berbicara dengan terbuka dengan pasangan tentang posisi ini akan membantu Anda dan pasangan tetap bisa menikmati seks selama kehamilan. Yuk cari tahu posisi apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan!

Bolehkah berhubungan seksual saat sedang hamil?

ilustrasi berhubungan saat hamil
Sumber gambar

Bila selama ini Anda menghindari hubungan seksual karena takut terjadi sesuatu pada bayi, Anda boleh meredakan rasa khawatir Anda. Secara medis, tidak ada larangan untuk berhubungan seksual saat sedang hamil.

Bayi yang tumbuh dan berkembang di dalam rahim dilindungi oleh cairan ketuban serta otot-otot rahim yang kuat. Aktivitas seksual tidak akan mempengaruhi bayi, selama Anda tidak memiliki kondisi kesehatan atau komplikasi seperti persalinan prematur atau masalah plasenta.

Permasalahannya, mungkin tidak semua orang bisa menikmati aktivitas seksual ketika hamil. Sebagian dapat mengalami penurunan gairah seksual dan juga merasa vagina kurang ketat. Hanya mereka yang justru merasa hasrat seksualnya meningkat dan menemukan bahwa otot dasar panggul terlalu kencang sehingga alat kelamin menjadi lebih sensitif-lah yang dapat menikmati aktivitas seksual saat sedang hamil.

Kapan tidak boleh berhubungan seksual?

ilustrasi larangan
Sumber gambar

Ada beberapa kondisi di mana Anda sebaiknya tidak melakukan aktivitas seksual saat sedang hamil, di antaranya:

  • Ketika Anda mengalami pendarahan yang tidak diketahui penyebabnya
  • Ketika air ketuban Anda merembes atau bocor
  • Ketika serviks terbuka sebelum waktu persalinan
  • Ketika plasenta sebagian menutupi pembukaan serviks (plasenta previa)
  • Ketika Anda memiliki riwayat persalinan prematur atau pernah melahirkan bayi prematur

Dengan adanya problem tersebut diperlukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau bidan sebelum melakukan hubungan seksual. Apabila dokter dan bidan tidak merekomendasikan hubungan intim selama kehamilan, maka sebaiknya memang dihindari demi kenyamanan dan kesehatan ibu dan bayi.

Posisi berhubungan yang bagus saat sedang hamil

ilustrasi potret suami dan istri yang sedang hamil
Sumber gambar

Berhubungan seks saat sedang hamil berarti Anda harus mempertahankan posisi yang menjaga tekanan dan beban di perut. Posisi yang dimaksudkan adalah menjauhkan perut untuk menghindari kemungkinan kompresi aliran darah yang dapat menyebabkan pusing dan masalah lainnya.

Berikut adalah beberapa rekomendasi posisi berhubungan yang bagus saat sedang hamil:

Posisi doggy style (rear entry position)

Pada posisi ini, Anda akan berlutut di atas ranjang, sedangkan pasangan berdiri dan memasukkan penis dari belakang. Posisi ini akan membuat perut Anda aman karena tidak akan ada tekanan pada perut yang membuat tidak nyaman. Posisi ini juga nyaman dilakukan terutama ketika usia kehamilan masuk trimester ketiga.

Posisi berbaring miring

Posisi berhubungan yang bagus salah satunya adalah berbaring menyamping, yang membuat Anda paling nyaman baik saat berhadapan maupun membelakangi pasangan. Opsi ini membantu menjaga beban dari punggung sehingga Anda tidak perlu khawatir menahan beban perut yang semakin besar.

Anda juga bisa menyelipkan bantal di antara lutut untuk meminimalisir rasa tekanan di punggung yang mungkin masih dirasakan.

Posisi woman on top, posisi di atas

Posisi berhubungan yang bagus adalah ketika Anda berada di atas pasangan, sehingga tidak ada risiko tekanan pada perut. Bonus tambahannya, memungkinkan Anda mengendalikan kedalaman penetrasi dan stimulasi klitoris.

Posisi gaya cowgirl

Posisi berhubungan yang bagus lainnya mirip dengan posisi woman on top, di mana Anda berada di atas pasangan sehingga tidak perlu khawatir akan tekanan pada perut.

Posisi ini juga tetap memungkinkan Anda mengontrol kedalaman penetrasi dan stimulasi klitoris. Sehingga Anda bisa tahu kapan harus memperlambat atau mempercepat gerakan. Perlu diingat, di tahapan akhir kehamilan perut Anda akan semakin besar sehingga mungkin akan agak sulit bermanuver dengan posisi ini.

Posisi berhubungan yang tidak disarankan saat sedang hamil

ilustrasi larangan saat hamil
Sumber gambar

Beberapa posisi mungkin akan sangat nyaman dilakukan bila tidak sedang hamil, namun ketika Anda hamil dan perut mulai semakin besar, posisi tersebut bisa saja berbahaya atau membuat tidak nyaman. Misalnya saja posisi misionaris, yang sangat berbahaya dilakukan terutama di usia kehamilan 20 minggu, di mana aliran darah ibu ke bayi dapat terganggu. Selain itu, posisi tengkurap atau berbaring tengkurap juga bisa membuat Anda tidak nyaman walaupun di usia kehamilan yang masih muda.

Di usia berapapun kehamilan Anda, menjalani aktivitas seksual sebaiknya lebih berfokus pada kenyamanan dan terjalinnya ikatan dengan pasangan. Urusan eksperimen dan terpenuhinya hasrat seksual pastinya akan bisa didapatkan lagi setelah bayi dilahirkan nanti.

BACA JUGA: Mengenal NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Tetap gunakan alat pengaman (kondom) saat berhubungan seksual di masa kehamilan, terutama saat sedang hamil muda karena air mani mengandung prostaglandin yang dapat menyebabkan kontraksi kehamilan. Ejakulasi di dalam mungkin akan disarankan oleh dokter saat mendekati waktu persalinan untuk memicu kontraksi secara alami.

Sumber:

  1. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321648#Outlook
  2. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/sex-during-pregnancy/art-20045318
  3. https://www.healthline.com/health/pregnancy/pregnant-sex#when-to-see-a-doctor
  4. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/sex-and-relationships/best-sex-positions-during-pregnancy

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id