4 Tips Mengatasi Perut Kencang Saat Hamil
Kehamilan

4 Tips Mengatasi Perut Kencang Saat Hamil

Desember 2nd 2022

Perut kencang saat hamil merupakan hal yang sering dialami oleh sebagian besar ibu hamil. Terutama pada awal kehamilan, yaitu saat usia kehamilan kurang dari 12 minggu. Perut kencang saat hamil kadang hanya terasa samar, namun bagi sebagian ibu hamil bisa terasa sangat nyeri hingga menghambat aktivitas sehari-hari.

Perut kencang saat hamil terjadi akibat proses implantasi, yaitu penanaman janin pada dinding rahim. Dinding rahim akan berkontraksi dan mengalami peluruhan sebagian sehingga menimbulkan sensasi perut kencang saat hamil dan keluarnya flek coklat. Anda tidak perlu khawatir selama itu tidak terlalu parah.

Meski demikian, tidak mungkin juga untuk terus membiarkan keluhan tersebut. Anda tentu ingin tetap produktif dan bebas nyeri selama hamil, bukan? Mari simak penjelasan tentang tips mengatasi perut kencang saat hamil berikut.

Tips mengatasi perut kencang saat hamil

ilustrasi mengatasi perut kencang saat hamil
Sumber gambar

Perut kencang saat hamil seringkali merupakan keluhan yang wajar, namun cukup mengganggu aktivitas. Segala keluhan yang mulai menurunkan produktivitas tentu harus segera diatasi. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda coba di rumah untuk meredakan perut kencang saat hamil.

Istirahatkan diri sejenak

Kadang perut kencang saat hamil merupakan tanda peringatan bahwa tubuh sedang kelelahan. Kadang Anda tidak merasakan kelelahan tersebut, namun tubuh tidak sanggup menanggung beban yang terlalu besar. Ketidaksinkronan antara pikiran dan tubuh itulah yang sering membuat ibu hamil tidak sadar telah beraktivitas melebihi kemampuannya.

Selalu sediakan waktu untuk beristirahat sejenak. Jika memungkinkan, berbaringlah di tempat tidur. Jika tidak memungkinkan, perbanyaklah duduk dan kurangi gerak. Sebagian besar ibu hamil merasakan perubahan yang signifikan setelah mencoba beristirahat.

Atur posisi tubuh

Ketika perut terasa kencang, cobalah mengatur posisi tubuh agar lurus. Akan lebih baik jika Anda dapat berbaring dengan posisi kaki dan perut diluruskan. Posisi lurus diketahui dapat memberikan efek relaksasi terhadap otot daerah perut dan panggul.

Umumnya orang akan mengambil posisi meringkuk bila merasa kesakitan. Padahal, posisi meringkuk atau menekuk tersebut justru membuat otot pada bagian tertentu berkontraksi. Hal ini tentu akan memperparah rasa kram atau perut kencang saat hamil.

Relaksasi otot dan pikiran

ilustrasi ibu hamil melakukan senam
Sumber gambar

Relaksasi adalah kunci utama untuk meredakan keluhan perut kencang saat hamil. Entah itu relaksasi tubuh secara fisik maupun psikis. Relaksasi fisik dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti kompres perut bawah dengan air hangat atau mandi air hangat. Air hangat dikenal memiliki efek menenangkan yang sangat baik.

Selain relaksasi secara fisik, relaksasi psikis atau pikiran juga sangat penting dilakukan. Pergilah berekreasi, sekadar berbincang bersama teman-teman, melakukan aktivitas yang merupakan hobi, atau melakukan meditasi secara mandiri. Melatih pikiran agar senantiasa tenang sangat berguna dalam mengatasi berbagai keluhan, terutama yang berhubungan dengan rasa nyeri.

Cukupi kebutuhan nutrisi

Pernahkah Anda berpikir bahwa tidak tercukupinya nutrisi tubuh dapat menimbulkan keluhan perut kencang saat hamil? Ternyata hal tersebut sangat mungkin terjadi. Misalnya ketika tubuh mengalami anemia kekurangan zat besi, perut akan cenderung lebih mudah berkontraksi.

Kekurangan beberapa jenis vitamin dan mineral juga dapat membuat rahim lebih rentan berkontraksi. Anda dapat mengonsumsi multivitamin dan susu ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang sekiranya sulit terpenuhi dari menu makanan harian. Kini upaya memenuhi kebutuhan nutrisi menjadi lebih mudah karena sudah banyak bahan makanan yang terfortifikasi dengan formula yang khusus dibutuhkan ibu hamil.

Kapan harus periksa ke dokter?

ilustrasi ibu hamil periksa ke dokter
Sumber gambar

Perut kencang saat hamil memang hal yang umum terjadi pada awal kehamilan. Akan tetapi, tidak semua keluhan perut kencang saat hamil merupakan kondisi yang normal. Anda perlu waspada dan segera pergi ke dokter bila mengalami gejala-gejala berikut.

  1. Rasa nyeri yang tidak kunjung membaik dengan terapi alami seperti di atas
  2. Perdarahan dalam jumlah cukup banyak (bukan sekadar flek)
  3. Disertai dengan mual maupun muntah yang parah
  4. Tubuh terasa lemas
  5. Wajah pucat
  6. Telapak tangan pucat, dingin, dan basah
  7. Dada berdebar-debar

Gejala tersebut sebagian merupakan tanda kegawatan syok. Apabila mengalaminya, kemungkinan terjadi kelainan dalam kehamilan yang mendasari terjadinya keluhan perut kencang saat hamil. Dokter akan melakukan USG untuk memantau lebih jauh kondisi janin dalam kandungan.

Ketika berkonsultasi dengan dokter kandungan, Anda juga dapat meminta tes NIPT. Tes NIPT berguna untuk mendeteksi adanya kelainan kromosom pada janin sejak dini. Pemeriksaan ini termasuk dalam tes dna yang kini sudah banyak tersedia dengan biaya tes dna beragam, antara 7-10 juta.

BACA JUGA: NIPT Test untuk Deteksi Masalah Janin Sejak Dini

Itulah sekilas wawasan mengenai tips mengatasi perut kencang saat hamil. Berusahalah sebisa mungkin untuk tenang ketika mengalami hal tersebut. Akan tetapi, jangan lantas menjadi abai terhadap berbagai kemungkinan terburuk. Tetaplah waspada sambil tetap berusaha mengatasi keluhan tersebut.

Sumber:

  1. https://www.healthline.com/health/pregnancy/cramps#relief-from-cramps
  2. https://www.verywellfamily.com/pregnancy-cramps-2371267

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id