Penyebab Terjadinya Down Syndrome yang Perlu Anda Ketahui
Kesehatan

Penyebab Terjadinya Down Syndrome yang Perlu Anda Ketahui

Mei 7th 2022

Ketahui penyebab Down Syndrome sejak dini untuk hindari terjadinya kelainan genetik pada keturunan Anda.

Terjadinya Down Syndrome merupakan akibat dari adanya satu kelainan genetik pada kromosom. Dari sebuah proses pemisahan gen yang kurang tepat, seorang anak bisa mengalami kekurangan, seperti kelainan fisik yang khas dan kemampuan otak yang lebih rendah bila melihat anak-anak yang seumuran dengan mereka.

Perlu Anda pahami bahwa terjadinya Down Syndrome ini bisa kepada siapa saja. Hal ini menunjukkan bahwa semua orang, terutama yang akan atau sudah menikah dan ingin memiliki momongan harus peduli terhadap penyebab terjadinya Down Syndrome. Harapannya, dengan mengetahui akar permasalahannya, kelainan genetik ini bisa Anda cegah sejak dini.

Terjadinya Down Syndrome menjadi hal umum pada kelahiran bayi

ilustrasi bayi
Sumber gambar

Berdasarkan catatan dari Organisasi Kesehatan Dunia, atau WHO, setiap tahun ada sekitar 3.000 hingga 5.000 bayi yang berpotensi memiliki gangguan Down Syndrome. Ciri fisik yang sangat khas pada penderita keterbelakangan mental ini adalah ukuran kepala yang lebih besar serta bagian belakangnya terlihat datar.

Sebagian besar orang memahami bahwa terjadinya Down Syndrome adalah akibat faktor keturunan, warisan dari generasi sebelumnya. Padahal penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja. Sederhananya, kelainan yang bisa dimulai dari Anda. Kemudian mutasi genetik itu tercatat pada DNA dan bisa mengakibatkan anak mengalami atau menjadi carrier Down Syndrome.

Karena itu, ketahui faktor penyebab terjadinya Down Syndrome agar bisa melakukan langkah antisipasi atau pencegahan sejak dini.

Hamil di usia tua merupakan pemicu terjadinya Down Syndrome

ilustrasi kehamilan
Sumber gambar

Tak hanya karena mutasi genetik yang tercatat pada DNA orang tua dan generasi sebelumnya, terjadinya Down Syndrome juga bisa dipicu akibat kehamilan ibu di usia yang tak lagi ideal, atau di atas 40 tahun. Ini merupakan sebuah catatan penting bagi Anda dan pasangan yang ingin memiliki momongan, yang sebaiknya dilakukan pada usia yang tepat, antara 20 sampai 34 tahun.

Ada satu catatan dari dunia kedokteran mengenai kaitan antara kehamilan di usia 40 tahun ke atas dengan terjadinya Down Syndrome. Satu penelitian di awal 1900-an menunjukkan bahwa anak terakhir punya potensi besar mengalami keterbelakangan mental. Di masa tersebut, memiliki keluarga besar dengan anak yang banyak merupakan hal yang wajar, bahkan ketika ibu sudah mendekati masa menopause. Dari penelitian tersebut, terungkap bahwa semakin tua usia wanita saat mengandung, atau mendekati masa menopause, semakin besar pula kemungkinan terjadinya Down Syndrome.

Penyebab terjadinya Down Syndrome selain faktor usia

Terjadinya Down Syndrome tidak melulu akibat faktor usia kehamilan bunda. Lebih dari itu, ada hal-hal lain yang meningkatkan kemungkinan terjadinya Down Syndrome pada janin calon bayi. Anda yang sudah berumah tangga dan ingin memiliki momongan wajib mengetahui hal ini untuk lebih preventif dan bijak dalam mempersiapkan kedatangan penerus keluarga.

Berikut adalah penyebab terjadinya Down Syndrome selain karena faktor usia.

Faktor genetik atau keturunan

Penyebab terjadinya Down Syndrome yang paling umum adalah akibat adanya kelainan genetik. Bisa jadi, orang tua dari anak yang memiliki keterbelakangan mental ini merupakan carrier, atau pembawa gen yang, kebetulan, tidak mengalami Down Syndrome.

Begitu juga dengan anak-anaknya kelak, yang juga bisa berperan sebagai carrier atau justru memiliki Down Syndrome.Risiko mewariskan Down Syndrome ini lebih tinggi dari pihak ibu dengan kemungkinan mencapai 10 hingga 15 persen, sementara dari ayah tiga persen.

Mengandung ketika sudah memasuki masa menopause

Ketika wanita mengalami menopause, menstruasinya akan berakhir secara alami. Hal ini terjadi memasuki usia 45 tahun ke atas. Gejala kuatnya adalah ketika menstruasi tak lagi terjadi hingga minimal 12 bulan.

Kehamilan di masa menopause meningkatkan risiko terjadinya Down Syndrome. Penyebabnya adalah kemampuan tubuh wanita yang menurun dalam melakukan seleksi embrio cacat secara alami.

Gaya hidup yang tidak sehat

Merokok merupakan gaya hidup yang tidak sehat? Tentu saja karena banyak masyarakat yang mengamininya, terutama dari kalangan medis. Asap rokok yang memiliki banyak kandungan zat berbahaya bisa mengakibatkan gangguan kehamilan, di mana salah satunya yaitu terjadinya Down Syndrome pada bayi.

Tak hanya itu, zat berbahaya dari rokok juga bisa mempengaruhi pembentukan kromosom bayi sejak dalam kandungan. Inilah mengapa setiap wanita hamil sebaiknya memulai hidup yang sehat demi kebaikan dan kesehatan calon anak.

Kurang asupan asam folat dan menu-menu sehat

Penyebab lain yang memicu terjadinya Down Syndrome adalah kurangnya asupan asam folat saat hamil. Ini membuat metabolisme tubuh ibunda jadi menurun sehingga berdampak pula pada pengaturan epigenetik wanita.

Tak cukup asam folat, wanita hamil sebaiknya juga perbanyak konsumsi menu-menu sehat. Banyak anggapan yang mengatakan bahwa apa yang Anda makan, juga dimakan oleh janin. Jadi, berikan makanan sehat agar si kecil bertumbuh sehat pula.

Perkecil risiko terjadinya Down Syndrome dengan tiga langkah ini

Tak hanya mereka yang memiliki hubungan darah dengan penderita Down Syndrome. Siapa pun bisa mengalaminya. Namun dengan kemajuan teknologi kedokteran saat ini, semakin mudah bagi kita untuk mendeteksi dan waspada sejak dini untuk meminimalisir terjadinya Down Syndrome.

Bagaimana cara perkecil risiko terjadinya Down Syndrome?

Lakukan pemeriksaan kromosom

Terjadinya Down Syndrome merupakan akibat dari kelainan kromosom. Jadi tidak salah kalau Anda dan pasangan melakukan pemeriksaan genetik. Dengan kontrol ini, Anda bisa mengetahui apakah nantinya bakal ada kromosom tambahan yang bisa menyebabkan Down Syndrome pada calon anak.

Hamil di usia yang tepat

Sudah kita bahas di atas bahwa hamil di usia yang rentan, di atas 40 tahun itu meningkatkan risiko terjadinya Down Syndrome. Karena sudah mengetahui sebabnya, pantas bagi Anda dan semua pasangan di seluruh dunia untuk tidak mengambil risiko ini. Lakukan program hamil di usia yang tepat untuk mendapatkan keturunan yang sehat.

Konsumsi asam folat

Pentingnya asam folat tak hanya di iklan saja. Wanita hamil memang butuh asupan nutrisi ini demi memperkecil risiko terjadinya Down Syndrome pada anak. Selain asam folat, perbanyak gizi dengan makan makanan sehat dan buah-buahan, seperti jeruk, alpukat, dan pisang.

Terjadinya Down Syndrome itu bisa kita cegah sejak dini. Untuk itu, Anda yang ingin memulai program hamil, ketahui tips-tips untuk memiliki keturunan yang sehat agar bisa, tanpa merasa khawatir terhadap kelainan genetik ini.

Sumber:

  1. https://www.merdeka.com/jateng/5-penyebab-down-syndrome-yang-perlu-diwaspadai-begini-cara-mencegahnya-kln.html

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id