7 Pantangan Ibu Hamil yang Sebaiknya Tidak Dilakukan
Kehamilan

7 Pantangan Ibu Hamil yang Sebaiknya Tidak Dilakukan

Juni 22nd 2022

Pantangan ibu hamil sebaiknya dihindari demi kehamilan yang sehat. Apabila pantangan tersebut dilanggar, maka akan membawa dampak yang buruk tak hanya bagi ibu namun juga bagi janin.

Memiliki bayi yang sehat saat menjalani program hamil menjadi harapan bagi semua ibu hamil. Untuk itu Anda harus berusaha lebih keras demi menjaga kehamilan yang sehat, seperti mengubah gaya hidup lebih sehat, menjaga berat badan agar tidak berlebihan, memilih makanan yang bernutrisi dan sehat, menjalani NIPT test untuk mendeteksi adanya kelainan genetik yang mungkin dialami bayi, mengonsumsi vitamin yang telah diresepkan oleh dokter, dan juga menghindari pantangan ibu hamil sepanjang usia kehamilan.

Pantangan ibu hamil yang sebaiknya dihindari

Berbicara tentang pantangan ibu hamil, mungkin tidak semua ibu paham apa saja pantangan yang sebaiknya tidak dilakukan saat sedang hamil. Agar tetap sehat selama kehamilan, yuk hindari hal-hal berikut ini:

Perawatan akupunktur dan pijat

Sebagian orang percaya bahwa akupunktur dan pijat memberikan manfaat lebih banyak bagi kesehatan. Hal tersebut memang benar, namun perlu dicatat bahwa akupunktur atau pijat menjadi pantangan ibu hamil yang sebaiknya dihindari karena mungkin membawa dampak tersendiri bagi janin, terutama bila dilakukan di trimester pertama kehamilan.

Bagian perut adalah area sensitif yang sebaiknya tidak dipijat saat hamil muda karena berisiko menyebabkan keguguran. Demikian juga apabila Anda ingin mendapatkan perawatan akupunktur, Anda harus memastikan bahwa terapis adalah orang yang sangat berpengalaman dan telah mendapatkan pelatihan. Anda juga harus memberi tahu bahwa Anda sedang hamil, sehingga mereka bisa menghindari titik-titik yang mungkin bisa membahayakan janin.

Untuk lebih amannya, bicarakan terlebih dahulu dengan dokter atau bidan apabila Anda hendak mendapatkan perawatan akupunktur atau pijat.

Memelihara hewan

ilustrasi memelihara hewan
Sumber gambar

Hewan piaraan seperti burung dan mamalia berisiko membawa infeksi berbahaya, misalnya seperti toksoplasmosis. Parasit yang disebut Toxoplasma gondii dapat ditemukan di dalam kotoran kucing, tanah atau pasir yang telah terkontaminasi kotoran kucing. Saat tertular infeksi toksoplasmosis di usia kehamilan muda, maka risiko keguguran, kebutaan dan kerusakan otak pada janin sangat besar.

Infeksi tokso ini biasanya ditandai dengan gejala seperti flu ringan, demam tinggi, sakit tenggorokan dan nyeri otot yang sering diabaikan dan dianggap sebagai flu biasa. Agar infeksi tidak sampai berkembang dan membahayakan janin, ibu hamil harus rutin menjalani skrining tokso. Dan untuk mencegah infeksi, ibu hamil sebaiknya tidak memelihara hewan apapun saat sedang hamil.

Terpapar zat kimia berbahaya

Zat kimia berbahaya tidak hanya dapat ditemukan di pabrik atau laboratorium saja. Anda bahkan bisa terpapar melalui produk-produk pembersih rumahan yang tidak ramah pada ibu hamil. Apabila Anda ingin membeli produk pembersih seperti deterjen, pembersih lantai, pembersih kamar mandi, lem, cat atau zat kimia lainnya, pastikan untuk membaca label di balik kemasan yang menginfokan berbahaya atau tidaknya produk bila digunakan oleh ibu hamil. Selain itu, pastikan bahwa ruangan memiliki ventilasi yang baik ketika Anda menggunakan produk pembersih rumah tangga.

Beberapa jenis kapur barus mengandung bahan kimia yang disebut naphthalene. Paparan naphthalene yang sangat besar dapat menyebabkan kerusakan sel darah dan memicu kondisi anemia hemolitik (kelainan di mana sel darah merah dihancurkan lebih cepat daripada yang bisa dibuat). Paparan terhadap naphthalene dapat menyebabkan gejala seperti kelelahan, kehilangan nafsu makan, mual, muntah dan diare.

Berolahraga berat

Pantangan ibu hamil berikutnya adalah berolahraga berat. Walaupun berolahraga adalah sehat dan boleh dilakukan ibu hamil sepanjang usia kehamilan, namun sebaiknya bicarakan terlebih dahulu dengan bidan dan dokter, olahraga apa saja yang boleh dilakukan sesuai kondisi Anda. Jika tidak ada masalah khusus dan Anda diperbolehkan tetap berolahraga, maka jangan lakukan berlebihan. Batasi olahraga selama 30 menit, 5 kali dalam seminggu.

Olahraga yang aman dilakukan ibu hamil di antaranya seperti berjalan kaki, berenang, bersepeda statis, yoga. Olahraga akan membantu Anda menjaga berat badan, membuat tetap rileks, membuat Anda lebih bugar dan mengurangi sakit punggung serta varises yang biasanya mempengaruhi ibu hamil.

Pantangan ibu hamil mengecat rambut

ilustrasi mengecat rambut
Sumber gambar

Beberapa produsen menyatakan bahwa ibu hamil boleh mewarnai rambut karena banyak cat rambut telah dinyatakan aman digunakan ibu hamil. Namun sebagian besar penelitian menemukan bahwa paparan zat kimia dosis tinggi pada cat rambut dapat membahayakan kehamilan, terutama pada trimester pertama kehamilan.

Banyak ibu hamil memutuskan menunggu mewarnai rambutnya setelah usia 12 minggu kehamilan, di mana risiko paparan zat kimia jauh lebih rendah. Risiko paparan zat kimia juga dapat berkurang bila Anda mengenakan sarung tangan, tidak menunggu warna meresap terlalu lama, mewarnai rambut di ruangan dengan ventilasi yang bagus.

Mewarnai bagian batang rambut saja juga dapat mengurangi risiko paparan zat kimia pada janin. Cat rambut tidak akan sampai masuk ke dalam aliran darah melalui kulit kepala dan hanya akan masuk ke batang-batang rambut saja.

Pun demikian, Anda harus menyadari bahwa kehamilan mungkin akan mempengaruhi kondisi rambut. Mewarnai rambut mungkin hanya akan memperparah kondisi rambut, membuatnya lebih kering, kusam dan rontok.

Mandi sauna atau berendam di air panas

Riset membuktikan bahwa mandi sauna atau berendam di air panas dapat mengurangi ketegangan otot dan membuat tubuh kembali rileks. Namun relaksasi semacam ini justru berbahaya bagi kehamilan dan janin. Ibu hamil disarankan menghindari mandi sauna, berendam di air panas ketika sedang hamil agar tidak mengalami dehidrasi, kepanasan dan juga pingsan.

Perubahan hormon saat hamil menyebabkan peningkatan suhu badan dan tubuh yang lebih terasa hangat, hal ini juga terjadi karena adanya peningkatan suplai darah di dalam tubuh. Sehingga sangatlah penting bagi ibu hamil untuk menjaga tubuh tetap sejuk dan tidak kepanasan agar tidak kelelahan dan pingsan.

Pantangan ibu hamil makan makanan yang membahayakan kehamilan dan janin

ilustrasi makan makanan yang berbahaya
Sumber gambar

Saat sedang hamil, Anda akan menemukan banyak makanan yang menjadi pantangan demi kesehatan kehamilan dan janin, misalnya seperti:

  • Ikan laut yang berisiko mengandung merkuri
  • Makanan mentah yang berisiko mengandung bakteri dan parasit
  • Kopi atau minuman berkafein lainnya yang berisiko menyebabkan berat badan lahir rendah serta membatasi pertumbuhan janin
  • Makanan olahan yang justru dapat menyebabkan kelebihan berat badan, diabetes gestasional, komplikasi kesehatan lain serta diabetes tipe 2 pada bayi di masa depan
  • Telur mentah yang berisiko mengandung bakteri Salmonella
  • Jeroan yang mungkin mengandung vitamin A terlalu banyak
  • Buah-buahan yang tidak dicuci yang berisiko membawa bakteri berbahaya seperti toksoplasma
  • Produk susu yang belum dipasteurisasi yang berisiko mengandung bakteri berbahaya
  • Jus buah yang belum dipasteurisasi yang berisiko mengandung bakteri berbahaya
  • Minuman beralkohol yang dapat meningkatkan risiko keguguran, lahir mati dan juga sindrom alkohol pada janin
  • Makanan siap saji yang minim nutrisi baik dan tidak memberikan manfaat bagi pertumbuhan janin

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Itulah tadi pantangan ibu hamil yang sebaiknya Anda catat dan ingat serta hindari selama usia kehamilan. Hal-hal yang menimbulkan keraguan dan juga kekhawatiran bisa Anda konsultasikan langsung dengan dokter kandungan yang akan siap memantau perkembangan janin dan kehamilan Anda.

Sumber:

  1. https://www.niddk.nih.gov/health-information/weight-management/healthy-eating-physical-activity-for-life/health-tips-for-pregnant-women
  2. https://www.healthline.com/nutrition/11-foods-to-avoid-during-pregnancy#The-bottom-line
  3. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/things-to-avoid-during-pregnancy
  4. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/hemolytic-anemia

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id