7 Rekomendasi Obat Sariawan Ibu Menyusui
Kesehatan

7 Rekomendasi Obat Sariawan Ibu Menyusui

September 13th 2022

Obat sariawan ibu menyusui bisa ditemukan melalui bahan-bahan alami di sekitar Anda. Obat herbal dari bahan alami mungkin jauh lebih aman diminum oleh ibu menyusui dibandingkan bila harus minum obat OTC.

Siapa yang tak pernah mengalami sariawan? Sariawan adalah kondisi umum yang dialami hampir semua orang dalam hidupnya. Sariawan disebabkan oleh terkikisnya jaringan yang melapisi bagian dalam mulut. Sariawan seringkali disebabkan oleh berbagai hal, seperti tidak sengaja menggigit bagian dalam pipi, infeksi virus atau bakteri, infeksi jamur, paparan bahan kimia atau obat tertentu, dan juga beberapa kondisi medis.

Sariawan umumnya ditandai dengan pembengkakan atau benjolan kecil di sekitar luka, kesulitan mengunyah atau menyikat gigi saat luka tidak sengaja tersentuh oleh makanan maupun sikat gigi, iritasi atau rasa perih saat makan makanan asin, pedas atau asam, dan juga kehilangan selera makan.

Sariawan juga merupakan kondisi yang umum dialami oleh ibu hamil maupun menyusui. Minum obat herbal untuk mengatasi sariawan saat sedang hamil maupun menyusui tidak berbahaya bagi diri sendiri maupun bayi. Anda mungkin hanya perlu menginformasikannya pada dokter tentang konsumsi obat herbal yang Anda minum, misalnya saat menjalani pemeriksaan tertentu seperti NIPT test di awal kehamilan, sedang menjalani program hamil atau saat sedang menyusui bayi setelah melahirkan.

Inilah rekomendasi obat sariawan ibu menyusui dari bahan alami

ilustrasi sariawan
Sumber gambar

Adalah normal bila selama menyusui Anda khawatir saat harus minum obat tertentu. Beberapa obat yang masuk ke dalam darah Anda, juga dapat mengalir masuk ke tubuh bayi melalui ASI yang diminum oleh bayi.

Untuk menurunkan risiko efek samping obat, kebanyakan orang beralih mengkonsumsi obat herbal. Salah satunya adalah obat sariawan yang terbuat dari bahan alami berikut ini:

Air garam

Berkumur dengan air garam sebenarnya telah direkomendasikan banyak dokter untuk menjaga kesehatan rongga mulut. Menurut Oral Cancer Foundation, kandungan alkohol yang tinggi dalam obat kumur justru berisiko mengiritasi mulut dan gusi. Sebaliknya, berkumur dengan air garam adalah alternatif yang aman, yang tidak hanya menjaga kebersihan mulut namun juga sekaligus menghentikan pertumbuhan bakteri, mengurangi jumlah plak dan memulihkan sariawan.

Air garam sangat mudah dibuat di dapur Anda. Cukup larutkan garam ke dalam air hangat dan gunakan untuk berkumur dua kali sehari, maka sariawan Anda akan lebih cepat sembuh.

Baking soda

Baking soda dapat membantu menjaga keseimbangan pH di dalam rongga mulut dan mengurangi peradangan sehingga mempercepat penyembuhan sariawan. Sama halnya seperti berkumur dengan air garam, Anda bisa mencampurkan 1 sdt baking soda ke dalam 1/2 cangkir air, kemudian berkumur selama 15-30 detik dan membuangnya. Ulangi beberapa kali sampai rasanya membaik.

Baking soda cukup aman apabila tertelan, hanya saja rasanya akan sangat asin hingga pahit. Untuk itu, berusahalah tidak menelan dan membuangnya.

Madu

ilustrasi madu
Sumber gambar

Madu dikenal mengandung antibakteri dan anti radang. Menurut penelitian, madu juga efektif mengurangi rasa sakit saat sariawan, meredakan kemerahan akibat sariawan serta mengurangi pembengkakan sariawan. Mengoleskan madu secara rutin juga dapat mencegah sariawan datang kembali.

Tidak semua madu mungkin cocok untuk mengobati sariawan, Anda bisa memilih jenis madu yang memberikan efek penyembuhan lebih cepat seperti madu Manuka.

Minyak kelapa

Penelitian membuktikan bahwa minyak kelapa mengandung asam laurat yang berperan sebagai antimikroba. Mengoleskan minyak kelapa pada sariawan akan membantu mencegah menyebarnya bakteri ke area rongga mulut lain, mengurangi kemerahan dan rasa sakit akibat sariawan. Karena rasanya yang cukup enak, Anda tidak akan merasa tidak nyaman selama mengoleskan pada luka sariawan hingga lukanya sembuh.

Cuka apel

Cuka apel yang dilarutkan juga dikatakan ampuh mengatasi sariawan. Kandungan asam pada cuka apel dapat membantu membunuh bakteri penyebab sariawan dan meredakan iritasinya. Karena cuka apel juga berisiko menyebabkan iritasi, maka penggunaannya harus dilarutkan terlebih dahulu ke dalam air hangat. Anda bisa menggunakannya sebagai obat kumur, dan berkumur dengan larutan cuka apel dalam 30-60 detik kemudian membuangnya.

Untuk mencegah kerusakan gigi akibat kandungan asam dari cuka apel, sebaiknya ulangi berkumur dengan air untuk mengangkat sisa-sisa asam yang masih menempel.

Minyak cengkeh

Minyak cengkeh dikenal dapat membantu meredakan nyeri saat sakit gigi. Penelitian lain yang dipublikasikan dalam Contemporary Clinical Dentistry juga melaporkan bahwa minyak cengkeh yang diolah menjadi gel, dapat digunakan untuk mengatasi sariawan. Gel ekstrak minyak cengkeh ini akan membantu mengurangi rasa sakit saat dioleskan pada luka sariawan.

Lidah buaya

Lidah buaya adalah bahan alami yang sangat terkenal dalam perawatannya pada luka, bekas luka, dan kemampuan mempercepat proses penyembuhan. Anda bisa mengoleskan gel lidah buaya pada sariawan, atau minum jus lidah buaya. Tak hanya itu, lidah buaya juga dapat mengatasi gejala sariawan seperti bibir pecah-pecah dan mengembalikan kelembabannya.

Kapan ibu menyusui harus ke dokter saat mengalami sariawan?

ilustrasi konsultasi ke dokter
Sumber gambar

Sariawan umumnya akan sembuh dalam beberapa saat. Tetapi ada juga jenis sariawan yang mungkin datang kembali atau kondisinya tidak membaik walau sudah diobati. Anda perlu memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami beberapa hal berikut:

  • Sariawan tumbuh lebih besar hingga ukuran 1-3 cm
  • Muncul sariawan di area lain
  • Sariawan kembali muncul di area yang sudah pulih
  • Sariawan tidak membaik bahkan ketika sudah diobati selama 2 minggu
  • Sariawan menyebar ke bibir dan menyebabkan bibir pecah-pecah
  • Sariawan menyebabkan rasa sakit yang parah
  • Sariawan membuat Anda kesulitan makan dan minum
  • Sariawan disertai dengan demam tinggi

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Nah, jika Anda mengalami beberapa gejala di atas, jangan menunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter, ya. Sariawan mungkin tidak sampai berkembang menjadi kanker, namun karena bisa disebabkan oleh bakteri, Anda mungkin perlu mengonsumsi obat antibiotik untuk menyembuhkannya. Obat antibiotik tidak bisa dikonsumsi sembarangan, dan sebaiknya diberikan sesuai resep dokter terutama bila Anda sedang hamil atau menyusui. Agar tetap aman bagi bayi, minum obat antibiotik sesuai resep dan petunjuk dokter, hingga sariawan Anda sembuh.

Sumber:

  1. https://www.colgate.com/en-gb/oral-health/gastrointestinal-disorders/ways-to-get-rid-of-mouth-ulcers-naturally
  2. https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/how-to-get-rid-of-canker-sores#seeing-your-doctor
  3. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/mouth-ulcers
  4. https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/salt-water-rinse#recipe

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id