5 Obat Sakit Gigi untuk Ibu Hamil
Kehamilan

5 Obat Sakit Gigi untuk Ibu Hamil

Oktober 22nd 2022

Obat sakit gigi untuk ibu hamil sebaiknya tidak diminum sembarangan, karena dapat membahayakan janin. Namun bukan berarti saat mengalami sakit gigi ketika sedang hamil maka Anda tak perlu mengobatinya. Membiarkan sakit gigi berkembang juga bisa menyebabkan kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah, lho.

Sakit gigi umum dialami semua orang, dari anak-anak hingga dewasa. Selama kehamilan, sakit gigi ataupun gusi juga sangat mungkin terjadi. Perubahan hormon yang signifikan selama kehamilan, dituding sebagai salah satu penyebab sakit pada gigi dan gusi. Tak cukup hanya menggosok gigi dua kali sehari saja, sakit gigi pada saat hamil tetap harus diberikan pengobatan dengan tepat.

Sakit gigi dan gusi saat sedang hamil sebaiknya tidak dibiarkan berkembang dan berlarut-larut. Penelitian menemukan bahwa sakit gigi atau gusi yang dibiarkan semakin parah dapat menyebabkan kelahiran prematur dan juga berat badan bayi rendah. Bayi yang terlahir prematur berisiko mengalami cedera otak dan gangguan penglihatan serta pendengaran. Bayi yang lahir prematur juga terkadang terkait dengan cacat lahir yang sangat mungkin disebabkan oleh kelainan genetik. Kelainan genetik ini bisa Anda ketahui secara dini melalui pemeriksaan tes NIPT, yang sudah bisa Anda dapatkan saat hamil muda.

Diungkapkan pula dalam penelitian bahwa setidaknya 18 dari 100 kelahiran prematur mungkin terkait dengan infeksi gusi yang parah, yang tidak diatasi selama kehamilan sehingga dapat mempengaruhi kehamilan.

Beragam penyebab permasalahan gigi yang dialami ibu hamil

ilustrasi permasalahan gigi pada ibu hamil
Sumber gambar

Selama kehamilan, ada beragam permasalahan gigi yang sangat mungkin dialami oleh ibu hamil. Hampir semua ibu hamil bisa mengalaminya, khususnya yang tidak merawat gigi dengan baik atau memiliki pola makan yang kurang baik. Apa saja penyebab permasalahan gigi yang umum dialami ibu hamil?

Masalah gusi

Permasalahan gigi pertama yang seringkali dialami oleh ibu hamil adalah permasalahan gusi. Sebagian besar permasalahan gusi disebabkan oleh perubahan hormon selama kehamilan. Anda perlu menjaga kebersihan rongga mulut dan juga mengganti sikat gigi dengan sikat berbulu lembut untuk mengatasi keluhan ini. Berikut adalah permasalahan gusi yang seringkali dialami oleh ibu hamil:

  • Gingivitis – gingivitis adalah infeksi pada gusi yang sangat mungkin terjadi selama trimester kedua. Gejalanya meliputi pembengkakan gusi, pendarahan pada gusi yang mungkin Anda lihat setelah menyikat gigi atau membersihkan sela gigi dengan tusuk gigi maupun benang gigi.
  • Penyakit periodontal – infeksi yang terjadi pada struktur pendukung gigi, seperti gusi, ligamen dan tulang. Infeksi ini kerap disebabkan oleh gingivitis yang dibiarkan berkembang dan tidak diobati. Anda bisa kehilangan gigi saat mengalami infeksi ini.
  • Granuloma piogenik – granuloma piogenik adalah tumbuhnya lesi berwarna merah yang muncul pada gusi dan dengan mudah bisa berdarah.

Morning sickness dan muntah

Morning sickness adalah salah satu gejala kehamilan yang dipengaruhi oleh perubahan hormon di dalam tubuh selama hamil. Peningkatan hormon dapat menyebabkan otot-otot di pencernaan menjadi lemah sehingga makanan bisa dengan mudah kembali keluar. Keluarnya kembali makanan dari dalam lambung membawa serta asam lambung yang berisiko menyebabkan kerusakan pada permukaan gigi (enamel), hal tersebut pula yang meningkatkan risiko kerusakan pada gigi.

Untuk melindungi gigi dari kerusakan setelah muntah, para ahli menyarankan Anda untuk melakukan beberapa hal berikut:

  • Tidak menggosok gigi langsung setelah mengalami muntah, karena gigi mungkin masih dilapisi oleh asam lambung dan menyikat gigi hanya akan membuat asam lambung semakin merata dan menipiskan permukaan gigi
  • Segera berkumur setelah muntah dengan air bersih dan buang airnya
  • Setelah Anda merasa semua sisa makanan sudah bersih, berkumurlah dengan obat kumur yang mengandung fluoride atau olesi gigi dengan pasta gigi berfluoride kemudian bilas kembali dengan air
  • Setidaknya Anda harus menunggu hingga 1 jam sebelum menyikat gigi Anda setelah muntah

Muntah dan tersedak saat menyikat gigi

Adalah hal yang umum bila Anda muntah atau tersedak saat menyikat gigi, terutama gigi bagian belakang. Namun Anda tetap harus menyikat gigi dengan bersih untuk menghindari kerusakan gigi. Untuk itu, Anda disarankan untuk menggunakan sikat gigi berukuran lebih kecil, mungkin Anda bisa mengganti sikat gigi dengan sikat gigi anak-anak. Pastikan Anda tidak terburu-buru dalam menyikat gigi sehingga tidak memicu muntah.

Keinginan ngemil saat sedang hamil

Biasanya, makanan manis, asam dan pedas adalah makanan yang diidamkan saat sedang hamil. Makanan dengan kandungan gula tambahan yang cukup tinggi berisiko menyebabkan kerusakan gigi dan juga menambah berat badan Anda selama hamil. Penambahan berat badan berlebihan serta konsumsi makanan yang manis dapat meningkatkan risiko diabetes gestasional saat sedang hamil dan juga risiko penyakit lainnya. Untuk mengetahui jenis camilan Anda yang cocok dikonsumsi saat sedang hamil dan baik untuk kesehatan tubuh, Anda bisa meminta mendapatkan tes nutrigenomik. Bukan hanya melulu membantu menurunkan berat badan, tes tersebut juga membantu Anda menemukan jenis nutrisi apa saja yang dibutuhkan oleh tubuh dan juga memberikan manfaat yang maksimal untuk tubuh.

Obat sakit gigi untuk ibu hamil apa saja?

ilustrasi obat sakit gigi buat ibu hamil
Sumber gambar

Untuk mengatasi keluhan sakit gigi untuk ibu hamil yang terbaik adalah mengunjungi dokter gigi. Sayangnya, seringkali Anda harus menunda pengobatan cukup lama karena jadwal dokter gigi yang harus antre selama beberapa lama. Bagaimana mengatasi keluhan sakit gigi sementara?

Minum pereda nyeri

Saat hamil, Anda boleh mengonsumsi obat pereda nyeri untuk meredakan nyeri sakit gigi. Jenis pereda nyeri yang dianggap aman dikonsumsi oleh ibu hamil adalah asetaminofen (tylenol). Asetaminofen tersedia dalam bentuk cair, kapsul, tablet dan juga supositoria. Asetaminofen dapat meredakan keluhan sakit kepala, demam, dan nyeri gigi.

Walaupun dinyatakan aman dikonsumsi ibu hamil, namun Anda hanya diperbolehkan mengonsumsi dalam dosis ringan. Anda juga tidak diperbolehkan minum asetaminofen bebarengan dengan jenis obat flu atau obat sakit kepala lain yang sama-sama mengandung asetaminofen agar tidak menyebabkan kelebihan dosis asetaminofen. Selain itu, sebaiknya hindari konsumsi ibuprofen dan aspirin yang dapat berbahaya bagi janin. Anda hanya diperbolehkan mengonsumsi ibuprofen atau aspirin apabila dokter meresepkannya untuk Anda.

Berkumur air garam

Salah satu pengobatan herbal yang manjur untuk mengatasi keluhan sakit gigi di rumah adalah berkumur dengan air garam. Larutan air garam ini dengan mudah bisa dibuat sendiri di rumah hanya dengan mencampurkan air dan garam dan melarutkannya. Setelah itu, berkumur dengan air garam untuk mengangkat sisa-sisa makanan yang masih terselip di sela gigi. Air garam juga berperan sebagai agen antibakteri alami yang dapat membunuh bakteri penyebab sakit gigi.

Untuk meredakan nyeri gigi, Anda bisa melarutkan garam dalam air hangat agar tak hanya membunuh bakteri penyebab sakit gigi namun juga meredakan rasa nyut-nyut di gigi.

Mengunyah bawang putih

Bawang putih adalah alternatif pereda nyeri alami dan juga antibiotik alami. Mengunyah bawang putih dapat membantu membunuh bakteri di area yang terinfeksi, dan bahkan mengurangi nyeri di gigi. Caranya mudah, Anda hanya perlu mengupas bawang putih dan kemudian mengunyah di area gigi yang sakit.

Melakukan kompres dingin

Kompres dingin dengan es dapat membantu menghilangkan nyeri pada gigi. Terlebih dahulu, bungkus kantong kompres dengan kain atau handuk bersih, dan aplikasikan pada bagian gigi yang sakit selama 15-30 menit setidaknya 2-3 kali sehari. Kompres dingin tidak hanya membantu meredakan nyeri namun juga mengurangi peradangan yang dapat menyebabkan gigi semakin sakit.

Baking soda dan air

Mual dan muntah memang terkadang sulit untuk dihindari terutama di trimester pertama. Namun ingatlah bahwa mual dan muntah berisiko menyebabkan kerusakan gigi dengan naiknya asam lambung dan keluarnya makanan yang mengandung asam lambung yang dapat mengikis enamel gigi. Untuk melindungi bagian terluar gigi dari asam lambung, maka sebaiknya berkumurlah baking soda yang telah dilarutkan di dalam air setelah muntah. Baking soda akan membantu membersihkan sisa makanan dan asam lambung hingga ke sela-sela gigi tanpa menyebabkan kerusakan pada gigi.

Walaupun semua cara di atas sudah Anda lakukan dan gigi terasa lebih nyaman, sebaiknya Anda tidak membiarkan sakit gigi berkembang menjadi semakin parah. Tetap periksakan gigi Anda ke dokter agar dokter dapat membantu mengetahui penyebab dan memberikan pengobatan yang tepat serta aman untuk kehamilan dan janin Anda.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Jangan lupa untuk selalu menyikat gigi setidaknya dua kali sehari selama masing-masing dua menit agar gigi benar-benar bersih dan terhindar dari kerusakan gigi.

Sumber:

  1. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/pregnancy-and-teeth
  2. https://www.verywellhealth.com/pregnancy-toothache-causes-treatment-and-home-remedies-5211381
  3. https://www.healthline.com/health/pregnancy/pregnancy-teeth-pain
  4. https://www.wdfdental.com/blog/what-to-do-about-toothaches-during-pregnancy
  5. https://www.babycenter.com/pregnancy/health-and-safety/is-it-safe-to-take-acetaminophen-during-pregnancy_1246887
  6. https://www.themightymouth.org/tooth-pain-during-pregnancy-what-you-can-do-about-it

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id