4 Obat Pilek untuk Ibu Hamil Paling Aman
Kesehatan

4 Obat Pilek untuk Ibu Hamil Paling Aman

November 8th 2022

Memilih obat pilek untuk ibu hamil yang aman dan dijual bebas di pasaran merupakan hal yang gampang-gampang susah. Tentu akan terasa mudah bila Anda sudah mengetahui bahan aktif kimia apa saja yang aman bagi ibu hamil. Namun akan terasa susah jika masih menerka-nerka, sebab ibu hamil adalah salah satu golongan orang yang tidak boleh mengonsumsi sembarang obat.

Konsumsi obat secara sembarangan dan tanpa berpikir panjang dikhawatirkan dapat memberikan dampak buruk bagi janin. Sebagian jenis obat memiliki kemampuan untuk menembus plasenta sehingga dapat masuk ke tubuh janin. Padahal seperti yang kita ketahui, di samping efikasi pasti juga terdapat efek samping pada sebuah obat.

Itulah mengapa penting untuk mengetahui obat pilek untuk ibu hamil yang aman. Sebab pilek juga merupakan salah satu penyakit yang cukup banyak dikeluhkan oleh ibu hamil. Nah, berikut adalah beberapa obat pilek untuk ibu hamil yang aman dan dapat dibeli dengan bebas.

Obat pilek untuk ibu hamil yang aman

ilustrasi ibu hamil minum obat
Sumber gambar

Ketika mencari segala jenis obat, termasuk obat pilek untuk ibu hamil, sudah semestinya Anda memperhatikan kandungan bahan aktif di dalamnya. Berdasarkan penggolongan FDA (Food and Drug Administration), ada 5 kategori obat untuk ibu hamil, yaitu kategori A, B, C, D, dan X. Obat yang paling aman bagi ibu hamil berada pada kategori A, yaitu obat-obatan yang tidak memberikan efek pada janin ketika dilakukan uji klinis terhadap ibu hamil.

Apabila sedang mencari obat pilek untuk ibu hamil, carilah obat dengan bahan aktif yang masuk dalam kategori aman tersebut. Apa saja itu? Berikut adalah obat pilek untuk ibu hamil yang telah terbukti aman.

Analgesik

Fungsi analgesik dalam obat pilek untuk ibu hamil untuk mengatasi rasa nyeri. Ada pula golongan analgesik yang juga memberikan efek penurun demam. Jenis analgesik yang aman bagi ibu hamil yaitu acetaminophen dan paracetamol.

Masyarakat Indonesia tentu sudah akrab dengan paracetamol. Obat ini diketahui tidak menembus plasenta sehingga tidak memberikan efek pada janin. Paracetamol cenderung aman bagi siapa saja selama dikonsumsi sesuai dosis aturan, kecuali pada orang dengan gangguan liver.

Dekongestan

Kegunaan dekongestan dalam obat pilek untuk ibu hamil adalah melegakan saluran napas. Dekongestan bekerja dengan merelaksasi otot saluran napas. Namun kebalikannya, ia juga memiliki efek mempersempit pembuluh darah sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi orang dengan riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah.

Dekongestan yang cukup sering ditemui di pasaran adalah pseudoefedrin. Pseudoefedrin relatif aman bagi ibu hamil trimester kedua dan ketiga. Akan tetapi, berhati-hatilah untuk mengonsumsi pseudoefedrin pada kehamilan trimester pertama.

Antihistamin generasi 1

Antihistamin biasa untuk obat alergi atau gatal. Antihistamin memang berfungsi sebagai anti radang sehingga dapat meredakan gejala pilek. Antihistamin generasi 1 merupakan obat pilek untuk ibu hamil yang sangat sering dijumpai di pasaran dengan harga murah.

Contoh obat antihistamin generasi 1 adalah chlorpheniramin maleat (CTM) dan diphenhydramine. Kedua jenis antihistamin tersebut terbukti sebagai obat pilek untuk ibu hamil yang aman. Obat tersebut memiliki efek samping rasa kantuk sehingga berhati-hatilah jika mengonsumsinya saat berkendara.

Ekspektoran

Ekspektoran merupakan obat untuk mengeluarkan dahak. Guaifenesin adalah obat golongan ekspektoran yang ramah bagi ibu hamil. Obat ini dapat dibeli secara bebas di apotek dengan harga yang murah meriah.

Obat pilek untuk ibu hamil secara alami

ilustrasi obat pilek alami
Sumber gambar

Selain obat-obatan kimia, ada pula cara-cara yang dapat Anda praktikkan untuk meredakan pilek. Cara tersebut sangat sederhana dan merupakan hal yang telah umum diketahui. Berikut yang harus Anda lakukan ketika mengalami pilek saat hamil.

Makan tinggi protein dan vitamin

Protein merupakan zat gizi yang berfungsi memperbaiki sel-sel rusak dalam tubuh. Ketika sakit, ada sebagian sel yang rusak dan memerlukan pemulihan dalam tubuh. Konsumsi protein akan mempercepat proses pemulihan tersebut.

Begitu pula dengan vitamin, terutama vitamin C, yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh selama sakit. Daya tahan tubuh yang kuat akan membuat tubuh Anda pulih lebih cepat. Apabila ingin mengetahui kebutuhan nutrisi yang tepat bagi tubuh, Anda juga dapat melakukan tes nutrigenomik di laboratorium terdekat.

Istirahat cukup

Istirahat adalah obat pilek untuk ibu hamil yang sangat ampuh. Ketika sakit, tubuh membutuhkan jeda dari kegiatan untuk fokus memperbaiki sel yang rusak. Apabila tidak ada waktu jeda yang cukup, maka tubuh tidak mampu pulih dengan cepat. Kurangi aktivitas dan usahakan memiliki waktu tidur yang berkualitas.

Periksa ke dokter

Rutin dalam melakukan perawatan antenatal dengan dokter kandungan adalah kunci utama dalam merawat kehamilan. Konsultasikan segala keluhan Anda pada dokter. Lakukan pemeriksaan USG secara rutin untuk melihat perkembangan janin. Jika ada kesempatan, cobalah melakukan tes NIPT pada trimester awal kehamilan untuk mendeteksi kelainan kromosom pada janin.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Nah, itulah rekomendasi seputar obat pilek untuk ibu hamil yang aman. Ingatlah untuk tidak mengonsumsi sembarang obat ketika hamil. Selalu konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter terkait obat apa pun yang akan Anda konsumsi selama hamil.

Sumber:

  1. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK507858/#:~:text=Category%20A%3A%20No%20risk%20in,Risk%20cannot%20be%20ruled%20out
  2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2377219/
  3. https://www.webmd.com/baby/safe-otc-cold-and-flu-treatment-to-use-during-pregnancy

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id