5 Obat Mual Ibu Hamil Paling Aman
Kehamilan

5 Obat Mual Ibu Hamil Paling Aman

Oktober 24th 2022

Obat mual ibu hamil mungkin dibutuhkan untuk mengatasi gejala morning sickness selama kehamilan, apalagi jika mual cukup mengganggu aktivitas. Tetapi sebaiknya Anda tidak sembarangan mengonsumsi obat selama kehamilan, yuk ketahui jenis obat mual mana yang paling aman untuk mengatasi mual saat hamil.

Mual dan muntah atau disebut juga dengan istilah morning sickness adalah salah satu gejala kehamilan yang paling umum dirasakan ketika hamil. Tidak seperti namanya, morning sickness tidak hanya dirasakan di pagi hari. Morning sickness sejatinya dapat terjadi sepanjang hari, baik pagi, siang maupun malam hari. Mual dan muntah pada kehamilan sebenarnya bukan hal yang berbahaya bagi janin, namun bila mual dan muntah sampai menyebabkan dehidrasi, maka kondisi inilah yang bisa membahayakan janin dan kehamilan.

Morning sickness biasanya muncul sebagai gejala awal kehamilan, yang dimulai sebelum usia 9 minggu kehamilan. Sebagian wanita mungkin akan merasakan gejala morning sickness yang berkurang di usia 14 minggu kehamilan, namun sebagian lain bisa merasakan gejalanya hingga beberapa minggu atau beberapa bulan kemudian.

Mengapa ibu hamil mengalami mual dan muntah?

ilustrasi ibu hamil mual
Sumber gambar

Sebenarnya apa penyebab morning sickness tidak diketahui sepenuhnya oleh para ahli. Mual dan muntah ini mungkin disebabkan oleh gula darah rendah atau peningkatan hormon kehamilan seperti hormon hCG dan juga estrogen. Morning sickness juga dapat memburuk akibat stres, kelelahan, makan makanan tertentu, atau memiliki kepekaan terhadap gerakan atau bau tertentu.

Mual dan muntah selama kehamilan mungkin dirasakan ringan dan membaik setelah makan makanan yang mengurangi rasa mual. Namun adakalanya mual dan muntah ini memburuk dan menunjukkan gejala yang lebih parah, misalnya seperti:

  • Muntah lebih dari 3 kali dalam sehari
  • Merasakan adanya tanda-tanda dehidrasi seperti produksi urin yang menurun, urin berwarna gelap, kepala terasa pusing saat berdiri
  • Kehilangan berat badan hingga 2 kilogram atau lebih

Gejala morning sickness yang parah bisa berbahaya bagi kehamilan, karena meningkatkan risiko dehidrasi, berat badan yang kurang terkait kehamilan, kekurangan gizi selama kehamilan yang juga bisa mengganggu pertumbuhan janin. Kekurangan gizi tertentu selama kehamilan dapat meningkatkan risiko kecacatan pada janin, untuk mendeteksi adanya risiko kecacatan ini Anda bisa menjalani pemeriksaan tes NIPT yang bisa dilakukan sejak usia 10 minggu kehamilan.

Kekurangan gizi selama kehamilan dapat diatasi dengan perubahan pola makan. Untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan nutrisi yang cukup selama kehamilan, maka Anda juga bisa menjalani tes nutrigenomik. Tes nutrigenomik ini tidak hanya membantu Anda mengelola berat badan selama kehamilan, namun juga sekaligus membantu mengetahui nutrisi mana yang terbaik yang dibutuhkan sesuai kondisi tubuh saat ini.

Obat mual ibu hamil yang paling aman

ilustrasi obat mual paling aman
Sumber gambar

Selama kehamilan, Anda harus lebih berhati-hati dalam mengonsumsi obat. Terutama di trimester pertama kehamilan, di mana kondisi Anda dan janin sangat rentan. Mengonsumsi sembarangan obat berisiko mempengaruhi tumbuh kembang janin di dalam rahim.

Seperti dilansir Forbes.com, ada beberapa jenis obat mual yang direkomendasikan oleh para ahli kandungan, yang aman dikonsumsi dan efektif mengatasi keluhan mual selama kehamilan. Tentunya untuk memastikan keamanannya, Anda juga harus mendiskusikannya dengan dokter Anda sehingga obat tersebut dipastikan aman.

Seduhan jahe untuk mengatasi mual selama kehamilan

Seduhan teh jahe memang paling nikmat diminum di udara yang dingin. Namun siapa sangka, bahwa teh jahe ini juga efektif dikonsumsi untuk meredakan mual dan muntah selama kehamilan.

Setidaknya 80% wanita hamil mengalami keluhan morning sickness di trimester pertama kehamilan. Keluhan ini dapat diatasi dengan memberikan seduhan teh jahe, di mana kandungan jahe dapat meredakan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh mual dan muntah tersebut. Adalah dua senyawa dalam jahe, yaitu gingerol dan shogaol yang diperkirakan dapat bekerja pada reseptor dalam sistem pencernaan dan mempercepat pengosongan perut. Pada akhirnya, dengan pengosongan perut yang lebih cepat maka rasa mual akan mereda.

Gingerol biasanya dapat ditemukan dalam jahe mentah, sedangkan shogaol lebih banyak ditemukan pada jahe kering. Ini artinya, baik teh jahe yang terbuat dari jahe segar maupun kering, sama-sama mengandung senyawa dengan efek anti mual yang cocok untuk mengobati mual dan muntah selama kehamilan. Selain itu, mengonsumsi teh jahe juga terbukti membantu meringankan rasa sakit akibat kram ringan yang dialami di trimester pertama.

Sejauh ini tidak ada dosis standar untuk meredakan mual pada kehamilan, namun penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi jahe sekitar 1 gram per hari atau setara dengan 950 ml teh jahe kemasan aman bagi ibu hamil. Studi tidak menemukan adanya hubungan antara mengonsumsi jahe dengan peningkatan risiko kelahiran prematur, lahir mati, berat badan lahir rendah maupun komplikasi lainnya, tetapi Anda tetap disarankan untuk mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter kandungan Anda sebelum mengonsumsi teh jahe ini.

Mengonsumsi teh jahe meningkatkan risiko pendarahan pada sebagian wanita, terutama wanita hamil dengan riwayat keguguran, pendarahan, atau orang dengan pembekuan darah. Mengonsumsi teh jahe dalam porsi yang besar juga mungkin menyebabkan efek samping tidak menyenangkan seperti mulas, gas, dan bersendawa.

Biskuit crackers

Anda tentunya pernah makan biskuit crackers yang rasanya gurih, bukan? Biskuit crackers ini direkomendasikan untuk membantu meringankan mual oleh March of Dimes, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk kesehatan ibu dan bayi. Rasanya mungkin gurih namun sebenarnya biskuit yang hambar ini dapat ditoleransi perut dengan baik.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan Anda untuk makan beberapa keping biskuit crackers setelah bangun tidur untuk mencegah mual di pagi hari. Karena rasanya yang gurih, kandungan garam dalam biskuit crackers tentu cukup tinggi, sehingga Anda juga perlu membatasi asupan biskuit ini agar tidak melebihi kebutuhan natrium harian tubuh.

Vitamin B6

Vitamin B6 (piridoksin) adalah obat yang aman ditemukan di apotik dan toko obat yang dapat membantu meredakan mual dan muntah. Mengonsumsi vitamin B6 bahkan dapat membantu mengurangi keparahan gejala morning sickness sebelum gejalanya timbul. Vitamin ini bisa dikonsumsi 10-25 miligram setiap 6-18 jam. Dosis maksimal yang boleh dikonsumsi selama kehamilan adalah 200 miligram sehari.

Doxylamine

Doxylamine adalah obat yang ditemukan dalam obat bantu tidur yang dijual bebas. Obat ini adalah sejenis antihistamin yang dapat memblokir bahan kimia tertentu dalam tubuh yang menyebabkan mual. Doxylamine adalah obat yang biasanya diresepkan oleh dokter, dosis yang boleh dikonsumsi dalam sehari adalah sekitar 40 miligram.

Obat antiemetik

Obat antiemetik juga biasanya diresepkan untuk membantu mengatasi mual dan muntah. Obat ini bekerja dengan mengganggu reseptor neurotransmitter yang terlibat dalam muntah. Jenis obat antiemetik yang digunakan bisa bermacam-macam, namun biasanya obat ini baru diresepkan oleh dokter apabila Anda mengalami mual dan muntah yang parah (hiperemesis gravidarum).

Karena obat ini memiliki efek samping yang mungkin mempengaruhi kehamilan, maka sebaiknya konsumsi obat antiemetik harus di bawah pengawasan dan resep dokter.

Tips mengurangi mual selama kehamilan

ilustrasi mengurangi mual saat kehamilan
Sumber gambar

Selain mengonsumsi obat anti mual yang diresepkan oleh dokter, Anda juga bisa melakukan beberapa hal untuk mengurangi mual selama kehamilan, yaitu:

  • Membagi porsi makanan menjadi lebih kecil, sekitar 5-6 porsi makan
  • Menghindari makanan yang pedas dan berlemak agar tidak memicu mual
  • Mengganti snack sehat dengan yogurt, selai kacang, kacang atau buah-buahan
  • Mengonsumsi cukup cairan tubuh terutama sehabis muntah
  • Menghindari aroma yang menyengat atau aroma makanan yang dapat memicu mual
  • Beristirahat cukup
  • Menjaga ruangan agar tetap mendapatkan udara yang segar

Anda juga bisa mencoba terapi alternatif seperti akupunktur atau akupresur yang dapat mengurangi rasa mual selama kehamilan. Segera periksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami muntah lebih dari tiga kali dalam sehari, mengalami penurunan berat badan drastis dalam waktu singkat, jantung berdebar-debar, pusing atau terasa akan pingsan, atau jarang buang air kecil.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Selain itu, pastikan untuk mengonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter sesuai dengan dosis sehingga tidak berlebihan dan aman untuk janin.

Sumber:

  1. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/morning-sickness/diagnosis-treatment/drc-20375260
  2. https://www.forbes.com/health/family/best-morning-sickness-remedies/
  3. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16566-morning-sickness-nausea-and-vomiting-of-pregnancy
  4. https://www.healthline.com/nutrition/ginger-tea-pregnancy#dosage-side-effects
  5. https://www.healthline.com/health/antiemetic-drugs-list#side-effects
  6. https://www.acog.org/womens-health/faqs/morning-sickness-nausea-and-vomiting-of-pregnancy

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id