Rekomendasi Obat Flu untuk Ibu Hamil
Kehamilan

Rekomendasi Obat Flu untuk Ibu Hamil

Oktober 20th 2022

Obat flu untuk ibu hamil tidak harus didapatkan dari dokter. Beberapa jenis obat over-the-counter (OTC) juga boleh kok dikonsumsi oleh ibu hamil, namun tentunya Anda harus mengikuti aturan pakai dan memperhatikan dosis yang disarankan agar tidak mempengaruhi kehamilan. Obat apa saja sih yang boleh dikonsumsi ibu hamil saat sedang mengalami flu? Simak ulasan berikut, yuk!

Saat sedang hamil, sistem kekebalan tubuh ibu hamil akan menurun sehingga ibu hamil sangat rentan terhadap infeksi virus maupun bakteri. Inilah mengapa ibu hamil juga mudah terserang flu saat sedang hamil, atau mungkin penyakit yang disebabkan oleh virus atau bakteri lainnya. Namun, kali ini kita akan membatasi bahasan hanya infeksi flu pada ibu hamil dan rekomendasi obat yang boleh diminum.

Flu pada ibu hamil seperti flu pada umumnya. Flu pada ibu hamil disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas. Gejala flu pada ibu hamil juga sama seperti gejala flu pada orang pada umumnya, antara lain:

  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Bersin-bersin
  • Hidung tersumbat atau berair
  • Batuk
  • Demam ringan

Flu pada ibu hamil seringkali membuat ibu hamil tidak nyaman, gejalanya bahkan mempengaruhi nafsu makan dan juga menurunkan kualitas tidur. Apabila flu tidak diatasi dengan baik dan tepat, flu pada ibu hamil juga bisa membahayakan kondisi janin.

Flu bisa berbahaya bagi ibu hamil di trimester satu dan trimester ketiga. Gejala flu yang parah berisiko menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, kerusakan pada jantung atau organ lain, bayi lahir prematur atau bahkan bayi lahir mati. Persalinan prematur meningkatkan risiko kecacatan pada bayi, untuk mendeteksi adanya kecacatan yang disebabkan kelainan pada janin Anda bisa menjalani tes NIPT paling cepat di trimester pertama dan juga bisa dilakukan di trimester kedua maupun ketiga.

Obat flu untuk ibu hamil yang aman

ilustrasi ibu hamil minum obat
Sumber gambar

Selama kehamilan, Anda mungkin membutuhkan pengobatan untuk mengobati kondisi kesehatan yang dialami. Pun demikian, sebenarnya para ahli menyarankan untuk menghindari semua jenis pengobatan di usia 12 minggu pertama kehamilan karena merupakan waktu yang penting bagi perkembangan janin. Tetapi bila flu yang mengganggu kesehatan dibiarkan berkembang, risiko komplikasi juga mungkin terjadi. Oleh karena itu, ketahui beberapa jenis obat flu yang diperbolehkan dikonsumsi dan dinyatakan aman dikonsumsi di usia kehamilan muda, seperti berikut ini:

Parasetamol

Parasetamol atau dikenal juga sebagai asetaminofen digunakan untuk mengobati rasa sakit dan demam. Obat ini dijual bebas dan bisa dibeli tanpa resep dokter. Parasetamol telah digunakan oleh wanita hamil selama bertahun-tahun dan menunjukkan tidak memiliki efek berbahaya bagi perkembangan janin. Untuk itu, biasanya parasetamol direkomendasikan sebagai obat penghilang rasa sakit saat sedang flu bagi ibu hamil.

Walaupun dinyatakan aman dan tidak membahayakan janin, namun selama kehamilan wanita yang sedang hamil disarankan menggunakan dosis parasetamol yang terendah selama diperlukan. Juga penting untuk memastikan bahwa obat lain yang Anda konsumsi tidak mengandung parasetamol sehingga dosis parasetamol yang Anda konsumsi tidak berlebihan.

Dekongestan semprot hidung (nasal spray)

Oxymetazoline adalah jenis bahan aktif yang paling umum digunakan dalam dekongestan semprot hidung. Bahan ini umumnya dianggap aman untuk digunakan selama kehamilan, dan belum ada studi penelitian yang menemukan penggunaannya dapat menyebabkan cacat lahir.

Namun penting untuk dicatat bahwa ada obat semprot hidung (nasal spray) yang mengandung pseudoefedrin dan fenilefrin yang tidak dianjurkan digunakan oleh ibu hamil selama 13 minggu pertama kehamilan. Konsumsi pseudoefedrin dan fenilefrin dapat mempengaruhi tekanan darah yang berisiko bagi kehamilan.

Nasal spray dianggap aman untuk digunakan mengatasi flu saat sedang hamil, karena nasal spray bekerja dengan menyempitkan pembuluh darah di jaringan sinus yang bisa mengalami peradangan dan membengkak saat pilek atau alergi. Menggunakan semprotan hidung mungkin lebih aman digunakan dibandingkan mengonsumsi dekongestan oral, yang bisa mempengaruhi bayi melalui peredaran darah. Penggunaan pseudoefedrin di 13 minggu pertama kehamilan dapat meningkatkan risiko kelainan pada dinding perut janin

Penggunaan nasal spray sebaiknya tidak dilakukan selama lebih dari tiga hari berturut-turut karena dapat menyebabkan hidung tersumbat kembali yang justru membuat Anda merasa tidak nyaman dan sulit tidur.

Pseudoefedrin (Sudafed)

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Pseudoefedrin mungkin tidak aman digunakan ibu hamil di trimester pertama, namun diklaim aman digunakan untuk ibu hamil di trimester kedua atau trimester ketiga yang sedang mengalami flu.

Sebaiknya Anda tidak menggunakan pseudoefedrin apabila memiliki tekanan darah tinggi atau riwayat penyakit jantung.

Obat pereda nyeri yang berbahaya bagi ibu hamil

Tidak semua obat pereda nyeri boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Beberapa jenis Nonsteroidal anti-inflammatory (NSAID) tidak direkomendasikan selama kehamilan karena dapat mengganggu perkembangan janin. Jenis obat NSAID tersebut adalah:

  • Ibuprofen
  • Naproxen
  • Celecoxib
  • Aspirin
  • Benzocaine
  • Codeine
  • Phenylephrine

Rekomendasi obat flu untuk ibu hamil yang bersifat herbal dan alami

ilustrasi minuman herbal
Sumber gambar

Sebagian flu dengan gejala ringan selama kehamilan tidak harus diatasi dengan obat pereda nyeri. Anda bahkan mungkin bisa mengatasinya dengan obat herbal yang aman untuk kehamilan dan janin sebagai berikut:

  • Beristirahat dengan cukup
  • Mendapatkan cukup cairan baik dari air putih, buah-buah, maupun makanan berkuah
  • Berkumur larutan garam untuk mengatasi sakit tenggorokan atau batuk
  • Apabila gejalanya belum membaik, maka Anda juga bisa mencoba beberapa hal berikut:
  • Menguapi hidung dengan uap hangat untuk melegakan hidung tersumbat
  • Menggunakan nasal spray untuk meredakan peradangan jaringan di dalam saluran hidung
  • Mengonsumsi sup kaldu ayam yang kental untuk meredakan peradangan dan melegakan hidung tersumbat
  • Mengonsumsi teh yang dicampur dengan madu atau lemon untuk meredakan sakit tenggorokan
  • Mengompres hangat untuk meredakan nyeri di sekitar hidung

Memperhatikan pola makan juga sangat penting agar sistem kekebalan tubuh tetap kuat melawan infeksi virus dan bakteri selama kehamilan. Anda bisa mengetahui jenis nutrisi terbaik yang dibutuhkan sesuai kondisi tubuh dengan mendapatkan tes nutrigenomik, tes ini selain membantu menjaga berat badan tetap ideal, juga membantu mengetahui nutrisi apa yang dibutuhkan oleh tubuh yang disesuaikan dengan DNA Anda. Hasil tes tentu saja akan berbeda dengan hasil tes orang lain, karena kebutuhan nutrisi setiap orang sejatinya memang berbeda.

Pentingnya mendapatkan vaksin flu untuk kehamilan

Ibu hamil berisiko mengalami komplikasi ketika terinfeksi flu. Komplikasi saat terserang flu juga meningkatkan peluang perawatan di rumah sakit bagi ibu hamil. Untuk itu, CDC merekomendasikan vaksin flu untuk menurunkan gejala keparahan dan risiko komplikasi saat terinfeksi flu bagi ibu hamil.

Vaksin flu aman diberikan pada ibu hamil kapan saja selama kehamilan. Vaksin flu tidak hanya melindungi ibu hamil, tetapi saat Anda mendapatkan vaksin flu maka Anda juga memberikan antibodi pada janin di dalam perut. Selama mendapatkan antibodi tersebut, bayi akan terlindungi hingga beberapa bulan setelah dilahirkan.

Vaksin flu efektif memberi perlindungan terhadap flu selama satu tahun, sehingga untuk mendapatkan perlindungan selanjutnya Anda harus mendapatkan dosis yang sama tahun depan. Setelah mendapatkan vaksin flu, walaupun Anda terserang flu maka gejala yang dialami cenderung sangat ringan dan tidak sampai mempengaruhi kehamilan.

Menurunkan risiko flu selama kehamilan

ilustrasi mencuci tangan
Sumber gambar

Selama kehamilan, kekebalan tubuh Anda akan menjadi lebih lemah karena tubuh secara otomatis didesain untuk memelihara kehamilan. Agar terhindar dari infeksi virus flu, selain mendapatkan vaksin flu maka ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, sebagai berikut:

  • Seringkali mencuci tangan sebelum maupun sesudah melakukan aktivitas
  • Mendapatkan cukup tidur
  • Menjalani pola makan sehat
  • Menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit flu
  • Berolahraga rutin
  • Mengurangi stres

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Gejala flu ringan mungkin hanya membutuhkan perawatan di rumah saja, namun saat gejala berkembang menjadi berat maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mencegah terjadinya komplikasi. Segera kunjungi instalasi gawat darurat di rumah sakit apabila Anda mengalami pusing yang tidak tertahankan, kesulitan bernapas, rasa tekanan di dada, pendarahan, kebingungan, muntah yang parah, demam tinggi yang tidak membaik dengan konsumsi asetaminofen atau berkurangnya pergerakan janin.

Sumber:

  1. https://www.webmd.com/baby/safe-otc-cold-and-flu-treatment-to-use-during-pregnancy
  2. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/cold-and-flu-during-pregnancy
  3. https://www.healthline.com/health/cold-flu/treating-during-pregnancy#call-a-doctor
  4. https://medlineplus.gov/ency/article/007443.htm
  5. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/nutrigenomics-might-be-the-future-of-how-you-eat#takeaway
  6. https://www.medicinesinpregnancy.org/medicine–pregnancy/paracetamol/
  7. https://www.babycenter.com/pregnancy/health-and-safety/is-it-safe-to-use-a-nasal-spray-decongestant-during-pregnanc_1246891
  8. https://unmhealth.org/stories/2022/02/cold-flu-medicine-safe-during-pregnancy.html
  9. https://www.cdc.gov/vaccines/pregnancy/hcp-toolkit/flu-vaccine-pregnancy.html
  10. https://www.babycenter.com/pregnancy/health-and-safety/the-flu-vaccine-during-pregnancy_10318693

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id