Rekomendasi Obat Batuk yang Aman untuk Ibu Hamil
Kehamilan

Rekomendasi Obat Batuk yang Aman untuk Ibu Hamil

September 2nd 2022

Obat batuk yang aman untuk ibu hamil sebaiknya didapatkan dengan resep dokter. Walaupun batuk normal dialami oleh ibu hamil, ada beberapa jenis batuk yang perlu mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut sehingga tidak membahayakan kehamilan dan janin.

Saat hamil, sistem kekebalan tubuh Anda akan mengalami perubahan dan menurun sehingga risiko sakit dapat meningkat. Untuk mencegah keguguran, komplikasi kehamilan maupun cacat lahir pada janin Anda disarankan untuk menjalani pemeriksaan seperti NIPT test, menjaga keseimbangan asupan nutrisi, mengonsumsi suplemen kehamilan, mengonsumsi susu kehamilan, serta mendapatkan istirahat yang cukup. Menjaga kesehatan kehamilan juga bisa dimulai sejak Anda menjalani program hamil. Misalnya saja dengan mendapatkan vaksinasi yang berguna menurunkan risiko infeksi penyakit tertentu dan menurunkan gejala parah serta risiko perawatan di rumah sakit.

Flu dan batuk adalah penyakit yang sangat umum dan mungkin dialami sepanjang usia kehamilan, dengan vaksinasi serta pengobatan, diharapkan batuk tidak berlangsung terlalu lama dan tidak membahayakan kehamilan serta janin.

Catat ya, inilah obat batuk yang aman untuk ibu hamil

ilustrasi obat batuk
Sumber gambar

Walaupun ada banyak obat yang dijual bebas dan aman dikonsumsi ibu hamil, namun cara terbaik adalah mengurangi jumlah obat bebas yang diminum. Periksa dan baca kembali label di balik kemasan dan lihat keterangan apakah obat tersebut aman dikonsumsi ibu hamil atau tidak.

Berikut adalah daftar obat-obatan yang boleh dikonsumsi oleh ibu hamil saat sedang batuk atau yang minim risiko bagi janin selama kehamilan:

Asetaminofen

Asetaminofen dianggap sebagai pereda nyeri dan penurun demam yang dijual bebas dan paling aman dikonsumsi oleh ibu hamil saat sedang sakit batuk yang disertai gejala flu. Obat ini tersedia dalam bentuk cair, kapsul, tablet dan supositoria.

Mengonsumsi dosis terendah sangat disarankan untuk menurunkan demam dan menghilangkan sakit kepala saat sedang hamil. Jangan mengonsumsi dosis melebihi dosis harian yang disarankan. Asetaminofen juga terkadang muncul dalam kombinasi obat lain yang digunakan untuk mengobati pilek, sakit kepala dan flu, jadi pastikan tidak minum asetaminofen dosis ganda.

Antihistamin

Penelitian menunjukkan bahwa antihistamin dapat dikonsumsi selama kehamilan saat sedang mengalami flu, pilek yang disertai batuk. Antihistamin dapat meredakan gejala pilek dan tenggorokan gatal pada ibu hamil yang mengalami flu musiman. Antihistamin seperti chlorpheniramine dan cetirizine aman dikonsumsi dalam dosis tertentu oleh wanita hamil.

Antihistamin yang lebih baru seperti fexofenadine tidak didukung oleh penelitian yang cukup, sehingga konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Irigasi atau semprotan hidung

Irigasi hidung atau semprotan saline dapat meredakan hidung tersumbat dan membersihkan sisa sekresi yang kering dan dapat digunakan tiga kali dalam sehari oleh ibu hamil.

Semprotan hidung ipratropium bromida 0,06%

ilustrasi sirup batuk
Sumber gambar

Selain nasal spray, semprotan hidung ipratropium bromida 0,06% juga sangat efektif digunakan tiga hingga empat kali sehari untuk meredakan hidung tersumbat pada ibu hamil. Sedangkan tetes hidung yang mengandung xylometazoline sebaiknya dihindari karena hanya memberikan kelegaan sementara dan kemudian justru menyebabkan hidung tersumbat lebih parah.

Sirup Guaifenesin

Sirup guaifenesin adalah ekspektoran batuk yang bekerja dengan meningkatkan kelembaban di saluran pernapasan dan meningkatkan pembuahan dahak melalui proses alami. Umumnya obat batuk sirup guaifenesin aman digunakan pada kehamilan. Anda hanya perlu memeriksa label dan menghindari produk guaifenesin yang mengandung alkohol atau propilen glikol yang dapat berbahaya bagi janin.

Obat dekongestan

Obat dekongestan misalnya seperti pseudoefedrin dapat meredakan hidung tersumbat dan keluhan tenggorokan dengan mempersempit pembuluh darah yang membengkak di hidung, tenggorokan dan sinus. Namun, pseudoefedrin sebaiknya dihindari di trimester pertama kehamilan karena meningkatkan risiko cacat lahir. Pseudoefedrin baru boleh dikonsumsi setelah 13 minggu usia kehamilan dan menjadi obat yang disukai karena memiliki kemungkinan kecil meningkatkan tekanan darah dibandingkan dekongestan oral lainnya.

Obat antibiotik

Anda juga mungkin membutuhkan antibiotik bila memiliki kasus khusus seperti dahak berwarna kuning, kehijauan, atau mengalami batuk mengi, demam terus menerus dan nyeri tubuh. Antibiotik tidak boleh diminum sembarangan dan harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya. Dokter akan memandu jenis antibiotik yang paling efektif untuk mengatasi keluhan Anda, dan yang aman dikonsumsi ibu hamil serta tidak meningkatkan risiko cacat lahir pada janin.

Nah itulah tadi obat yang diperbolehkan dikonsumsi saat sedang batuk. Untuk meminimalkan risiko, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum minum obat apapun juga.

Tips bila ibu hamil mengalami flu dan batuk

ilustrasi minum hangat
Sumber gambar

Ibu hamil yang mengalami flu dan batuk umumnya akan mudah lelah, demam, kesulitan tidur hingga kehilangan nafsu makan. Untuk mempercepat penyembuhan, selain mengonsumsi obat batuk yang aman untuk ibu hamil, inilah yang sebaiknya dilakukan:

Istirahat yang cukup

Sama seperti saat sedang pilek atau flu biasanya, Anda membutuhkan istirahat yang cukup baik di siang hari maupun malam hari. Apabila batuk cukup mengganggu, redakan dengan minum air hangat sebelum kembali tidur sehingga Anda bisa mendapatkan cukup istirahat agar gejalanya mereda.

Cukupi kebutuhan cairan tubuh

Selain mengonsumsi obat batuk, ibu hamil yang sedang batuk disarankan untuk mencukupi cairan tubuh. Tak hanya dari air putih, Anda bisa mencukupi cairan tubuh dengan mengonsumsi susu ibu hamil, jus buah, atau kaldu sup. Kaldu yang terbuat dari daging juga kaya akan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh selama kehamilan.

Cukupi kebutuhan nutrisi

Bisa dipahami bahwa batuk yang Anda alami menyebabkan Anda kehilangan nafsu makan, namun Anda tidak bisa membiarkan perut terus menerus kosong. Bila kesulitan makan dalam porsi besar, Anda bisa membagi porsi makan menjadi lebih kecil sehingga sedikit demi sedikit perut Anda terus terisi.

Beberapa obat juga disarankan dikonsumsi setelah makan untuk meredakan gejala gangguan pencernaan sebagai efek samping obat. Untuk itu, pastikan agar Anda tidak minum obat dengan perut kosong.

Meredakan hidung tersumbat

Batuk biasanya hadir disertai flu yang menyebabkan hidung Anda tersumbat. Gunakan humidifier di dalam ruangan untuk menjaga kelembaban udara serta atur bantal lebih tinggi agar hidung dan pernapasan menjadi lebih lega.

Mengatasi tenggorokan yang gatal

Tenggorokan yang gatal kerap menyertai batuk, yang bisa diatasi dengan minum minuman hangat, berkumur dengan air garam atau makan permen pereda tenggorokan.

Selalu amati perkembangan kondisi batuk Anda saat sedang hamil. Batuk rejan yang ditandai dengan batuk berlebihan diikuti dengan tarikan nafas yang mengeluarkan suara adalah jenis infeksi menular. Untuk menurunkan risiko batuk rejan, semua ibu hamil disarankan menerima vaksin Tdap selama setiap kehamilan. Vaksin ini dapat memastikan perlindungan terhadap batuk rejan yang berisiko diturunkan ke bayi.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Jangan biarkan batuk berkembang dan segera periksakan ke dokter apabila gejala yang Anda rasakan terlihat memburuk.

Sumber:

  1. https://www.healthline.com/health/pregnancy/what-medicines-are-safe-during-pregnancy
  2. https://www.tuasaude.com/en/cough-during-pregnancy/
  3. https://www.medicinenet.com/what_can_i_take_for_a_cough_while_pregnant/article.htm
  4. https://www.babycenter.com/pregnancy/health-and-safety/is-it-safe-to-take-acetaminophen-during-pregnancy_1246887
  5. https://www.acog.org/womens-health/experts-and-stories/ask-acog/what-medicine-can-i-take-for-allergies-while-im-pregnant

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id