Nanas untuk Mencegah Kehamilan, Mitos atau Fakta?
Kehamilan

Nanas untuk Mencegah Kehamilan, Mitos atau Fakta?

Agustus 19th 2022

Nanas merupakan salah satu buah yang disukai sebagian besar orang. Berbagai olahan masakan dan minuman dapat dibuat dari nanas. Mulai dari jus, selai, kue, tambahan untuk pengempuk daging, dan sebagainya.

Nanas adalah buah yang cukup banyak mengandung nutrisi kesehatan. Oleh karena itu, ia digemari oleh banyak orang, termasuk ibu hamil. Akan tetapi, beredar berita di tengah masyarakat bahwa nanas untuk mencegah kehamilan berbahaya dikonsumsi selama masa mengandung.

Anda mungkin juga sering mendengar informasi nanas untuk mencegah kehamilan tersebut. Entah dari website, media sosial, teman, hingga keluarga terdekat. Sebenarnya, apakah nanas untuk mencegah kehamilan itu mitos atau fakta? Berikut penjelasannya.

Nutrisi dalam nanas

ilustrasi nutrisi dalam nanas
Sumber gambar

Sebelum membahas mengenai nanas untuk mencegah kehamilan, Anda perlu tahu apa saja nutrisi yang terkandung dalam nanas. Sebelumnya telah dijelaskan bahwa nanas merupakan buah yang kaya nutrisi. Berikut adalah nutrisi yang banyak terkandung dalam nanas.

Vitamin C

Vitamin C baik untuk mencegah maupun mengatasi peradangan. Tak hanya itu, vitamin C dikenal luas dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Nutrisi ini sangat berguna bagi ibu hamil. Vitamin C dapat mencegah terjadinya proses radang dalam kandungan, melindungi ibu dan janin dari serangan infeksi, dan meningkatkan daya tahan tubuh ibu selama masa kehamilan.

Asam folat

Asam folat merupakan salah satu nutrisi yang wajib dikonsumsi selama kehamilan, yaitu sebanyak 400mcg per hari. Asam folat dapat membantu perkembangan saraf janin dalam kandungan. Satu cangkir jus nanas diyakini mengandung 30mcg asam folat. Hal ini berarti dengan mengonsumsi nanas, Anda sudah memenuhi sekitar 7.5% kebutuhan asam folat harian ibu hamil.

Zat besi

Tablet besi juga merupakan suplementasi wajib bagi setiap ibu hamil. Angka kecukupan zat besi terbukti tak hanya mengatasi anemia dalam kehamilan, tapi juga mencegah terjadinya komplikasi kehamilan seperti eklampsia dan persalinan prematur. Zat besi yang cukup juga diyakini dapat mencegah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) pada bayi.

Magnesium

Magnesium merupakan zat yang baik untuk kesehatan jantung (bila dikonsumsi dalam jumlah cukup) dan mampu mengatasi terjadinya peradangan. Magnesium juga dapat mengontrol gula darah sehingga membantu Anda terhindar dari diabetes gestasional (diabetes dalam kehamilan).

Itulah nutrisi utama yang paling banyak terkandung dalam nanas. Selain itu, tentu masih banyak lagi nutrisi lain dalam jumlah yang lebih kecil. Apakah setelah ini Anda masih ragu untuk mengonsumsi nanas selama kehamilan? Berikut akan dijelaskan lebih lanjut mengenai nanas untuk mencegah kehamilan yang banyak menimbulkan pertanyaan di masyarakat.

Mitos nanas untuk mencegah kehamilan

ilustrasi mitos nanas untuk mencegah kehamilan
Sumber gambar

Benarkah nanas untuk mencegah kehamilan? Bisa dimaklumi mengapa informasi tersebut bisa muncul. Hal tersebut didasarkan pada salah satu nutrisi yang terkandung dalam nanas, yaitu bromelain. Bromelain adalah sejenis enzim yang diyakini dapat menimbulkan kontraksi selama kehamilan.

Memang benar nanas mengandung bromelain, namun zat tersebut paling banyak ditemukan di biji nanas, bukan di bagian buah yang dikonsumsi banyak orang. Pada biji nanas pun, bromelain hanya terkandung dalam jumlah yang sangat kecil. Jumlah tersebut tidak cukup menimbulkan kontraksi yang bermakna.

Percobaan bromelain pada hewan pun menunjukkan terjadinya kontraksi, namun tidak signifikan. Anda mungkin akan merasakan sedikit kram, tapi itu bukan kontraksi yang mengarah ke persalinan atau keguguran, apalagi mencegah kehamilan sebelum pembuahan. Jadi, konsumsi nanas untuk mempercepat persalinan maupun nanas untuk mencegah kehamilan merupakan sebuah mitos.

Studi menunjukkan bahwa untuk menginduksi terjadinya persalinan, bromelain baru dapat memberikan efek bila disuntikkan dalam dosis tinggi langsung ke dalam rahim. Bromelain dalam dosis dan cara pemakaian tersebut mampu meningkatkan dilatasi serviks. Itu pun masih banyak obat lain yang lebih efektif digunakan untuk induksi persalinan, misalnya oksitosin.

Fakta cara mencegah kehamilan

ilustrasi minum obat
Sumber gambar

Jika Anda memang ingin mencegah kehamilan usai berhubungan seksual tanpa pengaman, ada banyak pilihan yang lebih masuk akal daripada nanas. Gunakanlah pil kontrasepsi darurat (pil KB). Pil tersebut mengandung hormon yang sudah terbukti mampu mengubah kondisi dalam rahim sedemikian rupa sehingga tidak memungkinkan terjadinya pembuahan.

Anda dapat mengonsumsi pil kontrasepsi darurat sesegera mungkin setelah berhubungan seksual. Akan tetapi, bila tidak memungkinkan, Anda masih dapat mengonsumsinya dalam jarak 24 jam sejak berhubungan. Setelah itu, Anda dapat mengulangnya hanya selama 2-3 hari sebelum berhenti menggunakan.

Apabila tidak ingin repot meminum pil, Anda bisa memasang IUD (kontrasepsi spiral) di rahim. Pemasangan tersebut membutuhkan waktu singkat dan tidak menyakitkan. Spiral dapat dipasang dan dilepas sewaktu-waktu, biasanya dapat bertahan 1-3 tahun dalam rahim. Kedua metode tersebut jauh lebih efektif, aman, dan nyaman daripada mengonsumsi nanas untuk mencegah kehamilan.

Itulah sekilas pembahasan mengenai fakta dan mitos dalam mencegah kehamilan. Semoga setelah ini Anda bisa memilih cara yang tepat untuk mencegah kehamilan. Akan tetapi, bila memang sudah terjadi kehamilan, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter dan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti NIPT Test. NIPT Test adalah salah satu pemeriksaan tidak wajib, namun cukup berguna untuk mendeteksi kelainan dalam kandungan sejak dini.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Nah, setelah membaca artikel ini, tentu Anda sudah tidak lagi mengonsumsi nanas untuk mencegah kehamilan, bukan? Daripada mengonsumsi nanas untuk mencegah kehamilan, gunakanlah buah tersebut untuk merawat kehamilan Anda dengan baik.

Sumber:

  1. https://www.healthline.com/health/pregnancy/pineapple#eat-more-pineapple
  2. https://www.webmd.com/baby/does-pineapple-induce-labor

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id